MMORPG World For Adventure

MMORPG World For Adventure
Chp 180, Aku mencitaimu


__ADS_3

Real World


Restoran


Kevin kembali menghadap kearah Bilqis namun menundukkan pandangan ke arah meja. "Apa kita perlu membahas ini?" Bertanya Kevin.


"Aku tidak menyalahkan mu Kevin tapi kau juga tidak bisa terus lari dari masa lalu." Ucap Bilqis.


"Apa yang sebenar nya kau ingin aku lakukan Bilqis?" Bertanya Kevin pelan setelah menarik napas panjang.


"Aku tidak ingin kau melakukan apapun, aku hanya ingin kita kembali seperti sebelum kecelakaan." Maksud Bilqis adalah hubungan mereka namun entah kenapa Bilqis selalu geram saat Kevin tidak juga paham akan maksud nya yang sebenar nya.


"Kenapa kamu mengakatakan itu sekarang bukan kah kau yang tidak ingin balik-"


Plak!


"Kevin ini bukan masalah balikan atau tidak! Kita sedang membicarakan hubungan kita, kenapa kau tidak paham juga?" Bilqis sudah menampar Kevin dan ia sendiri hampir menangis.


Bilqis hanya ingin Kevin mencintai nya tulus seperti dulu bukan seperti saat ini di mana Kevin hanya merasa bersalah pada nya dan bersedia menjadi milik Bilqis jika ia menginginkan nya begitu lah menurut Bilqis.


"Bagaimana aku bisa paham jika kau tidak mengatakan nya Bilqis?" Bertanya Kevin tidak lagi memperdulikan orang sekitar yang memperhatikan mereka.


"Maaf ini salah ku." Bilqis menenangkan diri nya dan lagi lagi ia tidak mengatakan apa yang sebenar nya ingin ia katakan.


"Silahkan pesanan nya, selamat menikmati." Pelayan dengan sangat hati hati untuk memberikan pesanan Kevin dan Bilqis.


"Bilqis."


"A-apa?" Bilqis baru saja ingin memasukkan satu udang goreng pada mulut nya.


"Aku mencintaimu." Ucap Kevin untuk kesekian kalinya.


"Aku tau." Bilqis lanjut memakan makanan nya.


Dan untuk sekian kali nya juga mereka masih bertengkar untuk hal yang sama sebelum menikmati makanan mereka.


'Bagaimana pasangan ini bisa menikmati makanan mereka setelah bertengkar?' Pikir pelayan yang meninggalkan meja Kevin dan Bilqis.


Setelah makan siang Kevin memilih untuk mengantar Bilqis pulang karena permintaan Bilqis sendiri.


"Terima kasih untuk setengah hari ini." Ucap Bilqis saat tiba di depan rumah nya.


"Ya, kalau ada perlu jangan sungkan langsung hubungi aku." Ucap Kevin mendorong Bilqis memasuki melewati pintu pagar.


"Itu salah satu sifat yang aku tidak suka dari mu Kevin, sampai sini saja." Ucap Bilqis menghentikan Kevin mendorong kursi roda nya.

__ADS_1


"Aku memang tidak bisa berubah secepat itu Bilqis tapi ... aku akan berusaha." Kevin sebenar nya paham maksud Bilqis hanya saja sulit untuk mengubah pandangan nya. "Aku pulang dulu... sampai jumpa di pesta." Berbalik Kevin memasuki mobil nya.


Brrooomm...!


"Tidak, kau memang sudah berubah Kevin." Gumam Bilqis tersenyum bersamaan dengan air mengalir di pipi nya saat melihat Kevin pergi.


...


Geabrande


Humbetolfia Empire


Gialldys Kingdom


Ixporia City


Mansion Strayderer


Ruang kerja Kevin


"Di mana Agus?" Bertanya Kevin saat berjalan memasuki ruang kerja nya dan melihat Alka di sana.


"Kau sendiri yang memberikan mereka libur lalu kenapa kau menanyakan keberadaan Agus?" Bertanya Alka.


"Aku melihat beberapa anggota sedang login jadi aku hanya menanyakan Agus karena biasa nya dia tidak akan pergi jauh kan." Ucap Kevin.


"Aku senang jika mereka menikmati nya, lalu Agus kemana?" Kevin masih mempertanyakan nya.


"Guild kita mendapat akses ke pustakaan kerajaan satu kali seminggu, raja ingin memberi kita hadiah karena telah memukul mundur pasukan Buckhwal Kingdom dan Agus meminta akses perpustakaan istana kerajaan." Ucap Alka.


"Aku ingin mengatakan senang jika dia menikmati nya tapi itu aku yang melakukan nya jadi seharus nya aku yang memutuskan hadiah nya." Geram Kevin.


"Sudahlah lagi pula anggota guild ini Agus lah yang berkonstribusi besar bagi yang lain anggap saja ini hadiah untuk nya." Ucap Alka.


"Jadi apa kita sudah mendapat hadiah sebagai peringkat tujuh teratas dalam kompetisi guild?" Bertanya Kevin.


"Ya hadiah nya sudah tiba di sini tapi di real world belum karena gedung guild kita belum terdaftar." Ucap Alka memperlihatkan dua item.


[Diamond Medal


Memasuki peringkat sepuluh besar dalam kompetisi Guild. Guild "Strayderer" berhak mendapatkan medali kehormatan.


Att : +20


Int : +20

__ADS_1


(Berlaku untuk seluruh anggota.).]


"Oh ini sangat bagus." Puji Kevin.


"Karena kita peringkat tujuh maka di Medal tertulis angka tujuh." Ucap Alka.


"Jadi semua peringkat sepuluh mendapatkan hadiah yang sama?" Kevin bertanya.


"Efek medal nya sama hanya angka nya saja yang beda." Jelas Alka.


"Tapi ini terlalu besar, bagaimana cara aku memakai nya." Ucap Kevin mengangkat medali besar yang seukuran jam dinding.


"Lagian itu bukan untuk di kenakan itu untuk di pajang di markas Kevin." Alka tidak habis pikir dengan cara berpikir Kevin kali ini.


"Oh begitu bagaimana dengan yang ini?" Bertanya Kevin akan satu item yang tersisa.


[Land Tenure


Guild "Strayderer" mendapatkan hak untuk membuka wilayah baru seluas 1×1 Kilometer di wilayah tak bertuan.]


"Ini sangat berguna bagi kita tapi untuk saat ini sebaik nya jangan di gunakan dulu." Ucap Kevin memegang token seukuran ponsel genggam.


"Saat ini hutan di luar wilayah Ixporia Forest sudah menjadi milik kita." Ucap Alka.


"Hanya sebagian tapi." Kevin meluruskan.


Dalam jarak satu kilometer ke selatan memasuki Ixporia Forest dari Ixporia City merupakan wilayah kekuasaan Guild Strayderer hingga sepuluh kilometer persegi.


"Jadi apa yang akan kita lakukan dengan wilayah itu? Membuat kota? Lahan tani? Guild yang menerima tanah biasa nya melakukan hal itu." Ucap Alka.


"Aku masih belum tau, untuk keputusan itu kita perlu bertanya ke teman teman yang lain." Ucap Kevin tidak bisa asal memutuskan meskipun ia seorang pemimpin.


"Aku rasa apapun yang kau putuskan semua akan mengikuti mu." Ucap Alka.


"Aku juga harus berbicara dengan Bilqis untuk wilayah ini karena dungeon nya ada di ujung wilayah terlebih Khairul yang menguasai tanah juga mungkin bisa memberikan ide." Ucap Kevin.


"Kalau begitu untuk saat ini kita akan memberikan tanda pada wilayah itu sebagai milik guild Strayderer." Ucap Alka membuka hologram map wilayah.


"Apa kau tidak bisa melakukan sesuatu dengan bukit ini?" Kevin menunjuk bukit dalam map.


"Tinggal kau ratakan saja menggunakan skill penghancur besar besaran." Ucap Alka.


"Bukan itu maksud ku, apa kau memiliki ide untuk di tuangkan dalam bukit itu?" Bertanya Kevin.


"Kalu di real world palingan wisata, penginapan air panas." Alka tidak bisa memikirkan banyak peluang bisnis pada bukit yang di tunjuk Kevin.

__ADS_1


"Mungkin aku akan menyuruh Khairul meratakan nya." Kevin membuang napas lesu.


__ADS_2