
***Kerajaan Darkness World***
Semua masih melihat ke arah sang pengawal pribadi dari kaisar Hayden Pris. Dialah yang menyampaikan titah atau keputusan dari sang kaisar untuk pertarungan hari ini.
"Yang mulia kaisar Hayden Pris, akan menentukan ada dua buah pertarungan hari ini." ucapnya lantang. Mereka semua terlihat serius untuk mendengarkan.
"pertarungan yang pertama adalah kecerdasan." ucapnya kembali sembari melangkah dengan gerakan yang mengelilingi area pertarungan, agar semua dapat melihat dengan jelas wajah dari sang pengawal.
"Pertarungan ini, untuk mengetahui seberapa cerdas dan pandai dalam berpikir serta ilmu pengetahuan yang di miliki, oleh ketiga calon petarung kita hari ini." ucapnya, sontak beberapa orang berbisik bersama teman di samping mereka masing-masing.
Banyak bisikkan dari beberapa orang yang terdengar dan mengatakan jika permaisuri Princella Odella, akan menang dalam pertarungan kali ini. Permaisuri Princella Odella yang mereka kenal adalah putri yang terlahir suci dari titisan para Dewa dan Dewi Khayangan Langit, di anugerahi oleh kekuatan ilmu pengetahuan yang sangat banyak dan sempurna. Itulah yang mereka ketahui dan mereka percayai.
Carissa hanya diam dan terlihat tenang tanpa suara sedikitpun. Namun tidak dengan selir agung Villy Cambio Gruffin, dirinya terlihat geram akan pertarungan kali ini, karena ilmu pengetahuan yang ia miliki tidak sebanyak sang permaisuri, yang terkenal cerdas dan pandai di dalam kerajaan Darkness World tersebut.
Selir agung merasa akan kalah di dalam pertarungan kali ini, dia tidak suka dan tidak setuju akan keputusan dari kaisar Hayden Pris tersebut. Ingin rasanya dia menentang keputusan itu dan berharap, sang kaisar bisa menggantinya dengan pertarungan yang lainnya. Setidaknya dia berharap jangan uji kecerdasan.
"aku keberatan." ucap selir agung lantang berdiri dari duduknya.
Semua orang melihat ke arahnya, selir agung berani menyatakan dirinya yang merasa keberatan atas keputusan dari kaisar Hayden Pris. Sang kaisar hanya diam, begitu juga dengan permaisuri Princella Odella dan Carissa Hubert sang pengendali.
"apa yang anda lakukan, yang mulia?" tanya Naranja Oscuro melihat ke arah selir agung yang menjadi junjungan tersebut.
"aku keberatan dengan pertarungan ini. Ini tidak adil buatku yang tidak cukup bagus dalam pertarungan kali ini." bisik selir agung kepada Naranja Oscuro.
Naranja juga tahu jika junjungannya tersebut tidak cukup bagus dan cerdas dalam pertarungan kali ini. Tapi tidak seharusnya selir agung mempermalukan dirinya sendiri, dengan keberatan akan hal tersebut.
"tapi yang mulia, anda hanya akan mempermalukan diri anda sendiri." balas Naranja yang ikut berbisik.
Belum sempat sang selir agung membalas Naranja Oscuro. Pengawal pribadi sang kaisar bertanya pada selir agung Villy Cambio Gruffin.
"maaf yang mulia selir agung, mengapa anda keberatan atas pertarungan ini." tanya pengawal pribadi sang kaisar.
"aku tidak setuju dengan pertarungan kali ini, pertarungan ini hanya akan memberikan keuntungan bagi permaisuri saja, yang terkenal memiliki kecerdasan dan ilmu pengetahuan yang cukup baik di kerajaan ini. Jadi aku rasa ini tidak adil bagiku dan juga mungkin bagi sang pengendali itu." jawab selir agung sembari menunjuk ke arah Carissa yang berada jauh darinya.
Semua melihat ke arah Carissa sang pengendali yang di tunjuk oleh selir agung. Terlebih lagi pasukkan kesatria Carissa tidak suka akan sikap lancang selir agung Villy Cambio Gruffin terhadap Carissa, yang tiba-tiba saja menunjuk ke arah Carissa.
__ADS_1
Pengawal pribadi kaisar Hayden Pris tidak langsung menjawab, dia melihat ke arah sang kaisar. Kaisar Hayden Pris juga melihat ke arahnya dan mengedipkan matanya dengan cepat, tanda perintah untuk sang pengawal menindaklanjuti masalah tersebut.
Ternyata apa yang menjadi tebakkan dari kaisar Hayden Pris? adalah benar. Sebelum kaisar dan pasukkannya masuk ke area pertarungan, dia sudah berpesan dan mengatakan hal tersebut kepada pengawal pribadinya. Jika selir agung pasti akan melayangkan keberatan akan pertarungan pertama itu. Kaisar sangat tahu sang selir agung cukup lemah pada pertarungan yang mengandalkan kecerdasan otaknya tentang ilmu pengetahuan.
"maaf yang mulia selir agung, ini sudah keputusan dari yang mulia kaisar. Tetapi pertarungan ini hanya akan batal dan dapat di gantikan, jika ketiga peserta juga setuju untuk mengganti pertarungan kali ini." jawab pengawal pribadi kaisar.
"coba kau tanya saja, tapi tentu saja permaisuri pasti akan setuju. Jadi lebih baik kau tanyakan langsung padanya. Dia pasti tidak akan setuju sama sepertiku." tunjuk selir agung kembali ke arah Carissa.
"baiklah, agar pertarungan ini adil dan tidak berat sebelah. Hamba akan bertanya kepada permaisuri dan sang pengendali." balasnya dengan sikap tenang.
Sang pengawal melangkah dan berdiri di hadapan permaisuri, di mana permaisuri Princella Odella sedang duduk pada singgasana, yang sudah di siapkan khusus untuknya.
Area pertarungan yang cukup besar dan luas berbentuk melingkar. Di mana pada pinggiran area terdampak beberapa ruang khusus yang telah terbagi, untuk tempat duduk bagi para penonton dengan mengikuti jabatan mereka masing-masing.
Tempat duduk kaisar, permaisuri, selir agung, Carissa, keluarga kerajaan dan para pejabat tinggi istana mendapatkan tempat duduk yang berbeda dan berada sedikit menjauh. Mereka duduk satu area khusus bersama dengan pasukkan dan pengikutnya masing-masing.
Tempat khusus untuk Kaisar dan permaisuri berada berdampingan dan tidak terlalu jauh. Sedangkan selir agung berada di samping tempat khusus sang permaisuri. Hanya Carissa yang berada jauh dari tempat mereka.
"maaf yang mulia permaisuri, hamba ingin bertanya kepada anda. Apa pendapat dan keputusan anda mengenai pertarungan kali ini? apakah anda setuju atau tidak?" tanya sang pengawal pribadi kaisar.
Permaisuri tidak langsung menjawab, dia menatap intens ke arah pengawal pribadi sang kaisar yang sudah sangat dia kenal baik. Tanpa keraguan sama sekali, permaisuri memberikan pendapat dan jawabannya.
"tentu saja dia akan setuju. Sudah pasti jika dia merasa dirinya akan menang di dalam pertarungan kali ini." bisik selir agung melihat tidak suka ke arah permaisuri. Sudah benar tebakkannya jika permaisuri tidak akan menolak.
Naranja Oscuro dan beberapa pasukkan selir agung yang ada di belakangnya, dapat mendengar bisikkan tersebut dan melihat ke arah selir agung yang terlihat kesal.
"maka dari itu yang mulia, anda tidak seharusnya menolak pertarungan ini. Ini akan mempermalukan diri anda sendiri, secara tidak langsung anda memperlihatkan ketidakmampuan anda dalam pertarungan ini." ucap bisik Naranja Oscuro yang masih setia duduk di samping selir agung.
Sontak selir agung merengutkan alisnya melihat ke arah Naranja Oscuro yang duduk di sampingnya.
"bagaimana bisa kau berkata seperti itu? belum tentu pertarungan ini akan terlaksana. Perempuan itu belum memberikan jawabannya. Bisa saja dia menolak, siapa yang akan bisa menang melawan permaisuri yang terkenal akan kecerdasan otaknya? yang bahkan lebih pandai dan cerdas dari kaisar Hayden Pris." balas selir agung membela dirinya sendiri. Dia tidak suka akan perkataan Naranja Oscuro yang menyalahkannya.
"sebaiknya kau diam saja." ucap selir agung dengan ketegasan dan sikap dinginnya terhadap Naranja Oscuro.
Naranja Oscuro sangat mengenal tabiat dan sifat dari selir agung Villy Cambio Gruffin, hanya bisa diam. Dia tahu jika selir agung paling tidak suka untuk di salahkan ataupun di kritik, walaupun kesalahan itu memang dia yang buat. Selir agung akan menganggap dirinya selalu benar, walaupun dia salah sekalipun. Itulah keegoisan dari selir agung yang tidak bisa di ubah sama sekali.
__ADS_1
"baik yang mulia." ucap sang pengawal pribadi kaisar mengerti akan jawaban dari permaisuri.
Pengawal tersebut melangkah menuju ke tempat khusus Carissa duduk. Begitu dia berada tidak jauh dari Carissa, tatapan mata mereka bertemu. Pengawal itupun dapat merasakan aura kuat dari tubuh Carissa. Tatapan dingin dan tajam Carissa cukup membuatnya ngeri.
Ini untuk pertama kalinya dia bertemu dan melihat sosok dari sang pengendali yang masih terlalu muda menurutnya. Sedangkan Carissa sungguh beruntung bisa bertatap mata langsung dengan pria paruh baya tersebut, yang cukup kuat dan memiliki kekuatan special Gran Voz.
"maaf putri, bagaimana pendapat anda dengan pertarungan kali ini. Apakah anda setuju atau akan menolak dan menggantinya dengan pertarungan yang lain?" tanya pengawal tersebut masih menatap intens Carissa.
Carissa terdiam dengan tatapan yang masih dingin dan tajam. Tidak ada yang tahu apa yang ada di dalam pikiran Carissa saat ini? Mereka semua melihat ke arah Carissa, jawaban Carissa lah yang akan menentukan pertarungan ini akan di ganti atau di lanjutkan.
"sebelumnya bolehkah aku bertanya padamu, paman." ucap tanya Carissa menekan panggilan paman pada kalimat akhirnya.
Sang pengawal pribadi kaisar tersebut tercengang, karena panggilan Carissa kepadanya. Dia tidak pernah menyangka jika sang pengendali, akan memanggilnya dengan sebutan tersebut.
"tentu saja, silahkan putri." balas sang pengawal.
"apakah benar, yang mulia permaisuri Princella Odella adalah orang yang paling dan sangat cerdas di kerajaan ini?" tanya Carissa dengan tatapan yang masih intens melihat ke arah sang pengawal.
"aku ingin jawaban yang jujur, paman." ucapnya lagi. Sang pengawal cukup tahu arah pembicaraan Carissa saat ini.
"tentu saja putri. Yang mulia permaisuri Princella Odella memang benar memiliki kecerdasan dan ilmu pengetahuan yang melebihi orang biasa. Bahkan beliau adalah satu satunya yang menjadi seseorang yang jenius di kerajaan ini, dan bisa melebihi kecerdasan dari yang mulia kaisar Hayden Pris." jawabnya dengan kejujuran yang memang benar.
Tidak ada yang membantah perkataan dari pengawal tersebut. Sekalipun dia sudah membicarakan tentang kaisar, karena itu adalah kenyataan yang benar. Kaisarpun diam tidak bereaksi, walaupun pengawalnya membicarakan kelemahannya yang memang benar.
Semua yang ada di area pertarungan itupun melihat ke arah Carissa dan sang pengawal secara bergantian. Mereka tidak mengerti maksud dari pertanyaan Carissa, bukannya Carissa langsung menjawab tetapi Carissa malah balik bertanya sesuatu hal yang menurut mereka tidak penting untuk di ketahui.
Apa yang menjadi pertanyaan Carissa? Itu bukanlah sebuah rahasia, semua orang yang ada di kerajaan Darkness World tahu, siapa permaisuri Princella Odella yang memiliki kecerdasan melebihi kaisar Hayden Pris?
Mereka merasa penasaran akan maksud dari pertanyaan Carissa, mereka ingin tahu apa yang akan menjadi jawaban dari Carissa? untuk menentukan pertarungan kali ini, apakah akan di lanjutkan atau justru akan di ganti dengan pertarungan yang lainnya? Jawaban Carissa yang akan menentukan kelanjutan dari pertarungan kali ini.
...****************...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Bersambung ke episode selanjutnya…
__ADS_1
...Sekian dan terima kasih 🙏🙏🙏 mohon saran dan komennya ya....
Jangan lupa vote dan like nya.