
[Apakah anda ingin mengikuti Event ini? Ya/Tidak.]
Kevin langsung menjawab ya namun saat ini perasaan hatinya sedang kacau dimana tidak satupun player yang ingin masuk kedalam timnya, itu dikarenakan adanya Fani yang terkenal tidak berguna.
[Silahkan kalahkan monster sebanyak banyaknya dan dapatkan hadiah berlimah! Semoga beruntung!]
"Kenapa party kita hanya bertiga?" Kevin bertanya.
"Hehe.. kurasa semua orang sudah memiliki party." Ucap Fani yang sudah cukup membuang staminanya untuk berteriak.
"Haih.. mau bagaimana lagi kita incar monster lemah saja." Saat ini Kevin tidak ingin menyalahkan siapapun karena mereka baru saja ingin membangun kerja sama di mana Kevin tidak ingin ada yang merasa bersalah dalam pertarungan dan mengacaukan tim.
Roar..!!!
Suara gemuruh monster langsung terdengar di dalam kota di mana para perajurit dan pelayer langsung bersiap saat pintu gerbang mulai terbuka.
"Serang!!!" Teriak seorang pemimpin perajurit.
"Wooo!"
"Ratakan monsternya!!"
"Aku yang akan memburu paling banyak!"
Seluruh party player langsung menyerbu keluar tembok demi memperebutkan monster tentu Kevin tidak ingin kalah namun Kevin sengaja untuk memperlambat langkahnya agar Fani dapat menyamainya.
"Kevin Karin kenapa kalian tidak ceoat cepat!? Kita bisa nanti tidak akan mendapatkan monster lemah." Ucap Fani bertanya.
"Eh? Bukankah larinya seorang suport itu lambat?" Bertanya Kevin.
"Kami sengaja memperlambat langkah agar kau tidak kesulitan menyusul." Ucap Karin.
"Tenang saja, aku banyak mengalokasikan skill point ku pada Agility." Ucap Fany percaya diri.
"Eh? Kau bodoh kah?" Kevin langsung berhenti berlari dan bertanya pada Fani.
Biasanya suport lebih meningkatkan int (Intelligence) nya untuk memperkuat serangan magic power dan mana regennya atau Def (Defense) untuk memperkuat pertahanan pereka saat harus ikut dalam war.
(TL note: Intelligence, point untuk memperkuat Magic Power atau meningkatkan mana regen.
Defense, point pertahanan serta regenerasi hp.)
"Bukankah keren saat seorang suport bisa langsung set set set heal gitu." Fani memperagakan kecepatan dengan tangannya.
"Kenapa kau tidak jadi Assassin saja? Sudahlah jangan mati yah." Kevin tidak ingin lagi berpikir dan kembali berlari kearah luar tembok.
Saat sampai seluruh monster lemah sudah di kepung oleh party lain, meskipun dikatakan lemah namun seluruh monster adalah Ogre dari level tiga puluh hingga tujuh puluh.
"Meskipun ini event serangan monster namun ini hanya monster Ogre saja, kenapa tidak beri nama serangan Ogre saja." Kevin masih menyempatkan mengeluh sebelum mengeluarkan Demon Sword serta prisainya lalu memilih monster yang akan mereka serang.
"Efek Buff apa yang kau bisa Fani?" Kevin terlebih dahulu bertanya.
"Meningkatkan sepuluh persen efek serangan party coldown tiga puluh detik dan aku bisa terus memberikan heal area party coldown sepuluh detik." Jawab Fani.
"Berarti heal target lima puluh persen efek hp adalah skill ultimate mu yah." Mengangguk Kevin menunjuk kearah satu monster Ogre berlevel lima puluh. "Kita akan melawannya." Ucap Kevin.
__ADS_1
"Baiklah aku akan memberikan efek Debuff padanya." Ucap Karin bersiap dengan Purple Knifenya di mana dapat memberikan efek keracunan yang akan mengurangi lima ratus Hp lawan perdetik selama sepuluh detik.
(TL note: Debuff, menurunkan performa lawan seperti efek stun, poison, slow dan lain lain.)
"Oke serang." Ucap Kevin berlari kearah Ogre tersebut dengan memancingnya menggunakan prisainya.
Roarr!
Ogre yang melihat Kevin berlari kearahnya langsung berteriak dan menyambut Kevin dengan satu pukulan gada.
Bom!
-100
"Ugh! Hehe pertahanan ku jauh lebih baik dari pada kemarin." Tersenyum Kevin saat efek charge pada prisainya langsung terisi sepuluh persen drngan hanya satu pukulan Ogre.
"Poison Knife." Karin langsung menanamkan Debuff nya saat Agro dari Ogre tersebut tertuju pada Kevin serta Karin juga menambahkan beberapa tebasan sebelum melompat mundur.
Slash!
-9.000
-500
-500
"Nice-"Baru saja Kevin ingin memuji Karin namun dengan bodohnya Fani malah maju dan menebas Ogre menggunakan sebuah pedang bermata satu.
-1.000
"Bodoh awas! Buff!" Kevin berteriak dan segera mendorong Fani menggunakan bahunya dan menangkis serangan Ogre menggunakan prisainya.
Bom!
Kevin juga menambahkan skill Buff yang meningkatkan pertahanan kecepatan dan serangan party.
Meskipun Fani terkena efek serangan tangan Ogre namun ia tidak terluka sama sekali karena buff yang di berikan Kevin.
Memang setiap job pemain tidak membatasi senjata yang ingin mereka gunakan namun mereka tidak akan dapat meggunakan skill dari senjata tersebut jika job mereka berbeda.
"Full Attack!" Kevin mundur satu langkah menyingkirkan perisainya sebelum menyerang menggunakan pedangnya untuk memperkuat efek Debuff yang di berikan Karin.
Slash!
-7.000
+Hp 2,2%
Karin tidak menyianyiakan skill Buff Kevin yang telah aktif dan langsung menyerang kearah Ogre tersebut tersebut.
Kevin juga tidak menyianyiakan buff sepuluh detiknya dan langsung menyerang Ogre tersebut.
Slash!
Srett!
__ADS_1
Beberapa kali Karin mencoba untuk menepis serangan Ogre dan menghindarinya namun ia tetap terluka karena point Defensenya yang sangat rendah, Kevin sendiri masih dapat mengungguli karena efek regennya yang lumayan tinggi.
Bersamaan dengan hilangnya enam puluh persen Hp Ogre tersebut, skill buff Kevin juga telah menghilang dan mereka berdua segera melompat mundur.
"Healing Area." Fani langsung menggunakan skillnya untuk menyembuhkan Karin yang Hpnya telah berkurang sepuluh persen serta Hp Kevin yang kembali penuh.
"Sepertinya aku tidak perlu menggunakan skill ultimate ku." Gumam Kevin sebelum kembali bersiap untuk menahan serangan gada Ogre yang tertuju padanya.
Bom!
-100
Bersamaan dengan itu pula efek Charge pada prisai Kevin pun max dan Kevin tanpa menahan diri langsung menggunakan passif Perisainya.
Roar...!!!
Sebuah auman menggema dari perisai Kevin yang bersinar membuat Ogre didepannya langsung mendapatkan efek Slow.
"Karin!" Kevin memberikan kode untuk kembali menyerang.
"Dark Blade!" Karin kembali menggunakan skilnya yang sempat coldown dan mulai menyerang Ogre tersebut.
Kevin yang sedang mencharge pedangnya akhirnya mencapai titik max. "Karin minggir!" Kevin memberikan aba aba dimana Karin langsung memberikan tebasan pisau sebelum mundur.
"Infinite Edge!"
Sebuah cahaya hijau gelap langsung muncul dari pedang Kevin yang menebas secara Vertikal mengikuti ayunan pedang kevin dan membelah tanah menuju Ogre tersebut.
(TL note: Vertikal, menebas dari atas kebawah atau sebaliknya.)
Bom!
-10.000
+Hp 2,2%
"Nice!" Ucap Kevin saat serangannya tepat sasaran dan mengurangi health point milik Ogre hingga sepuluh persen dan memasuki mode bersek.
"Ogre masuk kemode bersek!" Teriak Fani meminta untuk bersiap.
"Berikan aku dan Karin Buff serangan." Ucap Kevin.
"Baik, Attack Enhance." Fani meningkatkan damage serangan Karin dan kevin.
"Oke Thank you, Buff." Kevin menambahkan buff yang langsung memberikan efek pertahanan kecepatan dan serangan pada seluruh party.
Roarr...!!!
Ogre langsung kembali menyerang kearah Kevin yang kembali memancingnya dengan memukul perisainya menggunakan pedang.
Saat satu pukulan Ogre akan menyerang Kevin, Karin langsung memberikan Citical Damage pada persendian bahu Ogre namun Ogre tersebut tidak memperdulikannya dan tetap menyerang Kevin.
Bom!
"Ugh- meskipun sudah ada buff pertahanan tapi hp ku masih berkurang, monster bersek memang hebat." Puji Kevin namun ini hanya perlu satu serangan dari Karin lagi maka Ogre ini akan tumbang dan menjatuhkan drop itemnya.
__ADS_1
"Itu serangan Monster Bersek, Kevin aku akan memulihkanmu! Healing god." Fani panik dan sembarang mengarahkan healnya.