MMORPG World For Adventure

MMORPG World For Adventure
Chp 117, Cloe si pemula


__ADS_3

Kritgar Town


"Huh.. seperti nya sangat jarang player yang seperti ku dulu, semua player di sini terlihat sangat menikmati game ini." Gumam Kevin memperhatikan setiap player di sekitar nya.


"A-anu permisi.." Seorang player laki laki dengan rambut panjang serta perisai kayu tiba tiba menyapa di depan Kevin.


Kevin berjalan melewati nya dan mengabaikan nya karena mengira player tersebut sedang menyapa orang lain.


"Tunggu! Halo!" Player tadi sedikit menaikkan nada nya untuk memanggil Kevin.


"Hm.. ada apa?" Berbalik Kevin dan bertanya.


"Saya ingin melawan monster tapi saya tidak tahu di arah mana." Ucap player tersebut seakan bertanya.


"Level nol, player baru yah kalau ingin melawan monster kau bisa berjalan kearah hutan sana, meskipun hanya berdiri monster akan mendatangi mu dengan sendiri nya." Ucap Kevin menunjuk kearah Kritgar Forest arah yang ingin ia tuju.


"Oh terima kasih, apa anda juga ingin menuju kesana?" Bertanya player tersebut setelah berterima kasih.


"Y-ya aku memang berniat memburu monster di sana.. hmm iya berburu monster." Ucap Kevin yang seakan tidak yakin apakah jawaban nya benar atau salah karena yang akan berburu adalah pet nya saja.


"Kalau begitu bagaimana kalau kita berjalan bersama saja." Ucap player tersebut.


"Berjalan bersama!? Ah' iya, hm baiklah." Ucap Kevin tidak yakin dengan jawaban nya karena ia hanya asal menjawab saja secara refleks karrna terkejut. 'Aku tidak menyangka dia akan mengajak ku berjalan bersama, apa kah player ini tidak bisa lebih hati hati lagi terhadap player lain?' Batin Kevin bertanya.


"Baik lah ayo kita berburu!" Player tersebut malah bersemangat sendiri.


Kevin kemudian mulai berjalan bersama player tersebut namun setiap langkah demi langkah membuat Kevin meninggalkan player tadi yang berusaha mengikuti kecepatan Kevin meskipun jarak mereka sudah terpisah lima meter.


"Tunggu!" Akhir nya player tersebut lebih memilih untuk menghentikan langkah Kevin dengan meneriaki nya.


"Ada apa?" Bertanya Kevin.


"Jalan mu cepat sekali, aku tidak bisa mengikuti mu." Jawab nya.


"Padahal aku berjalan dengan kecepatan normal saja, ngomong ngomong berapa point Agility mu?" Bertanya Kevin.

__ADS_1


"Tiga point." Jawab nya.


"Oh kau tidak menambahkan bonus point pelayer baru mu pada agility yah." Kevin jadi teringat saat ia baru login ia langsung menggunakan dua bonus point nya untuk meningkatkan kekuatan serangan nya dan itu merupakan hal wajar bagi pamula.


"Iya saya menambahkan semua nya pada point Devense." Jawab nya.


"Menambah seluruh nya ke dalam point Devense itu adalah hal yang langka bahkan player baru yang menggunakan prisai pun biasa nya menambahkan point nya pada serangan nya." Ucap Kevin.


"Saya tidak ingin merasakan sakit jadi saya menambahkan semua nya pada pertahanan." Ucap nya.


'Kalau begitu kau jadi pedagang atau penempa saja seperti Alka oi.' Batin Kevin ingin sekali mengatakan itu namun memilih untuk menahan nya.


"Maaf memperlambat langkah mu, kamu bisa berjalan duluan." Ucap nya pada Kevin.


"Gunakan ini, ini akan menambah lima point Agility mu." Ucap Kevin memberikan sebuah cincin yang ia dapatkan saat mengalahkan serigala.


"Oh terima kasih." Player tersebut menerima nya tanpa sungkan dan langsung memakai nya.


'Setidak nya pura pura lah menolak oi, itu item class rare loh.' Batin Kevin -_-


"Wah.. benar sekarang jalan ku menjadi lebih cepat." Ucap nya mulai berjalan lebih cepat dari sebelum nya.


"Semua orang memperhatikan kita dari tadi ada apa yah?" Bertanya player tersebut pada Kevin.


'Ya sudah jelas lah, player ber level sembilan puluh ada di kota ini pasti akan menjadi pusat perhatian! Aku ingin mengatakan itu tapi seperti nya pemula ini tidak tahu cara menggunakan sistem identifikasi player lain.' Batin Kevin merasa bimbang.


"Woa ini pertama kali aku melihat hutan secara langsung biasanya hanya di tv atau di majalah saja." Player tersebut langsung takjub saat melewati tembok kota dan melihat hutan hijau yang dapat di sebut indah andai ada di dunia nyata.


"Oh iya siapa nama mu?" Bertanya Kevin meskipun sebenar nya sudah mengetahui nya setelah melihat nama nya di kursor atas kepala nya.


"Oh iya aku lupa memperkenalkan diri, nama ku ... hmm... siapa yah?" Dia malah bingung sendiri.


"Ada apa?" Bertanya Kevin karena perasaan dia hanya menanyakan nama kenapa player pemula ini malah jadi bingung.


"Tadi saat aku login dan menulis nama ku perasaan aku menulis nama yang keren dan mudah di ingat tapi kenapa sekarang aku melupakan nya." Ucap nya masih berusaha mengingat nama karakter nya.

__ADS_1


"Kenapa kau tidak membuka status mu saja?" Kevin memberi saran.


Pak!


"Oh benar juga." Ucap nya sambil menepuk tangan nya seakan mendapat ide cemerlang yang dapat menyelamatkan nilai ujian matematika nya yang anjlok.


"Siapa nama mu?" Kembali Kevin bertanya.


"Cloe ha? Siapa yang menulis nama Cloe seperti ini!?" Dia berteriak saat membaca nama nya di sistem nya.


"Ya pasti kau lah, siapa lagi." Ucap Kevin.


"Oh iya kalau di pikir pikir nama Cloe memang cukup keren, mungkin aku menulis nya tanpa sadar." Ucap player yang bernama Cloe tersebut.


"Baiklah aku panggil Cloe saja, ngomong ngomong nama ku Kevin jadi kau bisa memanggil ku Kevin saja tidak perlu terlalu formal." Ucap Kevin.


"Baik lah Kevin, ayo kita mulai berburu." Semangat Cloe.


'Aku ingin menolak nya dan berburu sendiri tapi seperti nya dia sangat senang jadi temani saja lah sebentar.' Batin Kevin. "Oke." Jawab Kevin.


"Tapi kita berburu di mana yah.. hampir semua tempat sudah di tempati oleh player." Ucap Cloe melihat sekeliling sambil terus berjalan.


"Ikut aku." Ucap Kevin berjalan lebih dulu.


"Nn baiklah." Mengangguk Cloe dan mengikuti Kevin.


Mereka berdua berjalan memasuki hutan lebih dalam sampai akhir nya ke tempat yang lebih sepi di mana sangat jarang player di sekitar.


"Kalau di sini pasti kita akan memburu monster lebih banyak." Ucap Kevin.


"Kau memang hebat dengan begini aku bisa menaikkan level ku lebih cepat." Semangat Cloe mengeluarkan pedang pendek nya yang hanya sepanjang siku nya.


Dengan mengangkat perisai serta pedang nya, Cloe tampak sangat siap untuk menghadapi monster apapun yang datang namun dari perlengkapan nya semua nya adalah perlengkapan gratis untuk pemula kecuali cincin pemberian Kevin.


"Monster nya sudah datang." Ucap Kevin menunjuk ke arah tiga gumpalan cairan yang terlihat bulat.

__ADS_1


"Oh.. ini kah yang di namakan slime, bagaimana cara nya tetap mempertahan kan bentuk nya yah?" Cloe lebih penasaran dengan wujud slime dari pada cara mengalahkan nya.


"Siapa peduli dengan itu, cepat kalahkan slime nya." Ucap Kevin.


__ADS_2