MMORPG World For Adventure

MMORPG World For Adventure
Chp 56, Deskripsi Event


__ADS_3

Real World


Siang hari rumah Kevin


"Deskripsi event nya sudah keluar, besok tanggal tiga puluh satu Desember event akan di mulai." Ucap Kevin melihat kearah layar laptopnya.


"Eh? Ini berbeda dari event tahun lalu." Ucap Yuri.


"Kali ini sepertinya survival yah." Keluh Karin karena tidak percaya diri dalam permainan solo.


"Ada dua sih sebenarnya, event yang satunya sama seperti tahun lalu yaitu batle party dan bisa di ikuti oleh seluruh player dan event kedua hanya bisa di ikuti oleh pengguna Virtual kabin." Jelas Kevin setelah memperhatikan deskripsi.


Saat ini mereka tidak bisa mengikuti event battle party karena setiap party orang lain memiliki rata rata jumlah enam player sedangkan mereka baru bertiga.


"Itu karena Event kedua menggunakan percepatan waktu lima kali lipat di mana satu jam di Real World sama dengan lima jam di dunia game." Ucap Yuri mnejelaskan.


Event tersebut hanya dapat di ikuti oleh pengguna Virtual kabin karena percepatan waktunya yang lima kali lipat.


Dengan tema survival di mana player harus bertahan selama lima hari di daratan yang sudah di siapkan, setiap player yang ikut akan di teleportasikan ke suatu tempat dan bagi sepuluh pemain teratas yang berhasil bertahan lah yang akan berhasil memenangkan event.


Cara untuk mendapatkan point yaitu dengan memburu player lain jadi meskipun ada yang bertahan selama lima hari dia akan tetap di anggap gagal jika tidak mendapatkan point.


Satu player yang dibunuh maka akan mendapatkan sepuluh point, satu point dapat di tukar dengan satu koin emas setelah event berakhir.


Ini adalah event survival sekaligus berburu harta karun, namun player yang mati tidak akan menjatuhkan drop item apapun sama halnya player yang membunuh tidak akan mendapatkan hukuman apapun.


Dalam event juga masih ada dua tempat yaitu tempat pertama untuk player level lima puluh hingga sembilan puluh sedangkan tempat kedua untuk player level sembilang puluh satu hingga level seratus sepuluh.


Sampai saat ini belum ada player yang berhasil menembus level lebih dari seratus sepuluh karena game ini belum juga membuka level di atasnya di mana meskipun player mengumpulkan exp yang banyak mereka tetap berhenti di level seratus sepuluh.


Coldown


"Kondisi fisik harus sempurna untuk mengikuti event ini." Ucap Kevin setelah melihat status tubuh yang diperlukan.


"Aku harus ikut." Karin langsung mendaftarkan diri setelah melihat pertukaran point dan gold nya.


"Yuri tidak akan ikut." Yuri tidak pernah tertarik pada permainan solo.


"Jika kau ingin ikut biar kuberikan satu saran untukmu." Ucap Kevin mengangkat telunjuknya.


"Apa?" Karin bertanya.


"Jangan pernah mempercayai player lain atau membuat aliansi dengan mereka, pemenang hanya ada sepuluh player, mereka bisa membunuhmu kapan saja." Kevin mengingatkan.


"Baiklah aku mengerti." Karin memikirkan apa yang di katakan oleh Kevin.

__ADS_1


"Ayo Yuri kita harus segera berlatih." Ucap Kevin mengajak Yuri.


"Berlatih?" Bingung Yuri karena belum di beritahu apapun oleh Kevin.


"Cara untuk menghemat stamina, kamu ingin tahu kan?" Kevin memberitahu.


"Benarkah!?" Yuri langsung bersemangat.


"Kita latihan di kamar kalian saja." Ucap Kevin.


"Baik senior!" Tegas Yuri menjawab.


Setelah sampai di kamar Karin, Kevin segera mengajarkan teknik pernapasan dasar sama halnya saat Kevin pertama kali mengajarkannya pada Karin.


Meskipun samar namun Kevin dapat melihat bahwa Yuri memiliki dasar yang jauh lebih baik dari pada Karin, kemungkinan saat berlatih pedang Yuri sudah di latih pernapasan untuk menghemat stamina nya.


Untuk sementara Kevin hanya ingin mengajarkan Yuri teknik pernapasan meningkatkan stamina dan menghemat stamina saja, untuk teknik pernapasan memperkuat tubuh Kevin masih belum bisa mempercayai Yuri.


Meskipun seseorang tahu nama dan wajah Kevin didalam game maupun di dunia nyata namun mencarinya hanya dengan petunjuk itu bukanlah hal mudah.


Kevin berspekulasi ada seseorang yang membantu Yuri atau memang Yuri memiliki kemampuan untuk menemukannya sendiri, Kevin masih belum tahu.


Kevin melatih Yuri dari siang hingga malam sebelum Kevin kembali kekamarnya setelah makan malam.


Kevin memutuskan untuk login sebentar untuk membeli maupun memilih perlengkapan untuk mengikuti event nantinya.


...


Penginapan


Kevin menyewa satu penginapan untuk mengecek seluruh drop item yang telah ia pilih di dunia nyata.


Meskipun Kevin dapat melihat deskripsi item langsung di dunia nyata namun melihat dan mencobanya sendiri di dalam game adalah hal yang berbeda, Kevin menekan satu set armor Rare full plate yang ia kumpulkan satu persatu dari drop item Ogre.


Seluruh armor tersebut berwarna coklat namun memiliki ketahanan yang sangat kuat serta skill tambahan saat menggunakan satu set sekaligus, Kevin juga mengeluarkan dua pedang kembar untuk memaksimalkan skill dual swordnya karena Kevin tidak ingin terlalu bergantung pada Demon Swordnya saja.


"Ini seharusnya sudah bisa, ah iya ada notifikasi tambahan saat aku mengalahkan para Red player." Ucap Kevin segera membuka notifikasi pesan yang belum ia baca.


[Alex meminta pertemanan dengan anda.


Terima/Tidak.]


"Hmm mungkin ini Alka, ah.. nanti aja notifikasi berikutnya." Kevin mengabaikan dan membuka notifikasi berikutnya.


[Selamat! Sepuluh jiwa abadi telah di kumpulkan, berhasil membuka evolusi pertama dari Demon Sword.]

__ADS_1


"Evolusi pertama? Eh bukan itu masalahnya, jiwa abadi adalah para Red player kan?" Kevin segera membuka statistik dan riwayat karakternya. "Dua belas jiwa abadi telah terkumpul, setiap player yang terbunuh di sekitar Demon Sword akan di kenakan hukuman kematian dua kali lipat, oi serius!" Terkejut Kevin membacanya.


"Coba lihat skill baru dari evolusi pertamanya." Kevin segera mengeluarkan Demon Swordnya dan mengaktifkan Evolusi pertama di mana Demon Sword langsung berubah menjadi tombak berbentuk kapak tipis namun lebar.


Jika player lawan mati di tangan Kevin maupun di sekitar Kevin maka mereka akan mendapatkan hukuman kematian dua kali lipat dengan kata lain mereka tidak dapat logout selama empat puluh delapan jam serta menjatuhkan drop item dua kali lipat.


[Evolusi pertama, mengubah Demon Sword menjadi tonbak.


Skill Aktif: Lance Breaker, mengabaikan 70% pertahanan target.


Mana Cost: 5.000


Coldown: 20 detik.


Slot Skill: -


(Slot akan bertambah saat jiwa mencapai jumlah tertentu.).]


"Ini tombak atau kapak? Tapi jika ini kapak tidak mungkin sepanjang ini dan setipis ini anggap saja tombak." Kevin mencoba mencocokkan keseimbangan pegangannya.


Kevin kembali menyimpan Demon Swordnya sebelum keluar dari penginapan menuju ketempat penempa untuk memgambil perisai yang ia perbaiki, Kevin tidak ingin terlalu memikirkan hal tadi karena semakin ia pikirkan semakin kepalanya pusing dimana ia pasti akan semakin menjadi incaran Red Player.


Setelah membayar biaya perbaikan sebesar satu koin Silver Kevin segera mengambil prisainya dan kembali kepenginapan sebelum akhirnya Logout dan tidur karena event tahun baru akan di adakan besok pagi pukul delapan.


...


Real World


Pagi hari rumah Kevin


"Baiklah ini adalah tanggal terakhir tahun ini jadi kita pesta sedikit." Meskipun Kevin mengatakan pesta namun yang ada hanya makanan pesanan dan kebanyakan adalah pizza.


"Kita haru login tiga puluh menit lagi setelah itu kita akan logout besok pagi, haihh kita akan menghadapi tanggal baru di dalam event game." Ucap Karin.


"Itu Senior saja, Yuri tidak ikut." Ucap Yuri yang sudah siap jogging namun di panggil oleh Kevin untuk sarapan pizza.


"Tapi pizza sebanyak ini siapa yang bisa menghabiskannya?" Kevin sedikit tertekan saat melihat pizza yang begitu banyak.


"Hehe saat aku memesan pizza tanganku terpeleset dan memesan sepuluh." Karin membuat alasan.


"Yuri mau keluar?" Bertanya Kevin.


"Nn Yuri ingin lari sedikit." Mengangguk Yuri sebelum kembali mengunyah Pizzanya.


"Kalau begitu di gang sebelah biasanya ada anak kecil yang bermain, kamu bawakan ini dan juga hati hati jangan jogging terlalu jauh." Ucap Kevin membungkus kembali beberapa pizza.

__ADS_1


"Baik Senior." Jawab Yuri.


__ADS_2