
“Apa yang terjadi dengan kakakmu? Sejak ia datang
kesini ia terus tersenyum sendiri.” Bisik Jessy.
Dean melihat Joan yang berada disamping Jessy
sambil mengerutkan keningnya.
“Joan!” panggil Dean tanpa mengeraskan
suaranya karena didepan sedang dibacakan nominasi cinematography terbaik. Ia
menepuk pundak Joan sehingga kakaknya itu menoleh. “Ada apa?
Joan menggelengkan kepalanya.
“Jangan berbohong padaku!” seru Dean.
“Aku tidak berbohong padamu.”
“Apa yang kau sembunyikan?” Tanya Dean
kembali.
Suara tepuk tangan meriah tidak menyurutkan
Dean untuk menginterogasi Joan. Ia penasaran apa yang membuat Joan tersenyum
sendiri.
“Dean..” panggil Jessy sambil menepuk lengannya.
Nadanya terdengar bergetar.
__ADS_1
“Ada apa?” Tanya Dean.
“Kau menang sayang! Film mu memenangkan
award.” Jawab Jessy dengan wajah pucat.
“Award?” Tanya Dean. Ia melihat kedepan.
Orang-orang tengah menatapnya sambil bertepuk tangan. Mereka tersenyum bahkan
ada yang berseru padanya. “Film ku menang?” tanyanya kembali.
Terdengar teriakan mc yang tengah
memanggilnya.
“Aku menang?” tanyanya senang. Ia berdiri dan
mulai melangkah. Tapi ia kembali berbalik. Ia mencium Jessy dan memeluknya.
Tepukan tangan semakin meriah ketika Dean
berdiri diatas panggung. Ia menerima piala penghargaan dan tersenyum. Ia
melihatnya sejenak.
“Walaupun bukan sutradara terbaik, namun aku
tidak menyangka film ini akan mendapatkan penghargaan. Tiga tahun berlalu
semenjak aku memutuskan meninggalkan dunia perfilman yang membesarkanku. Tapi,
aku akhirnya kembali ke tempat dimana seharusnya aku hidup. Film adalah
__ADS_1
hidupku. Banyak sekali cerita diluar mengenaiku selama tiga tahun terakhir. Aku
tidak peduli. Aku hanya akan membuat sebuah film terbaik.
Aku persembahkan penghargaan ini hanya untuk
istriku. Brittany Jonas. Karena ialah alasanku untuk membuat sebuah film romantis
yang sebelumnya belum pernah aku buat. Dan untuk tim terbaikku, ini untuk
kalian. Dan untuk salah satu sahabat terbaikku yang kini sudah berada di surga,
seburuk-buruknya dirimu, aku akan tetap memaafkanmu. Semoga kau tenang dan
bahagia disana.” Ucap Dean sambil menundukkan kepalanya.
Tepuk tangan meriah kembali diberikan tamu
undangan dan para aktor dan aktris yang datang. Mereka bahkan berdiri untuk
mengapresiasi ucapan Dean.
“Kau yakin akan turun disini? Apartemenmu
masih satu blok lagi.” Tanya pengemudi taxi.
“Aku yakin sekali. Aku ingin berjalan-jalan
sebentar.” Jawab Alv.
Taxi akhirnya berhenti satu blok sebelum
apartemennya. Ia memberikan uang pada pria itu dan turun dari mobil. Ia memakai
__ADS_1
jaketnya dan tas pinggangnya. Ia kemudian memakai topinya.