
"Petualang, ada perlu apa?" Bertanya pendeta penjaga pintu Dungeon tersebut.
"Kami ingin masuk ke dungeon ini." Fani menjwab tanpa basa basi sambil memberikan tokennya.
"Hm.." pendeta tersebut terlebih dahulu melihat keaslian Holy Token Fani yang terlihat berbeda yang lainnya. "Ini asli, kalian bisa masuk." Ucapnya lalu mengembalikan Holy Token Fani.
"Terima kasih." Fani langsung memimpin jalan memasuki Dungeon dengan sangat percaya diri.
"Permisi." Kevin lewat bersama Karin.
[Anda memasuki Holy Dungeon.]
Mereka terus berjalan sebelum melewati pintu yang mirip seperti di gerbang dungeon tadi.
Krie..t...t! Bam!
Pintu terbuka dengan suara ensel yang menggelikan dan berhenti dengan suara keras.
[Angel Sin, Lv 90
Hp, 90.000.]
"Sepertinya hanya namanya saja Dungeon Suci, monster nya adalah malaikat ber dosa yang bentuk nya saja sudah sabgat jellek." Ucap Kevin melihat monster di depannya memiliki bentuk aneh.
"Yah seharusnya bukan itu masalahnya kan!? Level nya jauh di atas kita loh." Ucap Karin.
"Mau mundur?" Bertanya Fani karena saat seperti ini kesempatan menang mereka kurang dari dua puluh persen.
"Tunggu dulu! Kita kekurangan informasi." Ucap Kevin memberikan kode.
"Terserahlah aku ikut saja." Ucap Karin menyiapkan pisau nya.
"Jadi senior ingin melawan monster ini untuk mengumpulkan informasi kah.." Ucap Fani mengerti.
"Kita rugi jika datang dan pergi begitu saja, setidak nya kita bisa mengumpulkan informasi untuk strategi selanjut nya, itu adalah hal paling utama yang di butuhkan oleh player RPG." Ucap Kevin menjelaskan.
"Jadi biar pun mati selama kita mendapatkan informasi maka itu lebih baik, begitu?" Karin menyimpulkan dari penjelasan Kevin.
"..." Kevin diam.
"Anggap saja seperti itu, bersiaplah!" Berteriak Fani.
[Angel Sin, Lv 90
Hp, 90.000.]
Monster malikat tersebut seakan bersiap untuk menyerang dengan staff di tangan nya namun tidak meninggalkan tempat nya sama sekali.
"Target bersiap untuk menyerang, tipe serangan magic power, bersiap untuk perlindungan dan menghindar!" Ucap Fani memperhatikan gerakan monster dari belakang.
"Oke!."
Kevin dan Karin berlari kerah samping kiri dan kanan agar dapat memecah fokus serangan sihir dari Angel Sin tersebut.
Sherrr..!
__ADS_1
Sebuah serangan cahaya yang berbentuk laser langsung menyerang ke arah Kevin.
"Sudah ku duga pasti aku yang akan di incar." Ucap Kevin langsung menyiapkan kuda kuda darurat untuk bertahan karena kecepatan serangan tersebut sangatlah cepat membuat Kevin tidak dapat merespon baik meskipun sudah bersiap.
Bom!
-15.000
Kevin langsung terdorong mundur dan tetap terkena damage meskipun sudah menangkisnya menggunakan pedangnya.
"Karin!" Berteriak Kevin.
"Aku tahu! Poison Slash!" Karin memanfaatkan timing dengan sangat baik dan langsung menyerang dari belakang Angel Sin tersebut memberikannya damage yang tidak terlalu parah.
Slash..!
-5.000
"Perbedaan damage nya sangat jauh." Ucap Kevin melihat bar hp target hanya berkurang kurang dari lima persen.
"Racun tidak mempan pada nya!" Teriak Karin yang langsung mengambil langkah menjauh.
"Jadi dungeon ini sepenuh nya men Counter Karin kah.." Ucap Kevin bersiap dengan Demon Sword nya.
"Senior! Bersiap untuk serangan selanjut nya!" Teriak Fani masih mengamati pergerakan musuh.
"Leap!"
Kevin menggunakan skill nya dan melompat tepat di depan target berharap dapat memicu Knockback namun sayang nya Knockback tidak terpicu dan Kevin terpaksa harus memberikan tebasan tambahan.
"Sword Sla-"
-12.500
"Sial, inilah mengapa aku malas melawan mage." Umpat Kevin saat karakter nya tidak dapat bergerak.
"Heal!" Fani langsung menyembuhkan Kevin.
"Silent Step, ... Dark Blade!" Karin menggunakan langka silent untuk mendekat sebelum memberikan sabetan pisau.
Slash!
-5.000
Saat serangan tersebut mendarat, sebuah serangan cahaya laser juga langsung tertuju pada Karin.
"Cih-." Karin dengan Agility nya yang tinggi berusaha keras untuk menghindari nya namun tetap saja ia mendapatkan Damage akibat terkikis oleh serangan tersebut.
-10.000
"Heal!" Fani kembali menggunakan skill heal nya pada Karin.
"Bukan hanya mage dan serangan racun Karin yang tidak mempan pada nya, monster ini juga memiliki level yang sangat tinggi." Ucap Kevin.
"Apa kah belum cukup?" Karin menanyakan informasi yang di inginkan Kevin apakah sudah cukup atau kah belum.
__ADS_1
"Sejauh ini kita memang tampak di rugikan tapi di pihak kita ada seorang healer jadi bisa di katakan pertempuran ini seimbang." Ucap Kevin.
"Mau barbar?" Bertanya Karin.
"Cara itu jauh lebih cepat, Fani siapkan healing mu." Ucap Kevin mengganti sepatu nya dengan sepatu yang memiliki kecepatan tinggi.
"Oke." Fani mulai fokus agar tidak salah target.
"Serang." Kevin langsung meluncur kearah depan dengan kecepatan tertinggi nya bersama Karin.
Sesuai dugaan Kevin, sebuah serangan cahay langsung tertuju pada nya.
"Karin!" Berteriak Kevin sebelum menjatuhkan karakternya dalam keadaan tiarap dan berguling kearah depan, meskipun mendapatkan Damage namun ini jauh lebih baik dari pada menerima serangan tersebut.
"Oke! Threeple Slash." Karin langsung menggunakan kesempatan tipis tersebut dan memberikan tiga tebasan pisau sebelum kembali menyerang nya menggunakan serangan biasa agar Aggro nya tertuju pada nya.
-5.000
-5.000
-5.000
-2.000
Sesuai rencana Karin, serangan cahaya pendorong langsung mendorong Karin kebelakang sejauh sepuluh meter dan menyebabkan Knockback selama tiga detik.
"Heal!" Fani langsung memberikan suport heal.
"Lance Breaker!"
-10.000
+ Hp 2,3%
Dengan menggunakan skill yang dapat mengabaikan tujuh puluh persen pertahanan target, Kevin akhirnya dapat memberikan damage yang cukup tinggi.
Setelah Evolusi pertama yaitu tombak yang di gunakan Kevin, Kevin kembali mengubahnya menjadi Demon Sword dan terus menyerang untuk mengumpulkan stack pada pedang serta mengumpulkan Hp.
Ting!
Satu serangan tongkat sihir Kevin tangkis sebelum melompat mundur sejauh lima meter.
"Evolusi kedua." Kevin tanpa pamit langsung menggunakan evolusi kedua yaitu mengambil bentuk dari sebuah busur yang setiap ujungnya setajam pedang serta anak panah nya yang terbuat dari sebuah energi namun tidak mengurangi mana sama sekali.
"Knife Shot!" Karin melemparkan dua pisau lempar pada monster tersebut namun semuanya berhasil di tangkis.
"Nice Karin, Shining Arrow!" Kevin langsung menggunakan skill berpanah nya dan langsung menembakkan panah tersebut yang jumlahnya langsung berlipat menjadi tujuh anak panah.
-25.000
+ Hp 2,3%
Mereka menyadari bahwa tersebut memiliki skill Shield yang dapat melindungi diri nya maka dari itu dengan menggunakan serangan jarak jauh serta cepat dari pisau lempar Karin maka Shield tersebut pasti akan aktif.
Namun dengan saat Shield tersebut kembali coldown, Kevin dengan cepat menembakkan anak panah nya.
__ADS_1
"Threeple Slash!" Karin kembali menyerang dan mereka bersiap pada strategi pertama.
Saat mereka terus menggunakan strategi tersebut hingga akhirnya hp monster tersisa lima puluh persen, sebuah skill area yang terus aktif langsung menghalangi pergerakan Kevin dan Karin.