DUNIA KEDUA.

DUNIA KEDUA.
153. Dua Pertanyaan Dan Fire Lightning.


__ADS_3

***Kerajaan Darkness World***


…Area Pertarungan …


Carissa menjadi pemenangnya di dalam pertarungan pertama, gadis yang cukup cerdas hingga dapat mengalahkan permaisuri yang terkenal jenius. Itulah yang orang lain pikirkan, namun masih ada 2 pertanyaan yang harus mereka jawab selanjutnya.


Pasukan yang Carissa miliki terlihat senang dan puas akan pencapaian yang Carissa dapatkan, setidaknya Carissa harus menjawab 1 pertanyaan selanjutnya agar posisi Carissa menjadi seorang pemenang akan lebih kuat lagi.


"Kita akan melanjutkan pertarungan, masuk ke pertanyaan kedua." Ucap sang pengawal bayangan dari kaisar.


Dia segera menyentuh Batu Kehidupan, lalu mengucapkan pertanyaan yang sudah di siapkan oleh kaisar Hayden Pris.


"Apa yang tidak mudah untuk di miliki oleh seseorang di dunia ini? Jawab dan berikan penjelasannya." Ucapnya kemudian melepaskan tangannya dari Batu Kehidupan.


Mereka berpikir sejenak untuk mencari jawaban yang tepat kali ini. Terutama selir agung Villy Cambio Gruffin yang tidak ingin gagal lagi di dalam pertarungan kali ini, dia berusaha berpikir keras. Di saat mereka telah menemuka jawaban mereka masing-masing, Permaisuri lah yang lebih dulu melangkah mendekati Batu Kehidupan itu dan menyentuhnya untuk memberikan jawaban yang ia miliki.


"Sebuah Keinginan. Keinginan seseorang tidak akan begitu saja tercapai atau di dapatkan dengan cara mudah atau biasa saja, harus melalui sebuah rintangan dan jalan yang mungkin sulit untuk menuju keinginan itu agar dapat terwujud." Ungkap permaisuri memberikan jawaban yang menjadi pilihannya.


Batu Kehidupan itu menyala hampir 70% yang artinya nilai cukup tinggi di dapatkan oleh permaisuri. Jawaban yang cukup bagus, selir agung menahan kepalan tangannya kuat karena melihat nilai tinggi yang permaisuri dapatkan.


Selir agung merasa memiliki saingan yang cukup sulit untuk dia kalahkan. Di tambah lagi kehadiran Carissa Hubert sang pengendali yang terlihat cukup cerdas dan terbilang jenius, karena pertanyaan pertama dia mendapatkan hasil yang sempurna. Selir agung merasa harus berpikir keras agar dapat menang kali ini.


Selir agung melangkah mendekati Batu Kehidupan yang ada di hadapan mereka, lalu menyentuh dan memberikan jawaban yang sudah ada di dalam pikirannya.


"Pasangan Hidup atau jodoh. Seorang pasangan hidup atau jodoh yang cocok untuk kita tidak mudah begitu saja untuk di dapatkan. Terkadang pasangan kita saat ini, belum tentu adalah pasangan kita yang sebenarnya. Pasangan hidup atau jodoh yang kita cintai dan miliki saat ini belum tentu dialah takdir yang di berikan untuk kita." Jawaban selir agung, lalu melepaskan tangannya dari Batu Kehidupan.


Batu Kehidupan itu langsung menyala dengan nilai 70%, yang artinya nilai selir agung dan permaisuri sama sama berada di angka 70%. Mereka berdua memiliki nilai sama atau seri, dengan begitu kemungkinan keduanya bisa menjadi pemenang pada pertarungan kali ini.


Selir agung tersenyum, walaupun nilainya seri atau sama dengan yang di miliki oleh permaisuri. Itu tidak jadi masalah, selir agung cukup puas akan hasil yang ia dapatkan saat ini.


Kini giliran Carissa yang memberikan jawabannya. Dengan langkahnya yang pasti, ia mendekati Batu Kehidupan itu. Carissa menyentuh Batu Kehidupan lalu memberikan jawaban yang sudah ada di dalam pikirannya.


"Kesempurnaan. Setiap mahkluk di dunia ini tidak ada yang sempurna. Semuanya memiliki kelebihan dan kekurangan mereka masing-masing. Jadi sesuatu yang tidak mudah untuk di miliki oleh seseorang di dunia ini adalah Kesempurnaan." Jawaban Carissa. Diapun melepaskan tangannya dari Batu Kehidupan itu.


Cahaya terang dari Batu Kehidupan menyala sempurna hingga menyilaukan mata semua orang. Itu artinya Carissa mendapatkan hasil 100%. Kali ini Carissa menjadi pemenangnya, membuat beberapa orang tidak suka melihat hasil yang di dapatkan oleh Carissa sekarang.


Namun ada beberapa orang justru senang dan tidak sedikit dari mereka takjub melihat kecerdasan Carissa. Dia yang dapat mengalahkan permaisuri untuk kedua kalinya, dengan hasil yang sempurna.

__ADS_1


Kaisar nampak terdiam dengan raut wajah tenang melihat hasil yang di dapatkan oleh Carissa, namun jauh dari lubuk hatinya yang paling dalam kaisar cukup takjub dengan kemampuan dan kecerdasan Carissa Hubert sang pengendali.


Begitu juga dengan Azura Rayman, senyum tipis mengembang pada bibirnya. Senyum puas karena dia tahu bagaimana cerdas dan jeniusnya seorang Callysta? yang selama ini ia kenal. Wanita yang memiliki julukan Si Jenius Angel, Wanita cerdas dan kuat yang belum memiliki tandingannya selama ia mengenalnya.


"Baiklah. Untuk pertanyaan kedua, putri Carissa sebagai pemenangnya. Selamat putri." Ucap sang pengawal pribadi kaisar.


Carissa hanya diam tidak membalas, dia enggan untuk bersuara apapun ? karena merasakan aura yang mencekam melihat tidak suka akan pencapaian yang ia raih.


"Tahan dulu kata selamat mu itu. Hanya menang seperti itu, bukan berarti dia pemenangnya." Balas selir agung menatap tidak suka pada pengawal pribadi kaisar, lalu beralih lagi melihat ke arah Carissa.


Carissa yang di tatap sinis oleh selir agung, hanya memasang wajah datarnya saja.


"Setidaknya putri Carissa mendapatkan dua kali nilai sempurna." Kini Azura lah yang menjawab dengan senyum menawan di bibirnya.


Senyum yang dia arahkan pada Carissa, lalu beralih ke arah selir agung yang terlihat kesal karena Azura membela Carissa. Kedua kepalan tangan selir agung membuktikan bahwa dia menahan rasa kesalnya.


Kini suasana menjadi tidak nyaman, namun pertandingan harus tetap di lanjutkan kembali.


"Baiklah, mari kita lanjutkan kembali dengan pertanyaan ketiga." Ucap pengawal pribadi kaisar untuk mencairkan suasana.


Dia segera mendekati dan menyentuh Batu Kehidupan, dan berkata.


Selir agung Villy Cambio Gruffin, permaisuri Princella Odella, dan Carissa Hubert tengah berpikir. Senyum menawan merekah pada bibir selir agung, karena dia yakin jawabannya kini pasti akan mendapatkan nilai yang sempurna.


Permaisuri terlebih dahulu maju mendekati Batu Kehidupan, lalu menyentuhnya.


"Kekuatan Besar. Menurut pendapatku, siapa pun yang mempunyai kekuatan besar? akan sangatlah kuat. Kekuatan yang besar di milikinya akan membuat dia menjadi yang paling kuat di dunia ini." Ucap jawaban permaisuri, lalu melepaskan tangannya dari Batu Kehidupan.


Cahaya terang menyelimuti hampir seluruh Batu Kehidupan itu, yang artinya permaisuri mendapatkan hasil nilai 95% atas jawaban yang dia berikan.


Kini giliran dari selir agung yang maju untuk mendekati Batu Kehidupan, dia segera menyentuh Batu tersebut dan berkata.


"Dewa Neraka, Kaisar Yuma Gruffin. Beliau lah yang paling kuat di dunia ini. Tidak ada satu orangpun yang dapat mengalahkan kekuatan yang di miliki oleh sang kaisar agung kita." Ucap selir agung dengan senyum yang merekah pada bibirnya.


Dia sangat yakin jika jawabannya itu adalah jawaban yang akan mendapatkan nilai sempurna. Dirinya yakin jika di dunia ini yang paling kuat adalah ayahnya sang Dewa Neraka kaisar Yuma Gruffin.


Namun harapan sang selir agung hanya harapan belaka. Nilai yang ia dapatkan hanya 50% saja. Itu artinya Batu Kehidupan menolak jika sang Dewa Neraka kaisar Yuma Gruffin di katakan yang paling terkuat di dunia ini. Selir agung marah dan murka akan penolakan yang di lakukan oleh Batu Kehidupan itu.

__ADS_1


"Apa-apaan ini…!" Ucap selir agung murka karena tidak terima akan nilai yang ia dapatkan, yang artinya bukanlah sang ayah Dewa Neraka yang paling kuat di dunia ini.


"Batu ini sudah salah memberikan jawabannya. Batu ini telah menghina ayahku sang Dewa Neraka kaisar Yuma Gruffin. Tidak bisa di biarkan." Ucap tegas dengan aura wajah yang merah padam karena amarahnya.


Selir agung tiba-tiba menyemburkan api Rubahnya ke arah Batu Kehidupan itu. Namun itu tindakan yang hanya sia-sia saja, karena Batu Kehidupan menyerap dengan sempurna api rubah yang mengarah pada Batu Kehidupan itu.


Tindakan yang di lakukan oleh selir agung membuat beberapa orang yang ada di dekatnya, dan seluruh penonton yang ada di area pertarungan menjadi terkejut, akibat api yang menyembur cukup besar keluar dari mulutnya ke arah Batu Kehidupan.


"Apa yang coba kau lakukan selir agung?" Tanya heran dan kesal Azura melihat ke arah selir agung.


"Batu ini telah menghina ayahku, dia harus hancur di tanganku sekarang juga." Ucap selir agung dengan cepat terbang dengan peringan tubuhnya dan menghantam Batu Kehidupan itu dengan kekuatan Fire Lightning atau kekuatan Petir Apinya.


Semua orang terkejut akan ucapan yang di katakan oleh selir agung, karena kekuatan Fire Lightning sang selir adalah Petir Api yang sangat kuat. Kekuatan yang dapat menghancurkan sebuah gunung yang sangat kokoh sekalipun. Jadi akan sangat mudah menghancurkan sebuah Batu Kehidupan yang hanya berukuran sebesar daun pintu rumah.


"Bagaimana ini, raja Azura." Ucap pengawal pribadi kaisar yang terlihat khawatir akan hancurnya Batu Kehidupan yang penuh dengan ke sakralannya.


Namun bukannya menjawab, Azura hanya tersenyum tipis dan terlihat tenang. Sang pengawal dan permaisuri yang melihat senyum tipis Azura menjadi heran. Batu Kehidupannya di ambang kehancuran, Azura hanya tersenyum dan tidak berusaha melakukan apapun?


Jika permaisuri dan sang pengawal pribadi kaisar khawatir dan gelisah, itu tidak berlaku bagi Carissa. Carissa yang melihat senyum tipis tenang Azura, tahu apa yang sedang di pikirkan oleh Azura saat ini? Senyum tipis yang terlihat sangat tenang mengartikan jika semua ini hanya akan baik-baik saja.


Semua orang menghindari kekuatan dashyat yang di keluarkan oleh sang selir ke arah Batu Kehidupan, sebuah cahaya terang dan angin kencang yang keluar akibat kekuatan Fire Lightning sang selir, menerbangkan semua yang di lalui oleh kekuatan itu.


Permaisuri dan sang pengawal pribadi kaisar menghindari dampak dari kekuatan besar itu, dengan cara menjauh sejauh mungkin. Sedangkan Azura berdiri memeluk tubuh Carissa untuk melindungi Carissa dari dampak kekuatan besar yang di keluarkan oleh selir agung. Carissa dapat merasakan pelukan hangat yang melindunginya.


Namun karena kencangnya angin dan terangnya cahaya yang di timbulkan oleh kekuatan Fire Lightning, membuat Carissa hanya bisa diam di tempatnya. Dia diam tidak menolak karena dia dapat merasakan jika itu adalah tubuh Azura.


Sebelum Azura memeluk tubuh Carissa dia berkata. "Tetap diam dan tenang, aku akan melindungi mu, Callysta." Itulah ucapan Azura sebelum memeluk tubuh Carissa.


Carissa hanya bisa diam dan mengikuti apa yang di ucapkan oleh Azura? Karena dia tahu jika Azura mengatakan akan melindunginya, itu artinya Azura Rayman memang benar akan melindungi Carissa.


...****************...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Bersambung ke episode selanjutnya…


...Sekian dan terima kasih 🙏🙏🙏 mohon saran dan komennya ya....

__ADS_1


Jangan lupa vote dan like nya.


__ADS_2