
***Kerajaan Holmes***
Begitu sang pengendali jatuh ke tangan kerajaan Darkness World, Shopie sang peramal suci segera masuk ke dalam ruang dimensi hampanya. Dia beniat untuk memanggil Carissa untuk datang masuk ke sana, namun itu tidak berhasil, tidak ada respon atau jawaban dari Carissa.
Shopie sangat khawatir pada Carissa, dia terus berusaha memanggil Carissa melalui telepatinya. Tetap tidak ada jawaban dari Carissa. Entah Carissa dapat mendengar panggilannya? atau Carissa hanya mengabaikan panggilan telepati darinya.
Satu hari telah berlalu sejak penangkapan sang pengendali dan putra mahkota Devano Liberata oleh pihak kerajaan Darkness World. Mereka kini tengah berkumpul di dalam aula pertemuan kerajaan Holmes, guna membahas rencana atau strategi apa yang akan mereka lakukan? untuk menyelamatkan sang pengendali dan putra mahkota Devano Liberata.
"bagiamana Dewi, apakah anda sudah dapat melihat atau tahu keadaan dari sang pengendali?" tanya kaisar Louis melihat ke arah sang peramal suci.
"maafkan hamba yang mulia, hamba masih berusaha mencari tahu, namun nona Carissa tidak dapat hamba temukan." jawab sang peramal suci dengan nada sedihnya.
Dirinya cukup sedih atas penangkapan Carissa Hubert sang pengendali, di saat dirinya tidak ada di sisi Carissa. Anehnya lagi saat dirinya mencoba berkomunikasi melalui telepati dengan Carissa seperti biasanya, tidak ada respon ataupun jawaban dari Carissa.
Sang peramal suci semakin cemas, apa yang terjadi pada Carissa? dia baru menyadari, sekuat apapun seseorang untuk menghindari takdirnya, itu hanyalah sia-sia saja. Semua takdir yang akan terjadi pasti akan terjadi. Tidak ada yang bisa menghindarinya, hanya bisa menunggu kapan waktunya takdir tersebut terjadi, seperti takdir Carissa sang pengendali yang dia telah ramalkan.
Sekuat apapun untuk mencegah agar sang pengendali tidak di tangkap, semua itu hanyalah sia-sia. Takdir sang pengendali yang akan jatuh ke tangan kerajaan Darkness World, semuanya terbukti. Mereka hanya bisa berdoa dan berharap tidak akan terjadi hal yang buruk setelah penangkapan sang pengendali.
"kita harus cepat mengatur strategi apa yang akan kita gunakan untuk membebaskan sang pengendali." ungkap kaisar melihat ke seluruh orang yang hadir di dalam aula tersebut.
"benar yang mulia, hamba akan terus ikut membantu." balas kaisar wakiza Orchid yang masih berada di kerajaan Holmes.
"terima kasih kaisar wakiza Orchid, sungguh kami merasa terhormat mendapatkan bantuan dari anda yang mulia." jawab sopan kaisar Louis kepada kaisar wakiza Orchid, bagaimana pun dia juga kaisar kuat yang sangat di segani.
"itu sudah tugas hamba untuk selalu membantu sang pengendali." jawabnya.
"Baiklah, bagaimana jika anda sendiri yang menjadi pemimpin dari kami. Kami yakin anda baik untuk itu yang mulia." ucap kaisar Louis.
Kaisar wakiza Orchid hanya diam, dia masih berpikir apakah akan menerima permintaan sang kaisar? Namun banyaknya dukungan yang setuju akan usulan kaisar Louis yang ingin menjadikan kaisar wakiza Orchid sebagai pemimpin pasukan kesatria yang telah bergabung dari 5 kerajaan. Akhirnya menerima usulan dari sang kaisar.
"hamba merasa tersanjung karena mendapat kepercayaan dari anda yang mulia. Hamba akan berusaha semampu hamba." jawab kaisar wakiza Orchid menerima usulan dari kaisar Louis.
"baiklah, mulai hari ini…kaisar wakiza Orchid dari kerajaan Colina Santa akan menjadi pemimpin dari pasukan kesatria gabungan dari 5 kerajaan. Kita harus mendapatkan kembali sang pengendali, dan mencegah terjadinya kegelapan yang bisa saja menyebar ke seluruh penjuru dunia ini." ungkap kaisar Louis memberikan semangat pada semua orang.
Semua bersorak setuju akan usulan dan keputusan yang kaisar Louis katakan. Beberapa detik kemudian tiba-tiba muncul sebuah cahaya terang masuk dari arah pintu aula. Semuanya waspada, dan beberapa kesatria sigap bersiaga menjaga dua kaisar dari cahaya tersebut.
__ADS_1
Terlihat jelas begitu cahaya meredup, seorang wanita cantik dan seksi muncul dari balik cahaya itu. Beberapa dari mereka mengenali wanita tersebut, terutama kaisar wakiza Orchid. Wanita itu adalah siluman tengkorak hitam Calavera Negra.
Semua bersiap dengan senjata mereka masing-masing mengelilingi siluman cantik yang sedang tersenyum melihat ke arah kaisar wakiza Orchid.
"aku datang bukan untuk menyakiti kalian. Aku datang membawa pesan berita mengenai keadaan sang pengendali." jawab Calavera Negra dengan masih tersenyum dan mendekat ke arah depan, di mana tangga singgasana sang kaisar berada.
Tidak ada yang melepaskan pengawasan mereka terhadap siluman tengkorak hitam yang tiba-tiba datang.
"apa yang kau ketahui tentang sang pengendali?" tanya tegas kaisar wakiza Orchid.
Senyum manis mengembang pada bibir Calavera Negra, dia senang dan bahagia dapat melihat pria tampan yang menjadi pilihannya saat ini. Pria yang ia pilih dari hatinya, sebagai pujaan hati seorang siluman tengkorak hitam Calavera Negra.
"keadaan sang pengendali dan putra mahkota Devano Liberata, saat ini baik-baik saja. Mereka di perlakukan baik oleh kaisar Hayden Pris." jawab Calavera dengan kebenaran yang ia ketahui.
"dari mana kau mendapatkan informasi itu?" lagi-lagi kaisar wakiza Orchid yang bertanya.
"dari seseorang yang dapat di percaya langsung dari kerajaan Darkness World, tepatnya dari istana kerajaan Darkness World."
"ada satu berita yang perlu kalian ketahui." ucap Calavera dengan wajah seriusnya.
"dua hari lagi, sang pengendali akan bertarung melawan permaisuri Princella Odella dan juga Selir Agung villy Cambio Gruffin. Itu untuk merebutkan hak menjadi pengawas sang pengendali dan menjamin keselamatan dari putra mahkota Devano Liberata." jelas Calavera, semuanya mendengarkan dengan serius.
"itu taktik licik yang di gunakan oleh kaisar Hayden Pris. Sang pengendali adalah sosok yang menjadi perebutan dari dua kerajaan Kegelapan. Kaisar yang tidak ingin mendapatkan masalah dengan kerajaan Kegelapan Dasar Neraka, menggunakan perselisihan dari permaisuri Princella Odella dengan Selir Agung Villy Cambio Gruffin. Dua wanita dari kaisar Hayden Pris menginginkan pengawasan sang pengendali ada pada kendali mereka, jadi perselisihan tersebut yang di manfaatkan oleh kaisar Hayden Pris." jelasnya.
"Kaisar memberikan pilihan, sang pengendali harus menang melawan salah satu dari permaisuri atau Selir Agung, kalau tidak sang pengendali harus rela menjadi pengikut setia dari sang kaisar. Satu ancaman lagi dari kaisar Hayden Pris yang membuat sang pengendali tidak ada pilihan lainnya, keselamatan dan nyawa dari putra mahkota Devano Liberata."
Semuanya saling berbisik tanpa melepaskan pengawasan siaga mereka dari siluman yang belum di ketahui ada di pihak siapa?
"apa ucapanmu dapat kami percaya?" tanya putra mahkota Leonard Theodore.
"tentu saja semua itu benar, untuk apa aku nekad dan jauh-jauh datang ke dalam istana ini. Jika hanya membawa berita bohong. aku siluman tengkorak hitam. Nama ku Calavera Negra, aku siluman tengkorak hitam yang berasal dari wilayah Lembah Kematian, yang ada di dekat hutan Bukit Suci perbatasan kerajaan Darkness World dan kerajaan Colina Santa. Tentunya kalian tahu wilayah apa itu?" jelas Calavera Negra ingin mereka tahu siapa dan dari mana asalnya.
"kami para siluman yang berasal dari Lembah Kematian, di larang untuk berbohong. Karena itu sudah aturan dari pemimpin kami, jika kami nekad melanggar aturan tersebut. Kami akan mendapatkan hukuman, Kekuatan yang bisa saja berkurang bahkan menghilang begitu saja, dan hukuman yang lebih berat lagi, kematian akan mengintai kami, sekuat apapun kami para siluman, akan kalah oleh kekuatan pemimpin kami Lembah Kematian." Ucapnya memandang ke arah putra mahkota Leonard Theodore.
"jadi apa yang aku katakan adalah benar. Aku di utus oleh seseorang yang ingin membantu kalian untuk menyampaikan hal ini." ungkapnya.
__ADS_1
"aku juga di berikan perintah untuk membantu membawa serta beberapa dari kalian masuk ke dalam istana kerajaan Darkness World." ungkap Calavera dengan senyum yang misterius.
"terutama anda sang peramal suci dan kau kaisar wakiza Orchid." ucapnya sembari melihat ke arah sang peramal suci dan kaisar wakiza Orchid secara bergantian.
"apa maksudmu?" tanya putra mahkota Leonard.
Calavera nampak tersenyum, dia melihat ke arah putra mahkota kerajaan Holmes tersebut.
"apa kalian pikir dengan mudah bisa masuk ke dalam kerajaan Darkness World? melewati perbatasannya saja mungkin kalian tidak akan bisa, kecuali kalian telah mendapatkan izin langsung dari kaisar Hayden Pris atau kalian adalah salah satu yang berasal dari kerajaan tersebut." jawab Calavera dengan kebenaran yang ada.
Apa yang di katakan oleh Calavera adalah kebenaran yang ada. Bukan sekedar rumor yang beredar. Pintu atau jalan masuk perbatasan kerajaan Darkness World memiliki suatu segel pelindung khusus yang tidak dapat di lewati oleh sembarang orang, kecuali dia berasal dari dua kerajaan Kegelapan atau sudah mendapatkan izin langsung dari kaisar Hayden Pris.
"jadi bagaimana bisa kau akan membawa beberapa dari kami?" tanya pangeran Damian yang dari tadi hanya diam menyimak saja.
Calavera Negra masih tersenyum.
"sudah aku katakan, kalau aku mendapat perintah langsung untuk membawa kalian masuk ke dalam kerajaan Darkness World. Asal kalian tahu orang yang memberikan aku perintah langsung bukanlah orang sembarangan." ucapnya yang membuat semua masih melihat intens ke arah Calavera Negra.
"orang itu salah satu petinggi yang di hormati di kerajaan Darkness World, dia memiliki pasukan khusus dan special darinya adalah dia dapat dengan mudah memasukkan seseorang dengan cara menyamar." jawabnya.
"menyamar, tapi bagaimana dengan aura Kekuatan kami, yang aku tahu wilayah kerajaan Darkness World adalah wilayah yang cukup unik, karena dapat dengan mudah mengetahui jika ada aura kekuatan lain yang bukan berasal dari kerajaan Darkness World." jelas kaisar wakiza Orchid.
"kau benar, karena sebab itulah aku di berikan tugas ini. Kalian tidak perlu risau, semua sudah di atur dan ketika kalian masuk, tidak akan mendapatkan masalah apapun. Tapi dengan satu syarat…" ucapnya terputus.
"syarat apa…?" tanya pangeran Damian.
"jangan ada yang berani mendekat sang pengendali ataupun putra mahkota Devano Liberata apapun yang kalian lihat yang terjadi kepada mereka. Jika kalian nekad untuk mendekatinya tanpa izin dari tuanku, nyawa sang pengendali dan putra mahkota Devano akan terancam. Sebab putra mahkota Devano Liberata tubuhnya telah di tanamkan segel terlarang Darah Api milik kaisar Hayden Pris." ungkap Calavera dengan syarat yang di ajukan.
Semua orang tahu segel terlarang Darah Api yang di miliki oleh kaisar Hayden Pris, segel yang sangat mengerikan. Semua diam dengan pikiran mereka masing-masing. Mereka telah di berikan kesempatan untuk masuk dengan mudah ke dalam kerajaan Darkness World. Ini adalah kesempatan langka dan bagus bagi mereka, jadi tidak akan di sia-siakan.
...****************...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Bersambung ke episode selanjutnya…
__ADS_1
...Sekian dan terima kasih 🙏🙏🙏 mohon saran dan komennya ya....
Jangan lupa vote dan like nya.