
***Medan Perang***
Kerajaan Holmes tidak pernah menduga akan jebakan yang di pakai oleh kerajaan Darkness World, untuk mendapatkan sang pengendali. Tanpa kemenangan dari salah satu dua belah pihak, sang pengendali tetap berada pada takdir yang sudah terlihat jelas sebelumnya.
Takdir yang di ramalkan oleh sang peramal suci, takdir sang pengendali yang akan jatuh ke tangan kerajaan Darkness World. Kini menjadi kenyataan dan tidak dapat di hindari lagi. Kerajaan Holmes tidak bisa berbuat apapun? di saat sang pengendali sendiri yang menyerahkan dirinya kepada kerajaan Darkness World.
Rasa kecewa dan marah yang kini di rasakan oleh semua kesatria kerajaan Holmes. Cara licik yang di gunakan oleh pangeran Hayden Key untuk mengancam sang pengendali, berhasil untuk membuat sang pengendali berada di pihak mereka. Sang pengendali yang dengan suka rela menyerahkan dirinya, demi menyelamatkan nyawa seseorang yang tidak bisa dia abaikan.
flashback on…
"simpan semua tenaga kalian, semua yang kalian lakukan tidak akan ada gunanya. Karena kalian tidak akan menang melawan kami. Suka tidak suka sang pengendali akan kami dapatkan." ucap pangeran Hayden Key dengan senyum liciknya melihat kaisar Wakiza Orscid, lalu beralih melihat ke arah Carissa sang pengendali yang juga melihatnya.
"langkahi mayat kami dulu sebelum kau menginginkan sang pengendali." jawab putra mahkota Leonard Theodore.
Carissa sang pengendali yang menjadi perdebatan mereka, hanya diam tidak menjawab apapun? Carissa memandang intens pangeran Hayden Key yang menutupi sebagian dari wajahnya, mereka sama-sama menutupi wajah dengan tujuan yang berbeda.
"apa kalian yakin kalau sang pengendali tidak akan kami dapatkan?" tanya pangeran Hayden Key dengan senyum tipisnya menatap ke arah Carissa.
"biarkan dia yang menentukan akan ikut kami atau tidak?" ucap sang pangeran kembali, sembari menunjuk ke arah Carissa.
Carissa hanya diam tanpa berbicara apapun? dia hanya akan mengikuti apa yang sudah di gariskan takdir padanya? Carissa akan melihat sampai dimana pangeran Hayden Key akan bertindak? untuk mendapatkan dirinya.
"singkirkan tangan kotormu itu pangeran iblis." tunjuk geram kaisar Wakiza Orscid, dia tidak suka pada tingkat laku tidak sopan pangeran Hayden Key kepada sang pengendali.
"hahaha…perkataan mu sangat menusuk hatiku kaisar Wakiza Orscid." balas pangeran. "sang pengendali akan ikut denganku dengan suka rela, karena dia mempunyai alasannya sendiri yang tidak kau ketahui." ucap pangeran yang membuat semua orang mengerutkan alisnya.
Apa yang di maksudkan oleh pangeran Hayden Key? perkataannya begitu sangat meyakinkan.
"apa maksudmu? katakan lah terus terang, jangan berputar-putar." ucap putra mahkota Leonard Theodore. Dia mencurigai sesuatu akan maksud dari sang pangeran.
"tentu saja, aku tidak suka untuk banyak membuang waktuku yang berharga." ucapnya. "pengawal bawa dia ke sini." ucap pangeran Hayden Key memberi perintah.
Dari arah belakang sang pangeran, gelapnya malam membuat pandangan mereka tidak begitu jelas akan pergerakan seekor kuda yang datang mendekat ke samping pangeran Hayden Key. Perlahan tapi pasti begitu kuda yang di naiki oleh seorang pengawal membawa serta seseorang, yang sudah babak belur pada bagian wajahnya, tangan di ikat menggunakan rantai bercahaya dan sebuah belati terlihat pada lehernya. Seseorang yang sangat mereka kenal.
"apa setelah ini, kau hanya akan diam saja sang pengendali?" tanya pangeran Hayden Key dengan senyum liciknya ke arah Carissa yang masih memasang wajah datarnya.
__ADS_1
Carissa tidak terkejut sama sekali dengan apa yang ada di hadapannya kini? Semua yang ingin di lakukan oleh pangeran Hayden Key, sudah dapat di tebak oleh Carissa. Sebuah kilasan kejadian yang saat ini terjadi, sudah Carissa lihat. Iya, di saat Carissa memegang Bola Kristal, di saat itulah sebuah kilasan bayangan kejadian ini terlihat pada Bola Kristal tersebut.
Seseorang yang akan selalu dia lindungi, sebuah janji yang dia buat sendiri di dalam hatinya. Sebuah janji yang di buat saat dirinya masih berada di dunia masa depan. Seseorang yang mirip dengan anak yang pernah mengorbankan nyawanya untuk Callysta Angelina. Seorang anak remaja yang ingin Callysta lindungi, seorang anak laki-laki remaja yang telah resmi menjadi murid dari sang pengendali, Carissa Hubert. Dialah putra mahkota kerajaan Themes, putra mahkota Devano Liberata.
Carissa merasakan kemarahan dan kepedihan di dalam hatinya, saat melihat wajah Devano yang sudah babak belur dan tatapan mata takut serta sedihnya melihat ke arah Carissa. Devano terlihat takut dan tersiksa oleh perlakuan dari anak buah kerajaan Darkness World. Lehernya yang telah berlumuran darah akibat gesekan dari belati yang menempel pada lehernya.
"mengapa kau diam saja?" tanya pangeran Hayden Key karena Carissa hanya diam saja.
"jangan kau pikir ancamanmu akan berlaku di sini, itu tidak akan bisa mempengaruhi sang pengendali." ucap kaisar Wakiza Orscid yang memang tidak tahu, ada hubungan apa Carissa dengan anak remaja yang menjadi tawanan yang ada di hadapannya tersebut?
"biarkan dia yang menentukan pilihannya." ucap tunjuk pangeran Hayden Key ke arah Carissa yang hanya masih diam saja.
Pangeran Hayden Key merasa heran akan mimik wajah Carissa yang tidak berubah sama sekali. Di dalam hatinya berkata, apakah yang di rencanakan oleh sang ayah putra mahkota kerajaan Darkness World tidak akan berhasil? Menggunakan rencana licik dengan mengancam sang pengendali, menggunakan seorang anak laki-laki remaja yang di ketahuinya telah menjadi seorang murid dari sang pengendali.
Bila rencana ini tidak berhasil juga, dia akan menggunakan cara rahasia yang hanya dia ketahui seorang diri, sekaligus pangeran Hayden Key ingin membuktikan semua yang dia curigai, sesuatu yang ingin dia ketahui jawabannya. Sebuah rahasia yang dia dapatkan dari sebuah ingatan, mimpi dan ucapan teka teki dari seseorang yang sangat berarti dan dia hormati di dalam hidupnya saat ini.
Beberapa pasang mata melihat ke arah sang pengendali yang hanya diam tidak bergeming. Tatapan matanya yang tajam serta mimik wajah datarnya masih setia menghiasi wajah tertutup Carissa. Semua juga ingin mengetahui apa yang akan di putuskan oleh sang pengendali?
"semua tindakan mu ini sudah dapat aku baca, apa kau pikir akan mudah untuk mengancamku dengan ini?" ucap Carissa akhirnya mengeluarkan pendapatnya.
"apa kau rela atas kematiannya." jawab pangeran Hayden Key, dia berusaha untuk bersikap tenang.
Di dalam hati pangeran Hayden Key sudah tahu, kalau ancamannya ini tidak akan bisa membuat sang pengendali ada di pihaknya. Tetapi dia masih mempunyai cara rahasia yang akan dia gunakan, semoga cara rahasianya bisa membuahkan hasil, sekaligus menjawab semua yang membuatnya penasaran selama ini.
"kau tahu tindakan mu ini, sangat mudah untuk aku selesaikan. Kau tidak mengenalku dengan baik, jadi lakukan sesuatu yang memang bisa membuatku untuk ikut denganmu tanpa ancaman seperti ini !!" ungkap Carissa, dia mempunyai firasat yang lain saat melihat ke dalam mata pangeran Hayden Key.
"hahaha…benar, aku tidak mengenalmu dengan baik." ucap pangeran Hayden Key tersenyum penuh arti. "jadi ikutlah denganku dengan suka rela, agar kita bisa lebih dekat dan saling mengenal." ucapnya kembali.
Pangeran Hayden Key dengan cepat membuka segel lingkaran hitam putih yang ada di telapak tangan kanannya, segel yang dapat menghubungkan mereka berdua. Pangeran tahu cara rahasia yang akan dia coba gunakan, dia tahu sang pengendali tidak akan bisa di ancam dengan ancaman yang seperti ini.
"apa kau tidak akan penasaran, dengan apa yang akan aku katakan melalui telepati kita ini?" tanya pangeran Hayden Key melalui telepatinya.
Carissa diam, dia juga ingin tahu apa yang akan di lakukan oleh pangeran Hayden Key?
"aku ingin tahu, apa reaksimu? jika aku memanggil nama mu Callysta Angelina?" ucap pangeran Hayden Key melalui telepatinya.
__ADS_1
Sukses membuat Carissa sontak terkejut, tetapi dengan cepat dia mengembalikan mimik wajahnya untuk kembali datar. Kepalan tangan Carissa kuat pada tali pelana kudanya. Nama yang ingin dia sembunyikan, untuk pertama kalinya seseorang dari dunia ini tahu, dan menyebut nama tersebut. Tidak ada satu orangpun di dunia kedua ini yang tahu, kecuali Shopie sang peramal suci, putri Alarice Jovandra dan para Dewa dan Dewi khayangan langit. Jadi suatu kejutan bagi Callysta saat ini.
Sepertinya Carissa tidak bisa mengelak, atau pun berpura-pura untuk tidak tahu. Carissa masih mencoba diam.
"apa kau tidak ingin tahu kabar dari Antoni Yuandara kekasihmu itu? atau kau tidak ingin tahu tentang calon tunangan yang tidak kau harapkan, yaitu David Yuandara." ucap pangeran Hayden Key masih melalui telepatinya, dia ingin mencoba keberuntungan yang dia tidak tahu akan berhasil atau tidak.
Carissa benar-benar tidak mengerti dan cukup terkejut dengan ucapan yang di ungkapkan oleh pangeran Hayden Key, bagaimana dia tahu tentang semua kebenaran Callysta Angelina?
"siapa kau?" tanya Carissa melalui telepatinya, akhirnya dia juga ingin tahu lebih dari itu.
Pangeran Hayden Key tersenyum senang dan penuh arti, dia tahu cara rahasianya dapat memancing sang pengendali.
"bila kau ingin tahu, ikutlah bersama ku. Kau akan tahu semua yang kau inginkan saat ini?" jawabnya santai dengan senyum yang masih mengembang pada wajahnya.
Semua orang dapat melihat senyum sang pangeran yang terus melihat ke arah Carissa, tetapi mereka tidak tahu ada sebuah percakapan hebat di antara pangeran dan sang pengendali melalui telepati mereka berdua.
"kau mencoba menjebakku?"
"tidak, ini yang memang aku ketahui sayangku. Kau akan tahu siapa diriku? Seseorang yang akan selalu ada di dalam hidupmu, dimanapun kau berada." ucapnya yang tambah membuat Carissa penasaran.
"bila kau ikut denganku, kita akan saling mengenal satu sama lainnya, karena kesempatan kedua ini tidak akan terjadi lagi. Apakah kau tidak merasa penasaran tentang dari mana aku tahu siapa dirimu?" tanya pangeran Hayden Key.
Tidak ada yang tahu pembicaraan mereka, kecuali putri Alarice Jovandra yang memang sudah menjadi satu dengan Carissa atau Callysta sang pengendali. Putri Alarice Jovandra cukup terkejut akan kebenaran yang di ungkapkan oleh pangeran Hayden Key. Pasalnya putri Alarice Jovandra lah yang membawa Callysta Angelina ke dalam dunia keduanya ini. Jadi dari mana pangeran Hayden Key tahu semua tentang Callysta Angelina?
...****************...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Bersambung ke episode selanjutnya…
...Sekian dan terima kasih 🙏🙏🙏 mohon saran dan komennya ya....
Jangan lupa vote dan like nya.
Hari ini author up 2 episode untuk menggantikan yang kemarin sudah absen lama. Semoga suka dengan ceritanya. Terima kasih 🙏🙏🙏 dukungannya dan selalu setia dengan cerita Dunia Kedua ini.
__ADS_1