DUNIA KEDUA.

DUNIA KEDUA.
133. Perjalanan Mereka.


__ADS_3

***Kerajaan Holmes***


Carissa menatap satu persatu dari mereka yang dapat dia lihat. Terlihat jelas kekecewaan serta kekhawatiran pada wajah dan sorot mata mereka. Carissa tahu jika keputusannya itu telah mengecewakan semua yang telah mendukungnya.


"saya minta maaf jika kalian kecewa pada keputusan yang saya buat. Saya memiliki alasan kuat untuk ikut ke kerajaan Darkness World. Saya harap kalian bisa mengerti." Ungkap Carissa sembari menundukkan kepalanya tanda menyesali tindakannya.


"kami mengerti nona Carissa. Kami akan mencoba mendukung mu dari sini." balas kaisar Louis Theodore melihat ke arah cahaya yang di mana ada bayangan Carissa di dalamnya.


"terima kasih yang mulia, terima kasih atas dukungan kalian semua." ucap Carissa dengan wajah yang terlihat tulus.


"nona Carissa apa kamu baik-baik saja?" tanya kaisar sekaligus mewakili semua orang yang ada di sana.


"saya baik yang mulia." jawab Carissa apa adanya.


"maaf yang mulia, saya tidak bisa lama-lama untuk melakukan hal ini. Saya sedang di awasi di sini dan kekuatan saya masih di tekan." ungkap Carissa dengan berterus terang.


"saya tahu." jawab sang kaisar.


"Feyrin…!" panggil Carissa melihat kepada Feyrin.


"iya nona." balas Feyrin dengan wajah yang sudah basah akan air matanya, dia rindu sekaligus khawatir pada nonanya tersebut.


"dengarkan aku baik baik Feyrin. Aku dapat melihat kamu akan datang padaku, dan aku harap kamu bisa melakukan apa yang pernah aku katakan padamu sebelumnya. Bawalah serta apa yang sudah aku titipkan padamu Feyrin." ungkap Carissa yang sontak membuat semua orang terkejut.


Mereka tidak pernah mengatakan jika Feyrin dan yang lainnya akan datang mencari Carissa. Namun, Carissa sudah tahu jika pelayan pribadinya akan datang untuknya.


"iya nona saya mengerti." jawab Feyrin dengan anggukkan kepalanya mengerti.


"baiklah, aku akan tutup bayangan ini." ucap Carissa sembari melihat pada semua yang ada di sana, dan matanya lama memandang ke arah pangeran Damian.


Damian hanya tersenyum tipis dan mengangguk kepalanya kepada Carissa. Carissa ikut menampilkan senyum tipisnya yang terlihat sedih. Dia sebenarnya tidak suka perasaan sedih dan bersalah seperti yang ia rasakan saat ini. Carissa benci berada pada posisi seperti ini.


Tanpa menunggu lama lagi, Carissa memutuskan sambungan bayangan yang ia lakukan pada benda ajaib Feyrin. Semua menatap sedih kepada bayangan yang mulai meredup dan lama kelamaan menghilang.


"benda ajaib yang sangat bagus dan sungguh membuat terkesan." ucap Calavera menatap ke arah Feyrin yang ada di hadapannya.


"sungguh aku sangat terkesan padamu nona Feyrin. Sang pengendali memiliki ikatan yang sangat kuat padamu. Terlihat jelas dari mimik wajahnya yang khawatir saat menerima panggilan darimu." ungkap Calavera dengan tersenyum puas ke arah Feyrin.


Kini dirinya tahu, apa tujuan tuannya untuk mengikut sertakan pelayan pribadi sang pengendali. Sebuah ikatan kuat dan khusus ada pada ikatan mereka berdua. Ikatan kuat yang akan menjadi kekuatan seorang sang pengendali. Calavera sangat terkesan akan sang pengendali yang sangat terlihat jelas menyayangi pelayan pribadinya.


"maaf nona. saya tidak mengerti apa yang anda katakan." ungkap Feyrin memberikan jawabannya.

__ADS_1


Calavera hanya tersenyum melihat Feyrin yang masih terlalu lugu. Calavera tahu Feyrin adalah salah satu alasan kuat untuk sang pengendali bertahan melakukan apa yang terbaik untuk semua orang?


"cukup hatimu yang akan merasakan dan mengerti, apa yang akan nantinya kamu rasakan pada nonamu itu." balas Calavera.


"baiklah, jangan membuang waktu lebih lama lagi. Karena tuanku tidak memiliki banyak waktu untuk menunggu kedatangan kalian. Hari dan waktunya sudah di tentukan, jadi bersiaplah kita akan berangkat sekarang juga secepatnya." ungkap Calavera tidak ingin membuang waktu lebih lama lagi.


"aku akan menunggu kalian di gerbang barat kerajaan Holmes." ucap Calavera membalik tubuhnya untuk pergi berlalu dari sana.


"tunggu dulu." ucap kaisar wakiza Orchid menghentikan langkah Calavera.


Calavera yang sangat mengenal suara tersebut membalik tubuhnya, dan dia menatap orang yang berani menghentikannya.


"ada apa lagi?" tanya Calavera.


"kerajaan ini telah di pasang segel khusus yang tidak dapat di tembus oleh para pengikut kerajaan Kegelapan. Jadi bagaimana caranya kau bisa masuk?" tanya kaisar wakiza Orchid mewakili semua orang.


Mereka baru mengingat jika kerajaan Holmes telah di pasangi segel pelindung khusus oleh kekuatan dari sang peramal suci, sang pengendali dan kaisar wakiza Orchid. Segel itu akan menolak aura kegelapan agar tidak bisa masuk. Tidak sembarang orang akan bisa masuk ke dalam kerajaan Holmes.


"itulah kekuatan yang di miliki oleh tuanku. Kekuatan yang tidak akan pernah ada pada bayangan kalian semua. Aku masuk melalui kekuatan yang di miliki tuanku."


"siapa sebenarnya tuanmu itu?" tanya kaisar wakiza Orchid dengan mimik wajah yang penasaran.


"nanti juga kalian akan tahu jika sudah melihat dan bertemu dengan beliau." ucapnya dengan melangkah mundur dan menghilang dari hadapan semua orang tanpa berkata apapun?


"baiklah, sebaiknya kita segera bersiap-siap, karena tidak baik membuat orang yang ingin membantu kita menunggu lama." ucap sang peramal suci.


"kita akan bertemu di gerbang barat. Aku akan membawa serta Feyrin dan Duke Emris Hubert." ucap sang peramal suci.


"baik Dewi." balas semua orang yang akan berangkat.


Peramal suci berdiri di tengah-tengah Feyrin dan Duke Emris Hubert. Kedua tangannya menyentuh pundak Feyrin dan Duke Emris Hubert, lalu mereka menghilang dari hadapan semua orang. Semua yang akan berangkat pun, pergi setelah memberikan rasa hormatnya kepada kaisar Louis Theodore.


...--------------------------------...


…Perjalanan menuju ke kerajaan Darkness World…


Semuanya berkumpul pada gerbang barat kerajaan Holmes pada tepat waktu. Mereka telah di sambut oleh sebuah Artefak kuno besar yang berbentuk lempengan setengah lingkaran. Sebuah benda yang menurut mereka, itu tidak pernah ada. Kini mereka dapat melihatnya langsung secara dekat sekaligus menaikinya.


Calavera meminta mereka menaiki Artefak kuno itu, saat mereka ada pada bagian tengahnya. Calavera terlihat memejamkan matanya dan membaca sebuah mantra yang tidak terdengar. Terbukalah sebuah pintu bawah yang ada di bawah kaki mereka. Terlihat jelas ada sebuah cahaya dan anak tangga menuju ke bawah.


Mereka semua mengikuti Calavera masuk ke dalam bawah Artefak kuno itu. Begitu semua orang sudah masuk, pintu masuk yang ada di atas kepala mereka tertutup dengan sendirinya. Mereka tidak terlalu mempedulikannya.

__ADS_1


Mereka melangkah masuk ke dalam, sekali lagi mereka di kejutkan dengan sebuah ruangan yang mewah dan besar di dalam sana. Terlihat ada tiga buah lorong panjang, dan beberapa pintu dengan ukiran indah yang tertutup rapat. Pada tengah ruangan terlihat seperti sebuah ruang perpustakaan yang penuh akan aneka buku berjejer rapi pada rak rak besar.


Ruangan besar yang mewah itu lebih tepatnya di sebut dengan sebuah perpustakaan terbang. Entah buku apa saja yang ada di sana? mereka juga tidak mengetahuinya.


"kalian akan mendapatkan masing-masing satu pelayan yang tidak terlihat. Kalian bisa membaca semua buku buku yang ada di sini. Kalian memiliki satu kamar untuk satu orang, jika ingin ke kamar dan memerlukan sesuatu, kalian hanya tinggal sebutkan kata "Pelayan". Pelayan bayangan kalian akan datang dengan segera." penjelasan dari Calavera melihat satu persatu semua yang ada di sana.


"maaf nona, apa saya juga?" tanya Feyrin ragu, dia masih tahu diri akan siapa dirinya?


Calavera tersenyum dan tahu apa yang Feyrin maksudkan. "tentu saja, kamu adalah tamuku juga di sini. Jadi kamu mendapatkan hal yang sama seperti yang mereka dapatkan." balas Calavera yang membuat Feyrin malu.


Selama ini dirinya hanya melayani sang nona sejak kecil, kini dirinya dapat merasakan untuk di layani juga. Sungguh keberuntungan yang langka bagi Feyrin.


"baiklah, jika kalian memerlukan bantuan dariku. Kalian tinggal panggil namaku saja. Aku akan segera datang." ucapnya kembali melihat kepada semua orang.


Semua hanya mengangguk mengerti.


"baik kalau begitu, saya permisi dan selamat menikmati tempat dan perjalanan kalian ini." ungkapnya lalu menghilang dari hadapan semua orang. Calavera selalu saja seperti itu.


Tindakan Calavera yang selalu menghilang dengan semaunya, membuat kaisar wakiza Orchid semakin penasaran dengan sosok Calavera Negra, siluman tengkorak hitam dari Lembah Kematian. Kaisar masih tidak bisa percaya penuh dengan wanita siluman itu.


Calavera sebenarnya merasakan keraguan yang ada pada kaisar wakiza Orchid. Sehingga dia lebih memilih menghindar dari pada harus merasa kecewa karena keraguan kaisar wakiza Orchid padanya.


Semua orang melakukan apa yang mereka ingin lakukan? mereka pun mencoba untuk memanggil pelayan bayangan yang di katakan oleh Calavera tadi. Saira Dimitri lah yang pertama kalinya mencoba. Begitu dia mengucapkan kata pelayan, datang seorang pelayan wanita dengan gaun hitam polos panjang. Terlihat seperti manusia biasa.


Saira Dimitri memutuskan untuk pergi ke dalam kamar yang sudah di siapkan untuknya, pelayan tersebut dengan senang hati menuntun dan melayani keperluan yang di perlukan oleh Saira.


Begitu juga Sang Peramal Suci, Feyrin dan Duke Emris Hubert, mereka bertiga melakukan hal yang sama dengan Saira, mereka memutuskan untuk beristirahat.


Damian, Leonardo, Tristan dan kaisar wakiza Orchid memutuskan diam dan duduk pada sofa yang tersedia di ruang tengah tersebut. Mereka memutuskan untuk membaca buku, mereka juga ingin membicarakan rencana yang akan mereka lakukan nantinya di kerajaan Darkness World. Suatu rencana yang mungkin bisa membantu Sang Pengendali.


Tanpa mereka sadari, ada seseorang yang sedang mengawasi mereka semua. Seseorang yang tidak terlihat dan tidak di rasakan kehadirannya. Seseorang yang tidak pernah akan ada pada bayangan mereka semua. Seseorang yang mempunyai kekuatan besar untuk membantu mereka di masa depan.


Seseorang yang harus bersembunyi sampai sekarang, seseorang yang tidak bisa keluar dan menampakkan wujudnya secara langsung. Karena akan menggagalkan rencana yang sudah dia buat. Suatu rencana yang juga memerlukan bantuan dari mereka yang berasal dari kerajaan Holmes.


...****************...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Bersambung ke episode selanjutnya…


...Sekian dan terima kasih 🙏🙏🙏 mohon saran dan komennya ya....

__ADS_1


Jangan lupa vote dan like nya.


__ADS_2