MMORPG World For Adventure

MMORPG World For Adventure
Chp 172, Shadow


__ADS_3

Wilayah Event Guild


Markas Guild Strayderer


"Aku bisa mengeliminasi mereka semua, tinggal menunggu perintah saja." Ucap Karin memutar pisau nya sebelum menunjuk mereka satu persatu menggunakan pisau.


"Kau tidak perlu turun tangan, Bilqis tangkap mereka." Ucap Kevin.


"Tadi kau belum memberikan hadiah pada ku loh Kevin sekarang kau menyuruh ku lagi." Ucap Bilqis.


"Nanti aku akan mentraktir mu, lakukan." Ucap Kevin.


"Oke." Jawab Bilqis.


Para pohon di bawah sana langsung menangkap semua player dan mengurung nya, semakin besar perlawanan mereka untuk menghancurkan pohon semakin kuat pula pohon membekap mereka.


"Hapal wilayah mereka kita akan menyerang nya saat orb orb mereka kembali secara otomatis." Ucap Kevin.


"Oke."


"Beberapa memilih bunuh diri loh senior." Ucap Yuri.


"Itu pilihan yang bijak karena tidak ada cara lepas dari dalam pohon jika mereka berada di sana dalam waktu lima menit." Ucap Kevin.


"Dengan ini data yang di perlukan mengenai wilayah sekitar sudah aman, sekarang tinggal kawasan di luar map kita." Ucap Alka melaporkan.


"Bagaimana kekuatan guild di sekitar?" Bertanya Kevin.


"Di sekitar ada guild guild kecil dan menengah juga satu level atas yaitu Klod Coffin." Jawab Alka.


"Tidak ada guild Garuda?" Bertanya Kevin.


"Tidak ada dalam map." Jawab Alka.


"Tapi tadi Karin bertemu dengan anggota mereka." Ucap Kevin.


"Kemungkinan wilayah mereka berada di luar map, dengan kata lain jarak mereka lebih dari seratus kolimeter." Jelas Alka.


"Aku mengerti, beritahu Agus untuk menyiapkan rencana pertahanan dari guild Garuda." Ucap Kevin.

__ADS_1


"Untuk apa?" Bertanya Alka karena belum tentu guild Garuda akan menyerang mereka.


"Hanya firasat saja." Balas Kevin.


Tiga jam kemudian setelah mereka mencuri orb guild lain, orb orb tersebut pun menghilang dan point guild Strayderer meningkat, meskipun sudah mengumpulkan orb sebanyak itu tapi mereka tetap berada di peringkat enam puluh untuk saat ini.


Setelah melihat peringkat mereka masih jauh para anggota kembali bersemangat meskipun bisa di katakan itu sudah masuk seratus besar dari lebih sepuluh ribu guild.


"Tim penguasa malam akan berburu di kawasan yang sudah di map kan, ikuti rencana Agus dalam memburu guild dan menengah secara bertahap. Aku dan Karin akan mulai membuka map di seratus kilometer arah barat dan utara." Ucap Kevin.


"Okay!" Jawab tim yang akan berangkat.


"Oke berangkat." Ucap Kevin.


Semua nya langsung keluar untuk berburu orb, player yang di penjara Bilqis hanya tersisa beberapa karena kebanyakan memilih bunuh diri agar dapat kembali ke markas mereka.


Kalau mati maka mereka akan langsung hidup kembali di markas mereka jika tidak ada war tapi jika ada war di markas mereka maka akan menunggu war selesai sebelum sistem membangkit kan nya.


Kevin menuju ke arah barat sementara Karin ke arah utara tepat di mana sebelum nya dia menemukan anggota guild Strayderer, Kevin sengaja mengutus Karin kesana agar lebih mudah mengintai meskipun ketahuan Karin tidak akan dapat di kenali oleh mereka.


Berbeda dengan Kevin yang hampir seluruh skill nya sudah di ketahui oleh player bahkan hanya melihat sekilas saja mereka sudah tau itu adalah diri nya. Meskipun Kevin tidak membawa Death Scythe dalam event ini tadi dia tetap memilih berhati hati.


"Flamverd." Kevin langsung mengutus Flamver kearah sisi berlawanan dari tempat nya.


Sebuah kebakaran terjadi di area yang di tuju Flamverd, itu sudah jelas Flamverd yang melakukan nya sesuai perintah Kevin.


Satu langkah kilat Kevin langsung mendekat ke arah guild saat seluruh perhatian tertuju ke arah Flamverd.


"Evolusi kedua. Rain Shot!" Kevin langsung memanggil hujan anak panah saat berada di jarak empat puluh meter dari target.


Saat benar benar kacau, Kevin kemudian melempar kabut asap dari sisi kiri nya agar musuh menganggap penyerang utama berasal dari sana.


Tanpa menyisahkan anggota mereka langsung memborong ke arah bom asap yang di ciptakan Kevin, Kevin dengan mudah mencuri Orb dan pergi tanpa membunuh siapapun kecuali Flamverd yang membakar salah satu assassin mereka.


"Alur nya terlalu lambat." Gumam Kevin.


Kevin menemukan sekelompok player di tengah hutan, tanpa pamit ia langsung menggiling nya dan hanya menyisahkan satu player.


Dua orb jatuh kemungkinan itu berasal dari guild yang mereka buru, Kevin membiarkan ia berlari dan mengikuti nya hingga ke markas nya di dalam gua lalu membunuh nya.

__ADS_1


"Evolusi ketiga. Dual Sword."


Kevin membelah demon sword nya menjadi dua dan mulai membantai musuh yang ada di depan untuk membuka jalan menuju Orb, namun mereka bukan lah player noob, Kevin sangat kesulitan dengan kombo para mage dan tank.


"Slow nya lama, Chain Of Draw."


Kevin menangkap Orb dari jarak sepuluh meter dan menarik nya.


"Leap! Terima kasih orb nya!" Teriak Kevin melemparkan banyak bom peledak buatan Alka dan berlari keluar gua meskipun kecepatan nya sedikit menurun karena terkena slow.


Sementara itu di sisi Karin..


"Mereka bukan amatir." Karin dari tadi berusaha untuk berlari kesana sini untuk mengecoh tapi anggota guild Garuda terus mengejar nya.


Karin mencoba untuk mendekati wilayah guild Garuda tapi jumlah mereka yang banyak tersebar membuat Karin sangat kewalahan dalam menghindar terutama Assassin top mereka selalu bisa mendeteksi Karin meskipun ia tidak bisa mengejar kecepatan Karin.


"Lokasi guild nya juga sudah ku tandai, sudah tidak ada guna nya aku berada di sini." Gumam Karin berlari menjauh.


Namun strategi guild Garuda sangat baik sehingga Karin terkepung dari segala arah menggunakan jumlah.


"Ah~ ternyata Karin dari guild Straderer, kenapa anggota guild Strayderer bisa sejauh ini?" Bertanya Dred mengenali Karin.


"Sial dia sudah mengenali ku." Karin jadi tidak bisa menggunakan Clone nya.


"Maaf Karin tapi kau harus mati dan menyerahkan orb yang sudah kau kumpulkan." Ucap Dred memberi aba aba untuk menyerang.


Berbagai serangan sihir langsung menuju kearah Karin juga berbagai kombo dengan skill skill lain nya yang di khususkan untuk melemahkan Assassin.


"Aku sebenar nya masih di larang menggunakan nya tapi tidak ada pilihan lain." Karin mengganti pisau nya dengan Poison Knife.


"Shadow."


Karin berubah menjadi kabut hitam yang imune terhadap segala jenis serangan, saat itu juga Karin berlari kearah depan menerobos jumlah player yang sangat banyak, setiap player yang ia lewati ada yang meninggal dan ada juga yang sekarat.


"Oi apa yang terjadi!?"


"Hp ku menurun parah!"


"Serangan nya bisa menembus pertahanan ku!"

__ADS_1


__ADS_2