
Seluruh bidikan di atur oleh sistem, begitu senjata api mengarah pada target maka tergantung detak jantung jika tidak stabil maka akan mengenai titik lain tapi jika stabil maka akan langsung mengenai titik kritikal seperti mendapatkan point Headshot.
Bidikan ini hampir mirip dengan game MWFA job archer yang kebanyakan menggunakan sistem pembidik otomatis jadi beberapa player yang menganggap diri nya hebat dalam membidik di dunia game maka belum tentu bisa di dunia nyata, itu point negatif untuk game ini dari Kevin.
Poin positif nya adalah bagi siapapun yang di real world pernah memegang senjata api dan memiliki kemampuan membidik pasti akan langsung mengetahui positif negatif game ini, mereka dapat membidik target tanpa mengaktifkan sistem pembidik, dengan begitu garis merah tidak akan muncul.
Itu lah kenapa setiap target yang Kevin eliminasi tidak dapat menghindar karena mereka hanya menyadari saat peluru sudah menembus kepala mereka.
"Aku yakin ini akan menjadi ladang pembantaian jika tentara asli yang memainkan nya, ini bagaikan melawan warga yang di suruh megang senjata." Ucap Kevin berjalan berkeliling kota untuk melihat kota moderen ini.
Saat Kevin sementara berjalan ia tiba tiba melihat satu tempat yang tidak akan ia perkirakan dapat melakukan nya di real world.
"Tato." Ucap Kevin berjalan kedalam toko yang membuat tato untuk player.
Di real world Kevin tidak mungkin akan mencoret tubuh nya tapi di sini dia bisa melakukan apa saja pada karakter nya terlebih karena sudah terlihat ganas lebih baik di tambah ganas.
"Cukup berdiri di sini saja kan." Gumam Kevin berdiri di salah satu kapsul karena ia sempat melihat player lain melakukan nya.
Layar muncul di depan Kevin memperlihatkan jenis tato dan harga nya, tapi satu ikon yang Kevin pencet yaitu mendesain tato sendiri.
Kevin kemudian menyalin gambar serigala dan naga yang Yuri gambar beberapa hari yang lalu karena merasa bosan di ruang tamu. Kevin yang melihat gambar Yuri sangat kerena kemudian memotret nya dan akhir nya sekarang di ukir di tubuh karakter nya.
Seluruh pakaian atasan Kevin langsung transparan memperlihatkan kepala serigala yang mulai terbentuk di dada nya karena Kevin memang memilih di sana untuk itu.
Naga yang seakan melilit di tangan kiri kemudian ke punggung sebelum naik di wajah nya tepat di bekas luka hingga bekas luka nya terlihat seperti pipi si naga.
"Hm sekarang aku sudah terlihat lebih ganas, tato ini sekelas tato legend tapi harga nya tetap seratus kredit karena desain sendiri, maaf Yuri. Senior mu menggunakan desain mu diam diam." Ucap Kevin menepuk tangan nya meminta maaf.
Pakaian Kevin kembali terpasang dan hanya memperlihatkan tato di lengan kiri dan wajah nya.
"Aku juga harus membeli pakaian sekarang aku masih menggunakan pakaian pemula tapi uang ku habis." Ucap Kevin saat melihat kredit nya tersisa sepuluh saja.
Kevin keluar dari kapsul dan berjalan di sekitar kota, karena tidak ada hal lain yang dapat ia lakukan lagi ia memilih Logout dan beristirahat.
__ADS_1
...
Real World, Minggu, 5 Februari.
Setelah menjalani hari hari tanpa login di game MMORPG World For Adventure dan sesekali bermain bersama Nana di game baru akhir nya tanpa Kevin sadari sudah tanggal lima februari tepat hari ulang tahun teman sekelas nya dan akan menjadi reuni terbesar angakatan nya.
Acara di lakukan di sebuah hotel milik Alka dan tentu semua nya hadir berkat koneksi dari Alka, setiap anggota kelas di izinkan untuk membawa siapapun seperti pacar atau teman jadi Kevin berniat mengajak Karin.
Rumah Kevin 18:03
"Aku sebaik nya tidak usah Kevin." Ucap Karin meskipun sudah di dandani oleh Yuri bahkan sudah lengkap dengan gaun mahal super terbatas yang di dapatkan dengan sangat susah payah oleh Kevin.
"Acara seperti ini sabgat baik untuk mu Karin, kau tidak akan bisa terus mengurung diri di balik kacamata." Ucap Kevin memasang jam tangan nya saat sudah siap dengan jas mewah nya.
"Senior sudah susah payah mendapatkan gaun nya, seharus nya kak Karin lebih senang sedikit." Ucap Yuri.
"Maaf yah Yuri, kali ini aku tidak bisa mengajak mu." Ucap Kevin.
"Tidak masalah senior lagian ini bukan acara untuk anak SMA, Yuri tidak ingin mengacaukan reuni berharga senior." Ucap Yuri.
"Sebentar senior." Yuri terlebih dahulu memperbaiki dasi Kevin.
"Terima kasih." Ucap Kevin sebelum masuk ke dalam mobil.
"Hati hati." Ucap Yuri melambaikan tangan saat mobil Kevin sudah pergi.
...
Hotel Excaliber 19:12
Sial nya Kevin terjebak macet dan tiba di hotel Alka setelah satu jam.
"Ah.. seharus nya aku berkumpul di sini sejak sore tadi seperti yang lain nya." Ucap Kevin tidak terbiasa terlambat seperti ini.
__ADS_1
Kevin dan Karin langsung memasuki hotel dengan terburu buru.
"Aku kesulitan berjalan menggunakan gaun ini Kevin." Ucap Karin memegang tangan Kevin sementara satu tangan nya mengangkat gaun.
"Maaf aku terburu." Kevin kembali memperlambat langkah nya.
Mereka berdua memasuki salah satu Lift dan kemudian langsung menuju lantai tujuh di mana acara di adakan, hotel ini memang tidak semewah hotel milik ayah Alka yang lain nya namun hotel ini tetap lah salah satu hotel termewah di jakarta saat ini.
Mereka tiba di lantai tujuh di mana merupakan lantai khusus yang sering di gunakan untuk mengadakan sebuah pesta atau semacam nya.
Kevin berjalan dan berdiri di depan pintu ruangan lantai tujuh yang menjadi tempat reuni dengan dua pengawal Alka di depan pintu yang sama sekali tidsk menghentikan Kevin. Kevin sedikit gugup saat ingin membuka pintu karena sudah dua tahun sejak ia tidak bertemu dengan teman teman nya.
"Hufft.." Kevin terlebih dahulu membuang napas sebelum pintu di buka oleh salah satu pengawal.
"Silahkan masuk." Ucap pria berjas hitam dengan kacamata hitam tersebut.
Kevin berjalan masuk dan seketika lebih dari lima puluh orang di sana langsung menatap wajah nya, teman sekelas Kevin hanya tiga puluh tiga di antara mereka.
Seketika Karin hampir mematung dan masuk ke mode wajah beku karena rasa malu membuat ia terlihat seperti gadis dingin.
"Yah Kevin, Karin." Alka langsung datang menyapa.
"Oi itu Kevin ***!" Yang lain juga mulai mendekati Kevin.
"Lu terlambat Vin acara sudah di mulai sejak sepuluh menit tadi."
"Sejak kapan pangeran kelas nih mulai terlambat hahaha!"
"Tapi tenang saja, ulang tahun puteri Bilqis tidak akan di mulai tanpa pangeran Kevin."
Seketika saat Kevin menatap wajah teman teman nya yang telah berjuang bersama selama tiga tahun dan berpisah sebelum kembali bertemu dua tahun kemudian dalam satu reuni membuat Kevin hampir menangis.
...----------------...
__ADS_1
(TL note : Bilkis adalah game master sedangkan puteri Bilqis merupakan teman sekelas Kevin.)