Jodoh Untuknya

Jodoh Untuknya
112 Menyalahkan


__ADS_3

Nuna menghela nafas berat, rasanya semua ini masih mustahil bagi dia. Apakah ini nyata? Tidak, dia hanya ingin ini semua adalah mimpi. Tatapan gadis itu semakin kosong. Dia melangkah perlahan, kakinya bergerak begitu saja.


Sekali lagi, dia merasa sakit bukan karena Dika, tapi karena mama Dika yang membuatnya kecewa.


"Berhenti, Nuna! Kamu mau ke mana?" teriak Freya, mengagetkan yang lain.


Freya buru-buru mengejar Nuna.


"Lepas!" teriak Nuna.


Freya secara refleks memukul tengkuk Nuna hingga gadis itu pingsan.


"Freya, kenapa kamu memukul Nuna?"


"Jangan memarahi Freya!" Arby memarahi Ikmal yang memarahi Freya.


"Kalian berdua diam! Kalau Nuna enggak aku bikin pingsan, bisa-bisa habis ini kita hanya melihat jasadnya saja."


Para perempuan merinding Mendagri perkataan Freya.


Masalah yang rumit memang bisa membuat orang gelap mata. Rei yang juga pernah merasa sangat terpuruk, mengerti apa yang Freya katakan. Dia juga sangat paham bagaimana ada di posisi Nuna. Dia juga dulu pernah merasa depresi, merasa sendiri dan tidak ada tempat untuk bersandar. Hanya Agam yang dulu menanaminya tanpa pamrih, saat tidak ada Freya yang dia harapkan.


Rei juga dulu merasa tidak sanggup lagi untuk hidup. Tidak ada yang membuatnya merasa harus bertahan, semua yang dia miliki direnggut dari dirinya.


Ikmal segera menggendong Nuna ke kamar.


Awas saja kamu Dika.


Kejadian ini membuat yang lain kado berhati-hati, jangan sampai salah memilih jodoh.

__ADS_1


...๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ...


Nania, Aruna, Rei, Agam dan Marcell sudah mulai bekerja kembali. Tidak dan dokter atau pun perawat yang berani bertanya tentang kejadian yang sebenarnya, tentang batalnya pernikahan Nuna yang diujung mata. Tapi melihat berita infotainment tentang Evelyn dan suaminya, yang ternyata calon suami Nuna, mereka sudah bisa menebak, apalagi melihat mereka yang juga luka-luka.


Yang tidak tahu siapa calon suami Nuna, hanya bisa mengira-ngira, sedangkan yang tahu siapa calon suami Nuna, ada yang merasa iba, ada juga yang mencibir Nuna, khususnya mereka yang satu sekolah saat di Singapura.


"Kasihan banget ya, Nuna," ucap salah satu pria yang ikut mendapat undangan pernikahan itu.


"Oya, tapi lebih baik gagal menikah, daripada menikah setelah itu bercerai, apalagi kalau sudah memiliki anak."


Mereka adalah teman-teman sekolah Nuna, yang berarti mereka juga mengenal Freya, Nanao, Aruna, Rei, Arby, Vian, Ikmal, Marcell dan Mico.


"Bukan jodoh, berarti."


"Semoga saja Nuna bisa mendapat jodoh yang lebih baik dari pria itu."


"Dengar-dengar kalau pria itu suaminya model yang saat ini ditahan."


"Hah?" tanya yang lain serempak.


"Dari gosip yang aku dengar, katanya Nia sama yang lain memergoki si Dika itu memijat dengan Evelyn, lalu terjadi perkelahian."


"Tahu dari mana, kamu?"


"Gosip yang aku dengar di rumah sakit, kebetulan saat itu aku ada di rumah sakit untuk bertemu dengan om aku."


Mereka menghela nafas berat. Jujur saja, meskipun tidak akrab dengan Nuna, tapi mereka ikut sedih mendengar semua ini.


"Aku harap Nuna segera menemukan kebahagiaannya," ucap Dandi dengan pandangan sendu. Yang lain mengangguk, setuju dengan perkataan pria itu.

__ADS_1


...๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ...


"Nuna, tidak ada gunanya kamu bersedih seperti ini. Kalau kamu begini, mereka yang akan bahagia karena telah berhasil membuat kamu terpuruk. Apa mereka menyesali perbuatan mereka? Tidak! Apa mereka menangisi kamu? Tidak! Apa mereka meminta maaf padamu? Tidak juga!" ucap Ikmal.


"Kamu pasti senang, kan?" tanya Nuna dengan pandangan sendu.


"Tidak."


"Bohong, kamu pasti senang, kan. Sejak awal kamu juga tidak suka aku bersama Dika. Kamu pasti bahagia seperti kedua orang tua aku. Kamu pasti ingin menertawai aku, kan?"


Ikmal diam saja, membiarkan Nuna yang kembali meluapkan emosinya. Ikmal sama sekali tidak merasa tersinggung, sebab di dalam hatinya, dia memang merasa lega Nuna tidak jadi bersama Dika, meski dia juga menyimpan dendam pada pria itu karena sudah menyakiti Nuna.


.


.


.


Udah 2 bab. Jangan lupa tinggalkan jejak.


Like, vote, hadiah, nonton iklan, komen๐Ÿค—


Baca juga ceritaku yang ini ya, covernya aku ganti.



Yang ini juga ya


__ADS_1


__ADS_2