MMORPG World For Adventure

MMORPG World For Adventure
Chp 161, Rapat pertama Guild


__ADS_3

Hotel Excaliber


"Biar kutanyakan lebih awal, nama ini tidak kalian pilih karena aku yang menentukan nya kan?" Bertanya Kevin.


"T-tentu saja tidak!"


"Kita adalah anak sains, sudah sangay lama kita mengukir nama baik sekolah, sekarang saat nya kita membuat nama liar."


"Aku juga sudah bosan terus menggunakan nama yang sopan saat membuat kelompok."


"Baik lah Strayderer sudah di putuskan, apakah ada pertanyaan lain?" Bertanya Kevin saat menentukan nama di papan tulis hologram di ruangan.


"Markas kita di mana?"


"Kapan kita akan memulai aktifitas guild?"


"Apa ada markas di real world?" Semua nya mulai berebut pertanyaan.


"Oke guys stop! Satu satu dong." Ucap Alka. "Kita baru saja menggunakan nama yang sedikit liar jiwa kelas ipa kalian sudah menghilang gimana sih." Canda Alka.


"Hahaha!"


"Oke Rina lagi!" Tunjuk Alka pada Rina yang mengangkat tangan.


"Apa sudah ada markas di dalam game?" Bertanya Rina.


"Markas yah.. hm.. sebentar biar kan aku berpikir." Ucap Kevin berpikir sejenak.


"Bangunan belum ada tapi biar kan leader kita berpikir dulu." Ucap Alka.


"Baik lah teman teman masalah markas memang belum ada tapi berikan saya waktu tiga hari saya akan menyediakan markas di Ixporia City Gialldys Kingdom Humbetolfia Empire." Ucap Kevin menyebutkan tempat.


"Ixporia City bukan nya wilayah kekuasaan marquess Torant Von Derouis?"


"Kata nya belum ada guild yang bermarkas di sana karena bangsawan Derouis tidak mengizinkan player membangun markas di kota nya."


"Kevin ingin membangun markas di sana dalam tiga hari, Kevin memang hebat."


Beberapa dari mereka mulai berbisik karena mengetahui Ixporia City dan bagaimana terkenal nya bangsawan yang berkuasa namun mereka lebih percaya bahwa Kevin selalu menyelesaikan tugas nya dengan baik jika ia mengatakan tiga hari maka tiga hari.


"Ixporia City belum terjamah oleh kekuasaan guild player selain itu tempat pemburuan nya merupakan tempat yang tidak di sukai player karena memiliki jarak yang jauh dari kota jadi ini adalah lokasi yang tepat untuk membangun guild." Ucap Kevin.


"Aku setuju dengan Kevin, bagaimana yang lain?" Bertanya Alka.


"Serahkan pada Leader saja!"


"Kami akan berkumpul saat di panggil."

__ADS_1


"Hahaha ini seperti terima hasil saja."


"Untuk markas real world sabar dulu, saat ini saya harus lebih fokus pada guild di dalam game." Ucap Kevin.


"Apa kah masih ada pertanyaan atau usulan?" Bertanya Alka.


Semua hanya diam dan saling memandang untuk melihat apakah ada pertanyaan atau usulan.


"Seperti nya tidak ada, kalau begitu dengan ini guild Strayderer resmi di bentuk dan rapat pertama berakhir! Terima kasih atas kerja sama teman teman semua nya yang ingin berpartisi dalam guild ini." Ucap Alka.


Foto bersama di mulai dan acara reuni kembali berlanjut sebelum satu persatu pamit untuk pulang karena memang sudah sangat larut.


"Ini sudah jam dua belas malam, aku pamit dulu." Ucap Bilqis karena ia harus menunggu teman yang lain nya pulang lebih dulu sebelum diri nya karena ini adalah pesta ulang tahun nya.


"Okeh." Ucap Alka.


"Kalau begitu kami pulang dulu." Ucap Kevin.


"Oke lain kali akan berkunjung untuk melihat wajah Karin lagi." Ucap Alka.


"Saat itu mungkin Yuri akan membunuh mu Alka." Ucap Karin karena Alka dan Yuri memang tidak terlalu akur.


"Tenang saja aku sudah menyiapkan hadiah untuk mencegah itu terjadi." Ucap Alka.


Kevin Karin dan Bilqis sudah masuk ke dalam lift, begitu mereka tiba di lantai satu dan pintu Lift terbuka mereka langsung keluar dan menuju parkiran.


"Kau tidak perlu mengantar ku Kevin." Ucap Bilqis menebak niat Kevin.


"Aku membawa mobil sendiri tenang saja." Ucap Bilqis di mana mobil kemudi otomatis nya langsung menghampiri nya.


"Kalau begitu biar aku bantu." Ucap Kevin membantu Bilqis naik ke dalam mobil bersama kursi roda elektrik nya meskipun sebenar nya Bilqis bisa sendiri.


"Terima kasih." Bilqis tidak menolak kebaikan Kevin yang itu.


"Telpon aku jika ada apa apa yah." Ucap Kevin.


"Tenang saja aku sudah terbiasa berpergian sendiri." Ucap Bilqis menutup pintu mobil nya kemudian jalan lebih dulu.


"Kita juga pulang yuk." Ucap Kevin berjalan ke arah Lucifer.


Saat mereka berhasil keluar dari parkiran perjalanan menjadi lebih baik tanpa ada nya macet karena sudah tengah malam bahkan melihat kendaraan lewat pun sudah sangat jarang kecuali mobil patroli.


"Apa kau pernah pacaran sama perempuan tadi?" Karin tiba tiba bertanya saat berada dalam mobil.


"Alka memberitahu mu?" Kevin menebak.


"Y-ya begitulah." Jawab Karin.

__ADS_1


"Memang aneh kalau aku pernah pacaran? Itu normal untuk anak SMA Karin." Ucap Kevin.


"Yah bukan itu hanya saja aku merasa ada hal yang terjadi dengan kalian." Ucap Karin.


"Oh memang ada sedikit kecelakaan tapi." Kevin tampak sulit untuk membicarakan nya.


"Kalau kamu tidak ingin mengatakan nya yah tidak masalah." Karin tidak memaksa.


"Terima kasih Karin." Ucap Kevin.


...


Dulldys City


Penginapan matahari


Keesokan hari Kevin langsung login di penginapan matahari dan langsung menuju meja resepsionis.


"Apa marquess Torant ada di ibu kota?" Kevin terlebih dahulu bertanya sebelum mencari nya di Ixporia City.


"Tuan utusan! T-tunggu sebentar saya akan menanyakan nya pada pengurus." Ucap resepsionis tersebut berlari ke arah ruangan manager penginapan


Penginapan ini adalah milik keluarga Derouis jadi bertanya di sini adalah keputusan yang bijak. Lima menit kemudian manager penginapan ini datang, Kevin mengetahui nya karena pernah bertemu.


"Tuan utusan, senang melihat anda." Ucap manager.


"Apa marquess Torant sedang ada di ibu kota?" Bertanya Kevin.


"Beliau sudah kembali ke Ixporia City tiga hari yang lalu." Jawab manager.


"Terima kasih." Kevin langsung pergi.


...


Ixporia City.


Kevin tiba di Ixporia City dan langsung menuju kediaman atau mansion bangsawan Derouis tapi tetap saja ia menjadi pusat perhatian.


"Apa tidak ada cara untuk menyembunyikan ini?" Bertanya Kevin pada diri nya sendiri saat sabit kematian nya benar benar menarik perhatian player maupun Npc.


Kevin akhir nya tiba di mansion keluarga Derouis dan langsung masuk setelah memperlihatkan emblem yang di berikan oleh Marquess Torant meskipun ia bisa langsung masuk dengan mengandalkan ras nya.


"Selamat datang tuan utusan, apa yang membawa anda kemari." Ucap seorang pelayan menyambut Kevin di depan pintu mansion.


"Aku ingin bertemu dengan kepala keluarga Derouis." Ucap Kevin.


"Kalau begitu silahkan masuk, saya akan memanggil kan tuan Torant." Ucap pelayan mengantar Kevin sementara pelayan yang lain memanggil marquess Torant.

__ADS_1


Kevin kemudian duduk di sofa ruang tamu dengan sabit nya yang otomatis mencari tempat sendiri dan berdiri di belakang sofa. Satu menit kemudian marquess Torant datang dan Kevin segera berdiri untuk menyambut nya karena kali ini dia lah yang memiliki keperluan.


"Selamat pagi tuan Torant." Ucap Kevin.


__ADS_2