MMORPG World For Adventure

MMORPG World For Adventure
Chp 63, Satu jam terakhir


__ADS_3

"Uh rasanya memang yang terbaik." Tersenyum Kevin dari balik helmnya merasakan kekuatan yang mengalir pada tubuhnya. "Baiklah langsung saja hiaat!" Kevin tanpa menahan diri langsung meluncur menabrak salah satu Golem dan menebasnya.


Swosh.. Sreet! Sret!


-30.000


+ Hp 3%


-30.000


+ Hp 3%


+Exp 100


"Aku tidak menyangka bahkan tanpa skill damagenya sudah sebesar ini, pantas saja Lucifer menjadi gila." Ucap Kevin yang juga sangat mencintai kekuatan yang ia terima ini.


Bom!


-5.000


"Oh bahkan jika di pukul aku sama sekali tidak bergerak." Kevin menerima pukulan Golem dan menerima damage. "Saatnya pembalasan yah." Kevin mengangkat pedangnya dan menebas seluruh golem.


+Exp 100


+Exp 100


+Exp 100


+Exp 100


"Ah.. padahal sedikit lagi naik level andai masih ada golem di sekitar sini." Ucap Kevin memungut drop item.


"Kalau class skill mu sekuat itu lalu untuk apa aku menggunakan class skillku tadi." Ucap Karin.


"Haha aku pun tidak tahu ternyata class warisan ini begitu kuat." Ucap Kevin.


"Lalu kenapa kau masih belum mematikannya?" Bertanya Karin.


"Selain tidak memakan mana sama sekali dan juga sayang sekali jika aku mematikannya sekarang sementara time limitnya tiga puluh menit." Jawab Kevin.


"Bagaimana jika kau gunakan untuk berburu." Karin menunjuk kearah map yang baru saja di lewati scan map dan terdapat beberapa player di satu kilo meter dari mereka.


"Aku juga ingin mencoba yang ini." Kevin menunjuk sayapnya.


Meskipun Kevin tidak pernah memiliki sayap namun saat menggunakan class ini seakan Kevin pernah menggunakan sayap tersebut dan sudah terbiasa, Kevin beranggapan bahwa itu mungkin terjadi karena ingatan dari Lucifer.


"Aku bagaimana?" Karin bertanya menunjuk wajahnya.


"Mm, dengan begini selesai kan?" Ucap Kevin mengangkat tubuh Karin ala Princess.

__ADS_1


"Yaa.. kurasa." Karin menarik tudung di kepalanya untuk menutupi wajahnya karena malu.


"Ayo!" Kevin melompat dan menggunakan sayapnya untuk terbang.


Swosh! Bom!


Kevin terbentur di sebuah beton bangunan karena meremehkan pengendalian sayap.


"Apa yang kau lakukan Kevin!?" Berteriak Karin saat terkejut.


"Ah sepertinya ini memang memerlukan latihan." Ucap Kevin kembali bersiap untuk terbang dengan fokus tertinggi.


"Jika mau latihan turunkan aku!" Karin mulai memberontak karena takut di jatuhkan dari area ketinggian.


Kevin tidak memperdulikannya dan perlahan sayap Kevin terbentang membawa pereka perlahan keudara.


"Sedikit lagi!" Kevin berusaha keras hingga akhirnya mereka mulai stabil di udara.


"Em- wahh..." Karin terpukau akan luasnya daratan di dalam game ini begitu Karin membuka matanya.


"Andai aku memiliki ini di Real World." Ucap Kevin.


"Haha kita berada di sini untuk membuat karakter yang berbeda ini adalah salah satu tujuannya." Ucap Karin menikmati hembusan angin yang menerpa wajahnya.


"Maaf tapi sepertinya kita harus turun." Ucap Kevin.


"Tandai dulu setiap posisi player." Karin beralasan ingin melihat posisi setiap player dari atas langit namun sebenarnya masih ingin menikmati waktu seperti ini sedikit lebih lama.


Setelah memastikan posisi player di sekitar Kevin langsung turun pada salh satu player. "Karin!" Kevin melepaskan Karin dan Kevin lebih dulu terjun kebawah untuk mengalihkan musuh.


"Oke!"


Bom! Slash!


Kevin mendarat dibelakang player tersebut dan menebas punggungnya membuatnya terlempar kearah depan.


"Dark Blade." Karin menyambut player tersebut dengan dua tebasan pisau.


[Mendapatkan 10 point


Total point\= 780.]


"Selanjutnya." Ucap Karin.


"Point berikutnya untukku yah." Ucap Kevin.


"Bukannya pointmu sudah jauh lebih banyak?" Gerutu Karin.


"Pokoknya gantian!" Kevin langsung berburu keposisi player selanjutnya.

__ADS_1


Mereka berburu selama tiga puluh menit sebelum class Kevin berhenti dan mereka berdua akhirnya memutuskan untuk bersembunyi selama sisa waktu.


Saat waktu tersisa hanya tinggal satu jam maskot game muncul dan memberikan pemberitahuan.


{Halo para player sekalian! Sekarang sisa waktu hanya tinggal satu jam, posisi setiap player yang memasuki point sepuluh besar akan terlihat di map, siapapun yang berhasil mengalahkan mereka maka tiga puluh persen point mereka akan kalian dapatkan, kalau begitu berjuanglah! Sayonara..!}


"Uwa! Kita masuk sepuluh besar." Ucap Karin.


"Aku rangking empat dan kau lima kah.. ini hal yang tidak terduga." Ucap Kevin mengelus dagunya berpikir.


"Bukan itu masalahnya sekarang seluruh map terbuka memperlihatkan setiap posisi player dan sepuluh player teratas akan diberikan tanda kuning dengan nomor ranking." Ucap Karin.


"Ini memang sangat merepotkan, class skill kita sedang coldown dan kita harus menjadi buruan orang haih.. merepotkan sekali." Keluh Kevin.


"Bagaimana sekarang?" Karin serius bertanya saat banyak titik merah di map mulai menuju kearah mereka.


"Berapa sisa mist ball yang kau punya?" Kevin bertanya.


"Mist ball ada banyak aku membuat seribu sebelum masuk ke event sekarang masih ada sekita seratusan lebih." Jawab Karin.


"Poisonmu?" Kevin kembali bertanya.


"Kau mau menggunakannya?" Karin memastikan karena tidak biasanya Kevin ingin menggunakan racun.


"Ya sekalian berikan aku Antidote, aku tidak ingin terkena Debuff karena racunku sendiri." Jawab Kevin ingin cepat menyelesaikan para player.


(TL note: Antidote, penawar racun.)


"Ini untuk menslow musuh dan ini untuk mengurangi hp mereka perdetik selama lima detik juga ini Antidote ku masih banyak karena aku tidak pernah menggunakannya." Ucap Karin mengeluarkan seluruh itemnya.


"Selesaikan dengan cepat." Kevin menaburi kedua racun tersebut pada Demon Swordnya.


Setiap target hanya dapat menerima maksimal tiga efek Debuff, jika masih ingin menambah maka itu akan mengakibatkan miss, jadi dengan memberikan kabut beracun lalu dua jenis racun maka itu sudah maksimal.


"Sepertinya kita akan sangat sibuk selama satu jam ini, Mode Ghost." Karin tanpa menahan diri langsung menggunakan skillnya saat sudah banyak player di sekitarnya.


"Jaga dan perhatikan staminamu Karin!" Kevin pun ikut meluncur dan menebas seluruh player yang mendekat.


Dengan mengandalkan poison maka Kevin hanya perlu fokus pada kecepatan menebasnya, Kevin bahkan menggunakan cincin Agility yang pernah di berikan oleh seorang Npc untuk menambah kecepatan serangannya.


Meskipun menerima serangan namun Kevin lebih memaksimalkan kecepatan berpedangnya untuk mendapatkan hp regen lebih, terlebih lagi para player tidak bertahan lama setelah menerima racun Karin.


Saat seluruh serangan tertuju pada Kevin, Karin secara diam diam mulai mengeliminasi player yang merepotkan seperti mage suport dan archer.


Mereka terus mengulanginya dan hanya memiliki sedikit waktu untuk beristirahat saja saaat tidak ada lagi player, namun itu tidak bertahan lama karena player terus berdatangan.


{Gaoo!!! Selamat pada setiap player sepuluh besar! Di antara kalian hanya ada tiga player yang mengalami pergeseran posisi tapi hadiah tetap sama untuk sepuluh player teratas. Baiklah semuanya event telah berakhir dan kalian akan di teleportasikan keluar area Event. Happy new year!}


Maskot game dengan bentuk boneka kelinci memberikan pemberitahuan seperti sebelumnya.

__ADS_1


"Uh akhirnya berakhir." Karin langsung terduduk.


__ADS_2