MMORPG World For Adventure

MMORPG World For Adventure
Chp 152, Dia lagi


__ADS_3

Reall World


"Untuk memicu Instan Death itu memerlukan sembilan puluh persen Hp target lalu kita membunuh nya dalam sekali serangan atau combo, siapa kira kira yang bisa melakukan nya? Bahkan Assassin yang memiliki damage tinggi pun mustahil bisa mencapai seratus instan death." Ucap Gatot menjelaskan.


"Memang benar apa yang di katakan leader Gatot terlebih Instan Death hampir mirip sebuah kebetulan yang terjadi saat player mengeliminasi target." Ucap pembawa acara.


"Hanya player yang memang sejak awal memiliki skill dewa lah yang bisa melakukan nya, itu seratus Instan Death loh di tambah target harus setara atau lebih kuat dari kita." Ucap Gatot hampir frustasi memikirkan nya.


"Uh jadi terungkap yah bagaimana cara menjadi salah satu ras malaikat yaitu Angel Of Death, untuk kalian para player paladin bisa mencoba nya tapi harus siap untuk melewati Hidden Quest tingkat SSS." Ucap pembawa acara.


"Tapi ya.. jika dia memang mungkin bisa melakukan nya." Ucap Gatot membicarakan Kevin.


"Leader gatot berbicara seperti itu seakan leader Gatot mengenal nya." Ucap pembawa acara.


"Anggota ku pernah mengundang nya masuk ke guild Garuda tapi di tolak hingga dua kali." Ucap Gatot.


"Oh seperti nya player ini memiliki kepercayaan diri tinggi pada kekuatan nya sampai berani menolak undangan guild Garuda, baiklah mari kita lihat siapakah player ini!.. berikut tayangan nya." Ucap pembawa acara di mana layar televisi langsung berganti tempat ke dalam hutan.


Di hutan tersebut memperlihatkan Kevin sedang berjalan dengan sabit kematian di punggung nya, saat cahaya dari balik daun hutan menyinari setiap langkah Kevin dengan jalan nya yang begitu angkuh dan sempurna, berjalan melewati hutan gelap membuat nya benar benar terlihat seperti malaikat kematian.


"Siapa yang merekam begitu pintar seperti ini, kalau dia jadi kameramen mungkin akan langsung sukses." Ucap Kevin kesal.


Terlihat Kevin berjalan memasuki kota dan kamera langsung berganti tempat di dalam kota.


"Sial sebanyak apa sih kru kameramen nya." Kevin tambah kesal.


Video memperlihatkan Kevin yang hampir memenggal kepala gadis Npc tanpa ada perjaurit yang menghentikan nya, Kevin terliha menyimpan kembali senjata nya sebelum mempercepat langkah dan video berakhir karena pasti pihak media tidak ingin bertanggung jawab jika Kevin mengamuk dan menuntut media atas pembocoran data penginapan.


"Waa... tadi itu hampir saja." Ucap pembawa acara merasa ngeri saat Kevin hampir memenggal gadis Npc.


"Itu tidak mungkin terjadi, saya dengan pemilik class paladin menganggap dunia game sebagai dunia nyata dan memperlakukan Npc layak nya manusia maka dari itu mereka mendapatkan class paladin." Ucap Gatot.


"Oh maka dari itu aku mendapatkan class Paladin." Ucap Kevin baru mengetahui nya.


"Tidak salah senior tapi ada satu syarat lagi, player harus di akui olah satu dewa." Ucap Yuri membenarkan.


Kembali kelayar televisi.


"Oh player yang bernama Kevin kata nya hadir." Ucap pembawa acara tiba tiba.

__ADS_1


"Benar kah aku ingin melihat dia di real world." Ucap Gatot.


"Haa!?" Tiba tiba Kevin Karin dan Yuri langsung berteriak kaget.


Mereka kemudian melihat tulisan yang ada di layar televisi tepat nya di bagian bawah tertulis "Player Kevin silahkan datang ke studio."


"Siapa yang mengaku ngaku sebagai aku dan datang ke studio!?" Bertanya Kevin sangat marah memecahkan mangkuk di tangan nya untuk mie nya sudah habis.


Kembali kelayar televisi seorang pria kurus kerempeng muncul dengan gigi tongos dan rambut super lengket bahkan tangan nya pun lengket karena minyak rambut saat bersalaman dengan Gatot.


"Ini kah Angel Of Death?" Bertanya Gatot melap tangan nya.


"Se-selamat datang di studio kami." Pembawa acara juga tidak menduga nya.


"Oh.. aku mengenal nya." Ucap Karin.


"Dia cowok yang video nya Yuri upload di instagram karena mengaku ngaku sebagai pemilik mobil senior sekarang di mengaku pemilik akun senior, seperti nya dia tidak ada kapok nya." Ucap Yuri.


"Dia lagi." Kevin sudah kehabisan kesabaran.


Kevin mengambil satu karet ikat rambut di kantong celana nya sebelum mengikat nya seperti biasa, berjalan kearah pintu memasang sepatu lalu menarik jaket nya yang ada di atas tempat sepatu.


"Kasi pelajaran buat si tongos ini." Ucap Kevin membuka pintu rumah dan menuju garasi nya dengan perasaan emosi.


"Ikut." Yuri cepat mengambil EDITH yang memiliki kamera terbaik di antara yang lain nya lalu masuk ke mobil Kevin.


"Aku tidak ikut." Ucap Karin karena di sana ada banyak kamera terlebih siaran langsung.


Kevin memasang kacamata hitam nya yang memiliki fungsi sama seperti EDITH lalu tancao gas.


Brooomm...!


"Lihat di tv aja." Ucap Karin menunggu Kevin muncul di tv.


Karin terus melihat televisi hingga lima belas menit kemudian.


"Yah.. aku menolak undangan guild Garuda karena aku merasa tidak pantas saja guild Garuda yang kecil menjadi pengekang ku." Jawab si tongos saat di tanya alasan menolak undangan guild garuda.


"Serperti nya kau sangat membanggakan karaktermu." Leader sudah sangat geram di permalukan dari tadi.

__ADS_1


"Yah begitu lah karena aku lah si sang malaikan kemati-"


"Oi tongos!" Suara Kevin terdengar berteriak.


"Tolong hentikan ini, anda memasuki studio tanpa izin." Seorang satpam terus menahan Kevin namun itu tidak mempan bagaikan kereta yang menabrak pagar pembatas.


Sementara Yuri terus merekam di belakang Kevin. "Pfu pfu dapet konten." Ucap Yuri senang.


"Ada apa ini?" Bertanya pembawa acara sementara Gatot sudah tidak peduli lagi.


"Kau kalau terima tamu lihat identitas nya baik baik a**." Ucap Kevin pada pembawa acara.


"Apa maksud mu aku tidak paham, tunggu matikan kamera dulu." Ucap pembawa acara.


Kamera segera di matikan.


"Oi tongos sudah berapa kali lu cari masalah dengan gua?" Kevin benar benar marah dan langsung menarik kerah baju pria kurus itu.


"A-ampun bang!" Pria kurus itu ketakutan karena aura mendominasi dari Kevin benar benar menakutkan.


"Oi jangan buat keributan disini." Gatot mulai turun tangan karena ini sudah berlebihan.


"Kau diem." Kevin secara kangsung menunjuk muka Gatot sebelum kembali fokus pada laki laki yang kaki nya sudha terangkat. "Lu udah gua peringatin masih aja lu cari gara gara ama gua lu, mau ku apa a**?" Bertanya Kevin.


"Su-sungguh ampun bang." Laki laki tersebut gemetar ketakutan.


"Sequrity! Apa yang kau lakukan dia merusak acara!" Pembawa acara meneriaki satpam.


"Maaf kami tidak bisa menahan nya." Ucap lima satpam bersamaan.


"Eh sudah sebanyak itu?" Terkejut pembawa acara.


Bruk!


Pria tongos itu terbanting di dinding.


"Lain kali lu cari gara gara gua patahin tulang lu." Ancam Kevin setelah melempar pria tongos tadi.


"A-ampun bang.. sakit." Pria tongos tersebut kesakitan dengan wajah lebam sebelah habis menerima pukulan Kevin sekarang kena banting.

__ADS_1


__ADS_2