Jodoh Untuknya

Jodoh Untuknya
50 Ancaman Nuna


__ADS_3

"Lalu?" tanya Nuna akhirnya.


"Papa harap kamu setuju."


"Kalau aku tidak setuju, kalian akan tetap menikah juga kan? Jadi untuk apa berbasa-basi bertanya persetujuan aku? Membuang-buang waktuku saja." Nuna menatap sinis papanya, juga Elvira.


"Kalau kalian mau menikah, ya menikah saja. Tapi jangan harap aku akan mendoakan kebahagiaan kalian. Dan jangan juga berharap aku akan datang. Seperti halnya aku yang tidak akan ikut campur dalam urusan papa dan mama, suatu saat nanti, jika aku menikah, aku juga tidak akan pernah meminta restu kalian. Kalian tidak berhak melarang dengan siapa aku akan menikah."


"Nuna ...."


"Diam! Kamu mungkin orang yang dipilih oleh papaku, tapi bukan berarti kamu berhak ikut campur dalam setiap pembicaraan ku dengan papa. Kamu hanyalah wanita asing bagiku, sama sekali tidak ada artinya. Kamu hanya seseorang yang memperburuk hubunganku dengan papa."


"Nuna, jangan bicara begitu, walau bagaimana pun, dia akan menjadi ibu kamu."


"Cih, aku tidak sudi mengakui dia sebagai ibuku."


"Ingat, jangan lagi mengganggu waktuku hanya untuk bertemu dengan kalian. Dan kamu, Arby dan Ikmal, jangan pernah lagi memaksaku untuk bertemu mereka. Jika nanti kalian kembali ikut campur, aku sendiri yan akan membalas kalian berdua. Dengar Arby, aku memang setuju jika kamu kembali pada Freya, tapi aku juga bisa berubah pikiran. Kalau kamu kembali ikut campur, aku bersumpah, aku yang akan membuat Freya membenci kamu seumur hidup, dan menikah dengan pria lain."

__ADS_1


Arby menghela nafas kasar, kenapa dia yang jadi sasaran juga?


Nuna lalu menatap Chiro yang baru datang bersama Radhi dan Raine, entah dari mana.


"Chiro Sayang," sapa Nuna lembut.


"Ya, Aunty?"


"Kalau mommy Chiro pergi dan tinggal di Inggris, Chiro mau ikut mommy, enggak?"


"Mau Aunty, mau banget," jawab Chiro tanpa pikir panjang.


"Biarkan saja di sini. Nanti kalau daddy menikah dengan aunty Jasmine, daddy akan punya anak baru, terus melupakan Chiro. Oma Chiro juga jahat, enggak sayang sama mommy Chiro. Kata teman-teman Chiro, mama tiri itu jahat. Baiknya kalau ada orang lain saja, tapi kalau sepi, dia suka mukul, jewer, cubit, dan marah-marah."


Hati Arby nencelos, entah dari temannya yang mana, Chiro mendengar semua itu. Tidak, Arby tentu saja tidak akan membiarkan Chiro disakiti seperti itu. Elya juga meringis, cucunya masih sangat marah padanya, karena dia pernah ingin menjodohkan Arby dengan Jasmine.


"Iya, Chiro ikut mommy saja, jangan sama daddy. Chiro lebih sayang mommy atau daddy?"

__ADS_1


"Mommy!" jawabnya mantap.


Nuna tersenyum mengejek pada Arby.


"Bagaimana Arby? Ini baru perkataan saja. Bagaimana jika itu terjadi?"


"Enggak! Aku enggak ikut-ikutan, Nuna. Aku mah terpaksa saja ada di sini, atas dasar hubungan keluarga. Mau mereka menikah atau enggak, jungkir balik atau gelindingan, enggak ada hubungan sama aku."


Nuna tertawa dalam hati, Arby itu memang lemah kalau sudah menyangkut Chiro dan Freya.


"Dan kamu Ikmal, kalau kamu juga ikut campur, tidak peduli hubungan persahabatan kita bertiga di masa lalu, aku sendiri yang akan membalas kamu."


Arby langsung menendang kaki Ikmal.


"Jangan macam-macam Ikmal, jangan gara-gara kamu yang ikut campur, aku jadi ikut apes!" kecam Arby.


"Awas kalau sampai Chiro meninggalkan aku, dan Freya menikah dengan pria lain. Aku juga akan ikut membalas kamu!"

__ADS_1


Diancam oleh dia orang itu, memangnya dia bisa bilang apa?


__ADS_2