
Ixporia City
Mansion Strayderer
"Tidak perlu, hanya aku yang boleh menyentuh pipi imut Asiva jadi kalau ada orang lain yang menyentuh nya maka pukul saja." Ucap Kevin.
"Baik tuan ku." Asya menjawab.
Tak!
- 100
"Kau berbicara seperti ayah Asiva saja." Ucap Bilqis setelah mengetuk kepala Kevin.
"Bilqis apa mau senggang?" Bertanya Kevin.
"Penelitian Alka sudah hampir selesai dan lagi aku hampir tidak terlibat sama sekali karena aku hanya menyediakan dinding saja." Ucap Bilqis yang memang tugas nya hanya menjaga Wood Dungeon saja sebagai anggota guild Strayderer.
"Aku tidak sabar untuk melihat nya." Kevin menantikan item terbaru Alka.
"Oh iya ini misi baru untuk Toni, Alka yang kasi." Ucap Bilqis menyerahkan selembar kertas.
"Dia ada di depan pintu kenapa kau menyerahkan nya pada ku?" Bertanya Kevin.
"Aku terlalu malas untuk membangunkan nya." Ucap Bilqis.
"Haih.. baiklah." Kevin berdiri dari posisi jongkok nya. "Kakak mau kerja dulu jadi Asiva main sama kakak Maid saja dulu yah." Ucap Kevin mengelus kepala Asiva.
"Okay kak!" Jawab Asiva.
Kevin berjalan ke arah Toni yang terkapar di lantai. "Toni ini misi untuk mu, lakukan lah bersama Silva." Kevin melihat misi tersebut di berikan pada Toni dan Silva.
"Misi dengan Silva lagi?" Toni terbangun.
"Ya, apa kau tidak suka melakukan misi dengan Silva?" Bertanya Kevin.
"Aku bisa tidur terus selama misi jika bersama Silva jadi kenapa aku harus tidak menyukai nya." Ucap Toni mengambil misi di tangan Kevin.
"Kalau begitu cari Silva dan tolong bantuan ny." Ucap Kevin menyerahkan nya pada Toni.
"Oke." Toni kembali menguap dan berjalan keluar mansion.
Toni adalah seorang Assassin, asli nya begitu tapi ada beberapa skill unique milik nya yang hanya dapat aktif saat ia masuk dalam kondisi tertidur dan itu merupakan skill yang sangat cocok untuk tukang tidur.
Sementara itu Silva adalah seorang Archer yang memiliki penglihatan tajam yang dapat menembus hingga lima puluh kilometer namun damage nya tidak terlalu tinggi jika bertarung sebagai Archer, Silva yang di real world sangat suka melukis juga memiliki skill dunia lukisan di dalam game dan membuat nya dapat menjebak target di dalam nya.
__ADS_1
(TL note : untuk combo Toni & Silva nanti Author jelaskan saat ada adegan pertarungan mereka berdua karena jika di jelasin di sini akan jauh lebih panjang tanpa ada nya adegan pertarungan Toni & Silva.)
"Aku juga harus menaikkan level ku." Kevin kemudian teringat perkataan Alka. "Masalah di guild apa maksud nya? Apa kah masalah Asya dan Toni?" Bingung Kevin namun ia memilih untuk tidak memikirkan nya karena menganggap masalah sudah selesai.
Berjalan Kevin keluar Mansion sebelum suara Yuri menghentikan langkah nya.
"Senior! Yuri ikut!" Berlari Yuri dari dalam Mansion menyusul Kevin.
Kevin kembali lanjut berjalan saat Yuri sudah berada si dekat nya. "Level mu sudah sangat tinggi yah Yuri." Ucap Kevin.
"Masih sembilan puluh delapan loh senior, haih... hari ini pokok nya harus tembus level seratus." Ucap Yuri bersemangat.
"Yuri harus sekolah dan kesempatan terbaik untuk leveling hanya hari minggu jadi wajar saja kalau level Yuri lebih rendah tapi Yuri tetap berjuang keras untuk mengejar ketertinggalan level, hebat loh." Puji Kevin.
"Enk- menurut senior begitu?" Yuri tampak malu malu saat di puji oleh Kevin.
"Yuri berjuang keras itu hebat, untuk sekarang itu adalah hal yang patut Yuri banggakan." Ucap Kevin meletakkan tangan kiri nya di atas kepala Yuri.
"Terima kasih senior." Yuri bersuara kecil.
"Hari ini kita berburu di mana?" Bertanya Kevin.
"Di tempat yang bisa langsung membawa ku ke level seratus." Ucap Yuri.
"Kalau begitu di ibu kota saja, di sana kita bisa berburu Minothour." Ucap Kevin.
...
Dulldys Forest
Di kedalaman Dulldys Forest Kevin mulai men grinding banyak Minothor ke satu tempat untuk segera di habisi dalam satu serangan area.
Sementara itu Yuri bersiap untuk memberikan serangan saat pada Minothour mulai mendekat.
"Infinite Edge!"
Bom!
Satu tebasan Kevin ke arah tanah langsung memberikan goncangan yang hampir menerbangkan tujuh Minothour yang ada dalam area serangan nya.
"Sekarang giliran Yuri." Yuri yang memiliki Agility tinggi langsung bergerak maju.
Shing! Shing!
Yuri dengan cepat menggunakan Magic Sword yang di tempa menyerupai katana super panjang itu untuk melukai seluruh Minothour, sesuai dengan keterampilan dan gaya ber pedang Yuri di real world yang bahkan dapat menghindari serangan cepat Karin di dalam game ia juga hanya fokus untuk menghindari serangan dari Minothour dengan sangat lincah tanpa berniat menangkis nya.
__ADS_1
"Paralyze Shot!"
Brst!
Seluruh Minothour yang terluka oleh Katana Magic Sword milik Yuri langsung lumpuh akibat skill tersebut namun itu hanya akan bertahan selama sepuluh detik meskipun begitu itu tetap lah waktu yang lama.
"Apa aku saja yang mengakhiri nya?" Bertanya Kevin.
"Tidak perlu biar Yuri saja, Water Sword!"
Dengan melapisi pedang Yuri dengan air yang meningkatkan ketajaman pedang dan damage nya, Yuri lngsung membantai seluruh Minothour.
"Belum juga level seratus." Kevin melihat level Yuri masih sembilan puluh sembilan.
"Mau bagaimana lagi senior, pendapatan exp suport lebih rendah saat bertarung bersama teman." Ucap Yuri lesu.
"Apa aku mengganggu?" Bertanya Kevin.
"Tidak, kalau bukan karena senior Yuri tidak akan bia mengalahkan Minothour sebanyak ini, lagian hanya kurang satu exp lagi Yuri akan naik ke level seratus." Ucap Yuri tertawa canggung.
"Apa apaan itu? Kasus mu jauh lebih parah dari Karin." Ucap Kevin.
Saat itu Karin hanya perlu sepuluh exp lagi untuk naik ke level seratus sedangkan saat ini Yuri hanya membutuhkan satu exp lagi.
"Benar benar gila kan senior?" Yuri pun baru memikirkan nya.
"Tepuk nyamuk saja sana, kau akan mendapatkan satu exp dan langsung ke level seratus." Ucap Kevin.
"Apa apaan dengan cara yang tidak keren itu, Yuri ingin pertarungan yang lebih wow untuk naik ke level seratus agar Yuri dapat selalu mengingat nya." Ucap Yuri.
"Tepuk nyamuk itu langkah loh, aku yakin itu akan menjadi sejarah di ingatan mu Yuri." Ucap Kevin.
"Tidak tidak tidak, itu tidak keren senior." Yuri tetap menolak cara itu.
"Kalau begitu bagaimana jika kau duel dengan satu Minothour itu." Kevin menunjuk Minothour yang sedang berjalan mendekati mereka.
"Ini akan segera Yuri ingat." Ucap Yuri bersiap dengan Katana nya.
Nnng...
Shing!
Satu Tawon yang terbang ke arah Yuri langsung terbelah menjadi dua akibat reflek Yuri yang langsung memotong nya tanpa sadar.
+ Exp 1
__ADS_1
+ Level up
"A." Kevin hanya membuka mulut.