DUNIA KEDUA.

DUNIA KEDUA.
152. Batu Kehidupan dan Cinta Kaisar.


__ADS_3

***Kerajaan Darkness World***


…Area Pertarungan…


Carissa masih menekan tubuh Azura yang ada di bawahnya. Ada kepuasan dan rasa senang terlihat jelas pada raut wajah dari semua pasukkan kesatria yang di miliki oleh Carissa. Melihat Carissa dapat melumpuhkan Azura Rayman yang menyerangnya secara tiba-tiba.


Sedangkan yang terjadi pada Azura dan Carissa tidak ada yang tahu. Ada sebuah perbincangan di antara mereka untuk saling mengenali diri mereka sendiri.


"Siapa kau sebenarnya?" Tanya Carissa. Dia ingin tahu dari mana Azura tahu akan panggilan Si Jenius Angel.


"Apa kau sudah lupa padaku, sayangku Callysta?" Tanya serta jawaban yang membuat Carissa terkejut, namun berusaha dia sembunyikan.


"Siapa kau?" Tanya Carissa kembali dengan menekan lututnya yang mengunci tubuh Azura dan menarik pergelangan tangan Azura yang ada di atas punggungnya.


"aaaa…sakit." Ucapnya protes, namun Carissa tidak peduli. Yang ia inginkan adalah sebuah kebenaran.


"Katakan siapa kau?" Tanya Carissa kembali.


"Ayolah Callysta, kau pasti mengenali siapa diriku? Kita sama-sama tidak menyukai Jimmy Choo. Dan kita pernah bekerjasama untuk melumpuhkan Jimmy Choo. Papa angkatmu itu." Ungkap bisik Azura jujur. Tidak ada lagi yang perlu di sembunyikan.


Azura sangat yakin jika gadis yang ada di atasnya itu adalah Callysta Angelina. Seorang gadis mafia yang tangguh yang pernah dia kenal. Gadis mafia anak angkat dari Jimmy Choo musuh lamanya, gadis mafia yang pernah menyelamatkan hidupnya saat terkena tembakkan dari Jimmy Choo.


"Tiger Shadow." Ucap singkat Carissa.


"Benar." Jawab singkat Azura.


Kini dirinya mengenali siapa pria yang ia curigai mirip dengan seseorang yang dia kenal pada dunia asalnya. Pria mafia yang sering di panggil dengan sebutan Tiger Shadow, ketua kelompok mafia Tiger Shadow, Dario Rayman. Carissa melepaskan tubuh Azura dan bangkit berdiri. Tidak ada alasan dia menahan Azura lebih lama.


Azura Rayman juga ikut bangkit, yang membuat semua orang heran akan tindakan Carissa, terlebih lagi semua pasukkan kesatria Carissa. Mereka tidak tahu alasan Carissa melepaskan mangsa atau musuhnya.


Tatapan Azura dan Carissa kini bertemu. Azura hanya tersenyum seperti biasanya.


"Kau tetap sekuat dulu." Ucap Azura yang membuat orang yang mendengarkannya heran akan kata "dulu". Yang dalam artian mereka, jika Azura dan Carissa pernah bertemu sebelumnya.


"Tolong jaga ucapanmu di sini." Balas Carissa dengan tatapan datar melihat ke arah Azura.

__ADS_1


Azura tersenyum, dia tahu maksud perkataan Carissa. Azura tahu jika Carissa menginginkan jika dirinya tidak menyebutkan siapa Carissa sebenarnya di dunia ini, karena diapun sama seperti itu. Tidak ada yang tahu jika Azura bukan asli berasal dari dunia ini. Jadi dia sangat mengerti posisi Carissa saat ini.


Azura Rayman sungguh senang, bisa bertemu dengan Carissa atau Callysta. Teman lama yang sama-sama berasal dari dunia masa depan.


"Tentu, aku tahu." Balas Azura.


Azura lalu menghadap ke arah kaisar Hayden Pris, yang juga melihat dan memperhatikan Azura sejak pertarungannya yang melawan Carissa Hubert sang pengendali.


"Hayden, aku sudah selesai. Silahkan kau mulai pertarungannya." Ucap Azura kepada kaisar Hayden Pris.


Kaisar Hayden Pris hanya mengangguk tanda mengerti, walaupun di dalam hatinya merasa penasaran akan pembicaraan yang di lakukan oleh Azura dan Carissa. Terlihat dari senyum bahagia Azura, jika dia mengenal baik Carissa. Kaisar Hayden Pris tahu itu.


Kaisar Hayden Pris hanya menganggukkan kepala ke arah pengawal pribadinya. Tanda untuknya memulai pertarungan hari ini.


"Baiklah, selain Raja Azura Rayman yang menjadi pengamat, Yang mulia kaisar Hayden Pris juga akan menjadi pengamat kedua di dalam pertarungan hari ini." Ungkap pengawal pribadi kaisar melihat ke arah permaisuri, selir agung dan Carissa secara bergantian.


Sedangkan Azura Rayman masih berdiri di samping pengawal pribadi kaisar yang mengatur jalannya pertarungan tersebut. Azura Rayman kini memasang wajah seriusnya di hadapan tiga peserta yang akan bertarung hari ini.


"Ada tiga pertanyaan yang sudah di siapkan oleh yang mulia kaisar." Ucap sang pengawal.


Tanpa pikir panjang lagi, Azura Rayman mengarahkan kekuatan spiritual dan energi Qi nya, dengan kuat Azura mengarahkan kedua telapak tangannya ke atas tanah. Dia menghentakkan kuat tangannya tersebut, hingga muncul sebuah batu putih yang berbentuk balok papan. Terdapat aneka bentuk tulisan yang yang berwarna emas memenuhi seluruh batu tersebut.


Batu putih itu adalah Batu Kehidupan, sebuah batu langit yang di tanam ke dalam dasar Bumi. Azura bisa memiliki Batu Kehidupan itu karena kemampuan dan kepercayaan dari langit untuknya. Batu kehidupan yang akan selalu berkata jujur akan semua hal. Batu yang juga dapat menguji tingkat kekuatan seseorang, dan juga terdapat semua ilmu pengetahuan dunia yang tidak di ketahui oleh sembarang dan banyak orang.


Azura Rayman di percayakan Batu Kehidupan oleh seseorang dari dunia langit, dan itu sudah di cek keasliannya. Bahkan kaisar Yuma Gruffin juga ingin memilikinya, namun tidak mudah merebut Batu Kehidupan itu dari Azura Rayman. Untuk memunculkan dan memanggil Batu Kehidupan tersebut memerlukan sebuah mantra dan kontrak darah pada Batu Kehidupan itu.


Batu Kehidupan akan memilih tuannya sendiri, sebenarnya batu tersebut bisa memilih lebih dari satu orang tuan sebagai pemiliknya. Hanya dengan kontrak darah dan jika Batu Kehidupan itu menerima si pemilik darah, maka dia juga akan dengan otomatis menjadi pemilik Batu Kehidupan tersebut.


Jadi semuanya tahu jika pertarungan kali ini tidak akan bisa untuk di curangi sama sekali, Batu itu akan memberikan jawaban jujur yang memang kebenaran yang sudah ada dan nyata. Sang pengawal pribadi kaisar menyentuh Batu Kehidupan, dan mulai menyebutkan pertanyaan pertama untuk mereka bertiga.


"Baiklah, pertanyaan pertama. Menurut kalian, apa yang berbahaya di dunia ini, tetapi sekaligus bisa menjadi sesuatu yang baik? Jawab dan katakan alasan kalian." Ucap sang pengawal pribadi memberikan pertanyaan yang sudah di siapkan oleh kaisar Hayden Pris.


Ketiganya berpikir untuk jawaban mereka. Beberapa menit kemudian, mereka sudah mendapatkan jawaban mereka masing-masing.


Permaisuri yang menjawab terlebih dahulu. Dia pun menyentuh Batu Kehidupan agar jawabannya mendapatkan respon positif atau negatif dari Batu Kehidupan itu.

__ADS_1


"Wanita dan Bencana. Menurutku seorang wanita dan Bencana sama-sama berbahaya di dunia ini. Wanita terlihat lembut dan lemah dari luar, namun tidak akan ada yang tahu bagaimana kuat isi di dalamnya? Bahkan kecantikan seorang wanita bisa meruntuhkan sebuah kerajaan. Sedangkan Bencana, siapa yang berani melawan bencana yang akan terjadi di dunia dan pada setiap manusia yang di datanginya." Jawab permaisuri. Lalu dia melepaskan tangannya dari Batu Kehidupan.


Tulisan emas pada Batu Kehidupan itu menyala, tetapi hanya setengah bagian saja. Itu artinya jawaban yang di berikan permaisuri memiliki nilai 50%. Permaisuri lalu mundur dan memberikan kesempatan kepada selir agung.


Selir agung menyentuh Batu Kehidupan itu, lalu mengeluarkan jawabannya.


"Racun Yang mematikan. Karena sebuah racun yang mematikan akan cepat merenggut nyawa manusia. Apalagi jika racun itu tidak memiliki penawar sama sekali, sudah di pastikan jika racun yang mematikan adalah sesuatu hal yang sangat berbahaya di dunia ini." Jawaban dari selir agung. Batu Kehidupan itu tulisannya menyala hanya sedikit yang artinya hanya 25% saja. Selir agung kesal karena jawabannya hanya mendapatkan respon sedikit.


Diapun mundur dan memberikan kesempatan bagi Carissa, selir agung menatap tajam dan dingin Carissa saat mereka berpapasan. Carissa hanya bersikap biasa dan datar saja, dia dengan segera menyentuh Batu Kehidupan yang ada di hadapannya.


"Cinta. Menurutku cinta bisa membuat seseorang buta dan bisa melakukan apapun demi cintanya? Cinta seseorang yang tulus dan besar bisa merubah segalanya. Dia bisa bahkan sanggup merubah dunia sekalipun. Dia sanggup mengorbankan segalanya demi cintanya. Cinta juga bisa menjadi hal dan obat yang bisa membuat segalanya jadi membaik. Cinta yang tulus juga bisa menyatukan semua orang dan memperbaiki segalanya, yang sudah di hacurkan oleh cinta itu sendiri. Cinta bisa menjadi sangat berbahaya jika salah menempatkannya. Cinta juga bisa menjadi hal yang baik, jika kita bisa menempatkan pada posisinya yang benar." Jawaban Carissa, lalu melepaskan tangannya pada Batu Kehidupan.


Begitu tangan Carissa terlepas dari Batu Kehidupan itu, tulisan emas dari Batu Kehidupan menyala dengan cahaya terang, dan seluruh batu menyala sempurna. Itu artinya jawaban Carissa memiliki nilai 100%. Sungguh di luar dugaan, Carissa lah pemenang dari pertanyaan pertama sang kaisar.


Carissa terdiam, dia mulai mengerti pertanyaan yang di ajukan oleh sang kaisar. Ini semua sebuah pembuktian dari seseorang untuk orang yang ada di sekitarnya. Carissa pun membalik tubuhnya ke arah kaisar Hayden Pris.


"Jawaban saya tentu benar yang mulia kaisar Hayden Pris, karena cinta anda yang tulus dan besar adalah akar dari semua masalah yang terjadi di dunia ini. Apakah aku benar atau salah yang mulia?" Ungkap Carissa dengan senyum tipisnya. Dia mengerti maksud dari kaisar.


Sedangkan permaisuri dan selir agung terdiam dengan pikiran mereka masing-masing.


"Kau benar. Cinta memang sangat berbahaya, karena cinta bisa merubah seseorang, dunia, bahkan segalanya di sekitar kita. Merubah yang baik menjadi jahat, dan yang jahat menjadi baik." Ungkap kaisar membenarkan ucapan Carissa, tetapi tatapan matanya melihat ke arah permaisuri yang juga melihat ke arahnya dari kejauhan.


Tatapan mata permaisuri dan sang kaisar bertemu, tatapan teduh yang tidak memiliki emosi sama sekali pada sorot mata mereka. Mereka seakan berbicara melalui tatapan mata mereka berdua.


Ada yang sedang masuk di dalam pikiran dan hati permaisuri mendengar jawaban Carissa dan juga kaisar Hayden Pris. Dia merasa jawaban dari Carissa dan kaisar ada hubungan dengan dirinya.


Tiba-tiba ada debaran di dalam hati permaisuri, saat melihat tatapan teduh serta hangat dari pria yang menjadi suaminya itu. Pria yang sejak dahulu mencintainya secara tulus dan tidak pernah sekalipun bersikap kasar kepadanya. Ada perasaan lain yang kini singgah masuk ke dalam hatinya, permaisuri segera mengalihkan pandangan matanya ke arah lain.


...****************...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Bersambung ke episode selanjutnya…


...Sekian dan terima kasih 🙏🙏🙏 mohon saran dan komennya ya....

__ADS_1


Jangan lupa vote dan like nya.


__ADS_2