
Seketika saat Kevin menatap wajah teman teman nya yang telah berjuang bersama selama tiga tahun dan berpisah sebelum kembali bertemu dua tahun kemudian dalam satu reuni membuat Kevin hampir menangis.
"Sial!" Kevin segera menutup mata nya lalu mendongak ke atas untuk menahan nya.
"Kau menangis?" Bertanya Alka.
"Oi Kevin menangis loh!" Salah satu berteriak dan mulai heboh.
"Oi ambil kamera ini momen yang lebih langkah dari pada dapet foto malaikat."
"Apa nya yang lebih langkah Kevin ini seorang malaikat, malaikat kematian tapi hahahaha!"
Hampir dari semua teman Kevin sudah mengetahui bahwa Kevin adalah Angel Of Death di game MMORPG World For Adventure terlebih hanya perlu satu dari mereka yang melihat Kevin di tv maka yang lain pasti akan mengetahui nya dalam kumpul seperti ini.
"Yah Kevin, lama tidak bertemu." Ucap seorang perempuan tercantik di antara mereka yang tentu menjadi bintang utama malam ini.
Dia adalah Puteri Bilqis yang memiliki rambut panjang berwarna hitam dengan wajah super cantik memiliki tai lalat di dekat mata nya juga memiliki aura yang jauh lebih dewasa
"Ah Bilqis kau apa kabar?" Bertanya Kevin.
"Seperti yang kau lihat aku masih menggunakan kursi roda." Sayang nya itu menjadi satu hal terberat di hidup Bilqis saat ia harus duduk di kursi roda.
"Maaf." Kevin seakan merasa bersalah untuk hal itu.
"Tidak perlu ini salah ku, malam ini semua sedang berkumpul jadi seharus nya kita menikmati nya bukan?" Ucap Bilqis.
"Nn." Kevin hanya mengangguk saat Bilqis pergi menjauh dengan kursi roda elektrik nya.
"Ada hal apa yang terjadi dengan kalian?" Bertanya Karin dengan suara kecil saat melihat Kevin dan puteri Bilqis.
"Sedikit." Jawab Kevin berjalan maju untuk bergaul kembali dengan teman teman nya.
"Mencurigakan." Ucap Karin dengan mata menyipit.
"Ekhhem! Guys di sini Alka." Ucap Alka melalui pengeras suara. "Karena semua sudah hadir maka kita akan langsung merayakan ulang tahun ratu kelas kita tercinta, Puteri Bilqisl." Alka memberikan mik pada Bilqis.
"Teman teman terima kasih sudah meluangkan waktu untuk datang ke acara reuni ini bahkan ada yang repot harus pulang dari amerika sungguh terima kasih." Ucap Bilqis sedikit menundukkan kepala nya.
"Jangan di pikirkan!"
"Sekali meriah maka memeriahkan saja!" Teriak teman teman yang lain nya.
"Ini adalah acara yang sudah saya rencanakan sejak tahun lalu tapi tidak berhasil juga dan hari ini syukur berkat bantuan dari Alka kita bisa berkumpul kembali." Ucap Bilqis.
__ADS_1
"Ini juga karena semua nya menginginkan reuni ini jadi lebih mudah untuk mengumpulkan kalian." Ucap Alka.
"Saya tidak ingin acara ulang tahun saya mengganggu kalian mengenang masa lalu dan membicarakan hal hal yang ingin kalian bicarakan jadi kita akan langsung memotong kue ulang tahun saja." Ucap Bilqis tidak ingin berbasa basi.
Satu trol membawa kue ulang tahun dua tingkat meskipun tidak terlalu besar dan mewah di mana lebih terlihat sederhana tapi ini mengingatkan semua nya pada kenangan sekolah mereka saat mengadakan pesta ulang tahun Bilqis di kelas maka kue apapun jadi selama ada lilin nya.
"Ini bukan pesta anak kecil jadi kita tidak menyanyi." Ucap Alka sedikit bercanda.
"Hahaha pas di kelas dulu kota selalu menyanyi yah!" Yang lain mulai mengingat nya.
"Pake pengeras suara di sekolah."
"Mengingat nya saja sudah malu banget."
"Gua ingat waktu itu semua cowok cowok di hukum bersihin toilet sekolah srlama satu minggu."
"Sayang nya selama satu minggu aku juga bolos terus hahaha!"
"Potong kue nya Bilqis." Ucap Alka memberikan pisau pemotong kua pada Bilqis.
"Kevin kau bisa membantu ku kan?" Bertanya Bilqis pada Kevin.
"Bantu!"
"Bantu!"
"Bantu!"
"Potong kue nya! Potong kue nya sekarang ju~ga! Se~kara~ng ju~ga!" Pada akhir nya yang lain malh menyanyi sambil menepuk tangan.
Kevin memegang tangan Bilqis bersama pisau nya sebelum memotong pinggiran kue.
"Pada akhir nya kalian menyanyi juga." Ucap Kevin.
"Yey!!!"
Prok! Prok! Prok!
Suara tepuk tangan memenuhi ruangan membangkitkan kenangan indah dan pahit masa SMA namun saat ini setelah kue terpotong seakan semua nya kembali bersatu dan merasakan kembali masa masa SMA mereka.
"Alka apa hubungan mereka?" Karin mendekat pada Alka dan bertanya karena seperti nya Kevin dan Bilqis bukan hanya sekedar teman.
"Mantan." Jawab Alka.
__ADS_1
"He? Kevin punya mantan?" Bingung Karin.
"Kau tanyakan saja pada nya tapi nanti untuk saat ini aku tisak akan membiarkan mu mengganggu." Ucap Alka siap menghentikan Karin.
"Tidak akan." Ucap Karin karena di anggap pengganggu.
Setelah pemotongan kue yang kemudian di bagikan keseluruh teman sekelas, beberapa dari mereka mulai berkelompok di meja sesuai gang mereka dulu, ini terbentuk begitu saja karena memang suda kebiasaan.
Karin berusaha berbaur dengan wanita wanita lain nya untuk meningkatkan kemampuan sosialisasi nya, itu lah mengapa Kevin memilih gaun termahal dan di kenali oleh banyak kalangan wanita agar pembicaraan mereka berjalan lancar.
Di meja Kevin.
Di sana ada lima laki laki yang duduk temasuk Kevin sendiri.
"Akhir nya Kevin memainkan game MMORPG World For Adventure juga. Bagaimana seru kan." Ucap teman Kevin bernama Herman yang paling kurus kecil di kelas.
"Lumayan lah, dapat penghasilan juga." Jawab Kevin.
"Sudah ku katakan kalau kau memainkan nya pasti akan langsung sukses, kau bisa beladiri sih." Ucap Khairul yang paling gendut si antara yang lain.
"Begitu lah kalau orang tidak berani bertaruh, dia memainkan nya hanya setelah memenangkan lotre." Ucap Alka.
"Eh serius!? Aku sampai menghabiskan semua tabungan ku jual motor jual EDITH jual komputer ganti laptop paling murah baru bisa beli helem nya." Ucap Herman.
"Beruntung banget, aku sampai di marahi oleh ayah ku karena membeli vr menggunakan uang tabungan kerja paruh waktu ku dari sd." Ucap Khairul.
"Bagaimana dengan Agus?" Bertanya Alka pada Agus.
"Aku hanya membeli nya tapi tidak begitu tau cara memainkan nya." Ucap Agus
"Sayang banget, aku sudah membeli motor baru setelah memainkan game ini." Ucap Herman.
"Aku bayar kos an pakai uang dari game ini." Ucap Khairul.
"Seperti nya kalian berjuang keras untuk mendapatkan uang dari game ini." Ucap Kevin.
"Tidak se sukses kau tapi Vin." Ucap Herman.
"Aku hanya keluar masuk di satu dungeon untuk mengumpulkan item lalu menjual nya, apa lagi toko ku tidak terlalu ramai." Ucap Khairul.
"Bagaimana kalau lain kali kita main bareng." Ucap Kevin.
"Aku baru ingin mengajak mu." Ucap Herman.
__ADS_1
"Selama pembagian drop oke." Ucap Khairul.