
Geabrande
Humbetolfia Empire
Gialldys Kingdom
Ixporia City
Saat ini Kevin tengah berada di kota Ixporia, Kevin ingin melihat sendiri bagaimana wilayah kekuasaan bangsawan marques Torant Von Derouis agar bisa mendapatkan ide yang dapat mempertemukan nya dengan Marquess Torant Von Derouis.
Untuk Karin sendiri dia sekarang sedang latihan sendiri di real world untuk tetap melatih kekuatan nya di dunia nyata, seharus nya hari ini mereka latihan berdua namun Kevin memilih untuk login karena entah kenapa dia tidak bisa membiarkan anak anak di panti asuhan seperti itu untuk waktu yang lama meskipun hanya lah sebuah Npc.
(TL note : mungkin dari kalian ada yang bertanya, "Kenapa Kevin tidak memperlihatkan video rekaman panti asuhan pada guild atau beberapa orang berpengaruh lain nya?" Biar di perjelas guys, setiap NPC tidak akan dapat melihat sistem dari player dan menanyakan hal tersebut pada player merupakan hal tabu bagi setiap Npc.)
Kevin cukup terkesan dengan kota ini karena memiliki suasana yang terasa lebih damai dari pada beberapa kota yang pernah Kevin kunjungi sebelum nya.
"Mungkin aku akan membeli rumah di sini nanti." Ucap Kevin sambil menggigit apel yang baru saja ia beli dan juga beberapa apel yang ada di kantong yang sedang ia pegang.
Buk!
-100
Saat Kevin akan berbelok ke sebuah gang, seseorang tiba tiba menabrak nya dengan keras dan membuat apel yang ada di kantongan Kevin terjatuh.
Namun bukan nya Kevin terpental malah orang yang menabrak nya lah yang langsung terpental dan jatuh.
"Oi kau menghalangi jalan ku!" Teriak orang yang menabrak Kevin dengan suara perempuan.
[Louis Von Derouis, Lv 45 (NPC)
Hp, 45.000.]
Tersenyum Kevin seakan menemukan sebuah berlian di antara tumpukan kotoran. "Bukan kah kau yang menabrak ku? Seharus nya kau meminta maaf." Ucap Kevin setelah mengetahui identitas perempuan berjubah hitam tersebut juga sempat melihat gaun cantik di balik jubah nya saat terjatuh.
"Ha!-" baru saja Louis Von Derouis ingin membalad Kevin namun suara perajurit terdengar.
"Nona Louis!"
"Tuan puteri!" Satu kelompok perajurit berteriak dan berkeliling mencari Louis.
"Kesini." Louis tiba tiba menarik kerah pakaian Kevin dan menutupi tubuh Louis dengan cara menjepit diri nya sendiri ke dinding.
__ADS_1
"Hm." Kevin tersenyum dan semakin menjepit tubuh ramping milik Louis untuk membantu nya bersembunyi namun juga sedikit menjahili nya.
Tak! Tak! Tak!
Kelompok perajurit berhasil melewati Kevin tanpa menyadari keberadaan Louis.
"Menyingkir dari tubuh ku." Ucap Louis berusaha mendorong Kevin namun Kevin tidak juga bergerak.
"Bukan kah kamu sendiri yang menarik ku hingga seperti ini? Aku tidak menyangka wanita ternyata menyukai hal yang seperti ini, tuan puteri Louis Von Derouis." Ucap Kevin menekankan kalimat terakhir saat ia menyebut nama Louis.
"Kau sudah mengenal ku kan? Kalau begitu cepat lah menyingkir atau aku akan memanggil perajurit." Ucap Louis memberontak dan mengancam Kevin.
"Silahkan." Ucap Kevin sedikit mundur untuk memberi ruang bagi Louis namun masih tetap tidak membiarkan Louis kabur.
"..." Louis terdiam karena Kevin tahu bahwa ia sedang berusaha untuk menghindar dari perajurit nya sendiri.
"Ada apa tuan puteri Louis?" Bertanya Kevin dengan senyum jahil nya.
Plak!
-100
"Mesum." Louis menatap tajam kearah mata Kevin saat setelah menampar nya karena secara tidak sengaja siku Kevin menyentuh dua buah nya.
"Hmph!" Puteri Louis berbalik dan siap melangkah untuk pergi sebelum tangan jya di genggam oleh Kevin.
Pak!
"Tuan puteri Louis tidak mungkin pergi begitu saja setelah memanfaatkan ku kan?" Kevin meminta imbalan atas pertolongan nya barusan.
"Satu koin Gold cukup?" Louis mengeluarkan satu koin Gold dari kantong uang nya.
"Tidak, sepuluh Gold." Ucap Kevin.
"Sepuluh Gold!? Itu uang jajan ku selama satu bulan, merampok saja sana!" Teriak Louis mengumpati Kevin.
"Kalau begitu saya hanya bisa meminta imbalan yang lain." Ucap Kevin.
"Apa maksud m-" tiba tiba saja kesadaran Louis menghilang saat Kevin menyentuh leher nya.
"Ternyata benar, Npc di dunia ini juga akan pingsan saat seperti ini." Kevin berusaha membuktikan pemikiran nya dan menggunakan teknik nya untuk membuat Louis pingsan sama hal nya saat ia menggunakan teknik tersebut pada manusia di real World.
__ADS_1
Kevin terlebih dahulu memastikan keadaan sekitar sebelum menggendong puteri Louis di pundak jya dan membawa nya ke mansion termegah yang ada di kota tersebut.
Mansion tersebut adalah mansion milik bangsawan Marquess Torant Von Derouis atau lebih tepat nya ayah Louis, Kevin ingin mengembalikan Louis dan dengan begitu Kevin memiliki kemungkinan untuk bertemu dengan Marquess Torant meskipun juga memiliki peluang untuk di cap sebagai penjahat yang menculik puteri Louis.
"Berhenti!" Dua perajurit penjaga gerbang langsung menghentikan Kevin saat melihat Kevin mendekat dengan sesuatu yang aneh di punggung nya.
"Apa perlu mu?" Bertanya perajurit teraebut.
"Apa kah tuan Marquess ada?" Bertanya Kevin.
"Untuk apa kau bertanya?" Tentu perajurit tersebut tidak dapat langsung menjawab nya.
"Saya tidak sengaja menemukan tuan puteri Louis sedang pingsan di jalan." Ucap Kevin membuka jubah yang menutupi wajah puteri Louis.
"Puteri Louis? Cepat kabari tuan Torant dan panggil pelayan." Ucap perajurit teraebut pada rekan nya saat melihat wajah puteri Louis.
"Baik." Satu perajurit langsung berlari ke dalam.
"Turunkan tuan puteri di dalam." Perajurit tersebut mau tidak mau tetap harus membiarkan Kevin masuk karena tidak mungkin bagi nya untuk menyentuh seorang puteri dari bangsawan.
Sembarangan menyentuh puteri bangsawan bisa berakibat fatal dan perajurit tersebut tidak ingin tertimpah nasib sial dan cukup membiarkan Kevin saja yang bertanggung jawab untuk semua nya.
"Baik." Kevin segera masuk ke halaman mansion saat pintu terbuka dan menuju pintu mansion yang lumayan jauh dari gerbang.
"Louis! Apa yang terjadi!?" Seorang pria yang terlihat berumur empat puluh tahunan menghampiri Kevin bersama beberapa pelayan.
[Torant Von Derouis, Lv 230 (Npc)
Hp, 230.000.]
'Nice.' Batin Kevin di dalam hati nya tersenyum.
"Cepat angkat Louis kedalam." Perintah Marquess Torant pada beberapa pelayan perempuan.
"Baik." Para pelayan tersebut kemudian mengangkat Louis dari punggung Kevin dan membawa nya ke dalam mansion.
"Anak muda, kau harus menjelaskan apa yang terjadi pada Louis." Ucap Marquess Torant pada Kevin seakan mengajak nya ke dalam.
"Baik." Kevin kemudian mengikuti Marquess Torant dan berjalan memasuki mansion hingga tiba di sebuah ruangan yang sangat mewah dan besar dengan beberapa tempat duduk yang empuk di sana.
"Duduk lah." Ucap Marquess Torant mempersilahkan Kevin untuk duduk.
__ADS_1
"Baik." Ucap Kevin menjawab dan duduk di depan Marquess Torant dengan meja yang membatasi mereka.