MMORPG World For Adventure

MMORPG World For Adventure
Chp 116, Si mesum


__ADS_3

Di sebuah ruangan di penginapan matahari


"Satu lagi tuan Kevin terima kasih karena telah membawa pulang puteri saya saat itu." Ucap Marquess Torant seakan menyinggung Kevin.


Saat itu Kevin berbohong dengan mengatakan bahwa ia menemukan puteri Louis pingsan di jalan dan membawa nya pulang padahal yang membuat nya pingsan adalah Kevin sendiri namun saat ini pasti Marquess Torant sudah mengetahui yang sebenar nya dari puteri Lousi.


"Saya sangat minta maaf karena telah membohongi tuan Torant saat itu." Ucap Kevin yang kali ini menundukkan kepala nya.


"Ayah penggal saja kepala si brengsek ini!" Ucap puteri Louis bersuara karena saking kesal nya pada Kevin yang mengganggu pelarian nya saat itu.


Sementara itu di sisi lain Karin sudah bersiap dengan pisau yang tiba tiba muncul di tangan nya namun tetap menyembunyikan nya saat tangan Kevin juga terangkat ke belakang kepala nya seakan menggaruk kepala namun sebenar nya hanya memberi kode pada Karin untuk tidak bertindak gegabah.


"Yah.. sebenar nya saya benar benar berterima kasih untuk saat itu, puteri saya ini lumayan kerasa kepala dan tuan Kevin telah membawa nya kembali saat ia melarikan diri justru saya ingin meminta maaf karena telah membuat masalah untuk tuan Kevin." Ucap Marquess Torant.


Marquess Torant tentu menyadari tingkah Karin dan segera memperbaiki pembicaraan karena melawan player atau pemilik jiwa abadi adalah sesuatu yang sangat merepotkan bagi Npc.


Npc hanya memiliki satu nyawa meskipun bangsawan memiliki banyak perajurit yang berlevel tinggi dan dapat mengalahkan player dengan mudah tapi bangsawan tidak akan mengorbankan perajurit nya untuk berurusan dengan player yang sudah memiliki level cukup tinggi dan berpotensi membunuh perajurit mereka.


Player bagaikan Zombie yang meskipun di bunuh akan tetap bangkit dan membalas dendam, jadi sebisa mungkin bangsawan tidak ingin membuat masalah dengan player atau sosok yang tidak bisa mati itu.


"Ayah!" Teriak puteri Louis.


"Ahaha tidak masalah tuan Torant, terkadang anak gadis itu memang keras kepala." Kevin tiba tiba teringat dengan Yuri.


"Kau! Aku sudah dewasa jangan memperlakukan ku seperti anak kecil!" Teriak puteri Louis yang dari tadi tidak di pedulikan.


"Berapa umur puteri anda tuan?" Kevin lebih memilih bertanya pada Marquess Torant dari pada puteri Louis sendiri.


"Enam belas tahun tapi entah kenapa sifat nya masih seperti ini." Jawab Marquess Torant.


Di dunia ini enam belas tahun sudah temasuk dewasa jadi Kevin tidak heran lagi dengan apa yang di pikirkan Marquess Torant.


"Ayah! Kenapa ayah harus jauh jauh datang ke sini untuk menemui si mesum ini?" Bertanya Louis menunjuk wajah Kevin di mana telunjuk nya pun hampir menyentuh hidung Kevin.


"Pufft!" Karin berusaha menahan tawa nya dan mengangkat sedikit syal nya untuk lebih menutupi ekspresi nya.


"Itu tidak sopan Louis, tuan Kevin adalah petualang yang baik." Ucap Marquess Torant mengajari Louis.

__ADS_1


"Dia pernah meremas dada ku!" Ucap Louis menunjuk kearah wajah Kevin lagi.


"Ha!?" Sekali dan serentak Karin Kevin dan Marquess Torant terkejut.


"Kevin.. aku tidak memyamgka kau semesum itu, dia masih di bawah umur loh, Lolicon." Ucap Karin memandang rendah Kevin.


"Oi tidak oi!" Kevin membela diri.


"Tuan Kevin.. 'apa benar yang di katakan puteri ku itu!?" Marquess Torant terlihat sangat marah.


"Tidak pernah tuan sungguh!" Kevin langsung membela diri. 'Yah meskipun aku sempat menyenggol nya.' Batin Kevin sempat merasakan kekenyalan dari sedikit buntalan yang tidak terlalu besar tersebut.


"Tentu saja lah yah." Marquess Torant langsung duduk tenang dengan senyumnya mempercayai ucapan Kevin padahal sebelum nya ia terlihat sangat seram.


"Kenapa ayah lebih mempercayai si mesum ini?" Bertanya Louis.


"Karena kamu sering membohongi ayah." Singkat jawaban Marquess Torant namun itu membuat puteri Louis mati kutu.


"Baiklah seperti nya sudah saat nya kami pamit, tuan Kevin ambil lah ini." Ucap Marquess Torant memberikan sebuah koin Silver berlogo keluarga Derouis pada Kevin.


"Jika tuan Kevin memiliki itu maka tuan Kevin bisa menemui saya di kediaman saya tanpa di hentikan oleh penjaga, jika ada perlu sesuatu silahkan berkunjung ke tempat saya." Ucap Marquess Torant.


"Terima kasih tuan Torant." Ucap Kevin berterima kasih karena dengan begini arti nya Kevin sudah mendapatkan koneksi dengan bangsawan di game ini.


"Ya saya pamit dulu sampai jumpa." Ucap Marquess Torant berdiri dan pergi bersama puteri Louis yang sempat menjulurkan lidah nya pada Kevin seakan mengejek.


"Sampai jumpa tuan Torant." Ucap Kevin yang juga ikut berdiri.


"Kevin, puteri tadi masih kecil loh dan lagi dia hanya Npc." Ucap Karin masih menyinggung masalah tersebut.


"Oi itu hanya kecelakan dan salah paham." Ucap Kevin.


"Aku hanya bercanda." Ucap Karin.


"Sudah lah." Kevin kemudian berjalan keluar dari ruangan tersebut dan keluar dari penginapan.


Di luar penginapan.

__ADS_1


"Apa ada hal lain yang ingin kau lakukan?" Bertanya Kevin pada Karin karena Karin masih belum Logout juga.


"Aku ingin melatih skill ku di Liden Forest." Ucap Karin.


"Oh begitu, aku juga ingin menaikkan level Flamverd dulu tapi aku akan memilih di kota pemula saja karena di sana lebih banyak monster lemah yang dapat di lawan oleh Flamverd." Ucap Kevin.


"Kau akan ke kota mana?" Bertanya Karin.


"Yah di mana lagi, kota pemula yang aku tahu hanya Kritgar Town." Jawab Kevin.


"Oh baiklah kalau begitu kita searah kan." Ucap Karin karena jika ingin berteleportasi ke Kritgar Town maka harus berteleportasi dulu ke Liden City.


"Seperti nya begitu." Ucap Kevin berjalan lebih dulu karena sudah pasti juga mereka akan berjalan bersama.


...


Liden City


"Kau hati hati lah." Ucap Kevin saat Karin keluar dari Gate Of Hall.


"Menurut mu siapa yang bisa mengalahkan ku di kota menengah ini." Sombong Karin yang sudah kembali memasang masker gas nya.


"Tetap hati hati terhadap segala situasi juga adalah hal baik jangan sampai lengah." Ucap Kevin sebelum menghilang karena berteleportasi ke Kritgar Town.


"Baiklah baiklah.. huh.." Ucap Karin menghembuskan napas sebelum berjalan menuju Liden Forest.


...


Kritgar Town


"Kota ini semakin ramai yah." Ucap Kevin saat melihat ada lebih banyak player dari pada saat pertama kali ia login yang arti nya pemain game ini juga bertambah banyak.


Berjalan Kevin menuju hutan untuk mencari monster lemah sembari menikmati kota pemula yang unsur fantasi nya jauh lebih terasa untuk menarik minat player baru.


Sembari memperhatikan setiap player yang tersenyum dan menikmati petualangan mereka, Kevin kembali teringat saat ia masih pemula yang mengejar gold di kota ini.


"Huh.. seperti nya sangat jarang player yang seperti ku dulu, semua player di sini terlihat sangat menikmati game ini." Gumam Kevin memperhatikan setiap player di sekitar nya.

__ADS_1


__ADS_2