DUNIA KEDUA.

DUNIA KEDUA.
69. Penjelasan Sang Peramal Suci.


__ADS_3

***Kerajaan Holmes***


…Kamar Pribadi Carissa…


Sang peramal suci mendekati Leonard dan Damian yang masih ada di dalam kamar Carissa, Sophie berniat berbicara pada kedua pria tersebut mengenai apa yang harus Carissa lakukan ke depannya? Sophie ingin membantu mengurangi beban Carissa.


"putra mahkota, pangeran kedua, apa aku bisa berbicara pada kalian berdua?"


"tentu saja, mari silahkan Dewi !!" ajak Leonard mempersilahkan sang peramal suci untuk duduk di sofa yang ada di dalam kamar tersebut.


Mereka bertiga duduk saling berhadapan.


"Carissa saat ini baik-baik saja, dia hanya butuh istirahat untuk memulihkan tubuhnya dari pengaruh racun lendir hitam penyihir."


"racun lendir hitam penyihir?" ucap Leonard dan Damian secara bersamaan.


"iya, penyihir yang ingin di tangkap oleh Carissa adalah penyihir racun. Seluruh tubuhnya memiliki racun yang mematikan untuk manusia, dan yang paling berbahaya lagi adalah lendir hitam saat tubuhnya berubah wujud, lendir hitam itu juga bisa meledak." ungkap sang peramal suci.


"lalu …apa keadaan Carissa saat ini sudah benar-benar membaik?" tanya Damian, ada kecemasan dan kekhawatiran di sorot matanya.


"asal kalian tahu, aku hanya membantunya mengurangi sedikit rasa panas akibat racunnya saja, selanjutnya Carissa sendiri yang akan berusaha untuk menyembuhkan dan menghilangkan racun yang ada di dalam tubuhnya, untuk sementara ini Carissa lah yang lebih tahu cara mengatasinya." ungkap sang peramal suci, mengatakan bagaimana kondisi Carissa yang sebenarnya.


Karena racun lendir hitam penyihir itu belum ada yang bisa membuat penawarnya, sampai saat ini. Jadi Sophie hanya bisa mengurangi rasa panas tubuh Carissa akibat racun yang sudah menyebar. Untuk menghilangkan racun Lendir Hitam Penyihir itu hanya Carissa yang harus berusaha membuat penawarnya sendiri.


"apa anda yakin Carissa bisa mengatasi racun lendir hitam penyihir itu?" tanya Damian masih dengan wajah cemasnya melihat Sophie sang peramal suci.


"yang aku tahu, racun lendir hitam penyihir itu belum ada penawarnya." ucap Leonard menimpali.


"iya anda benar putra mahkota, racun lendir hitam penyihir itu belum ada penawarnya. Kita hanya bisa yakin Carissa bisa mengatasinya, dengan resiko yang akan dia tanggung karena itu sudah menjadi takdirnya." ungkap sang peramal suci.


"apa maksud anda itu sudah menjadi takdir dari Carissa?" tanya Damian ingin tahu.


"nanti kalian akan tahu sendiri, aku tidak bisa memberitahukannya saat ini pada kalian, karena semua itu masih bisa saja berubah. Aku hanya ingin kalian selalu mendukung Carissa apapun keputusan dan apapun keadaannya?"


"kalian harus mencarikan Carissa pengawal yang bisa menemaninya, saat perjalanan Carissa mencari semua benda keramat lainnya." ungkap Sophie mengingatkan, apa yang Sophie katakan saat selesai acara pemberkatan.


"apa tidak bisa aku saja yang menemaninya?" tanya Damian memberikan usulnya.


"anda dan putra mahkota tidak bisa keluar dari kerajaan Holmes ini, karena kalian adalah pilar kekuatan kerajaan ini, tapi kalian tetap bersama dengan Carissa di manapun dia berada." jawab Sophie sang peramal suci.

__ADS_1


"bagaimana itu bisa terjadi?" tanya Damian ingin tahu. Terlihat sang peramal suci hanya tersenyum ke arah Damian.


"apa kalian lupa?" tanya Sophie terseyum ke arah Leonard dan Damian.


"kalian bertiga, tidak…kalian berempat sudah terhubung oleh Carissa, melalui takdir yang sudah di tentukan." balas sang peramal suci menjelaskan.


"tapi hanya Carissa yang bisa memanggil kalian, karena hanya Carissa yang bisa membuka pintu ruang dimensi hampanya." balas sang peramal suci.


Nampak Leonard dan Damian mulai bisa mengerti, apa penjelasan dari sang peramal suci? mereka berdua hanya diam melihat ke arah Sophie.


"sebenarnya kalian bisa saja berkomunikasi dengan Carissa sewaktu-waktu, melalui telepati saat membuka segel yang ada di telapak tangan kalian. Carissa bisa tahu siapa yang sedang membuka segel untuk berbicara padanya?"


"telepati…apa itu? dan apa semudah itu?" tanya Damian tidak percaya.


"telepati itu adalah komunikasi dari hati dan pikiran kalian, kalian bisa mencobanya dan anda pangeran Damian…!!" tunjuk Sophie ke arah Damian.


"apa anda tidak ingat saat Carissa meminta anda merampas senapan penyihir yang sedang menyamar tadi, Carissa berkomunikasi dengan anda melalui telepatinya dengan membuka segel dari telapak tangan anda." ungkap sang peramal suci. Membuat Damian langsung mengingat, saat di mana Carissa memintanya merampas senapan dari penjaga yang di tahan oleh Carissa.


"iya aku baru sadar sekarang, saat itu bibir Carissa tidak bergerak sama sekali. Tapi aku dengan jelas mendengarkan permintaan Carissa padaku, meminta ku untuk merampas senapan itu, kalau tidak kami yang akan di tembak oleh penjaga yang di tahan oleh Carissa." ungkap Damian setelah mengingat, apa yang terjadi saat itu?


"kalian bisa mencobanya dengan satu catatan penting." ungkap Sophie mengangkat jari telunjuknya.


"apa hanya Carissa saja yang bisa membantu kami, lalu kami sama sekali tidak berguna dan tidak bisa melakukan apapun untuk Carissa?" tanya Damian merasa kecewa karena tidak bisa melakukan apapun untuk Carissa?


"tentu saja kalian akan sangat membantu Carissa di saat dia mendapatkan kesulitan, Carissa bisa memanggil kalian dengan mudah di mana pun dia berada."


"apa itu mungkin?" tanya Leonard yang dari tadi hanya diam saja.


"sangat mungkin karena Carissa memiliki ruang hampa yang bisa menjadi jalan bagi kalian, untuk berada di sisi Carissa saat dia memanggil dan memerlukan bantuan dari kalian."


"apa itu benar? apa Carissa tahu hal itu juga?" tanya Leonard.


"tentu saja Carissa tahu akan hal itu, dan dia tidak akan bisa melupakan kalian berdua saat Carissa dalam kesulitan, karena bagaimana juga Carissa tidak bisa hidup sendiri tanpa bantuan dari orang lain. Carissa manusia biasa yang juga perlu orang lain berada di sisinya, sekuat apapun dia menolaknya, dia tidak akan bisa." jelas sang peramal suci seraya mengarahkan pandangan matanya yang tertutup kain, ke arah Carissa yang sedang tertidur pulas.


"aku hanya minta pada kalian, jadilah lebih kuat lagi, agar kalian bisa mengimbangi kekuatan Carissa yang akan semakin kuat ke depannya, dan aku sangat yakin kalian berdua bisa lebih kuat lagi bersama dengan Carissa." ungkap sang peramal suci melihat ke arah Damian dan Leonard.


"tentu saja, aku bahkan ingin lebih kuat dari Carissa." ungkap Leonard. Sedangkan Damian terlihat hanya diam saja.


"bagaimana dengan anda pangeran kedua?" tanya sang peramal suci pada Damian.

__ADS_1


"akan aku lakukan sebisaku, aku akan melakukan apapun yang bisa aku lakukan untuk Carissa, karena dia adalah tanggung jawabku saat ini, dimanapun dia berada." balas Damian melihat sang peramal suci.


"aku percaya pada kalian berdua. Aku senang kalian berdualah yang terikat hubungan takdir bersama Carissa." ungkap sang peramal suci dengan senyum manisnya.


"baiklah…aku harus kembali ke ruang hampa ku, saat ini biarkan Carissa istirahat dulu, dan kalian bisa meninggalkannya sendiri." pamit sang peramal suci sembari bangun dari duduknya.


"hormat kami Dewi, terima kasih atas kunjungan anda." ucap Leonard dan Damian secara bersamaan, dengan membungkukkan sedikit tubuhnya memberikan hormat mereka.


Sang peramal suci menghilang dari hadapan mereka. Leonard dan Damian hanya melihat sekilas Carissa, setelah itu berlalu dari kamar pribadi Carissa.


......................


Leonard dan Damian yang memang sudah memiliki jadwal hari ini, pergi melaksanakan semua jadwal mereka masing-masing. Posisi mereka berdua memiliki kedudukan yang kuat saling mendukung posisi masing-masing.


Leonard sedang menemani calon putri mahkota kerajaan Holmes, yaitu putri ke tiga dari kerajaan Jericho, putri Debora Liberata. Jadwalnya saat ini harus menemani calon putri mahkota Debora Liberata, untuk menemui raja kerajaan Jericho Diaro Liberata, yang sedang berada di istana kerajaan Holmes.


Sedangkan Damian juga memiliki jadwal yang sama dengan Leonard, jadwal menemani calon istrinya yaitu putri ke dua kerajaan Themes, putri Lilyana Natsire. Damian dengan terpaksa melakukannya, karena sudah tugas untuknya. Saling menjaga keharmonisan itu sangat penting bagi kelangsungan dan kebaikan dua kerajaan, yang saling terhubung dan mendukung. Walaupun kerajaan Themes ada di bawah kekuasaan kerajaan Holmes.


Hubungan baik antara dua kerajaan sangatlah penting bagi kemakmuran bagi rakyat dua kerajaan, seorang keluarga dari kerajaan tidak boleh mementingkan urusan pribadinya saja. Yang penting saat ini kemakmuran serta keamanan rakyat mereka. Itulah prioritas utama dari keluarga kerajaan.


Mereka berdua melakukan jadwal dengan baik tanpa masalah sama sekali, dengan perbincangan tidak ada lain yaitu, sosok sang pengendali. Sosok yang sebenarnya mereka sudah tahu siapa? mereka hanya ingin kepastian dari pihak kerajaan Holmes.


Karena kedua raja memiliki maksud masing-masing, maksud yang sudah bisa di tebak jalannya kemana oleh Carissa sendiri?


Carissa yang tidak ingin hidup, dengan pilihan atau penentuan dari orang lain tentang jalan hidupnya, Carissa akan tetap pada pendiriannya. Tidak ingin mengikuti siapapun? sakalipun itu ada kaitannya dengan keluarga Carissa yang saat ini sudah berada juga di dalam istana Holmes. Carissa sudah memiliki jawaban dan tindakan yang tepat, untuk tidak menimbulkan permasalahan di antara tiga kerajaan.


Carissa akan menentukan jalan hidupnya sendiri, tanpa adanya paksaan dari orang lain seperti dulu lagi. Kebahagiaan dan keputusan jalan hidupnya ada di tangan Carissa. Leonard dan Damian akan tahu apa yang Carissa inginkan dalam hidupnya malam ini juga.


Apapun yang akan terjadi? akan terjadi mengikuti takdir yang sudah di gariskan. Keputusan Carissa akan mutlak malam ini.


...****************...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Bersambung ke episode selanjutnya…


...Sekian dan terima kasih 🙏🙏🙏 mohon saran dan komennya ya....


Jangan lupa vote dan like nya.

__ADS_1


Maafkan author Minggu ini agak jarang up, karena author sedang sakit dan tidak bisa fokus berkarya dan menulis. Nanti akan rajin up lagi saat author sudah sehat kembali. Mohon pengertiannya. Maaf ya para pembaca setia DUNIA KEDUA, mohon doanya 🙏🙏🙏.


__ADS_2