Jodoh Untuknya

Jodoh Untuknya
102 Ada Apa Dengan Kalian? (Di Balik Kisah)


__ADS_3

Freya meringis menahan sakit di perutnya. Arby segera menggendong Freya.


"Kalian tunggu saja pembalasan dariku!" ancam Arby. Pria itu langsung berlari secepat mungkin, sambil menggendong Freya erat-erat.


Bugh


Sekali lagi Ikmal menonjok Dika. Mereka ingin menghajar orang yang sudah menyakiti Freya, tali tidak tahu siapa.


"Siapa yang masih bertahan di sini, dan menyaksikan pernikahan mereka, akan berurusan dengan kami!" ucap Anya.


Anya, Vanya, dan sepupu mereka melihat siapa yang ada di pihak mereka, siapa yang ada di pihak Evelyn. Beberapa orang ke arah Anya, dan sebagian tetap tinggal.


"Ayo cepat!" teriak Mico.


Akhirnya mereka ikut berlari menyusul Arby dan Freya. Mereka tiba di loby, bingung mau menggunakan mobil yang mana.


"Di sini, cepat!" teriak Mico.


Sudah ada empat mobil yang menunggu mereka disertai sopir yang juga sudah siap di balik setir. Ketiga mobil yang tidak tahu milik siapa, tapi pengemudinya pun tidak ada yang protes saat mereka masuk, segera menancap gas, dan sepertinya juga tahu ke mana mereka harus pergi.


Kini mereka kembali tegang, bukan karena sopir itu yang mengebut, meski mereka memang mengebut, tapi mereka tegang karena khawatir dengan keadaan Freya.


Arby mengecup kening Freya, dan mengusap perutnya. Dia mengelap keringat Freya, dengan tangan gemetaran.


Anya segera memberi kabar untuk keluarga.


"Nanti saja aku jelaskan, sekarang cepat semuanya ke rumah sakit!"


"Kakak, bagaimana ini?"


"Sudah, jangan cemas. Yakin kalau semuanya akan baik-baik saja."


"Yang lain bagaimana?" tanya Gerald, salah satu sepupu mereka.


"Sudah dikabari juga. Sialan banget itu Evelyn. Baru tenar segitu saja sudah belagu!" ketus Aleena, adik Gerald.

__ADS_1


Teman-teman Anya, Vanya, Gerald dan Aleena meringis, mengusap wajah mereka.


"Gila benar ya hari ini!"


"Ngomong-ngomong, kasihan banget itu yang namanya Nuna," ucap Niky.


"Awas, jangan bicara sembarangan di depan Nuna!"


"Ya enggak, lah!"


"Tapi puas juga aku, bisa berantem sama mereka yang belagu itu."


"Ho'oh, tenang saja. Orang-orang belagu mah, memang harus dikasih pelajaran!"


Mereka akhirnya tiba juga di rumah sakit. Arby langsung berlari sepanjang koridor, menggendong Freya dengan ketakutan.


"Tahan, Sayang."


Mata Arby sudah berkaca-kaca, dia takut terjadi sesuatu yang buruk lagi dengan Freya dan calon anaknya.


Para perawat dan dokter yang melihat rombongan itu, yang di antaranya adalah rekan kerja mereka, membelalakkan mata. Melihat wajah mereka yang sudah babak belur ditambah baju yang sobek dan awut-awutan.


Belum lagi jajaran pengusaha, ditambah beberapa artis, benar-benar menjadi tanda tanya besar. Apa baru saja terjadi kerusuhan? Dokter segera menyusul ke ruang UGD, untuk memeriksa Freya yang juga rekan kerjanya di rumah sakit itu, sedangkan perawat dan dokter langsung mengambil tindakan dan mengobati yang lainnya.


Tidak ada yang bicara, semua menunduk takut. Takut Freya kenapa-kenapa, takut dimarahi Arby dan keluarga besar mereka. Apa nanti kata orang tua mereka?


Arby berjalan mondar-mandir dengan gelisah. mulutnya sejak tadi terus menyumpah serapah.


"Bajingan ... sialan ... brengsek!"


Tidak lama kemudian keluarga mereka dan datang semua.


"Apa-apaan ini? Kenapa kalian semua seperti ini?"


Mereka diam, tidak ada yang berani berkata. Air mata Nuna yang sejak tadi tidak keluar, kini mengalir begitu saja.

__ADS_1


.


.


.


.


Sampai di sini sudah pada ngerti belum?


Jadi, yang sudah baca cerita JARAK (kisahnya Freya), kan di bab berapa gitu, judul babnya juga aku lupa, ada diceritakan yang mereka di rumah sakit dalam keadaan terluka.


Terus pembaca pada nanya, itu kenapa sih, kenapa sih, kenapa sih?


Kok itu gak dijelasin?


Kok bagian yang itu ngegantung?


Nah, ini alasannya, ya. Emang bagian di sana itu jatahnya cerita Nuna, tapi aku ceritakan sedikit di sana karena ceritanya kan emang masih saling berhubungan. Padahal waktu itu juga aku belum bikin cerita tentang Nuna satu bab pun, tapi bagain yang ini emang sudah aku siapkan dari kisah JARAK🤭


Makanya dari awal aku sudah sarankan ke kalian, yang belum baca ceritaku yang lain, baca dong, biar gak bingung. Dan yang udah baca, baca juga ceritaku yang lain, biar teka-tekinya terjawab🤣


Pokoknya, yang masih berhubungan dengan Freya dkk, bakalan saling berhubungan, ya.


Yang belum tahu cerita tentang Rei, baca cerita MOTHER.


BTW, siapa yang mau lanjut cerita JARAK n MOTHER?😁


Follow akunku, biar dapat info cerita terbaru.


Oya, hari Senin, yang punya vote, boleh kasih ke Nuna, biar dia enggak sedih😂


Makasih buat kalian semua yang selalu setia menunggu cerita ini.


Baca juga dua cerita terbaruku, Dia, Yang Tak Diakui dan Destination

__ADS_1


Sehat selalu🙂


__ADS_2