
Markas guild Strayderer
Assassin tersebut sudah berada di depan Agus dan langsung menebaskan pisau nya ke arah leher Agus.
Bom!
Satu hantaman dari belakang langsung melindungi Agus, itu adalah tangan tanah yang di buat oleh Khairul.
Slash!
Tapi entah kenapa satu tebasan malah masuk di perut Agus mengurangi tujuh puluh persen hp nya.
"Tadi itu hanya ilusi." Ucap Khairul.
"Leader guild Klod Coffin memang hebat, bisa menembus sampai di sini." Ucap Agus.
"Yah aku hanya beruntung karena Angel Of Death sedang tidak ada." Ucap Jack merasa aneh karena semua anggota guild Strayderer seakan tidak memperdulikan nya kecuali Agus dan Khairul. "Ada apa dengan mereka?" Bertanya Jack.
"Oh kami memiliki jam kerja saat jam istirahat maka saat nya beritirahat, kau tidak perlu memperhatikan mereka." Ucap Agus.
"Jangan bercanda denga-" baru saja Jack melangkah maju, sebuah bayangan tangan sudah menangkap nya dari dalam tembok kayu. "Apa!?" Jack ingin menghindari tapi tubuh nya sudah tertarik.
"Devense Break Sword Slash Full Attack!"
Kevin tanpa sungkan lngsung menggunakan tiga skill kuat untuk memaksimalkan damage nya.
Slash!
-200.000
[Instan Death terpicu]
Sebagai job Assassin Jack memiliki pertahanan yang sangat rendah apa lagi telah terkena crowd control dari skill Kevin membuat nya tidak dapat menghindar meskipun memiliki pertahanan lebih.
"Ukh! Mati.. di tangan Angel Of Death rasa nya.. tidak buruk.." Ucap Jack tersenyum sebelum menghilang.
+ 1 soul
'Karin bagaimana Orb nya?' Telepati Kevin.
'Aman, aku dapat banyak.' Jawab Karin yang juga menemukan banyak orb yang baru saja di kumpulkan oleh guild Klod Coffin.
"Untung kau tepat waktu Kevin, aku hampir mati." Ucap Agus setelah meminum potion.
"Terima kasih Agus, Bilqis." Ucap Kevin karena ia berhasil bersembunyi di bawah tanah lalu keluar melalui tembok.
"Hanya masalah kecil." Ucap Khairul.
"Hadiah." Setiap kali Bilqis melakukan sesuatu untuk Kevin maka saat itu lah ia meminta hadiah.
__ADS_1
"Sabar tunggu event selesai." Ucap Kevin.
"Kapan ini berakhir!?" Ucap Bilqis karena ingin segera di traktir oleh Kevin sesuai janji.
"Uhh apa apaan itu tadi?" Beberapa anggota mulai di bangkitkan dari kematian.
"Leher ku langsung putus."
"Jack The Ripper memang tidak sekedar nama guys, aku tidak punya kesempatan untuk melawan."
Ini baru satu kali kematian, jika mencapai lima kematian maka mereka akan di pindahkan ke wilayah khusus dan hanya bisa menonton event sampai selesai.
...
Di sisi lain saat matahari mulai terbit di tempat guild Garuda.
"Apa apaan dengan mereka ini, apa mereka itu kumpulan cheater?" Bertanya Niar saat melihat video yang di dapatkan oleh pengintai mereka dari guild Strayderer.
"Guild Strayderer memang sangat menarik." Ucap Gatot seakan merencanakan sesuatu.
"Kalau guild Leader ingin menyerang mereka sebaik nya berpikir dua kali." Ucap Niar.
"Aku saja di kalahkan oleh Assassin mereka." Ucap Dred.
"Aku rasa bukan hanya aku yang ingin menaklukkan Angel Of Death, lagi pula mumpung ada kompetisi guild seperti ini tentu aku tidak akan melewatkan nya." Ucap Gatot.
"Ya.. aku memang perlu membalas mereka atas kekalahan ku sebelum nya." Ucap Dred.
"Semua nya! Kita berangkat sekarang!" Teriak Gatot.
...
Markas guild Strayderer
"Sebentar lagi akan mencapai hari ke tiga yah." Ucap Alka melihat matahari mulai terbit.
"Semua nya sudah berjuang keras untuk mendominasi orb di sekitar, kita harus mencapai tujuan utama kita yaitu mencapai sepuluh besar." Ucap Kevin.
"Tapi kita sudah berada di peringkat sepuluh dunia loh." Ucap Alka.
"Ini masih hari ketiga hanya perlu waktu sampai guild di bawah kita mengguling kan kita jadi, kita harus mengumpulkan lebih banyak orb lagi." Ucap Kevin.
"Untung ada Yuri jadi teman teman yang lain tidak mudah untuk kehabisan stamina dan bisa terus mengumpulkan orb." Ucap Alka.
"Tapi Yuri juga sebentar lagi akan mencapai batas." Ucap Kevin.
"Dari stamina, mana dan hp Yuri, semua nya masih penuh kenapa kau mengatakan Yuri akan mencapai batas?" Bertanya Alka.
"Ini hari ketiga tapi dia hanya menggunakan dua skill sambil duduk bayangkan saja betapa bosan nya dia, sebentar lagi dia akan mengamuk, biasa nya begitu." Ucap Kevin belajar dari pengalaman terutama saat pizza pesanan Yuri terjebak macet maka dia akan mengamuk sama sini di dalam kamar.
__ADS_1
"Entah kenapa aku bisa membayangkan nya." Alka tentu memiliki pengalaman dengan banyak wanita juga tentu pernah melihat sifat yang seperti itu.
"Kita berada dalam masalah Kevin." Ucap Silva masih tetap memantau.
"Ada apa?" Bertanya Kevin.
"Dari utara lebih dari seribu player mendatangi kita." Ucap Silva.
Tiba tiba Kevin langsung serius padahal jika hanya seribu player bisa mereka urus dengan mudah. "Kau tau siapa mereka?" Bertanya Kevin.
"Leader Gatot yang memimpin." Jawab Silva.
"Panggil seluruh anggota yang sedang berburu untuk segera kembali ke markas." Ucap Kevin.
"Siap kan plontar dalam jarak lima ratus meter." Ucap Agus.
"Okay!"
Sepuluh plontar pun di pasang dengan sudut lemparan bos yang telah di perhitungkan.
"Bilqis bersiap untuk defense serangan udara, kemungkinan mereka sudah tau jebakan pertahanan darat kita jadi jangan terlau berharap pada Khairul dan Rina." Ucap Agus.
"Apa nya yang jangan terlalu berharap!? Aku bisa menenggelamkan mereka semua dalam tanah." Kesal Khairul.
"Akan ku ubah mereka semua menjadi undead." Ucap Rina bersemangat setelah di remehkan.
"Agus ubah arah tembakan, jangan menembak sebelum aku memberi aba aba." Ucap Kevin riba riba mengubah rencana.
"Ada apa Kevin?" Bertanya Agus.
"Cukup ikuti saja langkah mereka, tim Archer dan plontar selalu siaga." Ucap Kevin.
"Baik lah." Agus hanya mengikuti arahan Kevin.
Guild Garuda terus di biarkan maju hingga mereka berhenti di jarak tiga ratus meter, jarak yang sulit di jangkau oleh pemanah dan mage, sementara itu Gatot terus maju hingga jarak seratus meter.
"Lock pasukan belakang." Ucap Kevin.
"Okay!"
"Apa yang membawa leader Gatot ke markas guild kecil kami!?" Bertanya Kevin di atas tembok.
"Leader Kevin, ku rasa kau tidak akan dendam jika aku menyerang mu kan?" Bertanya Gatot.
"Ini adalah kompetisi guild, tiada dendam di dalam sebuah kompetisi yang adil, justru saya senang karena guild kami cukup di pandang tinggi olah guild top sampai membawa hampir seluruh anggota nya." Ucap Kevin.
"Yah leader Kevin kau pasti bercanda, jika aku tidak membawa seluruh anggita ku bagaimana aku memiliki peluang untuk mengalahkan Angel Of Death." Ucap Gatot.
"Jika leader Gatot hanya ingin menyampaikan itu maka saya mungkin harus menyarankan untuk leader Gatot mengirim utusan perang saja." Ucap Kevin.
__ADS_1