
Real World
"Ada apa Karin?" Bertanya Kevin karena seperti nya Karin sedikit mengalami masalah.
"Semua orang punya kesibukan, Yuri sedang mengerjakan tugas sekolah di kamar sementara kau entah ngapain di sini, sungguh bosan tidak memiliki sesuatu untuk di lakukan." Ucap Karin.
"Kenapa tidak login saja." Ucap Kevin karena Karin bersandar pada nya itu cukup mengganggu meskipun sebenar nya sedikit terasa hangat dan nyaman.
"Entah kenapa aku malas login malam ini." Jawab Karin yang memang sedikit kelelahan setelah login selama seharian penuh.
Meskipun fisik nya tidak terlalu menerima dampak karena teknik pernapasan dan Virtual Kabin yang Karin gunakan tapi mental nya cukup terkuras.
Pak!
"Hahh.. kalau bosan pergi lah tidur." Ucap Kevin setelah menutup laptop nya karena tidak dapat fokus dalam membaca.
"Enggak ngantuk." Ucap Karin.
"Lalu apa mau mu?" Bertanya Kevin.
"Mm... hm.. ... entah lah." Jawab Karin setelah berpikir begitu lama.
"Ha- ngomong ngomong bagaimana latihan mu tadi?" Bertanya Kevin mengubah topik karena merasa Karin hanya butuh teman ngobrol saja.
"Masih jauh dari kata baik, beberapa pisau bahkan menyerang ku sendiri." Jawab Karin.
"Ya.. skill area yang dapat mengendalikan damage di sekitar memang sangat op jadi wajar saja sangat sulit untuk menguasai nya." Ucap Kevin.
"Yah kan.. seharus nya skill ini buat kamu saja." Ucap Karin.
"Tapi kalau kamu menguasai nya mungkin kamu bisa menjadi Assassin terbaik dalam game ini karena aku yakin tidak banyak skill yang seperti itu." Ucap Kevin tidak mendengarkan Karin.
"Benar kah?" Mata Karin langsung berbinar karena ia paling tertarik dengan spesial, edisi terbatas, dan langkah.
"Ya ... kurasa." Ucap Kevin mengecilkan suara nya di akhir.
"Oke aku akan berlatih lebih keras lagi!" Semangat Karin berjalan menuju kamar nya.
"Kau mau apa?" Bertanya Kevin.
"Login." Jawab Karin sebelum menutup pintu kamar nya.
"Akhir nya dia pergi juga." Kevin kembali membuka laptop nya dan membaca buku yang ia unduh.
...
Kamis, 20 januari 2030
Geabrande
__ADS_1
Humbetolfia Empire
Gialldys Kingdom
Kritgar Town
"Rasa nya memang aneh saat login tanpa melihat gadis hantu pendek." Ucap Kevin yang baru saja login dan tiba di kota tempat ia logout yaitu kritgar town.
Yang Kevin maksud gadis hantu pendek adalah Karin yang memiliki ras ghost dengan tubuh karakter nya yang hanya setinggi seratus lima puluh centimeter.
Kevin merasa tidak biasa saat login tanpa melihat karin karena biasa nya mereka selalu login di tempat yang sama.
Kevin kemudian melihat daftar pertemanan nya untuk melihat siapa saja yang sedang online.
"Sepertinya Karin sedang online, dia berjuang keras yah aku juga harus segera meningkatkan level pet ku, yah kan Flamverd." Ucap Kevin memanggil Flamverd dari cincin nya.
"Ssts.." Flamverd mengangguk seakan mengerti.
Kevin hanya tidak tahu saja bahwa Karin belum logout sama sekali sejak tadi malam dan masih berlatih menggunakan skill baru nya di Liden Forest.
Kevin kemudian berjalan menuju hutan berburu monster untuk meningkatkan level Flamverd, hari ini Kevin berencana untuk menuju ke slime dungeon untuk berburu agar dapat meningkatkan level Flamverd lebih cepat.
"Mungkin aku akan mencoba melawan Mushroom mushroom ini nanti." Gumam Kevin karena dari kemarin ia hanya memilih slime untuk di lawan sementara masih ada banyak monster jamur di sekitar sini.
[Slime Dungeon
Sebuah gua slime yang memiliki boss.
Tingkat :
Mudah
Normal
Sulit
Sangat sulit
Masuk / Tidak.]
Sebuah notifikasi langsung menghalangi pandangan Kevin saat ia berada di depan sebuah gua.
"Karena ini yang ketiga kali nya aku masuk kesini, pilih yang paling sulit saja lah." Ucap Kevin memilih tingkat kesulitan tertinggi meskipun ia juga pernah masuk kesini dengan tingkat kesulitan tertinggi saat level nya masih di bawah dua puluh.
[Selamat datang di Slime Dungeon!]
"Ayo Flamverd!" Ucap Kevin dengan keren nya melangkah masuk bersama ular hijau nya.
...
__ADS_1
Liden Forest
"Masih kurang, aku harus lebih cepat lagi." Ucap Karin yang terus melompat dari pohon satu ke pohon lain nya untuk berburu Crazy Monkey.
Karin hanya menggunakan satu skill untuk berburu yaitu Knife Control dan terus membunuh crazy Monkey yang ia temui.
Berbagai core berjatuhan di hutan yang Karin lewati meskipun tidak banyak drop item karena perbedaan level karin dan Crazy Monkey sangat jauh membuat nya hampir tidak menjatuhkan drop item sama sekali.
"Aaa!" Karin berteriak untuk melancarkan serangan terakhir nya pada salah satu crazy monkey yang berusaha untuk kabur.
Slash...
Bruk!
Namun Karin yang sudah benar benar kelelahan karena berburu dari tadi malam tidak dapat lagi menyesuaikan pijakan nya dan terjatuh dari pohon dalam keadaan berbaring di tanah.
"Mungkin aku terlalu keras." Ucap Karin saat memperhatikan tangan nya yang kotor.
Karin hampir kehabisan stamina dan untung nya dalam hit terakhir tadi ia mendapatkan regenerasi stamina nya kembali saat mengalahkan crazy monkey membuat nya dapat tetap bergerak.
Karin kemudian bangun dan bersandar di sebuah pohon untuk beristirahat dan meneguk satu botol air untuk tetap menjaga kebutuhan karakter nya.
"Meskipun aku sudah berburu dari tadi malam tapi level ku bahkan tidak naik satu pun." Gumam Karin setelah membuka jendela status nya.
Itu di karenakan rata rata level crazy monkey hanya lah dua puluh sampai empat puluh sedangkan level Karin telah memyentuh angka empat puluh yang mengakibatkan pengurangan pendapatan exp yang sangat besar.
"Tapi setidak nya aku berhasil meningkatkan tingkat penguasaan ku pada skill ini." Ucap Karin menerbangkan lima pisau di sekitar nya.
"Knife shot!" Karin tiba tiba mengaktifkan salah satu skill nya.
Shut..!
Tak!
Satu pisau Karin yang terbang tiba tiba melaju ke arah depan dan menancap di sebuah pohon.
"Hmm.. aku memang bisa menggabungkan kedua skill ini untuk membuat kecepatan nya meningkat tapi aku sudah tidak dapat mengendalikan pisau di luar jangkauan lima meter." Gumam Karin berusaha untuk menarik kembali pisau yang ia lemparkan namun sudah tidak bisa karena melebihi jarak lima meter.
"Setidak nya pisau pisau ini bergerak sudah sesuai keinginan ku." Sambung Karin yang kemudian berdiri dan mencabut pisau nya tadi.
...
Slime dungeon
"Oke kita dapat banyak pure liquid, ini hadiah yang bagus untuk Karin." Ucap Kevin mengangguk setelah berhasil menyelesaikan slime dungeon dalam beberapa menit, tepat nya Flamverd menyelesaikan nya dalam beberapa menit.
"Ssst.." Flamverd yang ukuran nya sudah semakin besar melilit naik ketangan kiri Kevin hingga keleher nya.
"Kurasa sudah cukup, level mu sudah mencapai level dua puluh lima, ini peningkatan yang baik dalam waktu dua hari." Ucap Kevin mengelus elus kepala Flamverd.
__ADS_1
"Saat nya kita kembali ke kota dan menuju Liden City." Sambung Kevin.