MMORPG World For Adventure

MMORPG World For Adventure
Chp 199, Sebuah Desa di lembah


__ADS_3

"Berhati hati lah saat turun pastikan kau memegang gulungan itu dengan erat." Ucap Violet mulai menurungi tebing.


"Nn." Mengangguk Kevin mulai turun dengan cara Violet.


Hanya perlu memegang gulungan nya saja tubuh Kevin mulai turun dengan pelan karena tali nya terulur sedikit demi sedikit.


"Hati hati." Ucap Violet saat ia sudah tiba di permukaan bawah dengan cara melompat karena masih tersisa tiga meter tinggi nya setelah tali habis.


Bhuk!


"Save mendarat dengan sempurna." Ucap Kevin.


"Alat nya!?" Violet bertanya saat alat yang di gunakan Kevin belum tercabut dan mulai kembali terulur ke atas.


"Ah maaf." Kevin segera menghubungi Karin untuk membuka tancapan nya di atas tebing.


"Membuat tali nya sangat sulit loh." Violet ingin menyalahkan Kevin tapi juga merasa tidak enakan sebelum alat tersebut jatuh.


"Ah maaf maaf." Ucap Kevin setelah menangkap nya karena baru saja di jatuhkan oleh Karin.


"Kenapa ini bisa terbuka sendiri?" Violet bingung dan mulai memeriksa nya.


"Aku tidak tau cara mengaktifkan skill benda ini jadi aku hanya menancapkan nya saja." Kevin berbohong.


"Seharus nya kau lebih berhati hati untuk saja kau masih sempat turun." Ucap Violet terkejut.


"Apa masih ada tebing yang perlu di turuni lagi?" Bertanya Kevin.


"Untung nya kita hanya perlu berjalan ke depan saja." Ucap Violet.


"Bagus lah kalau begitu." Ucap Kevin.


"Kita harus bergegas sebelum matahri benar benar tenggelam." Ucap Violet mempercepat langkah nya.


"Seperti nya lembah ini akan sepenuh nya gelap saat jam tiga sore." Ucap Kevin.


"Setidak nya langit masih terang waktu itu dan kita bisa mengikuti arah tapi berbeda kalau kabut tiba tiba tebal dan menutupi pandangan." Ucap Violet.


"Seperti nya kita benar benar harus bergegas sebelum tersesat, apa desa mu masih jauh?" Bertanya Kevin.

__ADS_1


"Sebenar nya tidak hanya saja kita harus memutar di beberapa tebing tinggi untuk sampai." Jawab Violet.


"Ini akan melelahkan." Gumam Kevin dengan sengaja membuat Violet mendengar nya.


Singkat cerita setelah tiga puluh menit perjalanan akhir nya Kevin dapat melihat sebuah tanda tanda kehidupan, ada sungai kecil serta banyak tanaman kentang.


"Apa kalian hanya memakan kentang?" Bertanya Kevin.


"Di sini hanya bisa tumbuh kentang, aku dengar dari orang yang pernah aku selamat- yang jatuh dari tebing bahwa di atas sana memiliki banyak jenis makanan." Ucap Violet setelah meralat ucapan nya.


"Saat keluar dari lembah ini kau harus mencoba semua nya." Ucap Kevin.


Violet langsung murung. "Aku harap begitu." Mengangguk Violet.


"Itu pasti akan terjadi." Tersenyum Kevin namun senyum nya langsung pudar saat melihat sebuah pemukiman dan bau darah. "Itu desa mu kan?" Kevin bertanya serius.


"Iya kita sudah sampai- apa yang terjadi?" Violet bingung saat melihat pagar desa hancur bersama beberapa mayat yang tergeletak. "Lizardman datang menyerang." Violet belum melihat monster apapun namun sudah menyimpulkan nya.


"Woi tenang kan diri mu, masih ada beberapa orang yang bisa di selamatkan." Ucap Kevin.


Violet kembali tersadar dan langsung mencabut kedua pedang di pinggang nya. "Aku akan membunuh mereka." Violet langsung berlari untuk maju.


"Aku berharap kau tidak mati." Kevin pun mengeluarkan Demon Sword nya dan langsung mengejar Violet.


Hanya dalam beberapa kali beradu tebasan saja Violet sudah mengalami luka dan terlempar mundur.


"Seperti nya memang mustahil." Kevin langsung menangkap Violet dan membawa nya ke tempat aman.


"Terima kasih." Ucap Violet menahan pendarahan dan menerima potion pemberian Kevin.


"Kau lebih baik menolong para warga aku akan mengalihkan para Lizardman, meskipun begini aku cukup kuat loh." Ucap Kevin memberi saran.


Entah kenapa murung Violet terlihat tidak ingin mengikuti saran Kevin untuk menolong warga.


"Apa kau masih punya keluarga di desa ini?" Bertanya Kevin.


"Ibu ku meninggal karena penyakit dan ayah ku meninggal saat mengusir Lizardman dari desa sekarang aku tidak memiliki keluarga lain." Jawab Violet.


"Bagaimana dengan warga?" Bertanya Kevin.

__ADS_1


"Mm... mereka tidak menyukai.. ku." Jawab Violet.


"Jadi itu alasan nya kau tidak ingin menolong mereka?" Kevin menebak.


"Aku tidak bermaksud begi- nm... ya mereka membenci ku." Violet ingin menolak tebakan Kevin tapi akhir nya memilih untuk mengatakan nya saja.


"Aku rasa kau bukan tidak ingin menolong mereka." Ucap Kevin.


"Kenapa.. kau berpikir begitu?" Bertanya Violet.


"Tadi kau langsung menyerang Lizardman tanpa pikir panjang setelah melihat mayat warga padahal Lizardman itu tiga kali lebih kuat dari mu." Ucap Kevin.


"Bukan nya begitu..." Violet terdiam.


"Pokok nya apapun itu sebaik nya kau memanfaat kan waktu dengan baik, aku akan mengalihkan perhatian mereka." Ucap Kevin keluar dari tempat persembunyian.


Melihat Kevin rela mengorbankan diri nya demi menolong warga desa yang tidak Kevin kenal membuat Violet tergerak lalu kemudian mencari warga yang selamat dan mulai membawa nya ke tempat yang aman.


Bom!


Kevin membuat ledakan besar untuk menarik perhatian para Lizardman agar Violet dapat bergerak bebas sementara Kevin akan langsung memusnahkan Lizardman dengan satu skill area.


Setelah memastikan sudah tidak ada Lizardman di desa Kevin langsung berlari dan bersembunyi di luar desa agar Violet tidak terlalu curiga karena Kevin ingin membuat cerita ia memancing Lizqrdman keluar dari desa dan kembali dengan selamat.


Setelah dua puluh menit bersembunyi Kevin keluar dari tempat nya bersembunyi dan berjalan ke dalam desa melihat para warga yabg sudah selamat tapi seperti nya sesuatu terjadi pada Violet.


"Ini pasti karena kau!"


"Dasar perempuan tidak tau malu, Lizardman menyerang kita karena kau selalu berusaha keluar dari tebing ini."


"Sudah lah jangan pernah berharap untuk terbang lagi itu hanya sia sia."


"Kau tidak akan bisa melakukan apapun baik itu keluar dari lembah ini atau pun terbang, semua yang kau lakukan hanya lah sia sia itu hanya lah mimpi bodoh mu."


"Andai saja kau tidak ada."


Berbagai hinaan dan cacian dari warga pada Violet membuat Violet hanya bisa diam dan berdiri tanpa melakukan apapun.


"Seperti nya aku salah menyuruh nya menyelamatkan para warga." Kevin sangat kesal saat seseorang menghina perjuangan orang lain.

__ADS_1


Kevin tau seberapa keras Violet berjuang untuk bisa terbang, melihat tangan dan keahlian nya saja itu sudah di asah dengan sangat baik terlebih peralatan seperti itu tidak akan pernah bisa di buat oleh gadis seumuran nya tanpa tekad yang penuh, bukan hanya itu karena tidak ada orang yang akan melakukan hal seberbahaya itu demi untuk mewujudkan mimpi nya.


"Violet di mana rumah mu?" Bertanya Kevin meletakkan tangan nya di atas kepala Violet.


__ADS_2