MMORPG World For Adventure

MMORPG World For Adventure
Chp 62, Stone Golem


__ADS_3

Sebuah angin topan langsung terbentuk dan menyerang kesegala arah, memang damagenya tidak tinggi namun efek Crown Control membuat Kevin kehilangan kendali kudanya termasuk Karin yang lemah terhadap elemen angin dan cahaya.


"Serang!" Para player yang juga terkena efek Crowd Control tidak perduli lagi dan langsung menyerang kearah Kevin dan Karin.


"Gawat." Kevin turun dari kudanya dan berusaha untuk berlari kearah Karin.


Hp dan devense Karin adalah yang terlemah, jika begini hanya perlu satu atau dua serangan tanpa skill sudah dapat langsung membunuhnya.


"Sial." Karin berusaha untuk menggerakkan karakternya namun angin terus menariknya.


Kevin melihat charge pedangnya tiba tiba penuh akibat serangan angin topan tersebut. "Nice timing, terima ini!" Kevin langsung menebaskan Demon Swordnya kearah tanah membuat arah depannya menjadi retak mengakibatkan efek slow terhadap siapapun yang berada di atasnya serta terus mengambil hp mereka untuk mengisi hp Kevin.


Swosh..


Bersamaan dengan itu pula angin topan pun berhenti dan Karin langsung melompat menjauh dari medan perang.


"Kalian telah merepotkanku maka terimlahan ini! Sword Dance! Water Sword!" Kevin menyerang secara bar bar dan mengeliminasi seluruh player.


[Berhasil mendapatkan 40 point


Total point\= 630.]


"Maaf aku lengah." Ucap Karin karena tidak mengeliminasi mage yang paling merepotkan terlebih dahulu.


"Tidak, aku yang terlalu meremehkan musuh." Kevin juga merasa bersalah karena malah menyuruh Karin untuk menyerang tank terlebih dahulu. "Apakah masih ada player di dekat sini?" Bertanya Kevin sembari meminum mana potion.


"Sekitar sebelas orang." Jawab Karin merasakan beberapa player di dalam kabut.


"Baiklah selanjutnya." Kevin berdiri dan siap untuk mengincar target selanjutnya.


Setelah mereka berdua membersihkan area sekitar Ghost Town akhirnya mereka memilih untuk mempertahankan wilayah tersebut sampai event selesai karena menurut Kevin point mereka sudah cukup untuk menyambut tahun baru.


Tujuan mereka berdua mengikuti event ini tidak lain hanyalah demi uang, meskipun mereka bisa saja menyerang lebih banyak player dan mati dengan keuntungan lebih namun mereka berdua tidak ingin tereliminasi sebelum event berakhir.


...


Hari terakhir event tahun baru.


"Ini hari terakhir kuharap kita bisa bertahan." Ucap Karin.


"Point kita juga sudah banyak dan sama sekali tidak menemukan player berlevel delapan puluh." Balas Kevin dimana pastinya jika menemukan player belevel delapan puluh maka mereka bukan lagi kerepotan tapi bisa saja di bantai.


"Di lihat scan map satu kilometer dari sini sudah tidak ada player." Ucap Karin.


"Kuharap begitu." Kevin terus merasakan firasat buruk dari tadi dan terus memasang kwaspadaannya.


Bum! Bum! Bum!

__ADS_1


"Kevin." Karin melihat kearah Kevin saat tanah bergetar seakan sesuatu yang sangat besar berjalan kearah mereka.


"Ini sepertinya lumayan merepotkan padahal aku sudah memeriksa daerah hutan dan sama sekali tidak menemukan monster yang berbahaya." Ucap Kevin.


"Sepertinya ini adalah monster yang di siapkan game master untuk mengeliminasi peserta yang bertahan." Ucap Karin yang sudah merasakan ada lima monster raksasa yang masuk kedalam kabut.


"Sepertinya begitu." Kevin juga mulai melihat samar samar monster berjalan kearahnya.


[Stone Golem, Lv 75 (normal monster)


Hp, 75.000.]


[Stone Golem, Lv 75 (normal monster)


Hp, 75.000.]


[Stone Golem, Lv 80 (normal monster)


Hp, 80.000.]


...


...


"Kevin bukankah ini gawat? Padahal event tinggal enam jam lagi." Ucap Karin yang ingin rasanya melarikan diri dan terus bersembunyi selama enam jam.


"Baiklah sepertinya aku harus menggunakan transformasi classku." Ucap Karin.


"Aku juga berpikiran sama." Kevin langsung berlari kearah salah satu Golem tersebut.


"Poison Knife!" Karin memberikan damage terlebih dahulu.


-5.000


"Full Attack!" Kevin juga menggunakan skill untuk memperkuat efek poison Karin.


-4.000


"Ah~ damagenya kecil sekali." Karin mengeluh karena pertahanan Golem Stone sangatlah besar.


Bom!


Golen tersebut memukulkan tangannya kearah tanah dan memunculkan berbagai batu berduri.


-10.000


"Sial bukan hanya pertahanan damagenya juga sangat sakit." Ucap Kevin yang telat menghindari sa

__ADS_1


Karinlah satu batu runcing yang musuknya.


"Aku akan menggunakan class ku." Karin tidak menahan diri lagi.


"Tahan dulu!" Berteriak Kevin namun Karin sudah berubah.


"Queen Ghost!" Perlahan kulit Karin memucat dan rambutnya berubah menjadi abu abu.


Sepuluh Ghost langsung muncul di mana setiap Ghost dapat membuat Karin bertukar tempat kearah mereka, seluruh stat Karin meningkat tiga puluh persen dan menetralkan lima puluh persen damage yang di terima.


"Ghost The Ripper!" Karin langsung menyerbu bersama para ghostnya dan mencabik cabik para golem sambil terus berganti tempat bersama ghostnya.


"Karin kau terlalu gegabah Sword Dance! Counter!" Kevin menyusul dan menebas satu persatu Orge demi mengaktifkan efek pasif pedangnya yaitu mengurangi lima puluh persen regenerasi target.


Monster golem bisa di katakan salah satu monster berbahaya di game ini selain memiliki tubuh yang kuat dan serangan yang sangat menyakitkan golem juga memiliki regenerasi yang lumayan cepat, untungnya Demon Sword dapat men Counter efek regen tersebut.


Bom!


-10.000


"Ck! Ini jauh lebih sulit dari pada yang aku bayangkan." Ucap Kevin.


Meskipun mereka terus mengurangi hp Golem namun serangan balik dari Golem jauh lebih menguras hp Kevin, selain serangan Aoe yang tidak dapat di hindari Golem juga terus melemparkan batu membuat Kevin kewalahan.


"Ini terlalu keras." Ucap Karin mundur karena skill mencabiknya sedang coldown.


"Berapa banyak hp golem yang bisa kau kuras lagi?" Bertanya Kevin.


"Aku bisa mengurasnya sampai lima puluh persen.. mungkin." Karin tidak yakin akan jawabannya.


"Sial perbedaan level terlalu tinggi tapi sudahlah itu cukup." Ucap Kevin bersiap untuk mengeliminasi Golem.


"Ghost Breaker!" Karin kembali bertukar tempat kearah ghost yang dekat dengan Golem dan menggunakan skill yang dapat mengabaikan lima puluh persen pertahanan target serta memberikan efek Debuff slow.


Setiap target yang terkena skill Karin tersebut sebanyak tiga kali akan memberikan damage kali tiga pada attack terakhir.


Karin kembali dan terus menggunakan class skillnya untuk mencabik golem hingga hp mereka sisa lima puluh persen dan Karin harus menonaktifkan class skillnya karena hampir kehabisan stamina.


"Kuserahkan padamu." Karin melompat mundur dan bermeditasi untuk mengumpulkan stamina setelah meminum potion.


"Nn." Mengangguk Kevin dan fokus kearah depan sambil menggenggam erat Demon Swordnya. "Aktifkan Class Skill.. Demon Angel!" Berteriak Kevin untuk memastikan class skillnya benar benar aktif.


Sebuah armor hitam dengan garis hijau langsung menutupi tubuh Kevin dimana armor tersebut mengeluarkan aura kematian yang sangat tajam, sayap gelap yang seakan terbakar oleh api hitam muncul di punggung Kevin.


Seluruh status Kevin meningkat sebanyak tiga puluh persen dan Kevin dapat merasakan hal tersebut saat mana seakan terus mengalir di dalam tubuhnya, dengan ini Kevin akan abadi selama tiga puluh menit karena hp dan defense nya meningkat dua kali lipat.


Meskipun mati Kevin masih memilki skill Immortal yang akan membangkitkannya, namun meskipun begitu Kevin akan tetap mati jika terus menerima damage melebihi hp regennya.

__ADS_1


"Uh rasanya memang yang terbaik." Tersenyum Kevin dari balik helmnya merasakan kekuatan yang mengalir pada tubuhnya.


__ADS_2