
Reall World
Studio Televisi
"Huff.." Kevin berusaha meredakan emosi nya karena satu hal yang harus ia hadapi saat ini adalah masalah terbesar dalam hidup nya.
"Jadi anda siapa?" Bertanya pembawa acara saat melihat emosi Kevin sudah lumayan reda.
"Kevin." Jawab Kevin berjalan keluar.
Seketika semua orang kecuali Kevin dan Lily melihat ke arah foto karakter Kevin yang ada di layar mereka. "Mirip!" Seketika itu juga Gatot dan pembawa acara langsung menangkap dua lengan Kevin dan membuat nya duduk di kursi tamu.
"Eh?" Kevin yang merasa bersalah karena telah merusak acara tidak memiliki kekuatan lebih untuk melawan.
"Nyalakan kamera!" Teriak pembawa acara.
"Oke! Kamera Ready!" Balas juru kamera.
"Selamat datang Angel Of Death yang asli di studio kami, maaf atas kesalahan kami yang sebelum nya karena salah mengenali anda." Ucap pembawa acara sifat nya langsung berbalik.
"Saya meminta maaf atas kekacauan sebelum nya tapi bisa saja saya palsu loh, bagaimana jika saya bukan Kevin yang asli?" Bertanya Kevin karena itu mungkin bisa saja terjadi dan mereka lagi lagi membuat kesalahan.
"Tidak mungkin, wajah juga sudah sama." Ucap pembawa acara.
"Tapi benar juga ucapan nya, bisa saja dia palsu." Ucap Gatot.
"Kalau begitu bagaimana jika kita membuktikan nya." Ucap pembawa acara.
"Ini juga demi kedepan nya agar tidak ada lagi orang yang mengaku ngaku sebagai Angel Of Death." Ucap Gatot sudah pernah merasakan berada di posisi Kevin maka nya identitas jya terbongkar.
"Baik lah saya setuju dengan leader Gatot saja." Ucap Kevin mengaktifkan hologram EDITH nya.
"Oh ternyata memang asli." Ucap pembawa acara.
"Sekarang tidak akan ada lagi yang menyamar menjadi Kevin." Ucap Gatot.
Kevin hanya memperlihatkan title Angel Of Death dari aplikasi game nya langsung.
"Kami boleh bertanya beberapa hal?" Bertanya pembawa acara meminta izin.
__ADS_1
"Karena sudah di sini yah seperti nya bisa saja." Ucap Kevin.
"Pertama tama terima kasih karena sudah datang di studio kami, kami merasa sangat tersambung di datangi oleh player yang menyandang gelar malikat." Ucap pembawa acara mengulurkan tangan.
Kevin kemudian menjabat tangan nya dengan sedikit senyum.
"Senang bertemu dengan Angel Of Death." Leader Gatot juga memberi salam.
"Senang bertemu dengan Leader Gatot, panggil saya Kevin saja saya tidak terbiasa dengan title itu." Ucap Kevin membalas salam Gatot.
"Baik lah pertanyaan pertama, sejak kapan anda memainkan game MMORPG World For Adventure tuan Kevin?" Pembawa acara memulai pertanyaan nya.
"Untuk pertanyaan ini saya sangat meminta maaf karena saya tidak bisa mengatakan nya." Ucap Kevin tidak ingin membuat para player semakin iri.
"Ah baik maaf telah menanyakan sesuatu yang tidak seharus nya, saya akan langsung ke pertanyaan utama kalau begitu, banyak player yang penasaran dengan cara anda mendapatkan seratus Instan Death jadi apa kah tuan Kevin bisa memberikan tips atau petunju untuk para player? Tentu saya tidak menanyakan skill tuan Kevin." Pembawa acara memulai pertanyaan.
"Sebenar nya mendapatkan seratus instan death pun tidak akan bisa menjadi malaikat kematian tapi mungkin akan di hadiahi skil skill kuat." Ucap Kevin.
"Jadi maksud nya hanya player pertama seratus Instan Death saja yang mendapatkan ras malaikat kematian?" Bertanya Gatot.
"Saya memberitahukan hal ini agar para player lain nya tidak kecewa saat berusaha namun tidak mendapatkan nya, namun saya tidak tau bagaimana jika menjadi malaikat lain." Ucap Kevin.
"Saya rasa begitu, tapi bagi teman teman player lain nya boleh tidak mempercayai saya dan mencoba nya sendiri." Ucap Kevin.
"Bagaimana rasa nya menjadi ras malaikat?" Bertanya pembawa acara.
"Jujur saja.. sebelum nya maaf bagi para player yang ingin mendapatkan nya." Kevin terlebih dahulu pada player. "Jujur saja sangat menyebalkan, saya tidak bermaksud sombong tapi saat ini saya tidak bisa leluasa untuk berburu atau memasuki kota karena selalu menjadi pusat perhatian." Ucap Kevin mengatakan keluhan nya.
"Huh.. aku tau rasa nya, itu pasti sangat sulit." Ucap Gatot.
"Kalau boleh tau siapa dewa yang tuan Kevin layani?" Bertanya pembawa acara.
"Kalau itu saya tidak bisa mengatakan nya namun saya ada saran bagi para player yang mendapatkan class Paladin." Ucap Kevin.
"Oh saran seperti apa itu?" Semua ornag tentu penasaran atas saran dari player yang menjadi pusat saat ini.
"Saat memilih dewa maka jangan memperhatikan skill yang akan kalian terima tapi perhatikan dulu apa permintaan nya, beberapa dewa memiliki permintaan aneh aneh." Ucap Kevin memberi saran namun rasa nya memang tidak terlalu berguna tapi bagi player yang merasakan hal yang sama sepeti Kevin pasti akan mengetahui nya.
"Ternyata class Paladin tidak semudah itu yah." Ucap pembawa acara.
__ADS_1
"Ah maaf maaf, saya harus segera pulang." Ucap Kevin tiba tiba melihat jam nya saat Yuri dari jauh seakan memanggil nya setelah Kevin memberi kode pada nya.
"Baik maaf telah menyita waktu berharga anda, hari ini kita mengetahui identitas player Angel Of Death sudah sangat beruntung." Ucap pembawa acara mengulurkan tangan.
"Saya harap tidak ada lagi yang meniru saya setelah ini." Ucap Kevin membalas jabat tangan nya.
"Sesekali berkunjung lah ke guild ku." Ucap Gatot.
"Pasti." Kevin pun pergi bersama Yuri.
"Saya tidak menyangka baik di dunia game atau pun di dunia nyata Angel Of Death ternyata sangat kuat." Ucap pembawa acara.
"Sekali lihat pun dia adalah ahli beladiri." Ucap Gatot.
"Tapi yang paling tidak di duga itu Angel Of Death menggunakan wajah asli nya di dalam game, biasa nya semua orang menggunakan wajah buatan yang mereka idamkan." Ucap pembawa acara.
"Hahaha yang seperti itu hanya lah orang orang yang jelek di reall world termasuk saya sendiri." Ucap leader Gatot karena ia juga mengubah nama nya di dunia game.
"Kurasa Angel Of Death hanya memiliki kepercayaan diri tinggi pada ketampanan nya." Pembawa acara mencoba menghibur Gatot dan para pemba- para penonton yang jelek jelek.
...
Di dalam mobil Kevin.
"Apa ini tidak masalah senior?" Bertanya Yuri sedang mengedit video sebelum nya.
"Apa nya?" Kevin bertanya balik.
"Sekarang seluruh player sudah tau identitas senior loh, hanya menunggu menit saja sampai mereka mengetahui rumah senior." Ucap Yuri.
"Maaf ini mungkin akan merepotkan kalian tapi aku lebih tidak suka orang lain menggunakan nama ku." Ucap Kevin.
"Tidak masalah senior, tapi jika begini bisa saja ada player yang dendam pada kita di dalam game mencoba menyerang kita di reall world, Yuri rasa kita harus berhati hati agar tidak menimbulkan masalah di dunia game." Ucap Yuri memikirkan hal tersebut.
"Masalah dengan player lain tidak akan bisa dihindari Yuri, yang perlu kita pikirkan sekarang adalah membuat pertahanan di real world." Ucap Kevin.
"Seperti membangun guild?" Bertanya Yuri memberi saran.
"Mungkin ada bagus nya juga." Kevin baru akan memikirkan rencana kedepan nya setelah rencana pertama yang ia susun gagal hari ini.
__ADS_1
Broom...!