MMORPG World For Adventure

MMORPG World For Adventure
Chp 90, Manfaatkan situasi sebaik mungkin


__ADS_3

Geabrande


Humbetolfia Empire


Gialldys Kingdom


Arclide Dungeon


"Sama sekali tidak senior, biasa nya Fani- tunggu! Mana potion kelas dua! Senior sudah bisa membuat potion kelas dua!?" Bertanya Fani terkejut setelah menerima potion di Invertory nya.


Menaikkan level class alchemist adalah sesuatu hal yang sulit, maka dari itu sangat jarang player yang ingin mengambil class alchemist.


"Ya, karena selalu membuat potion dalam jumlah banyak akhir nya level class alchemist ku naik ke level sepuluh dan sudah dapat membuat potion kelas dua." Ucap Kevin.


"Hebat, senior memang hebat." Fani terus memuji."


Untuk potion kelas satu itu dapat menyembuhkan seribu health potion seseorang sementara potion kelas dua dapat menyembuhkan lima ribu health potion, meskipun begitu harga potion kelas satu adalah satu gold sementara potion kelas dua hanyalah tiga gold saja.


"Datang lagi." Ucap Karin memberi peringatan.


"Rombongan kedua." Kevin kembali ke kuda kuda nya bersiap untuk meluncur.


"Berapa banyak sih Fani harus membunuh monster jelek ini?" Umpat Fani.


"Kau tidak tahu Fani, sebelum ny semua monster ini sangat imut tapi entah salah siapa yang menekan opsi hard sehingga mereka terlihat seperti mini otot." Karin menyinggung Kevin.


"Mau bagaimana lagi kan, jika tidak maka clear dungeon kali ini akan sangat membosangkan." Ucap Kevin.


Slas! Ting!


"Water Sword!"


Kevin tidak ingin berpaku pada Sword Dance dan meningkatkan kembali damage pedang serta ketajaman nya menggunakan skill Water Sword.


-9.000


+Hp 2,3


-8.200


+Hp 2,3


-15.000


+Hp 2,3


Memang damage nya sedikit berbeda namun ini juga meninggalkan passif pada setiap target, damage akan meningkat sebesar dua puluh lima persen saat target menerima tebasan yang ketiga kali nya.


Dengan begitu mereka terus memusnahkan kelompok kelompok Mini Lion yang ada di lantai pertama dengan mudah meskipun ini dua puluh persen lebih banyak dari pada sebelum nya sedangkan kekuatan nya meningkat hingga enam puluh persen dari sebelum nya.

__ADS_1


Saat Kevin Karin dan Fani tiba di lantai dua lawan nya tetap sama yaitu Mini Lion dengan kekuatan mereka yang meningkat seperti tadi namun ada juga beberapa yang berlevel enam puluh, Kevin langsung menggunakan skill area untuk mengurangi damage mereka.


"Infinite Edge!"


Bom!


-5.000


-4.900


-5.010


+Hp 52.9%


"Hahaha hp ku kembali penuh, total target yang terkena skill ku adalah dua puluh tiga mini Lion." Kevin langsung mengetahui jumlah Mini Lion begitu melihat health point nya yang langsung pulih lima puluh dua koma sembilan persen.


"Aku yakin orang orang pasti akan menganggap senior cheater." Ucap Fani merasa tidak terlalu di butuhkan untuk giliran pemulihan.


"Yosh serang, Poison Knife, Dark Blade." Karin langsung masuk untuk mengurangi jumlah target.


"Baik kak Karin." Yuri juga langsung masuk.


Meskipun sebenar nya Kevin dan Karin terlihat ingin mengalahkan monster dengan cepat dan men clear dungeon kali ini tapi mereka berdua tidak bodoh karena kebanyakan monster mereka giring untuk Fani mengambil Last Hit nya.


Bukan hanya Fani akan mendapatkan Exp lebih banyak karena level nya yang jauh lebih rendah namun Kevin dan Karin juga memanfaatkan level nya yang rendah untuk mendapatkan item yang lebih baik, karena semakin rendah level maka semakin tinggi peluang mendapatkan item langka jika melawan monster yang lebih kuat.


"Ingat di lantai tiga jika tidak berubah maka seperti yang sebelum nya, yaitu mini lion akan terus berdatangan setelah kita mengalahkan gelombang pertama jadi-" penjelasan Kevin terpotong oleh Fani.


"Jadi kita harus membuat jalan dan melarikan diri kelantai empat, Nn Fani mengerti." Fani mengangguk angguk seakan paham.


"Bukan baka." Kevin lagi lagi menjitak jidat Fani.


Tak!


-600


"Apa sih senior!?" Fani memegangi jidat nya yang memerah.


"Kita harus memanfaatkan Mini Lion yang terus berdatangan untuk mendapatkan Exp dan item yang banyak." Ucap Kevin.


"Aku bahkan sudah menyiapkan banyak Bom Ball di sini." Tentu Karin hanya memikirkan untuk mendapatkan item nya saja.


"Baiklah Fani mengerti." Ucap Fani.


"Ini Posion, tumpahkan ke pedang mu untuk meninggalkan damage berkala." Ucap Karin memberikan Kevin dan Fani masing masing dua botol Posion


"Seorang healer suci menggunakan racun, hehh... ini sudah benar benar mirip seperti pengikut sekte jahat." Ucap Fani dengan separuh wajah nya yang menjadi gelap setelah melihat botol posion di tangan nya.


"Kita tiba di lantai tiga." Ucap Kevin saat mereka menginjakkan kaki pada tangga terakhir dan melihat satu kelompok Mini Lion berlevel enam puluh.

__ADS_1


"Uh.. level nya bahkan sudah setinggi ini." Ucap Karin mengernyit.


"Infinite Edge!"


Bom!


-4.000


-3.900


-4.010


+Hp 52.9%


Kevin kembali melepaskan energi pedang nya yang sudah ia charge di pertarungan sebelum nya untuk memberikan damage pada seluruh area atau seluruh Mini Lion yang terlihat.


"Sial, monster ini semakin keras saja, kuharap item nya tidak merugikan." Ucap Kevin langsung terjun bersama Karin dan Fani.


Setelah satu gelombang tersebut mereka habisi, akhir nya rombongan Mini Lion berlevel rata yaitu level enam puluh langsung mendatangi Kevin Karin dan Fani.


"Akhir nya datang juga kah." Kevin ingin sedikit meningkatkan keseriusan nya.


"Fani fokus lah untuk men heal diri mu sendiri, tidak usah memperdulikan ku." Ucap Karin yang ingin melepaskan sedikit kecepatan nya yang sebenar nya.


Jika Karin meningkatkan kecepatan nya itu akan membuat Fani kesulitan untuk mengheal nya meskipun ia menggunakan pengarah otomatis pada party terlebih saat ini Fani tidak menggunakan Staff nya.


Selain itu Karin juga masih bisa untuk melarikan diri dari pertempuran dan meminum potion sebelum kembali lagi dalam pertempuran.


"Baik Kak." Ucap Fani mengangguk.


"Water Slash! Sword Dance!"


Setelah mengirim satu tebasan air yang sudah ia lapisi menggunakan posion Karin, Kevin langsung menggunakan skill Sword Dance nya untuk masuk ke pertempuran.


Mereka terus bertempur dengan menggunakan kombo kombo skill mereka, mereka membantai banyak Mini Lion yang terus berdatangan selama tiga puluh menit hingga akhir nya Fani pun menyerah karena hampir tumbang dengan stamina yang tersisa lima persen.


"Senior.. huh huh.. Fani sudah enggak sanggup." Ucap Fani kemudian terduduk dikerumuni monster.


"Fani! Sial Leap!"


Bom!


Kevin langsung melompat tepat di dekat Fani dan sial nya Knock Back tidak terpicu membuat Kevin harus membereskan monster di sekitar menggunakan teknik pedang nya saja.


"Karin! Kita mundur!" Teriak Kevin memberi aba aba untuk berlari ke lantai empat sementara Kevin sensiri sudah menggendong Fami berlari menuju tangga yang menuju lantai empat bawah.


"Oke!" Karin langsung melepaskan seluruh kecepatan nya dan memungut semua drop item sebelum menyusul Kevin dan Fani yang sedang menuju ke tangga.


Sebelum mereka memasuki lantai empat, mereka bertiga terlebih dahulu beristirahat di tangga untuk memulihkan stamina Fani.

__ADS_1


__ADS_2