MMORPG World For Adventure

MMORPG World For Adventure
Chp 80, Undangan Guild


__ADS_3

[Status


Kevin, Lvl 74 (600/750)


Ras : Demon Half Angel.


Healt Point : 34.000/74.000.


Mana Point : 10.095/74.000.


Job : Warior.


Class : (Dual Sword)(Alchemist Lvl 8)(Demon Angel)


Title : (Helper)


Fame NPC : 210


Fame perajurit : 200


Skill Point : 18


Att : 95 +5


Agi : 59 +3


Int : 24 +10


Def : 88


Soul : 41


Perlawanan Elemen


Api : 100


Air : 11


Udara : 20


Tanah : 10         ]


"Level berapa kamu sekarang?" Bertanya Kevin sembari meminum banyak mana potion dan health potion.


"Tujuh puluh, meskipun kita sudah membunuh banyak tapi level kita tidak meningkat banyak." Jawab Karin mengatur stat nya sembari juga ikut meminum mana potion dan health potion.


"Semakin tinggi level maka semakin sulit menaikkan nya, seperti nya kita juga harus mencari tempat leveling yang lebih baik." Ucap Kevin.


"Ngomong ngomong bagaimana cara kita mengurus orang orang ini?" Bertanya Karin melirik kearah beberapa pohon di mana terdapat player yang bersembunyi.


"Oh nona kamu cukup cekatan juga bisa menyadari kami, seperti nya memang benar kamu adalah seorang Assassin." Ucap seorang player Assassin yang keluar dari persembunyian nya.

__ADS_1


"Hm.. bukan Red Player." Ucap Kevin melihat beberapa orang lain nya yang keluar namun tidak ada beberapa yang ber kursor hijau yang arti nya bukan Red Player.


"Bagaimana sekarang?" Bertanya Karin karena dia tidak ingin membunuh player yang kursor nya masih hijau, itu bisa membuat kursor Karin menjadi kuning atau merah sama hal jya dengan Red Player.


Hampir setiap Red player tidak dapat memasuki kota namun ada juga beberapa kota yang memperbolehkan Red Player untuk maauk, meskipun begitu kursor mereka akan kembali menghijau setelah melewati waktu yang di tentukan tergantung dari warna kusor mereka.


"Level mereka memang setara dengan kita tapi seperti nya ada seorang suport yang sangat menyebalkan." Ucap Kevin melihat seorang suport yang seperti nya dapat men Counter regenerasi nya.


"Apa aku harus menjadi Red player?" Bertanya Karin.


Sementara di sisi lain, salah satu mata mata dari guild besar.


"Apakah kita harus menolong nya?" Bertanya mata mata tersebut.


"Tunggu dulu, aku ingin meluhat bagaimana cara jya ia keluar dari situasi seperti ini." Ucap teman nya.


Kembali ketempat Kevin dan Karin.


"Tidak perlu, kau hanya perlu mengatasi para Red Player sementara aku akan mengatasi player yang masih hijau." Ucap Kevin.


"Tapi bukan kah dengan begitu kursor mu akan menjadi kuning bahkan merah?" Ucap Karin sesikit khawatir.


"Tenang saja aku memiliki sesuatu yang dapat menghijau kan kursor ku." Ucap Kevin percaya diri.


"Apa yang kalian bisik kan dari tadi ha!? Kalian mengabaikan ku!!?" Assassin tersebut berbalik kebelakang. "Kalian semua jika menginginkan item langka maka serang kedua orang ini!" Ucap nya berteriak.


Bom!


Satu serangan awal yaitu sebuah ledakan skill explosion mendarat di prisai Kevin.


"Semua nya serang!" Teriak Assassin tersebut namun Karin sudah menghilang dari tempat nya.


Berbagai serangan jarak jauh Kevin tahan menggunakan prisai nya hingga hp nya hanya tinggal lima puluh persen, sebada badak nya Kevin dalam bertahan namun jika menerima damage secara terus menerus hp nya juga pasti akan turun.


Semua serangan jarak jauh berhenti tiba tiba dan beberapa player tipe fighter seperti tank, warrior dan assassin langsung menyerbu kearah Kevin.


"Nice." Gumam Karin langsung menghabisi para Red player dari para mage dan archer.


Karin juga mengurangi hp para player hijau atau Green Player di belakang namun tidak membunuh nya.


Sementara itu Kevin langsung beralih pada Demon Sword nya.


"Aktifkan passif Aoe."


Sebelum menyingkirkan perisai nya, Kevin terlebih dahulu menggunakan passif nya yang telah penuh setelah di charger dari serangan tadi.


Rowarr...!


Sebuah auman terdengar dan semua player yang berniat menyerang Kevin langsung mengalami efek Slow, di saat itu lah Kevin memanfaatkan situasi dan menggunakan skill pedang nya.


"Stone Spike!"

__ADS_1


Beberapa batu runcing langsung muncul dan menusuk para player setelah Kevin menebas kearah tanah.


"Di tambah evolusi pertama!"


Berteriak Kevin mengubah Demon Sword nya menjadi tombak.


"Lance Breaker!"


Srot ting!


-30.000


+ Hp 1%


Satu tusukan dan tebasan dari tombak Kevin langsung mengenai para tank dan Warrior yang sengaja Kevin arahkan skill penghancur armor yang akan lebih jika menggunakan tombak.


Meskipun begitu hp regen Kevin benar benar di Counter hingga akhir nya hanya pulih satu persen saja.


"Sial, batalkan evolusi."


Kevin kembali mengubah nya menjadi pedang agar dapat meningkatkan kecepatan tebasan agar dapat sedikit memulihkan bar hp Kevin.


Hp mereka dengan cepat berkurang sebelum efek stun dari skill Stone Spike menghilang dan mereka langsung melakukan serangan balik.


Karena rata rata hanya pengguna pedang dan pisau maka Kevin masih dapat mengimbangi mereka dengan teknik pedang nya.


"Mode Ghost aktifkan." Karin langsung menggunakan class skill nya dan mulai membantai para red player yang menyerang Kevin.


Saat beberapa player yang melawan Kevin menghilang, Kevin langsung melakukan serangan balik dan membunuh para player hijau di dekat nya di mana warna kursor nya otomatis berubah menjadi kuning.


"Aku di gengbeng dong." Ucap Kevin setelah semua lawan yang melawan nya rata dan menyisahkan drop item kecuali para mage dan Archer yang Karin sisahkan.


"Kevin kalau kamu membunuh mereka, kursor mu akan berubah menjadi merah loh." Ucap Karin memberi peringatan.


"Tenang saja, Evolusi kedua." Kevin mengubah Demon Sword nya menjadi busur. "Shining Arrow!"


Satu tembakan yang berganda menjadi tujuh anak panah langsung melesat dan membunuh lima player hijau tersebut di mana warna kursor Kevin langsung sepenuh nya menjadi merah.


Shot!


Kevin tidak berhenti dan satu anak panah nya langsung melaju kearah tiga puluh meter di belakang mereka.


"Ada apa Kevin?" Bertanya Karin karena tidak menyadari keberadaan para mata mata guild yang memiliki level tinggi.


Meskipun Karin adalah seorang Assassin namun ada batasan untuk radar nya tidak seperti Kevin yang memiliki insting yang dapat ia andalkan.


"Kau hebat juga bisa mengetahui keberadaan kami mm.. God Immortal?" Berta nya dua player yang baru saja memperlihatkan diri seolah menanyakan nama Kevin.


"Kevin." Ucap Kevin merasa tidak nyaman atas julukan nya itu.


"Seorang warrior yang bisa menggunakan tiga tipe senjata, apa kau mau bergabung dengan guild kam-"

__ADS_1


"Maaf aku menolak." Tegas Kevin langsung menolak dan memotong ucapan nya.


"Ha!?" Karin terkejut karena di hadapan player berlevel seratus Kevin masih dengan terang terangan menolak.


__ADS_2