MMORPG World For Adventure

MMORPG World For Adventure
Chp 111, Aku melupakannya


__ADS_3

Real World 16:30


Rumah Kevin


Ting Tong! Ting Tong!


"Sudah sampai." Ucap Kevin langsung berdiri dari tempat duduk nya.


"Apa nya yang sudah sampai senior?" Bertanya Yuri melihat Kevin langsung berdiri saat mendengar bell rumah berbunyi padahal biasa nya tidak secepat itu.


"Hanya pesanan kecil saja." Ucap Kevin berjalan menuju pintu.


"..." Yuri pun ikut berdiri dan mengikuti langkah Kevin.


Kerie...k!


Pintu terbuka memperlihatkan seorang petugas pengabtar barang yang sering mengantar kan sebuah paket ke rumah Kevin.


"Halo mas Kevin." Ucap petugas tersebut mulai terbiasa mengantarkan paket pada Kevin karena tugas nya memang hanya di di wilayah sekitar rumah Kevin.


"Dari dealer?" Bertanya Kevin memastikan.


"Benar mas." Jawab petugas tersebut memberi kode pada teman nya untuk menurunkan barang dari truck sementara ia menyerahkan selembar kertas dan pena pada Kevin. "Tolong di tanda tangani mas." Ucap nya.


Kevin melirik ke arah barang yang turun dan telah memastikan barang tersebut adalah barang yang ia pesan di dealer sebelum menandatangani selembar kertas tersebut.


"Terima kasih mas." Ucap petugas tersebut sebelum pergi karena telah mengantarkan paket sampai tujuan.


"Sama sama." Ucap Kevin berjalan ke arah paket nya.


"Sepeda motor?" Bertanya Yuri melihat sebuah scooter mitic.


"Ya.. kamu juga perlu jalan jalan kan, jika kamu ada perlu bisa menggunakan ini." Ucap Kevin karena teringat saat SMA, tidak memiliki kendaraan sangat sulut untuk gabung dengan teman lain nya.


"Te-terima kasih senior." Ucap Yuri menghargai niat Kevin namun sebagai perempuan ia tentu lebih memilih menggunakan taksi atau mobil karena tidak akan terpapar sinar matahari secara langsung.


"Yuri memang bisa membeli sendiri karena harga untuk satu unit Scooter listrik ini hanya tiga puluh juta saja tapi, lebih baik Yuri simpan uang Yuri untuk kebutuhan yang lain jika ada perlu minta sama senior saja." Ucap Kevin yang sudah sepenuh nya menganggap Yuri sebagai adik nya.


"Mana mungkin lah senior, Yuri juga bisa mandiri." Ucap Yuri tidak ingin terlalu di manja layak nya anak kecil.

__ADS_1


"... pokok nya jika Yuri ada perlu kemana mana bilang sama senior saja, jika tidak ingin menggunakan motor senior bisa antar pake mobil atau kamu bisa membawa nya sendiri menggunakan kemudi otomatis." Ucap Kevin.


"Aku bisa nyetir sendiri senior." Ucap Yuri.


"Tapi kau masih belum memiliki sim, Lucifer tidak akan mengizinkan mu mengemudikan nya tanpa memiliki sim jadi, beri tahu aku jika kamu mau keluar." Ucap Kevin.


"Baik lah senior." Yuri mengangguk paham.


"Kalu begitu aku akan menyiapkan makan malam dulu." Ucap Kevin berjalan kembali memasuki rumah setelah memarkir motor nya di depan garasi.


"Biar Yuri bantu." Ucap Yuri.


Mereka berdua kemudian menyiapkan makan malam seperti biasa karena entah kenapa setiap Karin ikut campur tangan pasti ada saja rasa yang berbeda, jadi Karin tidak pernah lagi membantu memasak.


...


Rabu, 19 januari 2030


Geabrande


Humbetolfia Empire


Gialldys Kingdom


"Apa kah Marquess Torant sudah mengurus panti yah?"


Bertanya Kevin pada diri nya sendiri begitu iya Login dan berada dalam kamar penginapan nya.


"Tidak mungkin secepat itu juga lah yah, jarak Dulldys City dan Ixporia City cukup jauh dan ini baru dua hari di tambah Npc tidak akan bisa menggunakan gate of hall." Ucap Kevin menggeleng dengan sendiri nya.


Berjalan keluar kamar untuk membeli tanaman herbal atau pun tanaman spirit karena Kevin berencana untuk membuat potion selama seharian ini.


Saat Kevin berjalan di area kota dan menuju toko tempat menjual tanaman herbal dan tanaman spirit, Kevin hanya bisa melihat Npc dan beberapa player yang jauh lebih sedikit dari pada biasa nya.


"Aneh, rasa nya sepi sekali." Kevin ingin memastikan dan ia pun berjalan ke arah guild.


Setelah beberapa saat berjalan, Kevin akhir nya tiba di guild petualangan dan melihat banyak player yang sedang berkumpul di depan guild dengan perlengkapan penuh mereka padahal biasa nya mereka tidak selengkap itu saat berada dalam kota kecuali ingin berburu.


Beberapa player mulai mencari dan membentuk party beranggotakan enam orang, meskipun Kevin lewat namun tidak ada yang menanyai atau merekrut Kevin karena Kevin hanya menggunakan jubah yang dapat di beli di mana mana yang arti nya bukan ciri ciri pemain kuat meskipun memiliki level yang memenuhi standar.

__ADS_1


Kevin tambah penasaran dan melihat sebuah poster di papan pengumuman, dari sana lah Kevin sadar bahwa ada Event yang sepenuh nya ia lupakan.


"Apa aku terlalu memikirkan masalah panti sampai melupakan event ini? Aku harus segera menghubungi Karin." Ucap Kevin memukul kepala nya sendiri.


Kevin dan Karin login secara bersamaan namun beda nya Kevin berada di penginapan pusat kota sedangkan Karin berada di pinggir kota tepat nya toko Alex.


Setelah menghubungi Karin, Kevin kembali membaca deskripsi event dengan baik dan siapa yang akan memimpin raid kali ini karena judul dari event adalah sebuah raid untuk mengalahkan boss monster yang mengancam kota meskipun sebenar nya Npc perajurit berlevel tinggi bisa mengalahkan nya dengan mudah.


[Misi - Kalahkan Chimera


Chimera adalah monster berkepala singa, berbadan kambing dan berekor ular. Chimera adalah sosok penguasa hutan yang muncul setiap tahun nya dan meneror para penduduk


Humbetolfia Empire.


Kalahkan Chimera dan dapatkan drop item menarik.]


[Pemimpin Raid


Terpilih : Gatot (Leader Guild Garuda.)


Di harapkan agar seluruh player yang mengikuti Raid agar mengikuti arahan dari Leader Gatot agar Raid dapat berjalan dengan baik.]


'Yah ini pasti bukan mengikuti arahan tapi pasti mengikuti perintah.' Batin Kevin tidak bersuara karena ada banyak player di dekatnya.


"Yo kawan." Seseorang menyapa Kevin dengan meletakkan tangan nya di pundak Kevin.


"Ada apa?" Berbalik Kevin dan bertanya.


"Party kami kekurangan satu orang, mau bergabung dengan party kami?" Bertanya orang tersebut menawari Kevin.


"Maaf, saya sedang menunggu teman saya." Ucap Kevin menolak dengan sopan.


"Ah.. sayang sekali kalau begitu aku akan mencari yang lain saja." Ucap nya berbalik dari Kevin.


"Terima kasih atas tawaran nya." Ucap Kevin karena memang sedikit merasa tidak enakan.


Beberapa saat setelah orang tersebut pergi, Karin datang dengan mencolok nya yaitu dengan masker gas nya yang siapa pun tahu itu adalah item unique.


"Kevin." Sapa Karin masih dengan suara aneh nya.

__ADS_1


"Coba lihat ini, aku benar benar melupakan nya." Ucap Kevin menunjuk kearah papan deskripsi event.


"Aku kira kau login untuk mengikuti nya jadi aku juga ikut login." Ucap Karin yang jelas mengetahui event ini namun tidak tahu sama sekali jika Kevin ternyata melupakan nya.


__ADS_2