
Mansion Strayderer
Ruang rapat
Brak!
"Ha lima milyar!?" Alka langsung menggebrak meja dan semua melihat nya. "Maaf." Kembali Alka duduk.
"Kau mungkin tidak akan percaya tapi kenyataan nya pun begitu." Ucap Kevin.
"Aku jika di suruh beli maka sertaus milyar pun akan ku beli mansion ini." Ucap Alka.
"Aku tidak punya uang sebanyak itu Alka, sudah lah rapat kedua guild akan segera di mulai." Ucap Kevin.
Berdiri Alka. "Teman teman terima kasih sudah hadir di rapat kedua guild ini, terima kasih juga untuk teman teman yang menyaksikan dari luar ruangan." Ucap Alka mulai membuka rapat.
Rapat di mulai dengan konsentrasi tinggi karena ini adalah awal yang menentukan untuk guild ini, topik hari ini tentu untuk pembagian tugas di bidang masing masing terlebih semua nya menggunakan cara mereka sendiri untuk menikmati game ini.
Terlebih dahulu tentu membedakan player petarung dan non petarung seperti Alka juga Agus yang entah kenapa memiliki tubuh kecil di game ini dan hanya tertarik pada teka teki di buku perpustakaan.
Setiap dari mereka sangat berguna bagi guild, para petarung bertugas mengumpulkan item atau menyelesaikan misi guild sementara non petarung seperti Blacksmith, pedagang atau semacam nya akan melakukan hal yang mereka bisa.
Bahkan Agus yang hanya tertarik pada teka teki perpustakaan pun sangat berguna bagi guild, beberapa pengetahuan yang ia dapatkan dari perpustakaan dapat membuat semua nya mengumpulkan item dengan lebih mudah atau berburu di tempat tempat yang tidak terduga.
Untuk sementara player petarung akan di pimpin dan di arahkan langsung oleh Kevin sementara non petarung akan di arahkan langsung oleh Alka terutama untuk player Blacksmith.
Dengan terbentuk nya setiap pemimpin dan mereka sudah mengetahui tugas mereka, rapat pun berakhir dan secara resmi guild Strayderer mulai beroperasi.
Mereka bekerja cepat karena kelompok petarung langsung membagi tugas untuk menyelesaikan dungeon, kelompok pedagang mulai memperkuat koneksi mereka di kota Ixporia, kelompok Blacksmith mengikut Alka dan membuat berbagai item hasil penelitian Alka untuk bisa diproduksi secara masal dan menjadi produk utama guild mereka.
Untuk item yang di butuhkan untuk membuat item di kumpulkan oleh player petarung dari berbagai dungeon di berbagai kota juga hutan hutan. Jumlah anggota guild Strayderer adalah lima puluh termasuk Yuri dan Karin tapi anggota utama nya hanya tiga puluh empat tidak termasuk Karin dan Yuri.
Dalam waktu satu minggu guild Strayderer berkembang dengan sangat baik dan anggota setiap player nya menjalankan tugas mereka dengan tepat waktu.
Drngan semua perhitungan yang Alka buat akhir nya guild mereka lumayan di kenali oleh para player dan item item yang di buat oleh para Blacsmith menjadi laku terjual di toko yang di bangun di Ixporia City.
Setiap item mereka memiliki kualitas baik karena Alka memang selalu memaksimalkan kualitas salam produk nya sebelum menerjunkan nya ke pasar untuk mendapatkan kepercayaan.
__ADS_1
Dalam satu bulan perputaran keuangan guild menjadi sangat lancar dan penghasilan dalam satu bulan sudah lebih dua puluh ribu gold.
Untuk guild baru itu merupakan penghasilan yang sangat tinggi, akhir nya Kevin dapat mengaji setiap anggota nya menggunakan hasil kerja keras mereka sendiri dan sisa nya untuk di simpan sebagai kas guild.
...
Setelah satu bulan beroperasi akhir nya guild Strayderer menjadi sangat terkenal meskipun masih menjadi guild level menengah tapi semua orang tau pemimpin nya adalah Angel Of Death jadi perlu berpikir lima kali sebelum mencari urusan drngan mereka.
Permintaan kerjasama tentu berdatangan di meja kerja Kevin yang entah sejak kapan jadi sulit untuk keluar ruangan dan membiarkan anggota nya menangani misi.
Banyak pihak yang ingin bekerja sama dengan guild Strayderer karena melihat perkembangan nya yang lumayan pesat meskipun itu semua karena pengalaman bisnis Alka.
...
Mansion Strayderer
Ruang kerja Kevin
"Uhhk.." Kevin menyandarkan tubuh nya sepenuh nya di kursi saat setelah membaca banyak surat dan berusaha untuk memilih yanga mana yang baik untuk di jadikan kawan kerja sama.
"Kau seperti nya sangat kelelahan." Ucap Alka berjalan masuk ke dalam ruangan.
"Terdengar sangat seperti kau, pekerjaan ku juga sudah selesai mereka sudah bisa mengurus diri mereka sendiri, aku akan membantu mu Kevin." Ucap Alka.
"Terima kasih Lex." Ucap Kevin.
Yang mereka butuhkan saat ini adalah koneksi dagang dan koneksi lahan perburuan di kota lain, saat sementara Kevin dan Alka menandai dan menuliskan surat untuk pertemuan, Agus tiba tiba datang dengan sangat terburu buru ke dalam ruangan.
Brak!
Agus membanting satu kertas di meja Kevin.
"Kevin besok kau harus ke Wood Dungeon, pastikan kau mengajak Bilqis." Ucap Agus penuh keseriusan.
"Ada apa di sana Agus?" Bertanya Kevin melihat kertas yang di berikan Agus.
Agus sangat membantu banyak dalam menemukan tempat berburu yang baik, memperkirakan hari yang bagus untuk berburu bahkan beberapa kali mereka menemukan harta karun dan memecahkan hidden quest berkat Agus.
__ADS_1
"Selesaikan dungeon tepat saat mata hari terbenam besok dan pastikan kau mengikuti petunjuk yang sudah susah payah aku pecahkan dari minggu lalu." Ucap Agus.
"Apa aku hanya boleh mengajak Bilqis?" Bertanya Kevin.
"Sebenar nya Bilqis sendiri akan lebih baik tapi aku ragu dia bisa menyelesaikan dunheon sendiri jadi kau harus membantu nya." Ucap Agus.
"Jadi ini dungeon yang akan mengeluarkan misteri nya saat semakin sedikit jumlah player yang menyelesaikan nya." Ucap Alka.
"Tapi kenapa harus Bilqis?" Bertanya Kevin.
"Kau akan mengetahui nya besok Kevin. Memecahkan misteri itu sangat seru." Ucap Agus.
"Sudah lah Agus beritahu aku saja, kepala ku sudah cukup pusing untuk berpikir." Ucap Kevin.
"Baik lah tapi sebaik nya kau tidak memberi tahu Bilqis sebelum menyelesaikan ques ini." Ucap Agus.
"Oke."
...
Keesokan hari nya di Wood Dungeon di salah satu hutan luar kota kerajaan Buckhwal Kingdom.
Buckhwal Kingdom
Wood Dungeon
"Apa yang sebenar nya ingin kita lakukan di sini Kevin? Kita bahkan sampai keluar kerajaan loh." Ucap Bilqis.
"Biyaya Gate Of Hall saja sampai dua puluh koin emas supaya bisa sampai di sini." Ucap Kevin harus mengeluarkan dua juta rupiah.
"Kau masih perhitungan mengenai masalah itu-_-." Ucap Bilqis.
Mereka sekarang berdiri di depan sebuah pohon besar yang di ketahui sebagai dungeon kayu dengan pintu masuk di akar nya, saat ini bahkan kursi roda kayu Bilqis menjadi kursi berjalan karena sudah memiliki kaki.
[Wood Dungeon]
"Ayo kita masuk." Kevin berjalan mendahului.
__ADS_1
"Oke." Bilqis mengikuti Kevin.
Mereka langsung di sambut oleh banyak monster Mushroom yang seakan bagaikan ombak berdatangan.