
Gara telah sampai di Singapura dan baru saja menyalakan data internet di ponselnya, ada banyak panggilan whatsapp tak terjawab dari Divine. Gara pun langsung menelpon Divine kembali.
"Sayang, apa kau baik-baik saja?" ucap Gara sesaat setelah Divine mengangkat telponnya.
"Iya, aku baik, tapi kenapa kau ke Singapura, sedangkan sekarang aku sudah kembali.
"Apa maksud mu?" tanya Gara lagi memastikan maksud Divine.
Divine mengubah panggilan suara menjadi panggilan video, Gara pun menyetujuinya.
"Lihat, aku sedang duduk di kursi milik mu."
Gara menghela nafas, merasa bodoh hal seperti ini bisa terjadi.
"Kenapa tidak bilang, kalau mau pulang sayang?" tanya Gara.
"Tadinya aku mau buat kejutan, tapi malah aku yang terkejut." jawab Divine.
" Iya ini salahku, Aku tidak memberitahumu akan menemui mu ke Singapura." pikir Gara Divine terkejut perihal Gara datang secara tiba-tiba tanpa memberitahunya.
"Sebaiknya kau pulang ke rumah saja, aku akan kembali sekarang juga dan langsung pulang ke rumah." lanjut Gara lagi, tak ingin memberi peluang pada Vely dan Divine untuk berbicara banyak.
Namun kenyataannya Divine dan Vely sudah berbincang banyak hal, Vely sudah mengungkap semua masalalu Gara dengannya.
Flashback 2 jam lalu saat Divine dan Veli berbincang di ruangan Ben.
Satu ginjal Vely ada pada Gara.
Itulah hal pertama yang Veli katakan pada Divine.
Betapa terkejutnya Divine saat mendengar ucapan Vely.
__ADS_1
Vely adalah anak yang tumbuh bersama Gara, Ayah Ibu Vely adalah orang kepercayaan di rumah orang tua Gara. Namun kini orang tua Vely juga sudah tidak ada, saat Vely berusia 10 tahun Ibu Vely meninggal, dan setahun kemudian Ayah Vely pun ikut meninggalkan Vely selamanya.
Sejak saat itu orang tua Gara memperlakukan Vely dengan baik layaknya anak sendiri. Namun Vely sadar bahwa dia bukanlah adik Gara.
Saat Gara berusia 23 tahun Gara sering mengalami sakit perut hingga akhirnya dokter menyatakan bahwa Gara memerlukan donor ginjal. Entah mengapa ginjal orang tua Gara, ayah dan ibunya tidak ada yang cocok untuk Gara, malah hasil tes Vely lah yang cocok untuk menjadi donor ginjal untuk Gara.
Vely saat itu berusia 20 tahun.
Vely dengan senang hati mau mendonorkan satu ginjalnya untuk Gara, karena ia merasa selama ini Orang tua Gara dan juga Gara memperlakukannya dengan baik.
Vely pun merasa bahwa ini saatnya dia menolong Gara sedikit membalas kebaikan keluarga Gara terhadapnya.
Saat itu Gara sudah tidak sanggup lagi bertahan, sebelum ayah dan ibu Gara menerima donor ginjal dari Vely, orang tua Gara sudah mencari ke seluruh daerah di Inggris, namun dari orang-orang yang melakukan tes, tetap tidak ada yang cocok dengan Gara, akhirnya orang tua Gara pun menerima Vely untuk mendonorkan ginjalnya pada anak semata wayangnya, Gara.
Sang ibu pun sangat berterimakasih pada Vely, dan mengatakan janji. Ibu Gara berjanji akan menikahkan Aku dengan Gara, jika Gara berhasil sembuh, Gara pun sembuh.
Namun kenyataannya setelah Gara melewati masa buruknya dan kembali sehat.
Seiring berjalannya waktu bisnisnya semakin berjalan dengan baik dan meluas hingga Asia dan akhirnya Gara memutuskan untuk tinggal di Indonesia. Siapa sangka dalam 3 tahun pertama ia menetap di Indonesia namanya sudah menjadi rumah nomor 2 di Asia.
Vely pun ikut bersama Gara ke Indonesia. Tidak ada hubungan spesial yang terjalin antara mereka, namun Vely memendam rasa terhadap Gara, ia sangat menantikan hari pernikahannya bersama Gara.
Menanti hari Gara melamarnya, semakin hari perasaannya semakin mendalam walaupun Gara berlaku biasa saja padanya, bagi Vely walau tidak membuatnya bahagia atau terharu seperti wanita-wanita lain yang di bahagiakan oleh calon suami mereka, cukup tidak membuatnya menangis itu sudah membahagiakan hati Vely.
Di saat bersamaan dengan bunga yang bermekaran di hati Vely, Saat itu Tuan Amo sedang mencari calon suami untuk anak Bosnya, pewaris tahta orang No.1 di Asia. Divine tidak melihat pria-pria yang direkomendasikan oleh Tuan Amo, Divine lah yang memilih Gara menjadi suaminya.
Saat mengetahui pilihan Divine, Tuan Amo pun langsung menghubungi Gara.
Hingga hari dimana Tuan Amo datang melamar Gara.
Gara pun tidak bisa menolaknya karena Divine adalah pewaris Andava Grup, perusahaan terbesar di Asia, Gara tidak ingin jika ia menolaknya akan berakibat buruk pada bisnis yang sudah ia kerjakan selama bertahun-tahun ini.
__ADS_1
Dengan berat hati pun Gara harus berbicara pada orang tuanya di Inggris bahwa seorang wanita ingin menikahinya. Saat itu juga orang tua gara tidak bisa apa-apa karena mereka juga mengetahui Divine adalah pewaris Andava.
Vely lah yang menjadi korban pada saat itu. orang tua Gara yang terpaksa berkata pada Vely memohon maaf untuk tidak jadi menikahkan mereka, padahal saat itu Vely sedang bertemu dengan seorang desingner untuk merancang gaun pernikahannya, ia sangat senang akan menikah dengan Gara yang selama ini menemaninya sejak kecil seorang pria idaman semua wanita.
Sungguh Vely tak pernah berpikir bahwa pernikahannya akan batal.
Vely yang hanya anak yang sudah di besarkan oleh orang tua Gara hanya dapat menerima kenyataan pahit ini, menangislah obat yang Vely gunakan saat itu.
Saat orang tua gara memutuskan untuk tidak jadi menikahkan Gara dan Vely.
Vely pun pergi dari hidup Gara, mengganti seluruh kontak yang terhubung pada Gara dan orang tua yang sudah membesarkannya.
Saat itu Gara pun tidak mencari Vely Karena ia merasa telah bersalah ia akan membiarkan Vely menjalani hidupnya.
Namun saat bertemu Vely kembali ternyata Vely dalam keadaan buruk, Vely mengalami kecelakaan. Mungkin Vely akan menjadi gelandangan atau orang gila, bahkan mungkin sudah tiada karena terlambat dalam penanganan, jika saat kecelakaan tidak bertemu dengan Gara. Karena itulah Gara tidak ingin melepaskan Vely lagi, baginya Vely adalah orang yang berjasa di hidupnya, hingga Gara bisa hidup sampai saat ini.
Vely sudah menolong Gara dan Gara mengkhianatinya dengan batal menikah dengannya.
Kini Gara ingin menebus kesalahannya, dengan tetap berlaku baik pada Vely sebagai seorang kakak, Gara juga berharap Vely akan menikah dengan pria yang baik.
Vely pun mengatakan pada Divine. Vely senang Gara bisa menikah dengan wanita seperti Divine, Vely pun mengatakan keinginannya untuk dapat pergi dari hidup Gara, karena ini membuat hatinya terasa sakit. Vely pun meminta tolong pada Divine dengan air mata mengalir di pipinya.
Mendengar perkataan itu, Divine bukannya ingin membantu Vely untuk melupakan suaminya, ia malah berpikir untuk meninggalkan Gara dan mengembalikan Gara kepada Vely.
Divine merasa dirinya telah merusak hubungan dan juga hidup Vely.
Di tambah dengan memikirkan seorang anak yang di inginkan oleh Ibu gara. Sedangkan dirinya belum juga merasa tanda-tanda kehamilan.
Inilah yang ditakutkan oleh Gara, ia sangat mencintai istrinya itu, ia tak sanggup untuk kehilangan Divine.
Gara sudah sangat mengenal istrinya itu, seberapa lembut hati Divine, selalu memikirkan kebaikan orang lain, dan menyampingkan dirinya sendiri.
__ADS_1