MMORPG World For Adventure

MMORPG World For Adventure
Chp 191, Bukan Reinkarnasi


__ADS_3

Mansion Strayderer


"Asya setiap orang yang menggunakan lambang ini adalah anggota ku, kau harus bersikap sopan pada mereka dan perlakukan mereka seperti tuan mu." Ucap Kevin menunjuk lencana guild Strayderer milik Yuri.


"Sesuai keinginan tuanku." Asya langsung menurut setelah memakai pakaian Maid nya.


"Kalau begitu ikut aku, Yuri ini sudah larut logout lah aku akan menyusul." Ucap Kevin berjalan keluar kamar.


"Baik senior." Yuri siap logout.


"Jangan logout di kamar ku." Kevin segera menarik tangan Yuri untuk keluar.


"Kenapa?" Kesal Yuri.


"Meskipun di sini tapi kau harus tetap menjaga yang nama nya privasi." Ucap Kevin.


"Baik lah." Yuri akhir nya menurut dan logout di tempat lain.


Kamar Asiva...


"Dia adalah Asiva anggap saja sebagai adik ku dan kau harus melindungi nya menggunakan nyawa mu." Ucap Kevin.


Sesuai setting yang di tetapkan Asya langsung menganggap Asiva sebagai tuan kedua nya. "Sesuai perintah anda tuanku." Ucap Asya.


"Oh iya Kevin aku hanya ingin mengingatkan, mungkin kau menggunakan jiwa ibu anak itu untuk mengasuh nya tapi jangan pernah berharap dia akan memiliki ingatan tentang anak nya, ini bukan reinkarnasi ini hanya lah data yang di hapus menjadi kosong dan kau kembali mengisi nya dengan yang baru." Suara Valentine terdengar dan Kevin baru sadar bahwa ia masih terhubung ke alam dewa sebelum koneksi benar benar terputus.


"Kalau begitu aku akan pergi untuk sementara waktu, jaga Asiva." Ucap Kevin siap untuk logout meskipun sedikit merasa kesal akan kenyataan yang baru saja ia dengarkan.


"Baik tuanku selamat jalan." Asya menunduk memberi hormat saat tubuh karakter Kevin mulai menghilang.


Sementara itu sisi lain di tempat Alka tepat nya di Ixporia Forest.


[Aku memanggil Servant berambut perak, urus dia baik baik.] Sebuah pesan masuk pada Alka dari Kevin.


"Kira kira bagaimana Servant yang Kevin ciptakan." Alka membayangkan sisi lain dari Kevin.


"Ada apa Alka?" Bertanya Bilqis saat melihat Alka tersenyum aneh.


"Bukan apa apa hanya saja Kevin menemukan pelayan untuk mansion." Jawab Alka tetap merahasiakan Kevin telah menggunakan fitur tabu bagi Npc.


-_- "Apa dia wanita?" Bertanya Bilqis.


"Kalau laki laki dia pasti akan menjadi pengawal di mansion." Ucap Alka.

__ADS_1


"Seperti nya aku harus menemui Maid baru ini." Seandai nya perasaan Bilqis bisa terlihat maka saat ini Bilqis dapat di lihat sedang terbakar.


"Tapi jangan terlalu jahil pada penghuni baru yah." Alka merasa ini akan sedikit menarik.


"Alka bagaimana cara mu mengendalikan ini!?" Teriak Rina yang juga sedang membantu Alka dalam penelitian nya.


"Oh tunggu sebentar!" Teriak Alka membalas. "Kenapa kau tidak mendatangi nya langsung?" Saran Alka pada Bilqis sebelum ia berlari kearah Rina.


"Kalau begitu aku pulang duluan." Ucap Bilqis segera kembali ke mansion.


...


Real World 22:10


Rumah Kevin


"Ukhh.. tubuh ku tetap berkeringat meskipun menggunakan Virtual Kabin." Kevin terbangun dari kapsul nya.


Krwuu~k


"Aku lapar."


Kevin segera menuju ke dapur untuk mencari makan, Kevin melihat makanan di dalam kulkas dengan pesan dari Yuri untuk memanaskan nya terlebih dahulu namun Kevin hanya memakan nya seperti itu kecuali nasi yang tetap hangat.


"Apa aku demam?" Kevin merasa tidak nyaman dengan keringat nya dan segera mencari termometer.


"Aku bahkan tidak memiliki nya." Kevin membuka kotak obat tapi tidak ada termometer sama sekali.


"Mungkin akan baik baik saja." Kevin merasa sangat lelah tapi tetap berjalan ke arah kamar mandi untuk mandi.


Ia mengisi bak rendam nya dengan air hangat lalu merendam batu yang pernah di berikan oleh ayah nya sebelum ia juga ikut berendam.


"Uh~ ini sedikit membantu." Kevin merasa tubuh nya perlahan pulih bersamaan dengan teknik pernapasan yang ia lakukan.


Kevin terus menggunakan teknik pernapasan yang selama ini bahkan ia latih sambil tidur meskipun harus sering terbangun muntah karena tidak terbiasa melakukan teknik pernapasan begitu lama.


Setelah beberapa menit Kevin berendam sambil menggunakan teknik pernapasan Kevin tiba tiba tertidur di dalam bak rendam sambil terus menggunakan teknik pernapasan.


...


Pagi hari


"Makanan sudah siap kak, coba panggil senior." Ucap Yuri telah menyiapkan sarapan.

__ADS_1


"Baiklah.. huwa....h." Karin masih menguap dengan rambut acak acakan berjalan ke kamar Kevin.


Tiba nya di kamar Kevin, Karin langsung membuka pintu apa lagi tidak biasa nya Kevin telat bangun.


"Kevin sarapan sudah siap- Kevin?"


Karin bingung dan melihat ke arah kapsul namun Kevin juga tidak ada di sana. Karin memiliki firasat buruk langsung berlari ke arah kamar mandi dan mencoba membuka pintu.


Brak!


"Kevin! Kau di dalam!?" Karin langsung tau saat pintu kamar mandi terkunci namun bisa saja Kevin sedang mandi pagi namun entah kenapa Karin merasa sangat khawatir karena sempat melihat kotak obat di atas tempat tidur Kevin.


Sementara itu di dalam kamar mandi Kevin langsung terbangun bukan karena mendengar suara Karin tapi karena merasakan sakit yang sangat luar biasa pada paru paru nya.


"Uhhuk! Uhhuwk!" Kevin langsung muntah darah dan membuat air di seluruh bak menjadi merah.


Brak! Brak!


"Kevin! Apa kau baik baik saja!?" Karin menggedor pintu bertanya.


"Apa yang terjadi dengan senior?" Yuri juga datang setelah mendengar Karin.


"Ekh arrgh.. apa ini?" Kevin berusaha untuk keluar dari bak mandi meskipun darah terus keluar dari mulut nya.


Kevin berusaha mengambil handuk dan memakai nya.


Dar! Brak!


Karin mendobrak pintu menggunakan kekuatan nya. "Kevin!" Karin langsung melihat Kevin berbaring di lantai dengan hanya handuk kecil yang menutupi bagian nya.


"Apa yang terjadi senior?" Yuri pun ikut khawatir saat melihat darah di mana mana.


"Tubuh nya panas sekali, apa kau demam?" Karin bahkan sempat kepanasan saat menyentuh Kevin.


"Aku ketiduran di bak ekh.." Kevin merasakan tenggorokan nya mengering dan paru paru nya bahkan terasa sangat sesak dan sakit membuat nya sulit untuk berbicara.


"Tidak usah berbicara dulu, aku akan membantu mu ke tempat tidur." Karin segera membopong Kevin membawa jya ke tempat tidur.


Sementara itu Yuri memeriksa bak tempat Kevin berendam yang sekarang sudah benar benar berubah menjadi merah tapi aneh nya air nya masih panas padahal itu di panaskan tadi malam saja seharus nya sekarang sudah dingin.


"Apa yang sebenar nya terjadi?" Bingung Yuri melihat keanehan tersebut.


"Yuri segera hubungi Alka!" Ucap Karin saat berhasil membaringkan Kevin di atas tempat tidur.

__ADS_1


"Kenapa bukan rumah sakit saja kak?" Yuri segera menuju lantai bawa kamar nya untuk mengambil EDITH namun tetap bertanya.


__ADS_2