MMORPG World For Adventure

MMORPG World For Adventure
Chp 110, Tidak bermodal


__ADS_3

Real World


"Foto in." Ucap laki laki tersebut memberikan ponsel nya pada Kevin.


Ponsel nya sendiri dari luar terlihat sangat mewah karena memeiliki model ponsel ber merek yang di incar oleh para kolektor namun Kevin menyadari itu hanya bagian luar nya saja, bagian dalam nya hanyalah ponsel jadul dari tahun dua ribu delapan belas yang sekarang harga nya tidak lebih dari lima puluh ribu rupiah.


"Hm?" Kevin terpaksa harus berpura pura bingung.


"Foto in saja, nanti kau bisa menyimpan foto mobil seharga ratusan juta ku ini." Ucap nya tersenyum sombong.


"Ba-baiklah." Kevin menurut namun entah kenapa ia malah tambah marah.


Cekrek!


Setelah mem foto asl asalan Kevin pun mengembalikan ponsel laki laki tersebut yang terdapat dua perempuan di setiap sisi kanan dan kiri nya.


"Apa apa an ini!? Kau bisa foto nggak sih!?" Bentak nya pada Kevin.


Shuk! Bruk!


Kevin merasa kesal dan langsung menarik kerah pakaian laki laki tersebut kebawah.


"Kalian turun." Ucap Kevin pada beberapa perempuan yang juga ikut naik.


"Apa sih ini juga bukan mobil mu kan."


"Kenapa kau membanting nya!?"


"Kalau kau iri yah kerja biar bisa dapet mobil rongsokan." Ejek beberapa perempuan tersebut mulai turun dan memaki maki Kevin.


"Kau ngajakin berantem ha!?" Laki laki tadi sudah berdiri dan siap menghajar Kevin.


"Bodoh." Gumam Kevin menempelkan tangan nya pada kaca mobil dan pintu mobil tersebut langsung dapay di buka.


Lucifer,AF-033 adalah salah satu mobil yang memiliki sistem tercanggih dengan sistem AI kunci yang dapat mengenali pemilik nya dan juga memiliki sistem kemudi otomatis yang di kendalikan oleh sistem AI nya sendiri dengan kecepatan maksimal hingga tujuh puluh kilometer perjam.


Untuk sebuah kendali sistem itu sudah laju tercepat setelah mobil terbaik ciptaan jepang yang dapat melaju hingga tujuh puluh lima kilometer perjam tanpa campur tangan manusia.


"Ha?" Sebuah rasa malu langsung muncul pada laki laki tadi.


"Juga asal kau tahu harga mobil ini bukan ratusan juta tapi empat miliyar." Ucap Kevin kemudian masuk ke dalam mobil dan menutup pintu nya.


"Hay orang kaya!" Karin melewati laki laki tersebut sambil menjulurkan lidah nya mengejek dan merekam nya sebelum ikut masuk ke dalam mobil.


Brroo..m Brroom...!


Mobil Kevin langsung memasuki lalu lintas dan melaju.


"Dasar laki laki brengsek."


"Aku sampai menghina pemilik mobil sport itu."

__ADS_1


"Terlebih dia sangat tampan."


Beberapa perempuan tadi langsung memukuli orang yang memamerkan mobil Kevin tanpa izin.


...


Di dalam mobil


"Bagaimana rekaman nya?" Bertanya Kevin.


"Sempurna." Ucap Karin setelah melihat tayangan ulang.


"Upload sekarang." Saking kesal nya Kevin langsung ingin mengupload video tersebut tanpa mengedit atau memotong nya.


"Sabar, kalau begitu akan kurang jos, akan lebih baik jika kita meminta Yuri mengupload nya setelah di edit, dia kan memiliki banyak pengikut tuh." Ucap Karin memberi saran.


"Baiklah, ... bukan nya sebentar lagi waktu nya Yuri pulang?" Bertanya Kevin memastikan setelah teringat dan melihat jam di monitor mobil nya.


"Dua puluh menit lagi." Ucap Karin mejawab pertanyaan Kevin.


"Sekolah Yuri tidak jauh dari sini, sekalian jemput saja." Ucap Kevin kemudian berbelok ke sebelah kanan saat lampu lalu lintas menunjukkan tanda hijau.


...


Depan sekolah Yuri


"Siapa itu?" Seorang siswi bertanya saat begitu keluar gerbang sudah terdapat mobil sport yang parkir tidak jauh dari gerbang sekolah.


"Baru kali ini aku melihat nya."


"Bukan kah itu Lucifer keluaran terbaru? Aku melihat nya di tv."


"Tidak salah lagi itu Lucifer yang hanya ada seratus unit di dunia."


"Siapa yang di jemput saja menggunakan mobil mewah seperti itu?"


"Pasti anak sultan lah."


"Siapa lagi anak sultan di sekolah ini selain si Andra."


"Enak banget ya.. punya ayah seorang direktur."


"Sst tuh si Andra datang."


Beberapa murid yang baru saja ingin pulang dan secara kebetulan melihat mobil Kevin mulai bergosip namun langsung berhenti saat melihat seorang murid laki laki bernama Andra.


"Dasar ayah, suka sekali mengejutkan ku." Ucap siswa bernama Andra tersevut mendatangi Kevin.


"Hm?" Kevin menatap aneh anak yang mendatangi nya sambil tersenyum sombong dan bangga.


"Yo kau sopir baru kan? Aku yakin kau adalah seorang pembalap dunia yang sengaja di sewa ayah ku untuk menjadi sopir pribadi ku." Ucap Andra meletakkan tangan nya di atas pundak Kevin yang lumayan tinggi.

__ADS_1


"Kau siapa?" Bertanya Kevin merasa aneh dengan yang sok kenal ini.


"Aku adalah Andra, jangan katakan ayah ku belum memberi tahu mu tentang tuan baru mu ini- ah! Yuri! Lihat mobil baru ku keren kan!?" Andra menjawab pertanyaan Kevin namun secara tiba tiba seratus persen mengabaikan Kevin saat melihat Yuri.


Saat Yuri berbalik ia langsung tersenyum dan berjalan ke arah Andra.


"Yuri tersenyum pada Andra!?" Siswa lain terkejut parah.


"Bukan kah biasa nya di selalu menghina nya?"


"Meskipun Andra selalu mengajak nya pacaran tapi Yuri selalu menolak nya, kekuatan uang memang bukan main ***!"


"Se cuek apa pun Yuri pada laki laki tetap saja tunduk pada kekuatan uang." Beberapa siswa lain malh menggosipi Yuri.


Saat Andra mendengar itu, ibarat seandai nya hidung nya bisa memanjang dan leher nya bisa meninggi mungkin saat ini Andra sudah menjadi jerapah berhidung nyamuk saking bangga nya pada diri nya sendiri.


Sementara itu saat Kevin dan Yuri mendengar nya mereka menjadi kesal dan merasa jijik, Kevin sedikit memberi kode pada Yuri menggunakan kedipan dan Yuri langsung membalas mengerti.


"Yuri, bagaimana sekarang kau mau menjadi pacar ku?" Bertanya Andra dengan bangga.


"Minggir." Ucap Yuri dengan suara kecil.


"Apa?" Saking terkejut nya dan tidak menyangka Andra langsung bertanya.


"Aku bilang minggir." Yuri sedikit mendorong bahu Andra layak nya pintu geser.


"Itu hanya lah sopir ku loh Yuri." Ucap Andra segera menggenggam tangan Yuri saat mengira Yuri salah sangka.


"Yuri bilang minggir bocah." Ucap Kevin mencengkeram tangan Andra hingga Andra merasa kesakitan dan melepaskan tangan Yuri.


"Ha? Kau hanya sopir! Aa! Lepaskan tangan ku!" Teriak Andra saat Kevin semakin memperkuat cengkeraman nya.


"Sudah lah kak lepaskan dia saja, berurusan dengan orang seperti dia hanya akan mengotori tangan kakak." Ucap Yuri yang menggunakan peran seorang kakak laki laki untuk Kevin.


"Kakak?" Andra mulai bingung.


"Oi bocah jika ku lihat kau mendekati adi ku lagi aku akan menyembelih mu." Ancam Kevin dengan tatapan tajam.


"Ayo pulang kak." Yuri langsung membuka pintu namun entah kenapa ia malah melihat Karin yang sedang tertidur di kursi belakang.


"Ya." Kevin pun masuk mobil saat setelah memastikan Yuri sudah ke dalam mobil.


Brrouu..m! Brr....mmm..!


Mobil Kevin langsung melaju dan pergi.


"Itu kakak Yuri loh."


"Apa apa an si Andra itu?"


"Malu banget."

__ADS_1


"Mungkin aku tidak akan pernah menunjukkan wajah ku di sekolah jika jadi dia."


Beberapa murid mulai mengejek Andra karena ke bodohan nya, meskipun ada beberapa murid yang bisa di bilang pas pasan masuk ke sekolah ini namun ini tetaplah sebuah sekolah elite di mana rata rata dari siswa memiliki kekayaan keluarga yang tidak sedikit.


__ADS_2