
Dean melangkah untuk melihat lebih dekat wajah wanita yang ada di billboard itu. Ia ragu, awalnya ia pikir wanita itu adalah Jessy. Tapi setelah dilihat lebih dekat, sepertinya ia salah. Itu bukan Jessy. Mereka berdua berbeda. Hanya ada satu kemiripan diantara keduanya. Tatapan matanya sama. Wanita yang ada di billboard itu sangat cantik. Mengapa jantungnya tiba-tiba berdebar? Tanpa sadar ia menyimpan tangannya di dada.
Dean dapat mendengar orang-orang baik pria maupun wanita berseru disampingnya. Mereka semua membicarakan wanita itu. Sebentar, nama wanita itu.. ia harus kembali mengingatnya. Tiba-tiba wanita disampingnya terdengar menyebutkan sebuah nama. Brittany Jonas. Ya, itu namanya. Ia harus mencari tahu tentang wanita itu secepatnya. Walaupun ragu, tapi rasa penasarannya tinggi. Ia melangkah kesamping. Ia menemui seorang gadis remaja dengan pashmina berwarna hitam di kepalanya.
“Kau tahu siapa wanita di billboard itu?” tanya Dean dengan rasa penasaran yang tinggi.
“Kami menyebutnya Brittany. Ia sedang naik daun disini.” ucap gadis itu.
“Brittany?”
“Brittany Jonas. Ia adalah seorang cinderella modern.” ungkap gadis lainnya.
Dean tertarik dengan ucapan gadis disampingnya. “Mengapa ia disebut cinderella modern?”
“Wajahnya langsung viral karena acara peragaan busana di Paris bulan lalu. Ia kehilangan salah satu sepatunya tapi ia bisa melakukannya dengan sangat baik. Ia menyelesaikan acara itu.”
“Paris?” tanya Dean. Apakah wanita ini yang disebutkan oleh Lana tadi?
__ADS_1
Tanpa pikir panjang, ia langsung membawa mobilnya ke hotel. Ia ingin mencari tahu tentang Brittany Jonas ini. Namanya terdengar tidak asing. Tapi tetap saja ia harus mencari tahu. Sesampainya di kamar hotel, ia mengeluarkan laptopnya dari dalam tas. Ia telah membereskan tasnya karena esok siang ia akan kembali ke NY bersama tim. Namun sepertinya ia harus mengundur nya.
Selagi laptopnya terbuka, ia menghubungi Lana untuk mencari tahu jawabannya. Kedua kakinya tidak mau diam. Ia bergetar mengingat wajah wanita itu. Mata itu yang membuatnya jatuh cinta pada Jessy.
“Ada apa, Dean?”tanya Lana ketika ia menjawabnya dengan nada malas.
“Lana, apakah kau tahu seorang model yang akhir-akhir ini viral karena sepatunya yang tertinggal?” tanya Dean tidak sabar.
“Brittany Jonas?”
“Apakah kau mengenalnya?”
“Aku ingin mengenalnya, Lana. Bisa kau kenalkan aku dengannya? Kau bisa ke Turki? Aku akan menyediakan semua akomodasi yang kau butuhkan.”
Lana tersenyum. Dugaannya tidak pernah salah. Dean pasti akan mengejar seorang Brittany Jonas. “Dean, istrimu belum ditemukan dan kau tiba-tiba ingin bertemu dengan model cantik itu.”
“Aku harus memastikan sesuatu.” ucap Dean cepat.
__ADS_1
Ketika ia melihat laptopnya, ia mulai melakukan pencarian. Brittany Jonas belum lama menjadi seorang model. Ia bergabung dengan sebuah agensi ternama Turki hanya dua bulan. Tapi wajahnya langsung menghiasi media hiburan karena kecerobohannya.
Bagaimana bisa aku melewati hal ini? Ia baru saja menjadi seorang model? Ia bahkan tidak belajar modelling sebelumnya.
Dean tersenyum. Tidak banyak berita ataupun informasi mengenai Brittany di internet. Ia akan mengetahuinya secepatnya. Tiba-tiba ia tertarik dengan sebuah tulisan mengenai asal-usul Brittany Jonas. Amerika dan Austria? Ia tidak memiliki darah Turki yang menjadi tempatnya tinggal. Menarik.
Lana menutup teleponnya sambil menatap langit malam kota Paris.
"Bagaimana menurutmu?" tanyanya pada seseorang yang berada di apartemennya.
"Ada sedikit perubahan di wajahnya. Tatapannya masih tetap sama. Aku tidak tahu apa yang membuat ia merubah wajahnya." ungkap Joan sambil berdiri. Ia menghampiri Lana yang berada di beranda. "Apakah kau sejak awal mencurigai sesuatu?"
"Pertama kali pertemuan dengan Jessy adalah ketika ia menjadi pasangan Dean saat itu. Aku tahu apa yang terjadi pada tubuhnya. Walaupun samar, aku bisa melihat beberapa bekas jahitan ditubuhnya. Dan wajahnya, sepertinya ia pernah mengalami kecelakaan." jelas Lana. Ia kemudian menoleh pada Joan yang menatapnya tak percaya. "Itu hanya dugaan ku saja. Jika ia memang Jessy, mengapa ia harus merubah nama dan wajahnya? Apa yang terjadi padanya?'"
"Itulah yang harus kau dan Dean selidiki." ucap Joan. Ia kemudian berjalan menjauhinya. "Aku pulang. Jangan lupa jika besok kau menemui Dean, kau harus menghubungiku." ucapnya.
Lana mulai berfikir kembali. Tubuh Brittany memiliki beberapa hasil bedah. Ia ingat jika Jessy tengah hamil ketika ia pergi. Apakah Jessy/Brittany adalah orang yang sama?Apakah ia sudah melahirkan? Tapi, dimana anaknya?
__ADS_1
Semakin ia berfikir, ia semakin penasaran. Ia kemudian mendengar nada pesan pada ponselnya. Ia melihatnya dan tersenyum. Secepat itu Dean mengirimkan uang padanya.
Baiklah, Dean. Aku akan segera datang padamu..