MMORPG World For Adventure

MMORPG World For Adventure
Chp 131, Nana si gadis kecil


__ADS_3

Kolam renang


"Hati hati." Ucap laki laki tersebut segera membantu Nana karena tau dia sedang keseleo.


"Aduh duh m~ sakit." Nana tidak lagi peduli dengan laki laki tersebut namun ia lebih peduli dengan rasa sakit di kaki nya sampai ingin menangis.


"Ah ah jangan menangis oke." Ucap laki laki tersebut berusaha menenangkan Nana.


"Mm uwaa..!!" Namun Nana tambah menangis saat melihat wajah laki laki yang memiliki luka di wajah nya itu dan Nana pun sadar bahwa situasi nya saat ini benar benar gawat.


"Hey lihat itu." Beberapa orang yang lewat mulai membicarakan Nana dan laki laki tersebut saat mereka mulai menarik perhatian.


"Gangster tuh."


"Sedang menjahili gadis kecil?"


"Ah kasian banget gadis kecil itu." Ucap beberapa orang di sekitar namun juga takut untuk menolong Nana.


'Kalu kalian kasihan tolongin lah! Aku kerepotan ini.' Batin laki laki tersebut mulai mencari cara untuk menghibur Nana agar berhenti menangis sebelum melihat kotak minuman susu stroberi yang Nana pegang. "Berhenti menangis aku akan membayar minuman mu oke." Bujuk laki laki tersebut.


"Mm~ benarkah?" Bertanya Nana yang pandangan nya masih kabur dan lagi lagi ia hanya fokus pada rasa sakit di kaki nya.


"Iya iya jadi berhenti menangis, kita keruang medis sekarang." Ucap laki laki tersebut.


"Nn." Nana hanya mengangguk.


Laki laki tersebut kemudian tanpa memperdulikan pandangan sekitar, ia mulai mengangkat tubuh Nana bagai princes dan membayar minuman nya sebelum membawa nya ke ruang medis.


Namun belum sampai ia di ruang medis dia malah bertemu dengan Kevin yang sedang menyusul Nana karena khawatir saat terjadi keributan.


"Eh?" Kevin bingung saat Nana di gendong oleh pria berotot super menyeramkan yang ada di depan nya itu.


"Ha?" Pria tersebut jiga bingung saat Kevin menatap nya aneh.


"Oi lolicon! apa yang kau lakukan dengan Nana?" Karin langsung melabrak dan siap melayangkan tinju nya saat melihat Nana sedang menahan tangis nya.


"Oi oi tunggu." Kevin dengan cepat menangkap Karin sebelum membuat keributan yang lebih besar.


"Ah Kevin, kebetulan sekali kau di sini, gadis kecil ini keseleo bisa kau periksa sebentar." Ucap laki laki tinggi besar menyeramkan tersebut pada Kevin seakan mengenal nya.

__ADS_1


"Jangan panik Agus, biar kan Nana duduk di bawah dulu." Ucap Kevin juga mengenal laki laki berotot tersebut yang bernama Agus.


"Nana? Oh nama gadis kecil ini kau mengenal nya rupa nya." Ucap Agus saat Karin terdiam mematung berusaha mencerna situasi.


"Ini hanya keseleo ringan, tunggu sebentar." Kevin kemudian fokus untuk memeriksa pergelangan kaki Nana sebelum sekali urut langsung memperbaiki semua nya meskipun daging otot kaki Nana yang ke jepit masih terasa sakit namun itu jauh lebih dari sebelum nya.


"Bagaimana Kevin?" Bertanya Agus.


"Harus nya sudah tidak masalah, Nana bagaimana kaki mu?" Bertanya Kevin pada Nana.


"Sudah lebih baik kak tapi..." Ucap Nana melihat wajah Agus sebentar sebelum menunduk kembali.


"Tapi?" Bertanya Kevin untuk memastikan.


"Masih sakit." Jawab Nana dengan suara kecil cemberut seakan ingin menangis.


"Yah sebentar lagi juga akan sembuh, sudah jangan menangis lagi ini susu mu." Ucap Agus menghibur Nana.


"Aku tidak menangis." Ucap Nana mengambil susu stroberi nya namun memang ia hampir menangis karena melihat wajah Agus lagi namun setelah di tolong seperti itu rasa takut nya mulai menghilang.


"Kenalin ini Agus orang yang menolong mu tadi, ya.. untung saja ada Agus kau harus berterima kasih loh Nana." Ucap Kevin


"Aku juga minta maaf, kalau bukan karena wajah ku ini kamu juga pasti tidak akan terjatuh seperti tadi." Ucap Agus juga meminta maaf.


"Aku tidak takut!" Bentak Nana karena tidak ingin di bilangin cengeng bahkan takut pada wajah seseorang.


"Aku tadi sudah menduga dia sedang menolong Nana, aku hanya mengetes nya saja tadi." Ucap Karin tidak ingin mengakui ke bodohan nya yang ingin menyerang Agus.


'Kenapa dua cewek nih tiba tiba jadi tsundere?' Batin Kevin bertanya.


"Siapa dia?" Agus meminta Kevin untuk memperkenalkan Karin.


"Oh dia Karin, dia datang bersama ku." Jawab Kevin.


"Apa Alka ikut?" Bertanya Agus.


"Tidak atau lebih tepat nya aku lupa mengajak nya." Ucap Kevin.


"Dia kenal Alka?" Bertanya Karin.

__ADS_1


"Agus adalah teman sekelas ku dulu yah pasti kenal lah." Jawab Kevin.


"Aku tidak menyangka di kelas mu masih ada orang yang lebih tinggi dari pada kau dan lagi dia jauh lebih menyeramkan." Ucap Karin.


"Haha meskipun tampilan nya kayak gitu tapi Agus orang baik loh, aku yakin kali ini dia datang ke sini karena ingin melihat pertunjukan lumba lumba." Ucap Kevin menebak tujuan Agus.


"Kau memang selalu tau aku Kevin." Ucap Agus menggaruk bagian belakang kepala nya.


"Yah dari dulu kau suka yang imut imut sih, apa lagi coba yang membuat mu datang ke kolam renang selain sesuatu yang imut." Ucap Kevin.


'Kebalikan dari penampilan nya, gak nyangka banget.' Batin Karin dan Nana -_-


"Senior! Pertunjukan nya akan segera di mulai- lah dia siapa!?" Teriak Yuri menghampiri mereka bersama dengan Lisa.


"Sebentar, bukan kah itu kak Agus!? Wuaah senang bertemu dengan kak! Saya Lisa dari eskul basket!" Ucap Lisa memperkenalkan diri dengan semangat.


"Kau mengenal nya?" Bertanya Kevin pada Lisa.


"Siapa dari tim basket yang tidak mengenal kak Agus, semua orang mengagumi nya loh." Ucap Lisa.


"Ya.. Agus pernah membawa sekolah kita memenangkan pertandingan basket nasional sih." Ucap Kevin.


"Aku senang melihat penerus tim basket adalah murid yang bersemangat." Ucap Agus menambah semangat Lisa.


"Saya akan berusaha untuk menjaga nama tim basket sekolah kita!" Ucap Lisa.


"Oi pertunjukan lumba lumba nya sudah mau mulai itu nanti kita tidak dapat kursi loh." Ucap Yuri memotong perbincangan asik mereka berdua.


"Oh benar juga." Agus langsung tersadar. "Aku akan mengambil kamera ku sebentar!" Cepat Agus berlari untuk mengambil kamera nya.


"Pertunjukan nya seharus nya di kolam renang yang di sana kan." Ucap Kevin menunjuk ke arah kolam renang yang mulai banyak orang.


"Itu sering di gunakan untuk lomba jump sekarang di jadikan sebagai pertunjukan lumba lumba." Ucap Nana.


"Pokok nya ayo." Entah kenapa Yuri malah menjadi yang paling bersemangat.


Mereka kemudian menuju ke tempat pertunjukan dan memilih kursi menengah karena seluruh kursi di bawah atau di depan mereka sudah terisi penuh.


Pertunjukan di mulai dengan beberapa lumba lumba yang mulai berenang dan berdiri ada juga yang naik ke pinggir kolam dan memutar tubuh hingga beberapa kali sebelum kembali ke kolam renang.

__ADS_1


Sementara itu Agus yang baru datang langsung masuk mode On dan memotret dari segala sudut mengelilingi kolam renang.


__ADS_2