
Didalam gua
Tempat Boss Goblin
"Oi jangan gegabah!" Walaupun Kevin sudah memperingatkan tapi Karin sudah terlebih dahulu meluncur.
"Dark Step, Silent Step, Dark Blade." Tentu Karin menyadari kekuatan monster tersebut dan langsung mengeluarkan tiga skill sekaligus sebelum mendaratkan serangan dibelakang boss goblin. "Blad Slash!" Satu ayunan pisau Karin yang penuh energi ungu agak pink melaju cepat keleher bagian belakan boss goblin.
Buk! Shus..t
Bam!
"Akh-" Karin berhasil dilemparkan dan mengenai dinding gua dimana health point nya yang tadinya diatas sembilan puluh persen sekarang menurun ke titik kritis yaitu dibawah sepuluh persen, itu hal wajar karena mengingat pertahanan assassin yang lemah.
"Karin! Kau tidak apa apa!?" Meskipun Kevin bertanya pada Karin tapi fokusnya tetap pada boss goblin yang sedang menatapnya.
"Ya.. aku baik baik saja, ini akan segera pulih saat aku meminum potion nanti." Karin bangkit dan mulai meminum potion dan melepaskan kewaspadaannya terhadap sekitar.
"Baikla-" ucapan Kevin terpotong saat tiba tiba boss goblin melompat kearah Karin.
Tap! Swoss
"Karin!" Berteriak Kevin saat boss goblin melaju dan tak bisa dihentikan kearah Karin.
Shut Bom!
Satu pukulan memukul Karin yang sudah sekarat yang membuat Health Pointnya langsung menurun ketitik nol.
"Aku.. mati." Ucap Karin yang terkejut dengan mata melotot saat dia menjatuhkan satu pisau dan syalnya sebelum pandangannya menghilang.
[Karakter anda mengalami kematian.
Anda akan dikenakan hukum untuk tidak dapat login selama dua puluh empat jam waktu dunia nyata.]
Notifikasi peringatan dari sistem terlihat sebelum Karin dipaksa untuk Logout.
...
Dikamar Karin.
"Tidak tidak! Aaa! Sial sial sial!!! Dengan begini saat Kevin menyelamatkan sandera aku tidak akan mendapatkan Fame!" Karin berteriak sebelum menangis kesialan.
...
Kembali kedunia Virtual didalam gua tempat Kevin.
[Party anda Karin telah mati.]
"Sial." Kevin berdecak sial saat dia harus melawan goblin didepannya sendirian dimana perbedaan level mereka sejauh sepuluh level dan mosnter didepannya adalah boss monster yang memiliki sedikit kecerdasan dalam menyerang maupun strategi.
Goraarr!
Berteriak boss goblin tersebut sebelum melaju kearah Kevin.
"Majulah." Kevin mencoba untuk melawannya.
Saat pedang besar goblin tersebut mengayung kearah tubuh Kevin, Kevin langsung menghindarinya dengan menepis pedang goblin menggunakan pedang silver yang baru saja ia keluarkan.
Ting! Sing...
-4.000!
Meskipun Kevinberhasil menepisnya tapi tetap saja dia terluka karena tekanan pedang yang dihasilkan oleh boss goblin.
Cipratan api keluar anyara dua gesekan pedang dimana Kevin langsung membungkuk dan menghilangkan pijakan kaki kirinya yang membuat tubuhnya terlempar kearah depan akibat tekanan daei pedang boss goblin.
__ADS_1
"Sword Slash!"
Sret
-5.000
Satu sayatan pedang berhasil masuk kebagian perut bosa goblin saat Kevin terlempar kedepan.
Tap sreeet.
Saat kaki Kevin sampai dilantai segera dia mengatur keseimbangan yang membuat pijakannya tetap terseret kedepan.
Satu hentakan membawa tubuh Kevin kearah kiri dan berbalik dimana satu serangan langsung mendarat ditempat Kevin tadi.
"Hampir." Kevin kembali maju dengan pedangnya. "Wind Slash!" Kevin melemparkan bilah angin sebelum sampai ditempat goblin.
Cepat boss goblin menangkisnya menggunakan pedangnya.
Wingnn
-500
Damage yang dihasilkan pun sangat sedikit tapi bukan itu yang diincar oleh Kevin karena tubuhnya sudah berada dibawah sebelah kanan boss goblin.
Satu ayunan pedang Kevin melaju secara horizontal kearah lutut bagian belakang boss goblin. "Water Sword!" Sebelum pedangnya sampai dilutut boss goblin Kevin meneyempatkan memberikan skill untuk menambah damaga.
Sret!
-6.000
Bugh
"Akh-" kevin juga terlempar kebelakang karena menerima pukulan tangan dari boss goblin meskipun karaktwrnya tidak terlemoar terlalu jauh akbiat pertahanannya yang lumayan tinggi.
-7.000!
-100!
"Sial!" Cepat Kevin meminum health potion karena boss goblin belum bisa menyusulnya karena lututnya yang tidak dapat ia gerakkan karena sakit.
Perlahan health point Kevin pulih bersamaan denga luka boss goblin yang mulai memulih karena skill regenerasinya meskipun tidak terlalu cepat.
Kevin mengeluarkan dua pedang dimasing masing tangannya untuk mengaktifkan class skillnya. "Dual Sword." Berkata Kevin dengan tenang.
Kevin mulai berlari kearah boss goblin sebelum mulai mempercepat langkah larinya dan semakin cepat sebelum tiba tiga meter ditempat boss goblin yang sudah bersiap menerima serangan Kevin.
"Maaf tapi aku lebih hebat dalam dua pedang. Sword Dance!" Ucap Kevin yang langsung menundukkan tubuhnya dan menarik pedang dari pinggangnya meskipun tidak memiliki sarung tapi disana lah letak sudut tepat untuk memulai serangan pedang.
Sret Sret!
Groorr!!
-6.000
-6.000
Sret sret!
-5.900
-6.000
Goraaarrrr!
Kevin tidak memberikan boss goblin kesempatan untuk menyerang balik dan terus memberikan damage.
__ADS_1
Perlahan point boss goblin terus menurun hingga ketitik kritis yaitu sepuluh persen dan boss goblin langsung berteriak.
Groaarrr!!!
Sret!
-4.000
Damage Kevin langsung menurun sehingga cepat dia melompat mundur karena boss goblin mengalami bersek, pertahanan boss goblin meningkat dan seluruh luka ditubuhnya langsung beregenerasi dan sembuh.
Groarr Goraarr!
Berteriak boss goblin sbelum melempar tubuhnya dengan pedang besar kearah Kevin.
"Sial skillku masih coldown." Kevin berdecak kesal dan tidak memiliki pilihan lain selain menghindar.
Butsss bom!
Dua bola Kevin lemparkan kearah wajah boss goblin yaitu bola kabut dan bola ledakan yang meledak tepat diwajahnya tapi tidak mengakibatkan efek apapun.
Bomm!
Begitu pedang boss goblin mengayun secara vertikal tepat kearah tempat Kevin sbelumnya yang mengakibatkan ledakan besar.
Sret sret!
-2.000
-2. 000
Kevin memasukkan serangan sebanyak banyaknya tapi boss goblin tidak memperdulikan kesakutan yang ia alami dan memilih untuk menyerang Kevin.
Ting!
-5.000!
Adu pedang terjadi, tapi meskipun Kevin menangkis pedang besar milik boss gobkin dia tetap menerima damage sehingga dia memikih untuk menepis serangan selanjutnya dan memasukkan serangan menggunaakan pedang yang satunya lagi.
Sret!
-1.500
Tring ting ting
Pertarungan mereka berlangsung intens dan perlahan kesehatan mereka berdua turun perlahan secara bersamaan tapi tetap saja kesehatan Kevin menurun lebih cepat.
10%... 7%... 4%... 1%... 0%
-Level Up
Meskipun begitu kesehatan Boss goblin sangat keritis hingga dia mengalami kematian lebih cepat.
Bugh!
Kevin langsung menumbangkan karakternya karena sangat kelekahan meskipun staminanya masih ada untuk ia gunakan dalam bergerak.
Cepat Kevin memulihkan Mana point dan Health point nya menggunakan potion dan segera melakukan teknik pernapasan untuk memulihkan staminanya.
Setelah beberapa menit Kevin segera membereskan semua drop item termasuk item yang dijatuhkan oleh Kaein saat ia mati tapi tidak menyempatkan waktu untuk mengeceknya dan segera berlari kearah tempat dimana ada sandera diletakkan, yah seharusnya kalau Kevin tidak salah.
Saat sampai keujung lorong, disana terdapat seorang pelayer wanita berpenampilan mage yang sedang menangis.
[Fani, Lvl 32 (Player)
Hp 5.000/32.000.]
__ADS_1
'Kenapa pelayer ada disini, seharusnya pelayer dapat logout paksa saat berada dalam bahaya dengan mengorbangkan lima level mereka.' Batin Kevin.
Untuk keadaan sekarang seharusnya seseorang lebih baik mengorbangkan level mereka dari pada dikurung oleh monster, tapi kenapa wanita ini tidak mengorbangkan levelnya.