MMORPG World For Adventure

MMORPG World For Adventure
Chp 124, Bakar


__ADS_3

"Kau!, Dasar tidak berguna!" Mamba menarik pedang nya dan berlari ke arah Kevin.


"Sekarang harus melawan boss bandit kah." Gumam Kevin bersiap dengan kuda kuda nya karena ini hanya pertarungan solo.


"Leap!" Mamba melompat dan siap untuk menebas Kevin dari atas.


"Oh aku menggunakan tombok loh, yakin melompat." Ucap Kevin mengarahkan tombak nya ke arah atas.


"Aku bukan orang bodoh sialan!" Satu ayunan pedang nya kemudian menepis tombak Kevin.


Ting! Ssh..!


"Wind Sword!" Dengan skill tersebut membuat pedang Mamba menjadi lebih tajam dan cepat berniat mengakhiri Kevin dalam satu tebasan.


"Aku pun tau kau bukan bandit bodoh." Gumam Kevin melemaskan pergelangan tangan nya dan mengangkat tombak nya untuk menangkis atau lebih tepat nya menangkis serangan Mamba.


Ting! Sssh...


Buk!


Karena ujung tombak Kevin tidak mencapai saat Kevin berhasil menepis nya dan berpindah ke belakang Mamba maka Kevin hanya meyiku nya untuk menjaga jarak, pertarungan jarak dekat seperti itu akan merugikan nya karena menggunakan tombak.


"Kenapa kau tidak menangkis nya?" Mamba kembali membentuk kuda kuda dan bertanya.


"Ya.. aku tidak lah bodoh, jika aku menangkis nya dan tidak menepis nya sudah pasti aku akan kena Knockback." Jawab Kevin yang juga mulai bersiap karena sudah cukup lama ia tidak menemukan lawan seperti ini namun ia juga harus segera mengakhiri nya.


"Ho.. seperti nya kau berbeda dari pemilik jiwa abadi lain nya, tapi kali ini kau tidak akan lolos, Wind Sword, Fire Sword, Sword Dance!" Mamba kembali menyerang dari arah depan.


"Maaf tapi aku harus menyusul mereka, Eternal Lance." Ucap Kevin mengaktifkan skill dengan kuda kuda bertahan.


Shut!... shing! Shing! Shing!


"Arrkh!!" Akhir nya Mamba hanya dapat berteriak saat tombak kevin terus mencabik cabik tubuh nya dan menusuk nya dengan kecepatan tinggi tanpa henti.


+Exp 900


+Level Up


"Skill tombak abadi, membuat lengan tangan menjadi lentur dan menusuk kearah depan dengan kecepatan tinggi membuat lawan mengalami crowd control dan tidak dapat lolos, untuk satu lawan satu ini adalah skill mematikan tapi tidak akan berguna melawan banyak musuh." Ucap Kevin.


"Komandan di bunuh!"


"Apa yang harus kita lakukan?"


"Misi gagal mundur!" Para bandit yang tersisa mulai melarikan diri saat melihat pemimpin mereka mati.


"Ternyata benar mereka adalah perajurit, tapi untuk apa mereka menyamar menjadi bandit?" Kevin cukup penasaran dengan itu dan pasti nya memiliki hubungan dengan misi dari Marquess Torant ini.


Kevin mulai mengambil uang atau apapun yang ada di tas kecil mereka serta pedang nya, untuk armor semua nya sudah rusak parah akibat skill Lance Breaker milik Kevin.


"Bakar mereka Flamverd." Ucap Kevin setelah mengumpulkan mayat mayat.


"Sst!" Flamverd langsung menyemburkan napas dari mulut nya dan membakar semua mayat dengan cepat.


"Hmm.. Npc hanya lah mayat biasa yabg mirip dengan di bumi saat mereka mati, tapi saat mereka hidup membakar nya jauh lebih sulit karena level mereka, ini akan menjadi pelajaran yang baik." Gumam Kevin memperhatikan mayat mayat mulai terbakar menjadi abu.


"Ssst.." Flamverd langsung kehabisan tenaga setelah menggunakan skill nya begitu lama.

__ADS_1


"Beristirahat lah Flamverd." Kevin memasukkan Flamver pada cincin nya.


Setiap mayat meninggalkan sebuah kubus kecil yang menandakan bahwa itu adalah jiwa mereka, biasa nya Npc di dunia ini akan mengubur kubus itu di mana di kubus kecil itu tertulis nama dari jiwa yang ada di sana sehingga biar pun seorang Npc telah meninggal selama sepuluh jam dan orang orang hanya menemukan kubus nya saja mereka akan tetap mengenali nya.


"Setidak nya menguburnya akan jauh lebih baik." Ucap Kevin.


Meskipun begitu Kevin hanya menggali lubang dan memasukkan semua nya sebelum menutup nya saja, bagaikan mengubur mainan yang sudah tidak di gunakan.


"Untung mereka melarikan diri, melawan mage combo archer adalah kelemahan ku saat ini, terlebih aku tidak boleh menggunakan transformasi dewa iblis karena ada yang mengawasi." Gumam Kevin memungut perisai nya dan memasukkan nya ke dalam Invertory.


[Kalian di mana?] Bertanya Kevin mengirim pesan pada Karin.


[Kau baik baik saja? Kami berada sekitar satu kilometer dari tempat tadi.] Balas Karin.


[Aku baik baik saja.] Jawab Kevin.


[Bagaimana bandit nya, apa perlu kami jemput?] Bertanya Karin.


[Bandit nya sudah mundur, kalian tunggu aku di sana saja, aku segera kesana.] Balas Kevin kemudian mulai berlari setelah memasukkan tombak nya kedalam tangan nya untuk meregenerasi hp nya.


[Oke.]


(TL note : info tambahan guys! Saat Demon Sword bersatu dengan tangan Kevin menjadi Demon Hand maka akan meregenerasi Hp Kevin yang hilang sebesar 100/detik, meningkat seiring level.)


[Status


Kevin, Lvl 100 (0/1.010)


Ras : Demon Half Angel.


Mana Point : 80.005/100.000.


Job : Warior +(?)


Class : (Dual Sword)(Alchemist Lvl 10)(Demon Angel)


Title : (Helper)


Fame NPC : 250


Fame perajurit : 300


Skill Point : 12


Att : 110 +2


Agi : 95 +4


Int : 54 +6


Def : 136


Soul : 79


Perlawanan Elemen


Api : 100

__ADS_1


Air : 11


Udara : 20


Tanah : 10         ]


[Level terpenuhi ... Mendapatkan job class - Paladin.]


[Skill Class Demon Angel terbuka! Teknik penghancur!]


Sebuah notifikasi mauk namun Kevin mengabaikan nya dan terus berlari ke arah tempat Karin dan puteri Loise.


...


Di tempat Karin dan puteri Louis


"Terima kasih kau membawa kuda ku." Ucap Kevin saat sampai.


"Bukan masalah." Ucap Karin.


"Tapi aku tidak menyangkan kau bisa menggunakan kuda." Ucap Kevin.


"Saat event kemarin aku tiba tiba mendapatkan skill berkuda, saat aku meningkat kan nya tiba tiba saja aku jadi mahir." Ucap Karin.


"Bagaimana dengan bandit nya tuan Kevin?" Pelayan puteri Louis bertanya.


"Mereka sudah tidak ada tenang saja." Jawab Kevin.


"Syukurlah." Ucap pelayan tersebut.


"Tapi dari pada di sebut bandit mereka lebih mirip perajurit." Ucap Kevin.


"Benar kah!?" Terkejut pelayan Louis.


"Ya.. aku juga tidak tahu pasti." Kevin terlalu malas untuk ditanyai lebih lanjut di mana bisa saja ia terseret ke dalam masalah keluarga bangsawan ini.


"Begitu kah.." pelayan tersebut terlihat kecewa karena tidak mendapatkan informasi yang cukup.


"Puteri Louise, apa mau beristirahat dulu?" Bertanya Kevin.


"Kuda sudah beristirahat tadi, ayo jalan saja." Jawab puteri Louise langsung membanting pintu kereta.


"Baik nona." Ucap pelayan melanjutkan perjalanan begitu pun dengan Kevin yang memimpin.


Dalam dua jam setelah melanjutkan perjalanan mereka tiba tiba di hadang oleh sekelompok goblin berlevel delapan puluh.


[Hobgoblin, Lv 80 (Normal Monster)


Hp, 80.000]


[Hobgoblin, Lv 85 (Normal Monster)


Hp, 85.000]


[Hobgoblin, Lv 75 (Normal Monster)


Hp, 75.000]

__ADS_1


__ADS_2