MMORPG World For Adventure

MMORPG World For Adventure
Chp 184, Masa lalu


__ADS_3

"Kata nya guild dan anggota mereka ada untuk pertempuran jadi dia lebih senang jika anggota guild nya dan anggota guild kita memiliki dendam." Ucap Kevin menyampaikan alasan Jack.


"Sudah ku duga sih mereka memang guild yang seperti itu." Alka tidak terlalu memikirkan nya.


"Setiap player punya cara masing masing untuk menikmati game ini tidak usah di pikirkan." Ucap Kevin.


{Gaoo...! Halo semua nya! Sekarang kami akan menampilkan video event dengan judul pertarungan guild Strayderer!}


Maskot game datang dan mulai melampirkan layar super besar di taman yang dapat di lihat oleh semua orang.


"Kenapa judul nya harus pertarungan guild Strayderer?" Bertanya Niar pada Gatot.


"Kita sedang di markas mereka jadi memang seharus nya begitu, di markas kita aku yakin sekarang yang lain sedang melihat video pertarungan guild Garuda." Jawab Gatot.


Video berdurasi empat menit tersebut pun di mulai dengan pertarungan anggota guild Strayderer dalam memburu guild lain, dalam video tersebut nampak jelas bahwa pengembang game yang membuat video ini menyembunyikan beberapa bagian seperti saat anggota guild Strayderer menggunakan skill unik mereka.


"Ternyata Nedizx Corporation tau cara menyembunyikan skill player." Ucap Kevin memperhatikan video pertarungan dengan baik.


"Video ini dapat di tonton oleh semua orang saat membuka web game MWFA jadi wajar saja Nedizx Corporation tetap menjaga rahasia player." Ucap Alka.


Setelah banyak pertarungan termasuk pertarungan melawan Klod Coffin akhir nya tiba di pertarungan melawan guild Garuda.


"Aku dua kali kalah oleh skill yang sama." Ucap Dred melihat video kekalahan nya melawan Karin.


"Bagaimana dengan Leader?" Bertanya Niar saat melihat adu pukulan antara Gatot dan Kevin.


Tidak lama kemudian saat Kevin tiba tiba menepuk tangan nya Kevin dan Gatot menghilang sebelum Kevin muncul kembali tanpa Gatot.


"Kurasa tidak akan ada yang bisa mengalahkan Kevin dalam by one pvp." Ucap Gatot.


"Apa yang terjadi dengan leader?" Bertanya Niar melihat Gatot menghilang.


Video di akhiri dengan muncul nya enam monster raksasa combo skill anggota guild Strayderer yang meratakan guild guild sekitar.


"Bukan kah monster ini terlalu banyak?" Bertanya Dred.


"Aku kan sudah bilang keberadaan skill mereka itu melanggar aturan." Ucap Niar.


"Setiap anggota guild mu seperti nya sangat unik." Ucap Gatot pada Kevin.


"Semua orang bilang begitu dan kami pun paham alasan nya." Ucap Kevin.


"Seperti nya kau sangat mempercayai setiap anggota guild mu." Ucap Gatot.


"Lebih tepat nya kami saling mempercayai karena kami tau setiap kemampun dari kami." Jelas Kevin.


Gatot sempat terkejut sebentar sebelum tertawa ringan. "Aku tidak yakin anggota guild ku bisa seperti itu lagian anggota sebanyak ini bisa saling mempercayai, aku sangat mengagumi nya." Ucap Gatot.

__ADS_1


"Itu karena kami sudah berjuang bersama dalam waktu yang lama." Ucap Kevin dengan suara kecil.


Meskipun mendengar namun Gatot hanya berpura pura tidak mendengarkan nya karena ia merasa bukan hal baik jika ia berkomentar dalam hubungan internal guild ini.


Pesta berlangsung baik tanpa ada nya masalah, anggota guild Strayderer juga sudah mulai akrab dengan anggota guild Garuda.


"Kalau begitu kami pamit dulu." Ucap Gatot setelah pesta selesai.


"Oke kapan kapan datang lah berkunjung." Ucap Kevin.


"Kau juga." Gatot bersama anggota nya pun melangkah pergi.


Kevin kemudian berjalan memasuki guild bersama teman teman nya karena ada beberapa hal yang hanya dapat di dengar oleh anggota seperti rencana guild untuk selanjut nya.


Sementara itu guild yang di sewa Alka mulai membereskan halaman Mansion.


...


Real World 15:00


Rumah Kevin


"Ahh.. akhir nya satu kesibukan selesai." Ucap Kevin menyandarkan tubuh nya di sofa.


"Aku mau minum cola, apa kau ingin sesuatu?" Bertanya Karin saat ingin menuju dapur.


"Oke."


Ting! Tong!


"Yuri pulang!" Teriak Yuri dari arah pintu masuk.


"Bagaimana sekolah mu?" Entah kenapa meskipun sudah sering menanyakan hal yang sama tapi Kevin terus menanyakan nya lagi saat melihat Yuri pulang dari sekolah.


"Biasa saja kecuali gosip kalau Yuri anggota guild Strayderer sudah menyebar." Ucap Yuri.


"Bukan gosip kan itu memang benar." Ucap Kevin.


"Masalah nya Yuri masih ingin menikmati sekolah dengan normal." Ucap Yuri.


"Aku paham itu." Kevin seakan paham saat tidak ingin menarik perhatian di masa sekolah.


"Maaf senior Yuri tidak bisa hadir dalam pesta guild." Ucap Yuri karena dia harus sekolah.


"Tidak masalah, ada beberapa anggota juga yang sebenar nya tidak hadir karena urusan di real world." Ucap Kevin.


"Oh Yuri kau sudah pulang." Ucap Karin melemparkan satu botol cola pada Kevin.

__ADS_1


"Nn Yuri ganti baju dulu." Yuri langsung masuk kamar setelah mengangguk sebentar.


"Cola di kulkas sudah habis." Ucap Karin duduk di samping Kevin.


"Nanti aku akan swalayan." Ucap Kevin.


Preess..!


"Aku ikut." Ucap Karin saat cola nya hampir menyembur keluar.


"Kalau begitu kau saja." Kevin merasa cukup satu orang saja yang pergi.


"Kalau kau tidak pergi maka aku mana bisa pergi Kevin, biasa nya juga aku hanya ke swalayan saat ada kau atau Yuri." Karin hanya tidak ingin sendiri ke swalayan.


"Padahal saat pertama kali ketemu kau sendirian ke swalayan." Ucap Kevin.


"Waktu itu berbeda." Kesal Karin tidak ingin membahas nya.


"Aku ingat saat itu aku membayar tagihan belanjaan mu sebagai tanda maaf karena telah mendorong mu lalu kamu berterima kasih dan memberikan kartu nama, tapi kartu nama nya hanya berisi nama dan nomor telepon hahaha!" Kevin tertawa keras saat mengingat awal pertemuan nya dengan Karin.


"Kevin jangan membahas nya lagi!" Karin mengguncang tubuh Kevin yang sedang tertawa.


"Itu sih bukan kartu nama tapi nomor telepon, siapa yang membuat kartu nama itu? Hahaha!" Kevin tidak mendengarkan Karin dan masih tertawa keras.


"Kevin!" Karin merasa sangat malu saat mengingat nya.


"Haha maaf maaf." Kevin mulai meredakan tawa nya.


"Tapi.. jika kita tidak bertemu saat itu pasti aku saat ini sudah.." Karin tidak bisa melanjutkan nya.


"Tidak bukan seperti itu Karin, meskipun kita tidak bertemu di supermarket dan hanya bertemu di cafe karaoke maka semua nya tetap akan sama, kita akan tetap tinggal bersama." Ucap Kevin.


"Jadi siapapun yang bernasib sama seperti ku saat itu akan tetap kau tolong." Ucap Karin dengan suara kecil.


"Tidak mungkin aku membiarkan orang yang membutuhkan pertolongan selama aku masih bisa menolong nya." Ucap Kevin.


"Apa waktu itu aku terlihat membutuhkan pertolongan?" Entah kenapa Karin agak kesal mendengar nya.


"Jika aku tidak menyuruh mu tinggal di rumah ku menurut mu sekarang kau tin- aku bukan ingin balas budi tapi seperti yang aku katakan sebelum nya sebisa mungkin aku akan menolong orang yang memang bisa aku tolong." Kevin merasa sudah terlalu jauh jadi ia berhenti membahas nya.


"Maka dari itu aku harus berterima kasih Kevin, terima kasih karena telah menarik tangan ku waktu itu." Ucap Karin tiba tiba serius.


"Aku mau jogging." Kevin memilih untuk menghindar dan segera menuju kamar nya.


"Aku juga." Karin ingin ikut.


"Yuri juga." Yuri keluar dari kamar.

__ADS_1


Pada akhir nya mereka latihan bersama termasuk latihan teknik pernapasan dalam lari.


__ADS_2