
"Pas sekali, Teknik penghancur pertama. Shattered Break." Ucap Kevin dengan suara kecil dan tanpa player tersebut sadari tangan Kevin sudah menggenggam kepala nya.
Bom!
Tiba tiba saja kepala karakter dari player tersebut meledak dan mati membuat nya logout secara paksa.
"Eh? Apa yang terjadi?" Bertanya player tersebut saat Hp nya tiba tiba habis saat karakter nya mati dan tidak dapat login lagi.
"Kau seharus nya mendengarkan adik ku mengatakan tidak ingin bergabung dengan party sampah mu itu." Ucap Kevin yang tiba tiba mengekuarkan kata hinaan.
"Apa yang terjadi?" Teman player itu juga bertanya.
"Dia mati loh." Player yang menonton juga sangat terkejut.
"Hanya satu skill langsung mati."
"Apakah itu skill Instan Dead?" Bertanya player lain.
"Tidak mungkin, sampai saat ini belum ada yang memiliki skill tersebut."
"Tapi aku yakin itu sebuah skill."
"Skill itu coldown nya pasti lama." Para player ketakutan dengan skill Kevin namun sadar bahwa setia skill kuat pasti memiliki coldown yang lama.
"Kenapa hukuman kematian ku menjadi sangat lama?" Bertanya player yang mati tadi.
"Ada apa?" Teman nya bertanya.
"Hukuman kematian ku dua puluh empat jam, ini sama saat mati di dalam game." Ucap player tersebut.
Hukuman kematian player yang mati di sekitar Kevin seharus nya memiliki hukuman dua kali lipat namun entah kenapa kali ini jauh lebih lama bahkan yang seharus nya hanya dua jam menjadi setara dengan hukuman kematian dal game.
Itu juga jika Kevin mengaktifkan passif pengumpul jiwa nya, Kevin tidak menyangkan bahwa passif tersebut dapat ia gunakan pada karakter ini namun Kevin hanya akan menggunakan nya kali ini saja dan akan segera menonaktifkan nya.
"Apa yang kau lakukan pada Leader sialan!?" Teman player tersebut langsung melayangkan tinju nya pada Kevin.
"Teknik penghancur pertama. Shattered Break." Lagi lagi Kevin mengaktifkan skill tersebut namun kali ini ia menghancurkan tepat di jantung player tersebut.
Bom!
"Aku mati!?" Terkejut player tersebut.
"Bukan nya skill itu memiliki Coldown?" Player yang menganggap skill Kevin memiliki Coldown langsung terkejut.
"Player ini berbahaya ayo menjauh." Para player sekitar memilih untuk menjauh dan tidak berurusan dengan Kevin.
Plak! Plak! Plak!
"Aku hanya memperingatkan, sebaik nya jangan mengganggu adik ku oke?" Kevin menampar nampar pelan kedua pipi player yang baru saja dia eliminasi. "Ayo." Ucap Kevin meninggalkan restoran setelah membayar menggunakan online kredit yang tersedia di setiap meja.
"Blwee." Yuri masih sempat nya mengejek sebelum pergi.
"Sial! akan ku ingat penghianatan ini." Ucap player tersebut dengan kata kata sering di gunakan oleh tokoh utama dalam komik pendekar china.
"Adik perempuan yah." Ucap Karin menyinggung.
__ADS_1
"Lalu apa lagi? Lagian saat kesekolah dulu Yuri juga memperkenalkan ku sebagai kakak laki laki nya." Ucap Kevin.
"Yah kurasa tidak masalah jika sesekali Yuri memanggil senior dengan sebutan kakak." Ucap Yuri entah kenapa menunduk.
"Yuri, cari lokasi di mana akan muncul mini boss, kita akan berburu di sana." Ucap Kevin memimpin.
"Ba-baik kak- senior." Jawab Yuri.
"Oh iya Kevin, bagaimana cara mu mengaktifkan skill penghancur mu dua kali, bukan kah itu memakan tujuh puluh persen dari max mana mu?" Bertanya Karin yang baru sadar.
"Aku meminum mana potion saat semua orang fokus pada player tadi." Ucap Kevin menunjukkan hologram mana potion.
"Aku bahkan tidak menyadari nya." Ucap Karin.
"Yah kau harus mempelajari teknik meminum potion secara diam diam." Ucap Kevin.
Tentu potion yang di minum hanya sebatas hologram yang hanya menampilkan cairan masuk ke mulut namun nyata nya tidak ada.
Meskipun skill penghancur Kevin sangat berbahaya tapi memiliki kekurangan yang sangat besar, bukan hanya tumbal tujuh puluh persen Mp namun juga area nya sangat kecil yang hanya akan menghancurkan area tangan Kevin saja jadi, skill ini harus di arahkan ke titik lemah target untuk menyebabkan instan death.
"Tidak perlu jauh jauh senior, salah satu mini boss akan muncul di sini." Ucap Karin menunjuk gerbang yang terbuka mengeluarkan satu mini boss.
{Waktu istirahat habis! Semangat semua nya!}
[King Goblin, Lv 100, (Boss Monster)
Hp, 100.000]
"Lucky! Tidak perlu berjalan jauh." Ucap Kevin mengeluarkan pedang nya.
"Oke." Yuri juga ikut bersemangat.
"Jangan menggunakan skill untuk mengeliminasi boss monster ini." Ucap Kevin memberikan tantangan nya.
"Senior bukan kah itu terlalu sulit?" Bertanya Yuri.
"Nama nya juga tantangan." Ucap Kevin menghentakkan kaki nya dan tiba tiba ia sudah berada di depan King Goblin.
Slash!
-3.050
"Pertahanan nya tinggi juga." Ucap Kevin merasakan efek counter pada tangan nya.
Bom!
Pergerakan King Goblin jauh lebih cepat dari pada monster sebelum nya di mana langsung memukul ke arah Kevin menggunakan golok yang ia bawa namun Kevin sudah melangkah tepat kebelakang nya.
Slash!
-3.000
Kevin kembali memberikan damage pada pundak King Goblin.
King Goblin langsung memutar tubuh nya dengan golok yang mengayung secara horizontal menebas ke arah Kevin.
__ADS_1
Ting!
"Yakin ingin fokus pada ku?" Bertanya Kevin setelah berhasil menahan serangan King Goblin menggunakan pedang nya.
Slash!
-2.000
Shut!
-2.500
Karin dan Yuri menyerang King Goblin dari belakang.
"Damage Yuri lebih tinggi dari damage ku." Ucap Karin.
"Yuri memfokuskan semua skill point pada Attack, tentu saja lebih tinggi." Ucap Yuri.
Sebagai archer yang menyerang dari jarak jauh, Yuri tidak membutuhkan Devense dan hanya perlu meningkatkan point Attack nya saja.
Memang job Archer terdengar menguntungkan pada game play real world yang hanya perlu fokus meningkatkan damage namun sebenar nya job Archer juga memiliki kekurangan yang sangat besar.
Player job Archer di real world membutuhkan skill memanah yang hebat untuk dapat mengenai target, selain itu mereka harus memiliki lengan yang bagus agar dapat terus memanah mengikuti battle saat lengan mereka akan terasa sakit jika tidak terbiasa.
Berbeda dengan dunia game di mana mereka memiliki sistem yang akan mengarahkan kan arah tembakan, di real world membutuhkan kemampuan player itu sendiri untuk mengenai target.
Kembali kecerita di mana Kevin terus mengalihkan perhatian King Goblin sementara Karin dan Yuri terus memberikan damage hingga akhir nya King Goblin tumbang bagaikan tanpa perlawanan.
"Mudah kan." Ucap Kevin.
"Kalau bekerja sama memang mudah bahkan tanpa menggunakan skill." Ucap Yuri.
"Apa game master sedang mempermainkan kita?" Bertanya Karin menunjuk ke arah depan mereka.
[King Goblin, Lv 100, (Boss Monster)
Hp, 100.000]
[King Orc, Lv 100, (Boss Monster)
Hp, 100.000]
[King Goblin, Lv 100, (Boss Monster)
Hp, 100.000]
...
...
...
Sekelompok mini boss malah berlari ketempat Kevin Karin dan Yuri untuk menyerang mereka.
...----------------...
__ADS_1
Chapter bonus guys!