
Mansion Strayderer
Ruang tamu khusus
"Maaf membuat tuan puteri menunggu, saya Kevin ketua guild ini menyambut kedatangan puteri Winry Von Hawkye yang telah datang jauh jauh ke tempat saya ini." Ucap Kevin memberi salam hormat.
Berdiri puteri Winry Von Hawkye dari duduk nya. "Jadi anda adalah malaikat kematian yang sedang ramai di bicarakan." Balas puteri Winry.
"Silahkan duduk kembali tuan puteri." Ucap Kevin setelah duduk bersama Agus.
"Dia siapa?" Puteri Winry meminta Kevin memperkenalkan Agus.
"Dia adalah Agus, salah satu anggota guild Strayderer." Jawab Kevin.
"Jadi dia Agus si pemecah kode." Mengangguk puteri Winry.
Kevin langsung menatap wajah Agus. 'Aku tidak tau kau memiliki julukan seperti itu Agus.' Batin Kevin.
"Anggota kerajaan seenak nya saja memberikan julukan itu saat aku selalu datang keperpustakaan mereka." Bisik Agus menyangkal saat ia dapat membaca pikiran Kevin melalui ekspresi Kevin saat menatap nya.
"Gehhem...! kalau boleh tau.. apa tujuan tuan puteri Winry datang ke markas kecil kami?" Bertanya Kevin.
"Saya hanya kebetulan ada kunjungan ke Gialdys Kingdom dalam kegiatan keagamaan dan saya mendapat kabar bahwa malaikat kematian tinggal di kerajaan ini jadi saya berkunjung ke sini." Jawab puteri Winry.
"Saya merasa terhormat tuan puteri menyempatkan diri untuk datang ke tempat kami." Balas Kevin meskipun ia yakin masih ada tujuan lain tapi Kevin tidak berani untuk menanyakan nya.
"Tapi mansion anda sangat besar yah.. ini lebih besar dari pada mansion saya di ibu kota kekaisaran." Ucap putri Winry mulai berbasa basi.
"Terima kasih atas pujian nya tuan puteri." Ucap Kevin.
__ADS_1
"Ah iya menurut kabar juga malaikat kematian selalu membawa sabit kemana pun ia pergi..." Putri Winry memasang ekspresi bingung.
Plok!
"Maksud nya seperti ini?" Hanya perlu satu jentikkan jari Kevin, Death Scythe nya sudah berada di belakang.
"Ternyata anda benar benar malaikat kematian yah." Tersenyum puteri Winry.
Puteri Winry Von Hawkye, seorang puteri ketiga salah satu kekaisaran terbesar di benua ini yaitu Humbetolfia Empire, memiliki kecantikan yang luar biasa dan Kevin mengakui itu tapi.. dia sangat berbahaya setidak nya itu lah yang Kevin pikirkan saat ini.
Tok! Tok! Tok!
Sebuah ketukan bersamaan dengan Toni yang memasuki ruangan tanpa meminta izin.
"Leader, presiden ingin bertemu dengan anda." Ucap Toni meskipun berbohong karena hanya di suruh oleh Kevin melalui chat agar puteri Winry tidak lagi mengulur waktu. 'Sial kenapa aku harus melakukan ini?' Batin Toni yang masih ingin menikmati tidur siang nya.
"Oh sudah waktu nya kah." Kevin melihat jam sihir yang ada di dinding.
"Itu sebutan untuk kaisar di dunia kami tuan puteri... hmm... dan seperti nya saya mendapat panggilan untuk segera menghadap." Ucap Kevin.
"Saya tidak bermaksud mengulur waktu anda tapi bisa kah kita mengobrol sebentar?" Bertanya puteri Winry segera menahan Kevin.
"Ya.. mungkin saya masih memiliki waktu satu jam, silahkan." Ucap Kevin.
"Sebenar nya tujuan saya ke sini yaitu untuk mengundang malaikat kematian ke istana kekaisaran." Ucap puteri Winry menyebutkan tujuan nya.
"Tuan puteri boleh memanggil saya Kevin." Ucap Kevin seakan saat ini ia lah yang memegang kendali dengan kalimat mengizinkan.
"Baik tuan Kevin, apa tuan Kevin bersedia?" Bertanya puteri Winry.
__ADS_1
"Maaf sebelum nya saya ingin bertanya, apa tujuan tuan puteri mengundang saya dan kenapa saya harus datang?" Kevin memberanikan diri untuk bertanya meskipun di belakamg puteri Winry terdapat dua perajurit tier empat.
"Sebenar nya kaisar mendengar bahwa and- tuan Kevin bisa menteleportasi kan manusia selain pemilik jiwa abadi menggunakan Gate Of Hall." Puteri Winry mengatakan tujuan nya meskipun tidak mengatakan tujuan kaisar memanggil Kevin.
"Ternyata seperti itu... saya mengerti tujuan tuan puteri mengundang saya tapi tuan puteri belum menjawab pertanyaan kedua saya." Ucap Kevin.
"Kalau itu kaisar lah yang akan menjelaskan nya." Ucap puteri Winry.
"Maaf tapi saya tidak bisa memenuhi undangan tuan puteri tanpa mengetahui tujuan saya di panggil." Membuat koneksi dengan kaisar adalah mimpi bagi seluruh guild tapi saat ini Kevin merasa itu bukan lah hal yang tepat.
Puteri Winry diam cukup lama sebelum kembali angkat bicara. "Saya sebenar nya tidak mendapat izin untuk mengatakan ini hal ini tapi saya akan menjawab pertanyaan tuan Kevin, haih.. meskipun begitu saya hanya dapat mengatakan satu kata yaitu ... perang." Puteri Winry menyebut kan nya dengan serius.
"Ahahaha!" Kevin langsung tertawa mendengar hal tersebut sementara itu Agus yang paham dari maksud perang hanya memilih diam karena tidak terlalu perduli dan ia juga sudah menduga hal ini serta telah memberitahukan nya pada Kevin.
Selama ini kekaisaran Humbetolfia Empire terus berperang dengan kerajaan kerajaan kecil dan kekaisaran di sekitar seperti Grandetia Empire untuk memperluas wilayah sementara itu di dalam wilayah kekaisaran yaitu wilayah kerajaan kerajaan yang di kuasai oleh Humbetolfia Empire terus terjadi perang saudara contoh nya Gialldys Kingdom dan Buckhwal Kingdom.
Kekaisaran Humbetolfia Empire adalah kekaisaran dengan kekuatan yang sangat kuat membuat kaisar terlena dan mulai menginfasi wilayah sekitar namun satu hal yang tidak kaisar sadari.
Kekuatan Humbetolfia Empire terlalu kuat dan berada tepat di tengah benua Geabrande membuat seluruh kerajan maupun kekaisaran di sekitar takut akan kekuatan yang mungkin saja bisa menguasai seluruh benua maka dari itu tidak heran jika seluruh kerajan dan kekaisaran akan bersatu untuk melawan kekaisaran Humbetolfia Empire tapi setidak nya itu belum terjadi.
Agus dapat menebak bahwa seluruh benua akan bersatu melawan Humbetolfia Empire dengan mudah setelah melihat riwayat infasi perang mereka.
Hal ini juga pernah terjadi di bumi yaitu saat pasukan arab berhasil menguasai dua per tiga dunia dan berencana untuk menguasai seluruh dunia, namun kekuatan mereka sangat besar membuat seluruh dunia takut sehingga satu benua bersatu untuk memukul mundur mereka dan begitu lah awal dari kemunduran mereka.
Tragedi tersebut akan kembali terulang di kekaisaran ini dan akan menjadi awal dari perang dunia pertama di dunia ini, sungguh kebodohan yang sangat nyata membuat Kevin tertawa tanpa henti.
Kaisar ingin Kevin menggunakan kemampuan nya untuk menteleportasi kan perajurit cepat tanggap agar dapat membantu nya dalam menguasai dunia secepat mungkin.
"Tuan Kevin apakah ada hal yang lucu?" Meskipun kesal tapi puteri Winry tetap bertanya.
__ADS_1
"Kekaisaran akan hancur loh." Kevin mengatakan nya sambil tersenyum.
"Kenapa tuan Kevin berpikir begitu? Saat ini kekaisaran berhasil menekan seluruh pasukan musuh dan sedang unggul, sebentar lagi kami pasti bisa menguasai Grandetia Empire dan kerajaan kecil lain nya." Ucap puteri Winry yang sama sekali tidak memahami maksud ucapan Kevin.