MMORPG World For Adventure

MMORPG World For Adventure
Chp 135, Skill yang mengerikan


__ADS_3

Ixporia Forest


[Ogre, Lv 100 (Normal Monster)


Hp, 100.000.]


"Oke aku akan mencoba skill baru ku." Ucap Kevin melepaskan pedang nya dan memajukan kedua tangan nya penuh imajinasi.


"Aktif kan skill, Blood Control!" Kevin langsung meneriakkan skill nya di mana segumpalan darah muncul dari bawah kaki Ogre dan langsung menusuk nya.


-30.000


-25.000


-30.000


+Exp 100


+10 Liter Blood


"Damage lebih banyak dari pada hp monster." Ucap Kevin terkejut.


"Apa apaan dengan skill itu?" Karin pun langsung terkejut dan hampir menjatuhkan rahang nya untuk ia pake masker.


"Skill ini terlalu op seperti nya aku harus menyembunyikan nya di dunia game." Ucap Kevin saat mengendalikan dan mengeluarkan darah di radius sepuluh meter dari nya dan membuat banyak pedang tajam yang menebas semua pohon di sekitar.


"Melihat jya saja sudah membuat ku merinding." Ucap Karin memang sedikit ketakutan karena skill tersebut memberikan tekanan batin terlebih efek darah yang benar benar nyata membuat jya menjadi sangat menyeramkan.


"Untuk sementara menonaktifkan dulu." Ucap Kevin langsung menonaktifkan skill nya dimana yang tadi nya di sekitar penuh darah tiba tiba menghilang dalam sekejap.


Namun di bandingkan dengan rasa senang nya semua itu tertekan akan rasa takut jya sendiri pada skill tersebut.


"Aku jadi tidak ada semangat untuk melihat class baru ku." Ucap Karin terduduk membuka jendela notifikasi nya.


"Untuk sekarang lihat dulu job class mu." Ucap Kevin ingin menghilangkan suasana menyeramkan yang tiba tiba menghantui mereka berdua.


"Nn." Mengangguk Karin memperlihatkan job Class nya pada Kevin.


[Class - Ghost Shadow


Class Assassin yang pernah di miliki oleh seorang Assassin legendaris yang meninggal dan berubah menjadi hantu, meskipun telah berubah menjadi salah satu ras ghost namun ia tetap meneruskan tekad nya menjadi seorang Assassin legendaris hingga akhir nya berhasil menciptakan class Ghost Shadow.


Skill Aktif : Clone, Buff. Menggandakan diri sendiri hingga mencapai lima perwujudan.


Skill Aktif : Shadow, Morp, Damage. Berubah menjadi bayangan yang imune terhadap seluruh damage yang di terima dan meningkatkan damage serangan sebesar 10%.


Skill lain nya akan terbuka seiring waktu.]

__ADS_1


"Hmm syukurlah yah kau sudah mendapatkan skill ultimate yang lebih berguna." Ucap Kevin meskipun tidak dapat melihat Coldown nya karena itu tidak akan dapat di lihat kecuali oleh pemilik skill.


"Nn kurasa ini akan sangat bagus jika di combo dengan Class Queen Ghost milikku." Ucap Karin mengangguk.


"Kebanyakan skill mu adalah tipe buff damage dan sangat jarang ada Aoe." Ucap Kevin.


"Kurasa karena ras ku ghost." Ucap Karin memperlihatkan taring nya yang semakin memanjang.


"Uh kuharap kau bisa mendapatkan skill yang dapat memperpendek taring ku itu." Ucap Kevin karena taring Karin benar benar menyeramkan.


"Aku akan mencoba skill ku dulu." Ucap Karin.


"Kalau mau mencoba skill harus pada target yang tepat." Ucap Kevin menunjuk salah satu Ogre yang mendekati mereka.


"Oke, Clone." Ucap Karin yang dimana bayangan di bawa kaki nya tiba tiba terbelah perlahan membentuk lima bayangan yang menyerupai diri nya.


"Yah kurasa hanya aku yang bisa membedakan kalian." Ucap Kevin saat melihat ada enam Karin.


"Eh jadi sekarang bagaimana?" Bertanya Karin bingung saat meluhat diri nya menjadi enam dan lagi semua nya tidak mau bergerak.


"Dark Blade!" Tiba tiba semua nya bergerak dan menyerang Ogre yang ada di depan mereka.


Slash! Slash! Slash!


+Exp 100


"Terlebih dia dapat mencopy semua senjata mu bahkan item unique yang kau pake." Ucap Kevin melihat setiap senjata mereka adalah Purple Knife.


"Coba serang target yang lain." Ucap Karin berlari mencari Ogre yang lain dan bayangan nya pun mengikuti.


Karin terus mengulangi hal tersebut sampai benar benar puas.


"Dari cara nya bertarung aku akhir nya berhasil mengetahui nya." Ucap Kevin yang benar benar serius dalam skill Karin yang satu ini.


"Apa?" Karin pun merasa ada yang janggal dengan para Clone nya.


"Semua clone mu bertarung berdasarkan data pertarungan mu selama di game ini maka nya setiap gerakan dan serangan atau pun penggunaaan skill selalu sama seperti mu." Ucap Kevin menjelaskan.


"Aku juga merasa seperti itu." Ucap Karin melihat Clone nya yang selalu menuruti perintah.


"Aku telah menduga game ini lebih dari sekedar battle tapi aku tidka menyangka dia bisa menyalin gerakan kita." Ucap Kevin.


"Tapi ya.. dengan begini aku bisa di anggap lima kali lebih berbahaya kan?" Ucap Karin.


"Begitulah." Ucap Kevin.


Shas...

__ADS_1


Riba tiba saja lima clone Karin menghilang bagaikan terbawa oleh angin.


"Apa yang terjadi?" Kevin bertanya.


"Ahaha masa pemakaian nya habis." Jawab Karin.


"Masa pemakaian lima menit kah, berapa coldown nya?" Bertanya Kevin.


"Dua menit setelah tiga clone hilang, clone ku juga dapat mati dan lagi hp nya hanya tujuh puluh persen dari max hp ku." Ucap Karin.


"Yah itu cukup berbahaya jika di gabungkan dengan skill summon ghost mu." Ucap Kevin karena jika menggunakan summon ghost maka Karin dapat bertukar tubuh dengan clone nya sesuka nya.


"Berikut nya adalah ultimate yang sebenar nya." Ucap Karin kembali membaca deskripsi skill nya.


"Shadow kah." Ucap Kevin sedikit menjauh.


"Nn, Shadow." Mengangguk Karin sebelum mengaktifkan skill nya.


Tubuh Karin tiba tiba berubah menjadi kabut hitam yang tidak mengeluarkan suara bahkan hawa keberadaan saat bergerak, Karin lebih mirip asap yang berjalan kesana kemari sebelum satu Ogre tumbang drngan banyak luka tebasan.


"Skill ini juga memakan banyak energi." Ucap Karin langsung menonaktifkan skill nya.


"Berapa coldown nya?" Bertanya Kevin.


"Dua puluh menit." Jawab Karin berusaha untuk mengumpulkan kembali energi nya.


"Kurasa review skill sudah cukup, logou yuk." Ucap Kevin memanggil kuda nya untuk ia gunakan kembali ke kota.


"Nn." Karin mengangguk dan naik di kuda tepat di belakang Kevin.


...


Senin, 25 januari


Real World 06:30


"Kalau begitu Yuri berangkat dulu." Ucap Yuri pamit dengan raut wajah lesu karena kebablasan bermain sampai jam tiga pagi.


"Oke hati hati yah." Ucap Kevin.


"Kau sendiri mau kemana Vin?" Bertanya Karin saat melihat Kevin membawa jaket nya ke meja makan bahkan bawa kacamata hitam drngan rambut nya yang ia ikat rapi berbeda dengan biasa nya.


"Ada urusan bengkel sebentar, tolong jaga tumah sekali.n bersihkan piring nya." Ucap Kevin memasang jaket nya.


"Bengkel? Buat apa perasaan tuh motor tidak kenapa napa." Ucap Karin bingung.


"Bukan motor tapi mobil, dah aku duluan." Ucap Kevin langsung pergi menggunakan sepatu nya.

__ADS_1


__ADS_2