
"Bukan hanya itu, saat ini Humbetolfia Empire terus berperang jadi hanya masalah waktu saja sampai masalah besar menimpa kekaisaran." Kevin mengerti akan kecemasan puteri Winry.
"Maka dari itu Kevin- tidak, Angel Of Death bantu aku merebut takhta kaisar." Satu kalimat puteri Winry langsung menekan Kevin.
Kevin terdiam sejenak untuk mencerna. "Seperti nya nona Winry sangat mempercayai ku sampai berbicara seperti itu." Ucap Kevin.
"Aku rasa sudah cukup mengenal mu selama satu minggu ini." Ucap puteri Winry.
"Dan aku bisa menjadi partner yang baik, 'begitu yang tuan puteri ingin katakan." Sambung Kevin.
"Aku tidak mungkin salah pilih orang." Puteri Winry sangat mempercayai pilihan nya.
"Jika begitu nona Winry juga sudah pasti tau kalau saya akan menolak dan pasti nya sudah menyiapkan sesuatu untuk meyakinkan saya dalam membantu nona Winry menjadi ratu." Ucap Kevin.
"Bagaimana dengan menjadi kaisar?" Puteri Winry menyarankan.
Lagi lagi Kevin di buat terkejut. "Tuan puteri, anda juga pasti tau kami para player yang kalian sebut sebagai pemilik jiwa abadi tidak di perbolehkan untuk memiliki hubungan seperti itu dengan penduduk asli karena jika itu terjadi maka keberadaan kami di dunia ini akan langsung di musnahkan." Ucap Kevin.
Ada peraturan tertulis yang di ketahui oleh semua player dan Npc, pada player tertulis jelas di syarat dan ketentuan bermain sementara para Npc ada sebuah buku peraturan yang di keluarkan seluruh kekaisaran dan kerajaan yang melarang ada nya hubungan asmara antara player dan Npc.
"Bukan berarti kau harus menikahi ku untuk menjadi kaisar kan." Ucap puteri Winry dengan santai nya.
"Nona Winry, apa anda sadar akan ucapan anda? Rakyat mana yang mau menerima kaisar tanpa ada nya darah keluarga kerajaan, ini adalah era kerajaan bukan negara republik." Ucap Kevin.
"Maaf lupakan saja yang barusan." Ucap puteri Winry.
"Saya tidak mendengar apa apa." Kevin langsung melupakan nya.
"Baiklah kita kembali ke pembicaraan, jika kau membantu ku menjadi ratu maka kau bisa memilih satu kerajaan yang berada di bawah kekusaan Humbetolfia Empire sebagai hadiah." Ucap puteri Winry memberikan sesuatu yang pasti nya akan langsung di setujui oleh orang mata duitan seperti Kevin.
__ADS_1
"Dengan kata lain aku akan menjadi raja, begitu maksud nona Winry." Kevin memperjelas.
"Bagaimana itu penawaran yang menarik kan?" Balas puteri Winry.
"Jika salah satu dari dua kakak anda yang meneruskan takhta maka kekaisaran ini akan di pastikan hancur tapi tidak ada jaminan jika anda yang naik takhta kekaisaran ini akan lebih baik." Kevin masih memikirkan nasib penduduk kekaisaran.
"Kau ternyata se perduli itu dengan penduduk dunia ini." Ucap puteri Winry.
"Nona Winry tidak memiliki banyak bawahan bahkan saat ini saya yakin dua pengawal anda adalah orang kakak anda, menurut nona Winry apa kah saya harus mempercayai puteri yang terlihat tidak mampu ini." Ucap Kevin memajukan telapak tangan nya.
"Apa yang kau katakan memang benar, di dalam istana kerajaan yang ingin mengikuti perintah ku tanpa mendengarkan kedua kakak ku tidak kurang dari seratus orang maka dari itu aku keluar untuk mencari bantuan." Ucap puteri Winry.
"Jika merebut takhta semudah memenggal kedua kepala kakak anda mungkin saya akan memikirkan untuk membantu nona Winry, tapi itu tidak akan berjalan semudah itu, maaf tapi saya tidak ingin anggota saya terlibat masalah besar yang tidak memiliki jaminan keberhasilan." Ucap Kevin.
"Aku menginginkan takhta bahkan sampai mengajak mu bekerja sama bukan berarti tidak memiliki peluang." Puteri Winry tentu tidak dapat melepaskan Kevin begitu saja setelah mendengarkan rencana nya.
"Sebenar nya aku hanya membutuhkan beberapa bantuan dari guild mu." Ucap puteri Winry.
"Maaf tapi anggota guild ku tidak suka di perintah oleh orang luar." Ucap Kevin menebak bahwa puteri Winry akan mengambil alih nya sementara misi berlanjut.
"Aku juga tidak sampai segitu nya hanya saja yah.. jika ingin mendapatkan posisi pewaris takhta sudah pasti aku akan gagal." Ucap puteri Winry.
"Jadi nona Winry ingin kami membantu untuk berkontribusi pada setiap kerajaan menggunakan nama puteri Winry Von Hawkye agar bisa mendapatkan pendukung lebih." Kevin cukup mudah untuk menebak tujuan nya.
"Aku rasa itu bukan hal sulit bagi kalian." Ucap puteri Winry.
"Nona Winry meminta saya untuk memgambil hati setiap raja, di dalam wilayah kekaisaran ada tujuh kerajaan loh dan lagi merebut hati satu kerajaan saja sudah sangat sulit." Ucap Kevin.
"Aku rasa kau bisa lagian seperti nya kau memiliki karisma lebih yang membuat mu dapat di sukai oleh penduduk asli dunia ini." Ucap puteri Winry.
__ADS_1
Kevin langsung terdiam karena itu memang benar, saat ini Kevin berada di rangking satu sebagai player dengan jumlah fame terbanyak, alasan Kevin juga dapat dengan mudah berbaur atau di sukai oleh Npc karena point fame nya yang tinggi.
"Apa imbalan nya." Ini tidak akan berakhir jika Kevin tidak mengalah.
"Sesuai perkataan ku kau akan menjadi raja, jika mau kau bisa menjadi kaisar." Jawab puteri Winry.
"Apa jaminan nya?" Kevin meletakkan telunjuk nya di atas meja.
"Bagaimana kalau dengan ini." Puteri Winry mengeluarkan kertas dengan rune perjanjian darah.
Itu sering di lakukan oleh Npc mau pun player, perjanjian darah adalah perjanjian di mana jika salah satu tidak menepati nya maka dia akan mati, sedangkan jika player yang melakukan nya maka karakter nya akan di reset hingga ke level satu, tentu ini sangat merugikan pihak Npc
"Ek! B-baiklah..." Kevin memegang kepala nya melihat keberanian puteri satu ini. "Tapi asal kau tau, aku ini cukup serakah, menjadi kaisar tidak akan cukup bagi ku." Tersenyum Kevin.
"Sebutkan saja." Ucap puteri Winry.
"Semua nya." Jawab Kevin.
"Ha?" Puteri Winry tentu langsung terkejut.
"Sudah aku katakan semua yang menjadi milik mu takhta uang dan segala nya adalah milik ku." Kevin mengulangi nya dengan penjelasan.
Puteri Winry tidak menjawab seakan sedang berpikir.
'Aku melakukan ini demi kekaisaran, mengorbankan satu dua kerajaan bukan lah apa apa tapi semua nya...' puteri Winry sedang berpikir. "Baik lah selama kau bisa menjamin kekaisaran akan tetap hidup." Puteri Winry berusaha untuk mempercayai Kevin dan menyerahkan nya pada nya.
Meskipun puteri Winry menyetujui nya tapi Kevin tentu tidak dapat bertindak gegabah terlebih ada banyak pendukung kekaisaran yang memiliki kekuatan kuat dan belum di capai oleh guild menengah nya.
"Untuk dukungan dari kerajaan aku pastikan kau akan mendapatkan nya tapi aku tidak menjanjikan mendapatkan semua nya." Ucap Kevin.
__ADS_1