
(kalian sudah tau kan, apa yang akan Gara lakukan, hiyaak jangan senyum-senyum sendiri ya )
Gara menurunkan Divine di balik pintu kamar mereka, tanpa seucap kata pun keluar dari mulut Gara,
ia langsung menempelkan bibir nya di bibir Divine dengan sangat agresif hingga tubuh Divine melengkung kebelakang karena tekanan Gara, dan tangan kiri Gara melingkar di pinggang Divine untuk menahan tubuh Divine, Gara terus ******* bibir Divine dengan penuh gairah, Divine pun sangat menikmati nya, bahkan Divine mengangkat kedua tangan nya menyentuh wajah Gara.
seketika Gara membuka mata saat Divine menyentuh wajah nya, ia melihat mata Divine tertutup menikmati ciuman mereka.
"aaahhhh" suara Divine, saat Gara melepaskan ciuman nya. suara yang terdengar frustasi karena Gara melepaskan ciumannya disaat Divine sangat menikmatinya.
Gara memandangi wajah Divine membuat Divine tertunduk malu menyembunyikan wajahnya yang memerah itu.
Gara mengangkat dagu Divine dan mendekatkan wajah nya di depan wajah Divine,
"istriku" ucap Gara dengan nada terlembut yang ia miliki.
__ADS_1
..cup.. seketika Divine mengecup bibir suaminya itu dan pergi dari hadapan Gara, namun Gara selalu lebih cepat darinya, ia menangkap tangan Divine dan menggendong Divine lagi berjalan menuju tempat tidur mereka.
Gara mendudukan Divine di tempat tidur mereka, dan Gara berdiri di depan Divine lalu menunduk menumpukan tangannya di sebelah kanan dan kiri Divine, menatap wajah cantik Divine yang kini terlihat semakin menggoda. ummmmm, Gara sudah ******* bibir Divine lagi, Divine sudah tak kuasa menahan dirinya, ia benar-benar menikmati detik-detik yang ia lalu saat ini, Divine mengikuti gerakan suaminya, ia sangat suka ******* bibir bawah Gara, semakin lama ciuman nya, semakin terasa hangat, Gara menekan Divine sedikit demi sedikit hingga semakin terdorong dan terbaring di tempat tidur, tanpa melepaskan ciumannya.
"aahhh" lagi lagi terdengar suara ketidakpuasan Divine saat Gara melepaskan ciumannya, Gara menciumi seluruh wajah Divine hingga telinga dan turun ke leher Divine hingga terdengar erangan- erangan kecil Divine membuat Gara semakin bergairah.
trash...trash..trash... "aaaaarrrhhh" teriak Divine saat pakaian nya di lepas oleh Gara seketika Gara mencium istrinya itu lagi saat berteriak. "sssssstttt" suara Gara meletakkan jarinya di bibir Divine.
"aku malu" suara Divine sangat manja.
_____________________
_______________
__________
__ADS_1
Pagi hari...
Ben sudah duduk di meja makan, melihat ke arah tangga berulang kali, Namun tidak juga melihat seseorang turun dari sana.
"Pak, apa benar mereka sudah pulang semalam?" Ben bertanya pada kepala pelayan.
"iya benar tuan" ucap kepala pelayan dan tidak menyebutkan apa yang dia lihat semalam.
Dikamar Divine.
benar saja tidak ada yang turun, mereka berdua masih tertidur lelap di bawah satu selimut dengan posisi Divine membelakangi Gara dan berbantal lengan Gara.
semalam sudah menjadi malam yang panjang bagi mereka, hingga kelelahan dan belum terbangun sampai saat ini.
pakaian mereka berhamburan dilantai. saat ini Gara tidak memakai baju, dan Divine tidak terlihat, hanya wajah nya saja, mungkin untuk mengganti baju pun mereka tak kuat lagi, dan memilih tidur dengan keadaan seperti ini.
__ADS_1
entah apa yang akan terjadi saat mereka bangun, akankah malu-malu atau malah mengulang hal yang semalam terjadi.