
Hari ini, media dihebohkan dengan berita tentang seorang model yang penuh kontroversi.
Evelyn, seorang model yang berita tentang dirinya sempat heboh karena harus mendekam di penjara sesaat setelah menikah dengan seorang dosen muda di universitas ternama, kini kembali menjadi perbincangan hangat. Beberapa video diunggah di internet, menunjukkan kalau perempuan yang ternyata sedang mengandung itu, ternyata sering keluar masuk hotel dengan beberapa pria yang berbeda. Video itu menunjukkan kalau itu dilakukan sebelum Evelyn menikah dengan suaminya.
Yang paling membuat netizen heboh, setelah kemarin dari penjara, Evelyn ternyata masih kekar masuk hotel dengan pria-pria yang berbeda.
Warga net mempertanyakan apa anak yang ada dalam kandungan Evelyn itu memang anak suaminya, atau bukan.
Pasti anak selingkuhannya, tuh.
Mampus, yang aku dengar, suaminya Evelyn dulu berpacaran dengan seorang dokter.
Iya, itu juga yang aku dengar. Dokter siapa, ya?
Salah satu dokter pendiri D'LIMA Klinik.
Ya ampun, udah dapat berlian malah milih abu gosok. Abu gosoknya abu gosok bekas, lagi!
Ho'oh. Udah berapa kali buat dipakai bersihin pantat penggorengan, tuh?
Itulah orang kalau enggak bersyukur. Dapat yang berkualitas malah sok mau nyari yang terkenal. Tuh, terkenal karena jadi jablay!
Masih banyak lagi komentar para netizen di internet.
Keluarga Dika malunya minta ampun. Orang-orang kini menertawakan mereka. Menganggap kelurga mereka sangat bodoh, mencampakkan calon menantu yang seorang dokter hanya demi imitasi.
Orang-orang juga mengungkit-ungkit lagi kejadian saat mereka harus mendekam di penjara. Menghubungkan peristiwa itu.
Kembali orang-orang berkomentar.
__ADS_1
Itu namanya karma. Bela-belain selingkuhan akhirnya menanggung malu seumur hidup. Mau dibelain lagi, tuh?
Dika mengepalkan tangannya. Dia sungguh malu. Dia juga akhirnya mempertahankan, anak siapa yang saat ini sedang dikandung Evelyn.
Plak!
"Anak siapa itu, hah?" Dika menampar wajah Evelyn, tidak peduli perempuan itu sedang hamil.
"Ini anak kamu."
"Jangan membual. Aku akan menceraikan kamu."
"Jangan ceraikan aku, saat ini aku sedang hamil."
"Persetan dengan kehamilan kamu. Dasar ******!"
Pertengkaran mereka tentu saja didengar oleh keluarga Dika. Mereka juga tentu saja merasa sangat malu dan ditipu.
Hahaha ....
Suara tawa perempuan dan wanita terdengar sangat senang dan puas.
"Keluarin lagi?"
"Lagi dong, yang banyak. Sampai habis!"
Brak
"Apa-apaan kalian, hah?" bentak Arby mengagetkan Freya dan Mico.
__ADS_1
"Kamu yang apa-apaan. Mau bikin aku jantungan, hah?" tanya Freya lebih galak lagi.
"Enggak kok, Yang." Dia manyun pada Mico, dsn menggeser pria itu agar tidak dekat-dekat dengan Freya.
Dibelakang Arby seperti biasa, ada para pasukan.
"Jadi, kalian yang menyebarkan video itu."
"Bukan aku, tapi Mico."
"Mau cuci tangan? Kan kamu yang nyuruh."
"Kan aku lagi hamil, masa nyebarin video kaya gini."
"Heleh, hamil dibawa-bawa. Kalau hamil tuh kalem."
"Bawel! Suruh siapa kamu juga mau!"
"Ini baru pembalasan yang setimpal. Gak sia-sia aku nyari video ini," ucap Mico.
"Kamu yang nyari?" tanya Ikmal.
"Yoi. Aku kan belum ngasih hadiah pernikahan buat mereka. Eh, hadiah pernikahan apa hadiah perceraian, ya?"
"Jir, kejam banget kamu, Mic."
"Hidup itu memang kejam, kalau enggak bisa melawan, kita yang akan ditindas."
"Kalian tulis komen sana. Pake akun palsu. Komporin tuh Dika. Suruh siapa terus menerus nyakitin Nuna. Untung banget Nia. enggak sama dia, begonya enggak ketulungan."
__ADS_1
Freya enak-enak aja nyuruh orang buat ngejulid, dia malah sibuk ngunyah pisang. Arby jadi ngeres kan, pikirannya.