
jam kerja pun telah usai, Divine sudah meninggalkan kantor nya terlebih dahulu dan pulang lebih awal, kini Divine baru saja sampai di parkiran rumah nya.
"egh Gara sudah pulang" Divine terkejut melihat mobil yang biasa suaminya pakai sudah terparkir.
Divine turun dari mobil nya dan masuk ke rumah.
"Divi kamu pulang lebih awal?" Ben menyapa Divine sambil melihat jam di tangan nya.
"iya, kenapa kamu juga sudah ada di rumah"
"ohh tadi, kita ga balik ke kantor lagi ... " Ben berhenti bicara saat melihat Gara datang.
"oh, yaudah aku ke kamar ku dulu" Divine tersenyum pada suaminya, yang baru saja menghampiri mereka.
"kalau aku ga datang, ntah apa aja yang akan kamu bilang ke dia" ucap Gara.
"memang aku mau bilang apa, aku cuma mau bilang Kalau hari ini kita.."
"sudah, sebaiknya kamu kurangin sedikit bicara mu Ben" Gara memotong perkataan Ben lagi dan pergi meninggalkan Ben menuju kamar nya.
sesampai nya di kamar, Gara melihat Divine akan menyentuh ponsel nya yang tergeletak di atas meja sofa di dalam kamar mereka. Gara langsung berlari dan merebut ponsel nya yang sudah di pegang Divine.
__ADS_1
Deg..... seakan suara jantung Divine berbunyi.
ia sangat kaget, melihat sikap Gara. seketika ada banyak pertanyaan timbul di pikirannya.
"ada apa, kenapa, apa yang aku tidak boleh lihat, apa dia memiliki wanita lain" pertanyaan pertanyaan ini timbul di pikiran Divine.
Divine diam saja, dia tidak bertanya pada suaminya. Divine berdiri dari sofa ingin meninggalkan Gara yang berdiri di depan nya sambil menggenggam ponsel.
"kamu mau kemana?" ucap Gara setelah memegang pergelangan tangan Divine.
"mau mandi" Divine menjawab seadanya, terlihat sekali ia sedang tidak senang.
"dimana senyuman manis mu itu?" Gara masih ingin memastikan bahwa benar tebakannya bahwa istrinya sedang cemburu saat ini hanya karena ponsel yang dia rebut tiba-tiba.
Gara seketika memeluk Divine dari belakang, ia melingkarkan tangan nya diperut Divine, meletakkan wajah nya di samping wajah Divine sehingga pipi mereka saling bersentuhan.
"kenapa, kenapa kamu memelukku?" Divine sangat menikmati moment ini, namun bagaimanapun dia sedang kesal.
Gara menyalakan ponsel yang ia genggam tanpa melepas pelukannya. Divine menunduk melihat ke arah ponsel Gara, betapa terkejut nya Divine ia melihat walpaper ponsel Gara adalah Fotonya yang sedang tertidur.
malu,senang, aahh perasaan Divine campur aduk saat ini.
__ADS_1
"apa kamu cemburu dengan wanita ini?"
"hah, bagaimana bisa kamu mengambil foto diam diam?" ucap Divine yang masih dalam pelukan Gara.
"kenapa, kamu gak suka?".
Divine diam saja, manabisa dia menjawab, wajah nya sudah memerah, hatinya sudah penuh bunga saat ini.
cup, Gara mencium pipi Divine.
"hei, sejak kapan kamu jadi tidak tau malu?"
"hah, ntah yang aku tau saat ini, aku senang berada di dekat mu".
"pasti kamu jatuh cinta sama aku kan" ucap Divine.
"hah cinta, aku tidak mencintai siapa pun" Gara melepas pelukannya.
dan kemesraan mereka berakhir lagi.
"lalu, kenapa kamu memeluk ku tadi, kenapa memasang foto ku di walpaper ponsel mu?"
__ADS_1
"kenapa, aku suka melihat mu tertidur, dan aku mau melihatkan ponsel ku, tapi kau ingin pergi, yang bisa aku lakukan ya menghentikanmu tetap di depan ku dengan cara seperti itu".
(huahahah pinter sekali kau Tuan Gara)