DUNIA KEDUA.

DUNIA KEDUA.
17. Sakit Menerima Lamaran.


__ADS_3

***Apartemen Callysta***


Callysta terus memandang mata Antoni yang menatapnya penuh harap dan cinta, Callysta sangat bersyukur telah di pertemukan oleh seorang Antoni Yuandara yang begitu tulus mencintainya apa adanya dia, yang hanya anak angkat seorang ketua mafia Black King.


Callysta tidak ingin menyembunyikan apapun dari Antoni, dia akan menerima apapun keputusan Antoni bila Callysta berkata jujur tentang perjodohannya yang telah di atur oleh sang papa angkat dengan Mr.X.


"aku di lamar oleh Mr.X sang ketua mafia King Tiger." jawab Callysta jujur atas pertanyaan Antoni.


"Mr.X ketua mafia King Tiger?" tanya kembali Antoni dan di jawab anggukkan kepala oleh Callysta.


"apa kau pernah bertemu dengannya dan kau tahu siapa dia?" tanya Antoni kembali seraya masih menatap lekat mata Callysta.


"tidak…" geleng Callysta. "aku tidak tahu sama sekali dan tidak sekalipun aku pernah bertemu dengannya." balas Callysta jujur.


Callysta berkata jujur karena memang benar dia tidak pernah sekalipun bertemu dengan Mr.X ataupun melihat bagaimana wajah Mr.X, yang Callysta tahu hanyalah namanya saja dan kekejamannya bila membantai semua musuhnya, bahkan seorang Jimmy Choo yang Callysta tahu seorang ketua mafia yang kejam bisa takut akan sosok Mr.X.


"lalu bagaimana Jimmy Choo bisa membuat kesepakan dengan Mr.X untuk menjodohkanmu?" tanya Antoni.


"kata papa…Mr.X sudah pernah beberapa kali melihat wajahku dan ketika dia tahu aku adalah putri angkat Jimmy Choo dia mengajukan lamaran padaku melalui Jimmy Choo, dan papa menyanggupinya."


"mengapa papamu begitu gampangnya menerima lamaran Mr.X, tentunya dia tahu bagaimana Mr.X yang begitu kejam di dalam dunia mafia."


"tentu papa tahu bagaimana Mr.X yang kejam, sehingga dia sampai tidak bisa menolak lamaran Mr.X, bila aku menolak lamaran Mr.X sudah di pastikan nyawaku dan nyawa papa yang jadi taruhannya, bahkan bila Mr.X tahu akan dirimu, dia tidak akan segan-segan menghabisi nyawamu juga, makanya aku tidak ingin itu terjadi." jelas Callysta dengan tetasan air mata pada pipinya.


Callysta tidak sanggup melihat sesuatu terjadi pada Antoni karena dirinya.


Antoni menatap Callysta sedih, Antoni merasakan bagaimana Callysta sangat terluka akan nasib yang menimpanya saat berada pada pilihan yang sulit.


"lalu kau ingin aku menghindar dan merelakan mu memilih pilihan yang di tentukan papamu?" tanya Antoni ingin memperjelas keinginan Callysta.


"iya…itu yang terbaik…" balas Callysta dengan Isak tangis yang tidak bisa di tahannya lagi.

__ADS_1


Hati Callysta sangat berat dan sakit mengungkapkan kata iya dan setuju untuk mengakhiri hubungan mereka berdua.


Antoni segera memeluk Callysta kerena merasakan kesedihan yang mendalam yang di alami Callysta, Antoni memeluk erat dan membelai lembut rambut Callysta agar kesedihan Callysta sedikit berkurang.


Callysta pun membalas pelukkan Antoni dan merasakan pelukkan hangat Antoni yang membuatnya semakin berat untuk berpisah dengan Antoni.


"jangan sedih sayang…aku tidak bisa melepaskan mu begitu saja." ucap Antoni masih memeluk dan membelai lembut rambut Callysta.


"tidak…aku tidak ingin terjadi sesuatu padamu,aku tidak sanggup melihatmu menderita, cukup aku!!" balas Callysta tambah terisak dengan perkataan Antoni yang tidak ingin melepaskannya.


"sudah, sudah…jangan menangis…aku akan berusaha mencari jalan keluar agar kita baik baik saja, apa kau bisa percaya padaku?" bujuk Antoni pada Callysta yang terus terisak karena sedih yang mendalam akan nasibnya.


Callysta melepaskan pelukkan mereka dan menatap mata Antoni dengan matanya yang basah akan air mata.


"aku mohon… mengertilah posisiku." ucap Callysta melihat sedih dan harap pada Antoni agar mau mengerti dengan posisi Callysta yang serba salah dan sulit.


"tidak sayang…aku selalu mengerti akan posisi mu yang serba salah dan sulit membuat keputusan yang akan kau ambil, aku akan terus mempertahankan mu di sisiku, apapun yang terjadi dan siapapun yang aku hadapi, kau hanya milikku kau mengerti…?" ucap Antoni yang kekah mempertahankan hubungan mereka dan membujuk Callysta.


Callysta tahu niat baik Antoni yang sangat tulus mencintainya, tetapi dia tidak ingin mengambil resiko sesuatu yang fatal untuk Antoni dan keluarganya, karena yang dia hadapi adalah seorang ketua mafia kejam.


Callysta hanya ingin semua baik-baik saja tanpa ada yang tersakiti dan terluka, bila perlu biarlah dirinya yang jadi korban bahkan nyawa akan Callysta pertaruhkan agar semua baik-baik saja.


"terima kasih kau mau mengerti dan mau mempertahankan ku selalu ada di sisimu, aku sangat bersyukur kau ada untukku dan ada di sisiku, aku bahagia dan sangat mencintaimu." ungkap Callysta semua yang ada di dalam hati dan pikirannya.


Callysta ingin Antoni bahagia bersamanya saat-saat terakhir hubungan mereka, karena Callysta hanya bisa mengambil keputusan untuk memilih Mr.X agar semua bencana dan nyawa bisa terselamatkan, terkecuali ada keajaiban dari Tuhan akan keputusan Mr.X.


"tentu sayangku… aku akan selalu ada untukmu, karena aku sangat mencintaimu." balas Antoni tersenyum mendengar kata-kata cinta Callysta untuknya.


Mereka saling berpelukkan untuk menyalurkan perasaan hangat cinta mereka masing-masing, dan setelah puas berpelukkan mereka pun melepaskannya.


"jadi maukah kau menjadi istriku sayang.…?" tanya kembali Antoni seraya memperlihatkan cincin berlian yang dia bawa.

__ADS_1


Sekali lagi Callysta melihat Antoni dan cincin berlian yang ada di tangan Antoni secara bergantian.


Di dalam hati Callysta hanya ingin melihat Antoni bahagia dan dia tidak mau melihat sorot mata kesedihan pada Antoni, tidak ada salahnya dia menerima lamaran Antoni sementara agar Antoni bahagia, hati Callysta sakit untuk berbohong agar Antoni bahagia.


Callysta pun menganggukkan kepalanya tanda setuju menerima lamaran Antoni, dengan segera Antoni menyematkan cincin berlian di jari manis kanan Callysta, dan mencium tangan Callysta serta tidak lupa mendaratkan ciuman mesra di bibir Callysta, Antoni meresapi ciumannya yang semakin dalam tetapi lembut.


Begitu juga Callysta yang tidak ingin kehilangan moment bahagia ini bersama Antoni, laki-laki yang sangat dia cintai, Callysta pun membalas ciuman Antoni dengan tidak kalah dalam dan lembut juga.


Setelah ciuman mereka selesai Antoni juga menjelaskan niatnya yang ingin Callysta memegang kunci ajaib milik keluarga Yuandara, dengan alasan kunci itu sudah harus di pegang oleh Callysta karena setuju menerima lamaran Antoni, awalnya Callysta tidak setuju dengan niat Antoni.


"tidak sayangku… aku tidak ingin memegang kunci ajaib milik keluargamu, karena aku tidak menginginkannya." tolak Callysta secara halus karena Callysta sadar kalau dia menerima lamaran Antoni untuk sementara saja, sampai Mr.X mengklaim dirinya adalah miliknya.


"aku mohon jangan membantah, bila kau tidak mau menerima kunci ini berarti kau tidak benar-benar mencintaiku." ungkap Antoni yang membuat Callysta tambah merasa bersalah.


Callysta hanya bisa memandang kalung yang terdapat liontin berbentuk kunci, yang di pangkal kunci bermatakan berlian biru gelap yang berkilau dengan di kelilingi serpihan berlian kecil putih yang indah.


'bentuk kunci yang sangat indah sekali.' ungkap Callysta dalam hati.


"baiklah…!" balas Callysta setuju agar Antoni bahagia, dan dia akan mengembalikan kunci tersebut setelah hubungan mereka benar-benar berakhir.


Callysta juga setuju menanda tangani berkas yang menyatakan bahwa dia adalah pemilik sah kunci ajaib keluarga Yuandara.


Sakit dan sakit yang di rasakan hati Callysta menerima semua kebaikan, cinta dan kasih sayang Antoni untuknya, Callysta merasa tadir hidupnya tidak pernah memberikannya sesuatu yang indah dan bahagia.


Tetapi apalah daya takdir hidupnya memang lah begini, takdir yang selalu di tentukan oleh orang lain dan dia hanya bisa pasrah menerima takdir hidupnya tersebut, dia hanya bisa selalu berdoa dan berharap suatu saat nanti masih ada keajaiban bila semua takdirnya berubah dan bahagia seperti keinginannya sendiri.


...****************...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Bersambung ke episode selanjutnya…

__ADS_1


...Sekian dan terima kasih 🙏🙏🙏 mohon saran dan komennya ya....


Jangan lupa vote dan like nya.


__ADS_2